Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Nila Moeloek

Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek adalah seorang dokter, ahli oftalmologi, dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang pernah menjabat sebagai Menteri Kesehatan pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo sejak tahun 2014 hingga tahun 2019.

Menteri Kesehatan Indonesia ke-18 dan ahli oftalmologi
Diperbarui 31 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Nila Moeloek
Nila Djuwita Moeloek
Potret resmi Nila Moeloek sebagai Menteri Kesehatan Indonesia (2014).
Menteri Kesehatan Indonesia ke-18
Masa jabatan
27 Oktober 2014 – 20 Oktober 2019
PresidenJoko Widodo
Wakil PresidenJusuf Kalla
Sebelum
Pendahulu
Nafsiah Mboi
Pengganti
Terawan Agus Putranto
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir11 April 1949 (umur 77)
Jakarta, Indonesia
Partai politikIndependen
Suami/istriFaried Anfasa Moeloek
HubunganAbdul Moeloek (mertua)
Nukman Helwi Moeloek (ipar)
Anak3
AlmamaterUniversitas Indonesia
PekerjaanDokter
ProfesiDokter Mata
KabinetKabinet Kerja (2014–2019)
  • Tatler 500 Indonesia Suntingan nilai di Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek (lahir 11 April 1949) adalah seorang dokter, ahli oftalmologi, dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI)[1] yang pernah menjabat sebagai Menteri Kesehatan pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo sejak tahun 2014 hingga tahun 2019.[2]

Riwayat Hidup

Nila Moeloek adalah putri pasangan perantau Minangkabau. Nila tumbuh besar dari lingkungan dokter. Orang tuanya adalah tenaga medis. Nila pun mengambil kuliah kedokteran di Universitas Indonesia (UI). Dari jenjang S1 sampai jenjang S3 dia tuntaskan di UI. Ia memilih keahlian di bidang spesialis mata. Kariernya pun dia habiskan di dunia kedokteran. Dia memulai menjadi tenaga pengajar di almamaternya di Fakultas Kedokteran, sejak tahun 1980, seperti dimuat dalam situs Kedokteran UI.

Nila menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Kemudian ia melanjutkan pendidikan spesialis mata, serta mengikuti program sub-spesialis di International Fellowship di Orbita Centre, University of Amsterdam, Belanda dan di Kobe University, Jepang. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan konsultan Onkologi Mata dan Program Doktor Pascasarjana di FKUI.[3]

Karier

Kariernya ia habiskan di dunia kedokteran. Ia memulai kariernya dengan menjadi tenaga pengajar di almamaternya di Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia pada tahun 1980. Ia juga aktif menulis jurnal kedokteran dalam dan luar negeri. Nila menjadi motor penelitian-penelitian di Fakultas Kedokteran UI. Dia juga turut mengangkat peringkat UI di mata dunia dalam Higer Education-World University Ranking pada tahun 2009. Untuk di Indonesia UI masuk kategori terbaik. Selain menjadi tenaga pengajar, ia juga menjadi dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kirana, ia juga menjadi ketua umum Dharma Wanita Persatuan Pusat (2004–2009), Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami), dan Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) periode 2011-2016.[4]

Pada tahun 2010, Prof. Nila sempat disebut-sebut menjadii calon kuat sebagai Menteri Kesehatan pada Kabinet Indonesia Bersatu II pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Setelah mengikuti proses seleksi calon menteri pada 18 Oktober 2009,[5] ia malah ditunjuk oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millennium Development Goals. Tugasnya ialah menurunkan kasus HIV-AIDS dan angka kematian ibu dan anak. Barulah pada tahun 2014 ia dipilih sebagai Menteri Kesehatan pada Kabinet Kerja oleh presiden Joko Widodo. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami) pada tahun 2013.[6]

Keluarga

Nila merupakan istri dari Faried Anfasa Moeloek, Menteri Kesehatan pada Kabinet Reformasi Pembangunan. Ia dikaruniai tiga orang anak, yakni Muhammad Reiza Moeloek, Puti Alifa Moeloek, dan Puti Annisa Moeloek.[7]

Penghargaan

  •  Indonesia :
    • Bintang Mahaputera Adipradana (2020)[8]
    • Bintang Bhayangkara Utama (2017)[9]

