Jelbuk adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jember yang terletak di kaki Gunung Argopuro. Jelbuk merupakan pintu masuk Jember dari arah utara dan dilintasi jalan nasional penghubung pusat kota Jember dengan Bondowoso dan Situbondo. Kecamatan Jelbuk dimekarkan dari Kecamatan Arjasa pada tahun 1992 dan berpusat di Desa Jelbuk. Jelbuk merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk paling sedikit di Kabupaten Jember, yaitu sekitar 33 ribu jiwa pada tahun 2024 yang tersebar di 6 desa. Beberapa tempat terkenal di Jelbuk diantaranya Pasar Jelbuk, Air terjun Panduman, Selo Bonang, dan Monumen Perjuangan Mastrip.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Jelbuk | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Jember | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Andreas Permana Harahap, SE., MM. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 33.938 jiwa | ||||
| Kode pos | 68192 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.09.25 | ||||
| Kode BPS | 3509280 | ||||
| Luas | 73,38 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 6 | ||||
| |||||
Jelbuk adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jember yang terletak di kaki Gunung Argopuro. Jelbuk merupakan pintu masuk Jember dari arah utara dan dilintasi jalan nasional penghubung pusat kota Jember dengan Bondowoso dan Situbondo.[1] Kecamatan Jelbuk dimekarkan dari Kecamatan Arjasa pada tahun 1992 dan berpusat di Desa Jelbuk.[2] Jelbuk merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk paling sedikit di Kabupaten Jember, yaitu sekitar 33 ribu jiwa pada tahun 2024 yang tersebar di 6 desa.[3] Beberapa tempat terkenal di Jelbuk diantaranya Pasar Jelbuk, Air terjun Panduman, Selo Bonang, dan Monumen Perjuangan Mastrip.[4][5]

Jelbuk adalah kecamatan yang terletak di utara Kabupaten Jember dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Bondowoso. Jelbuk dilintasi jalan provinsi penghubung Jember dengan Situbondo. Geografi Jelbuk berupa dataran rendah di timur dan dataran tinggi di barat. Bagian barat dari Jelbuk berada di lereng timur Gunung Argopuro. Jelbuk memiliki kawasan perkebunan yang tersebar di seluruh kecamatan. Komoditas di perkebunan tersebut diantaranya kopi, pinus, dan sengon.
Batas wilayah Kecamatan Jelbuk adalah sebagai berikut:[3]
| Utara | |
| Timur | Kecamatan Sukowono dan Kecamatan Kalisat |
| Selatan | Kecamatan Arjasa |
| Barat | Lereng Gunung Argopuro |
Kecamatan Jelbuk terdiri dari 6 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Jelbuk | Krajan Barat, Krajan Timur I, Krajan Timur II, Tenggir Barat, Tenggir Timur | [3] |
| 2 | Panduman | Krajan I, Krajan II, Bacem, Lamparan, Siwan Lor, Siwan Kidul, Sumber Candik, Sumber Tengah | [3][6] |
| 3 | Sucopangepok | Krajan Barat, Krajan Timur, Arjasa, Cangkring, Gujuran Barat, Gujuran Timur, Lengkong, Pakel, Pangepok, Tenap | [3][7] |
| 4 | Sugerkidul | Krajan Barat, Krajan Timur, Kebun, Kotakan, Lojejer | [3] |
| 5 | Sukojember | Krajan Barat, Krajan Timur, Cangkring, Leces I, Leces II, Tegal Batu I, Tegal Batu II | [3] |
| 6 | Sukowiryo | Krajan 1, Krajan 2, Rejeb 1, Rejeb 2, Sudung Barat 1, Sudung Barat 2, Sudung Timur 1, Sudung Timur 2 | [3] |
