Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kesetaraan matriks

Dalam aljabar linear, dua matriks dan berukuran disebut setara atau ekuivalen jika berlaku hubunganuntuk suatu matriks terbalikkan dan yang masing-masing berukuran dan . Matriks-matriks yang saling setara merepresentasikan transformasi linear dibawah dua pilihan pasangan basis dan yang berbeda. Lebih lanjut, dan masing-masing menyatakan matriks perubahan basis di dan di .

Wikipedia article
Diperbarui 8 Maret 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Dalam aljabar linear, dua matriks A {\displaystyle \mathbf {A} } {\displaystyle \mathbf {A} } dan B {\displaystyle \mathbf {B} } {\displaystyle \mathbf {B} } berukuran m × n {\displaystyle m\times n} {\displaystyle m\times n} disebut setara atau ekuivalen jika berlaku hubungan B = Q − 1 A P {\displaystyle \mathbf {B} =\mathbf {Q} ^{-1}\mathbf {A} \mathbf {P} } {\displaystyle \mathbf {B} =\mathbf {Q} ^{-1}\mathbf {A} \mathbf {P} }untuk suatu matriks terbalikkan P {\displaystyle \mathbf {P} } {\displaystyle \mathbf {P} } dan Q {\displaystyle \mathbf {Q} } {\displaystyle \mathbf {Q} } yang masing-masing berukuran n × n {\displaystyle n\times n} {\displaystyle n\times n} dan m × m {\displaystyle m\times m} {\displaystyle m\times m}. Matriks-matriks yang saling setara merepresentasikan transformasi linear V ↦ W {\displaystyle V\mapsto W} {\displaystyle V\mapsto W} dibawah dua pilihan pasangan basis V {\displaystyle V} {\displaystyle V} dan W {\displaystyle W} {\displaystyle W} yang berbeda. Lebih lanjut, P {\displaystyle \mathbf {P} } {\displaystyle \mathbf {P} } dan Q {\displaystyle \mathbf {Q} } {\displaystyle \mathbf {Q} } masing-masing menyatakan matriks perubahan basis di V {\displaystyle V} {\displaystyle V} dan di W {\displaystyle W} {\displaystyle W}.

Konsep kesetaraan tidak dapat disamakan dengan konsep keserupaan, yang hanya terdefinisi untuk matriks persegi dan didefinisikan jauh lebih ketat (matriks-matriks yang saling serupa pasti saling setara, namun kebalikannya belum tentu benar).[1] Keserupaan dapat dipadankan dengan matriks-matriks yang menyatakan endomorfisme V ↦ V {\displaystyle V\mapsto V} {\displaystyle V\mapsto V} yang sama, dibawah dua pilihan basis tunggal V {\displaystyle V} {\displaystyle V} yang berbeda.

Sifat-sifat

Kesetaraan matriks adalah suatu relasi ekuivalensi pada ruang matriks.

Untuk dua matriks dengan ukuran yang sama, kesetaraan antara mereka juga dapat dikarakterisasi dengan beberapa kondisi berikut:

  • Matriks yang satu dapat diubah menjadi matriks yang lain, menggunakan serangkaian operasi baris dan kolom elementer.
  • Kedua matriks setara jika dan hanya jika keduanya memiliki rank yang sama.

Lihat pula

  • Kekongruenan matriks
  • Keserupaan matriks

Referensi

  1. ↑ Hefferon, Jim. Linear Algebra (dalam bahasa Inggris) (Edisi 4th). hlm. 405.
Ikon rintisan