Catatan kaki

  1. ↑ "Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K)". viva.co.id. Diakses tanggal 2025-03-18.
  2. ↑ Presiden Joko Widodo umumkan kabinet
  3. ↑ http://www.liputan6.com Nila Moeloek: Program Kemkes akan Dibuat Satu Arah
  4. ↑ http://www.detik.com Prof Nila Moeloek, Menkes Baru yang Jadi Korban 'PHP' 5 Tahun Lalu
  5. ↑ "Profil Calon Menteri (24)". KOMPAS. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-10-25. Diakses tanggal 2009-10-21.
  6. ↑ "Sekilas bersama Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek, SpM(K)". cicendoeyehospital.org. Diakses tanggal 2025-03-16.
  7. ↑ http://www.tokohindonesia.com Biografi Nila Djuwita Anfasa Moeloek Diarsipkan 2014-06-06 di Wayback Machine.
  8. ↑ "Prof. DR. Dr. Nila F. Moeloek, SpM(K), mendapat penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana dari presiden RI". PERDAMI (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-06-26.
  9. ↑ 7 Menteri Dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama, diakses tanggal 2023-06-26
Jabatan politik
Didahului oleh:
Nafsiah Mboi
Menteri Kesehatan Indonesia
2014–2019
Diteruskan oleh:
Terawan Agus Putranto
  • l
  • b
  • s
Kabinet Kerja (2014–2019)
Presiden: Joko Widodo | Wakil Presiden: Jusuf Kalla
  • Kementerian di bawah Menko Polhukam: Tedjo Edhy Purdijatno, Luhut Binsar Panjaitan, Wiranto
  • Mendagri: Tjahjo Kumolo
  • Menlu: Retno Marsudi
  • Menhan: Ryamizard Ryacudu
  • Menkumham: Yasonna Laoly
  • Menkominfo: Rudiantara
  • Menteri PAN-RB: Yuddy Chrisnandi, Asman Abnur, Syafruddin
  • Kementerian di bawah Menko Perekonomian: Sofyan Djalil, Darmin Nasution
  • Menkeu: Bambang Brodjonegoro, Sri Mulyani Indrawati
  • Menperin: Saleh Husin, Airlangga Hartarto
  • Mendag: Rachmad Gobel, Thomas Trikasih Lembong, Enggartiasto Lukita
  • Menaker: Hanif Dhakiri
  • Menkop UKM: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
  • Menteri BUMN: Rini Soemarno
  • Menteri ATR/Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan, Sofyan Djalil
  • Menteri LHK: Siti Nurbaya Bakar
  • Mentan: Amran Sulaiman
  • Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono
  • Kementerian di bawah Menko Kemaritiman: Indroyono Soesilo, Rizal Ramli, Luhut Binsar Panjaitan
  • Menhub: Ignasius Jonan, Budi Karya Sumadi
  • Menlutkan: Susi Pudjiastuti
  • Menpar: Arief Yahya
  • Menteri ESDM: Sudirman Said, Arcandra Tahar, Ignasius Jonan
  • Kementerian di bawah Menko PMK: Puan Maharani
  • Menkes: Nila Moeloek
  • Mensos: Khofifah Indar Parawansa, Idrus Marham, Agus Gumiwang Kartasasmita
  • Menag: Lukman Hakim Saifuddin
  • Menteri PPPA: Yohana Yembise
  • Mendes PDTT: Marwan Ja'far, Eko Putro Sandjojo
  • Menpora: Imam Nahrawi
  • Mendikbud: Anies Baswedan, Muhadjir Effendy
  • Menristekdikti: Mohamad Nasir
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang dibawahi langsung oleh Presiden:
  • Mensesneg: Pratikno
  • Menteri PPN/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago, Sofyan Djalil, Bambang Brodjonegoro
  • Jakgung: Andhi Nirwanto (plt.), Muhammad Prasetyo
  • Kepala BIN: Marciano Norman, Sutiyoso, Budi Gunawan
  • Panglima TNI: Moeldoko, Gatot Nurmantyo, Hadi Tjahjanto
  • Kapolri: Sutarman, Badrodin Haiti, Tito Karnavian
  • Kepala Staf Kepresidenan: Luhut Binsar Panjaitan, Teten Masduki, Moeldoko
Sekretaris Kabinet: Andi Widjajanto, Pramono Anung
  • l
  • b
  • s
Menteri Kesehatan Indonesia
Kementerian Kesehatan
  • Boentaran Martoatmodjo
  • Darma Setiawan
  • J. Leimena
  • Soekiman Wirjosandjojo
  • Surono
  • Johannes Leimena
  • Sutopo
  • Johannes Leimena
  • Ferdinand Lumban Tobing
  • Lie Kiat Teng
  • Johannes Leimena
  • Hadrianus Sinaga
  • Abdul Azis Saleh
  • Satrio
  • G.A. Siwabessy
  • Suwardjono Surjaningrat
  • Adhyatma
  • Sujudi
  • Faried Anfasa Moeloek
  • Achmad Sujudi
  • Siti Fadilah Supari
  • Endang Rahayu Sedyaningsih
  • Ali Ghufron Mukti (Pelaksana tugas)
  • Nafsiah Mboi
  • Nila Djuwita Anfasa Moeloek
  • Terawan Agus Putranto
  • Budi Gunadi Sadikin
  • Category Kategori
  • List-Class article Daftar
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • WorldCat
Nasional
  • Belanda

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat Hidup
  2. Karier
  3. Keluarga
  4. Penghargaan
  5. Catatan kaki

Artikel Terkait

Daftar alumni Universitas Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Universitas Prima Indonesia

universitas di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026