Kabupaten Karimun adalah sebuah wilayah kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Ibu kota Kabupaten Karimun adalah Tanjung Balai Karimun yang merupakan bagian dari Kecamatan Karimun. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 7.984 km², dengan luas daratan 1.524 km² dan luas lautan 6.460 km². Kabupaten Karimun terdiri dari 198 pulau dengan 67 di antaranya berpenghuni.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kabupaten Karimun | |
|---|---|
| Transkripsi bahasa daerah | |
| • Abjad Jawi | كريمون |
Kantor Bupati Karimun | |
![]() Peta | |
| Koordinat: 0°48′28″N 103°25′09″E / 0.80764°N 103.41911°E / 0.80764; 103.41911 | |
| Negara | |
| Provinsi | Kepulauan Riau |
| Dasar hukum | UU Nomor 53 Tahun 1999 |
| Ibu kota | Tanjung Balai Karimun |
| Jumlah satuan pemerintahan | Daftar
|
| Pemerintahan | |
| • Bupati | Ing Iskandarsyah |
| • Wakil Bupati | Rocky Marciano Bawole |
| • Sekretaris Daerah | Muhammad Firmansyah |
| Luas | |
| • Total | 913,00 km2 (352,51 sq mi) |
| Populasi | |
| • Total | 275.383 |
| • Kepadatan | 300/km2 (780/sq mi) |
| Demografi | |
| • Agama | |
| • Bahasa | Indonesia (resmi), Melayu |
| • IPM | tinggi[2] |
| Zona waktu | UTC+07:00 (WIB) |
| Kode BPS | |
| Kode area telepon | +62 777, +62 779 |
| Pelat kendaraan | BP xxxx K, Y* |
| Kode Kemendagri | 21.02 |
| DAU | Rp 464.957.497.000,00- (2020) |
| Situs web | www |
Kabupaten Karimun adalah sebuah wilayah kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Ibu kota Kabupaten Karimun adalah Tanjung Balai Karimun yang merupakan bagian dari Kecamatan Karimun.[3] Kabupaten ini memiliki luas wilayah 7.984 km², dengan luas daratan 1.524 km² dan luas lautan 6.460 km². Kabupaten Karimun terdiri dari 198 pulau dengan 67 di antaranya berpenghuni.
Pada pertengahan tahun 2025, kabupaten Karimun memiliki jumlah penduduk sebanyak 275.383 jiwa, dengan kepadatan penduduk 300 jiwa/km².[1] Kabupaten Karimun berbatasan dengan Kabupaten Kepulauan Meranti di sebelah Barat, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Indragiri Hilir provinsi Riau di sebelah Selatan, Selat Malaka di sebelah Utara, dan kota Batam di sebelah Timur.[4]
Karimun dahulu berada di bawah kekuasaan kerajaan Sriwijaya hingga keruntuhannya pada abad ke-13, dan pada masa itu pengaruh ajaran Hindu dan Buddha mulai masuk ke Pulau Karimun. Hal ini dibuktikan dengan adanya Prasasti yang berada di Pasir Panjang. Pada masa itu disebutkan Karimun sering dilalui oleh kapal-kapal dagang karena letaknya yang strategis di Selat Melaka, hingga pengaruh Kesultanan Melaka mulai masuk pada tahun 1414.
Pada Tahun 1511 Melaka jatuh ke tangan Portugis, sejak saat itu banyak rakyat Melaka yang tinggal berpencar di pulau-pulau yang berada di Kepulauan Riau termasuk di Pulau Karimun, Pulau Kundur, Pulau Buru dan sekitarnya. Sejak kejatuhan Melaka dan digantikan perannya oleh Kesultanan Johor, Pulau Karimun dijadikan basis kekuatan angkatan laut untuk menentang Portugis sejak masa pemerintahan Sultan Mahmud Syah I (Sultan Johor I | 1513-1528) hingga Sultan Ali Jalla Abdul Jalil Syah II (Sultan Johor IV | 1581-1597).

Bupati yang menjabat saat ini di kabupaten Karimun ialah Ing Iskandarsyah , didampingi wakil bupati Rocky Marciano Bawole. Mereka adalah pemenag pada pemilihan umum bupati Karimun 2024, dan menjabat untuk periode 2025-2030.[5]
| No | Bupati | Mulai jabatan | Akhir jabatan | Wakil Bupati | ||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Ing Iskandarsyah | Rocky Marciano Bawole | |||||
Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Karimun dalam tiga periode terakhir.
| Partai Politik | Jumlah Kursi dalam Periode | |||
|---|---|---|---|---|
| 2014–2019[6] | 2019–2024[7] | 2024–2029 | ||
| PKB | 3 | |||
| Gerindra | 3 | |||
| PDI-P | 3 | |||
| Golkar | 6 | |||
| NasDem | 2 | |||
| PKS | 3 | |||
| Hanura | 3 | |||
| PAN | 2 | |||
| Demokrat | 3 | |||
| PPP | 2 | |||
| Jumlah Anggota | 30 | |||
| Jumlah Partai | 10 | |||
Kabupaten Karimun memiliki 14 kecamatan, 29 kelurahan dan 42 desa (dari total 70 kecamatan, 141 kelurahan dan 275 desa di seluruh Kepulauan Riau). Pada tahun 2017, jumlah penduduknya sebesar 240.891 jiwa dengan luas wilayahnya 912,75 km² dan sebaran penduduk 264 jiwa/km².[8][9][10]
Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Karimun, adalah sebagai berikut:
| Kemendagri | Kecamatan | Jumlah Kelurahan | Jumlah Desa | Status | Daftar Desa/Kelurahan |
|---|---|---|---|---|---|
| 21.02.12 | Belat | 6 | Desa | ||
| 21.02.06 | Buru | 2 | 2 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 21.02.09 | Durai | 4 | Desa | ||
| 21.02.03 | Karimun | 6 | Kelurahan | ||
| 21.02.02 | Kundur | 3 | 3 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 21.02.08 | Kundur Barat | 1 | 4 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 21.02.07 | Kundur Utara | 1 | 4 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 21.02.04 | Meral | 6 | Kelurahan | ||
| 21.02.10 | Meral Barat | 2 | 2 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 21.02.01 | Moro | 2 | 3 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 21.02.13 | Selat Gelam | 3 | Desa | ||
| 21.02.14 | Sugie Besar | 7 | Desa | ||
| 21.02.05 | Tebing | 5 | 1 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 21.02.11 | Ungar | 1 | 3 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| TOTAL | 14 Kecamatan, 29 Kelurahan dan 42 Desa | ||||

Data Kementerian Dalam Negeri pada pertengahan tahun 2023, jumlah penduduk kabupaten Karimun sebanyak 267.762 jiwa. Penduduk Karimun memiliki beragam suku bangsa dan agama yang dianut. Mayoritas penduduk Karimun menganut agama Islam.
Adapun persentasi penduduk Karimun berdasarkan agama yang dianut yakni penganut agama Islam sebanyak 86,06%, kemudian agama Buddha menjadi agama terbesar kedua dengan persentasi 8,89%. Penduduk yang menganut agama Kekristenan sebanyak 4,72%, dengan rincian Protestan sebanyak 3,69%, dan Katolik sebanyak 1,03%. Sebagian kecil lagi menganut agama Konghucu sebanyak 0,33%, dan Hindu kurang dari 0,01%.[1]
Untuk sarana rumah ibadah, terdapat 235 masjid, 60 mushola, 18 vihara, 49 cetiya, 50 gereja Protestan, 8 gereja Katolik, dan 1 klenteng.[4]