Artikel bertopik matematika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
  • l
  • b
  • s
Kelas-kelas matriks
Batasan pada elemen matriks
  • (0,1)
  • Alternatif
  • Anti-diagonal
  • Anti-Hermitian
  • Anti-simetris
  • Panah condong
  • Bidiagonal
  • Biner
  • Bisimetris
  • Diagonal balok
  • Blok
  • Blok segitiga
  • Sentrosimetri
  • Konferensi
  • Hadamard kompleks
  • Kopositif
  • Dominan diagonal
  • Ekuivalen
  • Permutasi generalisasi
  • Bilangan bulat
  • Logis
  • Monomial
  • Nonnegatif
  • Dipartisi
  • Persimetris
  • Polinomial
  • Positif
  • Kuarter
  • Tanda
  • Signatur
  • Hermitian-miring
  • Simetris-miring
  • Garis langit
  • Z
  • Boole
  • Cauchy
  • Diagonal
  • Elementer
  • Frobenius
  • Hadamard
  • Hankel
  • Hermite
  • Hessenberg
  • Metzler
  • Moore
  • Parisi
  • Pita
  • Permutasi
  • Rongga
  • Segitiga
  • Simetrik
  • Sylvester
  • Transformasi Fourier diskret
  • Tridiagonal
  • Toeplitz
  • Uniter
  • Vandermonde
  • Walsh
Konstan
  • Bergeser
  • Pertukaran
  • Hilbert
  • Identitas
  • Lehmer
  • Nol
  • Pascal
  • Pauli
  • Redheffer
  • Satu
Batasan pada nilai eigen dan vektor eigen-nya
  • Kompasi
  • Konvergen
  • Defektif
  • Diagonalisasi
  • Generalisasi-positif
  • Stabilitas
  • Hurwitz
  • Stieltjes
Batasan pada hasil perkalian atau inversnya
  • Congruent
  • Involutori
  • Generalisasi unimodular
  • Penimbangan
  • Idempoten atau Proyeksi
  • Nilpoten
  • Normal
  • Ortogonal
  • Singular
  • Terbalikkan (nonsingular)
  • Unimodular
  • Unipoten
Dengan aplikasi tertentu
  • Adjugat
  • Tanda alternatif
  • Augmenten
  • Lingkaran
  • Komutasi
  • Kofunsi
  • Derogasi
  • Duplikasi
  • Eliminasi
  • Jarak Euklides
  • Matriks fundamental (persamaan diferensial linear)
  • Generator
  • Geser
  • Persamaan
  • Acak
  • Bézout
  • Carleman
  • Cartan
  • Coxeter
  • Gram
  • Hesse
  • Householder
  • Imbalan
  • Jacobi
  • Jarak
  • Kofaktor
  • Seifert
  • Simplektik
  • Transformasi
  • Pick
  • Positif total
  • Rotasi
  • Wedderburn
  • X–Y–Z
Digunakan dalam statistika
  • Centering
  • Design
  • Dispersion
  • Doubly stochastic
  • Fisher information
  • Hat
  • Precision
  • Bernoulli
  • Korelasi
  • Kovariansi
  • Stokastik (Markov)
Digunakan dalam teori graf
  • Adjacency
  • Biadjacency
  • Degree
  • Incidence
  • Seidel adjacency
  • Skew-adjacency
  • Edmonds
  • Laplace
  • Tutte
Digunakan dalam sains dan teknik
  • Fundamental (computer vision)
  • Fuzzy associative
  • Irregular
  • Overlap
  • State transition
  • Substitution
  • Z (chemistry)
  • Cabibbo–Kobayashi–Maskawa
  • Densitas
  • Gamma
  • Gell-Mann
  • Hamilton
  • S
Istilah yang berhubungan
  • Jordan canonical form
  • Matrix exponential
  • Matrix representation of conic sections
  • Perfect matrix
  • Quaternionic matrix
  • Bebas linear
  • Bentuk eselon baris
  • Invers semu
  • Wronskian
  • Daftar jenis matriks
  • Kategori:Matriks

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sifat-sifat
  2. Lihat pula
  3. Referensi

Artikel Terkait

Matriks (matematika)

susunan bilangan, simbol, atau ekspresi yang disusun dalam baris dan kolom sehingga membentuk suatu bangun persegi

Bentuk kanonik

dimasukkan ke dalam bentuk kanoniknya). Jadi, kesetaraan dua objek dapat dengan mudah diuji dengan menguji kesetaraan bentuk kanoniknya. Terlepas dari keuntungan

Keserupaan matriks

besar, untuk menentukan keserupaan dari matriks-matriks. Bentuk kanonik Kekongruenan matriks Kesetaraan matriks Beauregard, Raymond A.; Fraleigh, John

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026