Sumberbaru adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jember. Sumberbaru merupakan kecamatan paling barat yang menjadi pintu masuk Jember dari arah Lumajang dan dilintasi jalan nasional. Pusat ekonomi dan pemerintahan Sumberbaru terletak di sepanjang jalur alternatif Lumajang-Jember yang berada di Desa Yosorati dan Pringgowirawan. Di jalur tersebut terdapat pasar terbesar di Sumberbaru yaitu Pasar Batu Urip. Sumberbaru terletak di kaki dan lereng selatan Gunung Argopuro. Bagian utara dari Sumberbaru merupakan kawasan perkebunan, yang paling terkenal adalah perkebunan teh Gunung Gambir yang sekarang menjadi obyek wisata populer. Perkebunan tersebut sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan sekarang dikelola oleh Perkebunan Nusantara I Regional 5.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sumberbaru | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Jember | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Mohamad Farid Wadjdi, S.Sos. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 116.359 jiwa | ||||
| Kode pos | 68156 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.09.03 | ||||
| Kode BPS | 3509170 | ||||
| Luas | 161,04 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 10 | ||||
| |||||
Sumberbaru adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jember. Sumberbaru merupakan kecamatan paling barat yang menjadi pintu masuk Jember dari arah Lumajang dan dilintasi jalan nasional.[1] Pusat ekonomi dan pemerintahan Sumberbaru terletak di sepanjang jalur alternatif Lumajang-Jember yang berada di Desa Yosorati dan Pringgowirawan. Di jalur tersebut terdapat pasar terbesar di Sumberbaru yaitu Pasar Batu Urip.[2] Sumberbaru terletak di kaki dan lereng selatan Gunung Argopuro. Bagian utara dari Sumberbaru merupakan kawasan perkebunan, yang paling terkenal adalah perkebunan teh Gunung Gambir yang sekarang menjadi obyek wisata populer. Perkebunan tersebut sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan sekarang dikelola oleh Perkebunan Nusantara I Regional 5.[3][4]

Sumberbaru adalah kecamatan paling barat dari Kabupaten Jember dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Lumajang. Perbatasan dengan Lumajang dipisahkan oleh Sungai Bondoyudo. Sumberbaru dilintasi dua jalur strategis yang melintas dari barat ke timur, di sebelah selatan adalah jalan nasional dari arah Lumajang Kota dan Jatiroto, sedangkan di sebelah utara terdapat jalur alternatif dari arah Randuagung dan Klakah. Kedua jalur tersebut bertemu di Pondok Dalem untuk menuju ke arah Kota Jember. Geografi Sumberbaru berupa dataran rendah di selatan dan dataran tinggi di utara. Dataran tinggi Sumberbaru berada di lereng Gunung Gambir yang merupakan salah satu bagian dari lereng Gunung Argopuro. Di area ini terdapat perkebunan teh besar yaitu Perkebunan Gunung Gambir. Sumberbaru terdapat jalan alternatif ke utara menuju Kecamatan Tiris di Kabupaten Probolinggo.
Batas wilayah Kecamatan Sumberbaru adalah sebagai berikut:[5]
| Utara | |
| Timur | Kecamatan Tanggul dan Kecamatan Semboro |
| Selatan | Kecamatan Jombang |
| Barat |
Kecamatan Sumberbaru terdiri dari 10 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Gelang | Krajan, Complong, Gunung Gambir, Lanasan, Paci, Sengonan, Sumberpandan, Tampingan, Tanah Merah | [5] |
| 2 | Jambesari | Krajan, Kedungliyer, Poreng | [5] |
| 3 | Jamintoro | Krajan, Sagaran, Tempuran | [5] |
| 4 | Jatiroto | Krajan, Darungan, Jatikoong | [5] |
| 5 | Kaliglagah | Krajan, Aengsono, Pakisan, Pasirian | [5] |
| 6 | Karangbayat | Krajan, Congapan, Genjit, Karanganom, Manggungan, Sumberayu | [5] |
| 7[a] | Pringgowirawan | Krajan, Racekan, Sumber Kijing, Sumber Uling, Wedusan | [5][6] |
| 8 | Rowotengah | Krajan, Gondosari, Jambesongo, Sadengan, Sadengan Barat, Tayyeng (Pondokrejo) | [5] |
| 9 | Sumberagung | Banjarejo Barat, Banjarejo Tengah, Banjarejo Timur, Tambakrejo | [5][7] |
| 10 | Yosorati | Krajan Lor, Krajan Kidul, Sumberejo, Tunggangan | [5] |