Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pasukan Bela Diri Jepang

Tentara Bela Diri Jepang adalah angkatan bersenjata di Jepang yang didirikan setelah berakhirnya pendudukan Jepang oleh Amerika Serikat pasca Perang Dunia II. Meskipun pada sebagian besar periode pasca perang pasukan ini beroperasi terbatas pada pulau-pulau di Jepang dan tidak diizinkan beroperasi di luar negeri, tetapi dalam beberapa tahun terakhir ia telah terlibat dalam operasi pasukan pemelihara perdamaian internasional. Ketegangan baru-baru ini, khususnya dengan Korea Utara, telah menyulut kembali perdebatan tentang status Pasukan Bela Diri Jepang dan hubungannya dengan masyarakat.

Wikipedia article
Diperbarui 18 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pasukan Bela Diri Jepang
Tentara Bela Diri Jepang
日本国自衛隊
Jieitai
Angkatan Angkatan Darat Bela Diri Jepang (JGSDF)
Angkatan Laut Bela Diri Jepang (JMSDF)
Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF)
Kepemimpinan
Panglima Tertinggi Perdana Menteri Sanae Takaichi
Menteri Pertahanan Shinjirō Koizumi
Kepala Staf Gabungan Jenderal Hiroaki Uchikura
Kekuatan personel
Usia penerimaan18–32 tahun syarat untuk mendaftar[1]
Wajib militerTidak ada
Personel aktif251.500 [2]
Personel cadangan56.000 [2]
Belanja
Anggaran¥6,82 triliun (US$51,4 miliar) (2023)[3][4]
Persentase terhadap PDB1,19% (2023)[3][4]
Industri
Pemasok lokal
Daftar
  • Mitsubishi Heavy Industries
  • Mitsubishi Electric
  • Mitsubishi Fuso
  • Toyota
  • Nippon Steel
  • JFE Holdings
  • Nippon Yusen
  • Sumitomo Heavy Industries
  • Kawasaki Heavy Industries
  • IHI Corporation
  • Japan Marine United
  • Mitsui Engineering & Shipbuilding
  • NEC
  • SoftBank Group
  • Japan Radio Company
  • Toshiba
  • Hitachi
  • Fujitsu
  • Oki Electric Industry
  • Howa
  • Toray Industries
  • Idemitsu Kosan
  • Daicel
  • Panasonic
  • Seven & I Holdings
  • ShinMaywa
  • Sony Group Corporation
  • Japan Steel Works
  • Subaru Corporation
  • MinebeaMitsumi
  • Komatsu Limited
  • Yamaha Motor Company
  • Kayaba Industry
  • Honda
Pemasok asing
Daftar
  •  Amerika Serikat
  •  Australia
  •  Britania Raya
  •  Finlandia
  •  Israel[5]
  •  Italia
  •  Jerman
  •  Prancis
  •  Swedia
Impor/tahunUS$6 juta (2010–2021)[6]
Ekspor/tahunUS$5,68 miliar (2010–2021)[6]
Artikel terkait
Jenjang pangkatPangkat dan lambang militer di Jepang

Tentara Bela Diri Jepang (自衛隊code: ja is deprecated , Jieitai, bahasa Inggris: Japan Self-Defense Forcecode: en is deprecated , disingkat JSDF) adalah angkatan bersenjata di Jepang yang didirikan setelah berakhirnya pendudukan Jepang oleh Amerika Serikat pasca Perang Dunia II. Meskipun pada sebagian besar periode pasca perang pasukan ini beroperasi terbatas pada pulau-pulau di Jepang dan tidak diizinkan beroperasi di luar negeri, tetapi dalam beberapa tahun terakhir ia telah terlibat dalam operasi pasukan pemelihara perdamaian internasional.[7] Ketegangan baru-baru ini, khususnya dengan Korea Utara,[8] telah menyulut kembali perdebatan tentang status Pasukan Bela Diri Jepang dan hubungannya dengan masyarakat.[9]

Latar belakang

Di penghujung Perang Dunia II, Kekaisaran Jepang yang telah diluluhlantakkan baik secara militer dan ekonomi, menyerah secara tak bersyarat kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945 dengan upacara resminya yang dilakukan pada 2 September 1945. Penyerahan ini diikuti dengan pendudukan Jepang dan wilayah jajahannya oleh pasukan Sekutu. Jepang diokupasi oleh pasukan Sekutu Barat yang dipimpin Amerika Serikat dengan Jenderal Douglas MacArthur sebagai Supreme Commander for the Allied Powers (SCAP) yang didukung Persemakmuran Inggris melalui British Commonwealth Occupation Force (BCOF).[butuh rujukan]

Setelah penyerahan Jepang pada 1945, Rikugun/AD dari Kekaisaran Jepang dan Kaigun/AL dari Kekaisaran Jepang dibubarkan. Pembubaran ini dilaksanakan bersamaan dengan pengesahan konstitusi Jepang yang baru pada 1947, dengan adanya Artikel 9 Konstitusi Jepang yang melarang pembentukan suatu satuan militer Jepang untuk menghindari agresi terhadap negara lain. Secara praktik, hal ini hanya akan dijalankan selama 3 tahun, sebab pada 1950, situasi politik dunia telah berubah kembali.[butuh rujukan]

Kejadian "panas" pertama dalam Perang Dingin merupakan Perang Korea, sebuah konflik antara Korea Utara dan Korea Selatan yang masing-masing didukung Republik Rakyat Tiongkok dan koalisi pasukan PBB yang dipimpin Amerika Serikat. Setelah Korea Utara menginvasi Korea Selatan dan merangsek dengan cepat ke selatan, pasukan pendudukan Amerika Serikat di Jepang ditarik mundur lalu dikirim ke Korea untuk mendukung pasukan Korea Selatan yang diambang kekalahan. Keputusan itu secara praktis membuat Jepang tak memiliki pertahanan.[butuh rujukan]

Oleh sebab itu, pada Juli 1950, Jenderal MacArthur melalui surat kepada Perdana Menteri Jepang Shigeru Yoshida, memperbolehkan pendirian suatu National Police Reserve/NPR dengan personel sebanyak 75.000 orang dengan persenjataan ringan. Selanjutnya, pada pertengahan 1952, sebuah National Safety Agency/NSA dibentuk. NPR dan NSA ini dikembangkan lebih lanjut menjadi National Safety Force/NSF dengan kekuatan sebesar 110.000 personel. Sebuah Coastal Safety Force/CSF juga dibentuk pada 1950, dan ketika NSF dibentuk, CSF pun bergabung ke dalam institusi NSF.[butuh rujukan]

Pada Juli 1954, akhirnya Japanese Self-Defense Forces (JSDF) atau yang disebut Pasukan Bela-Diri Jepang didirikan, dengan tiga cabang, yakni GSDF atau Ground Self-Defense Forces yang berfungsi sebagai angkatan darat, MSDF atau Maritime Self-Defense Forces sebagai angkatan laut dan ASDF atau Air Self-Defense Forces sebagai angkatan udara.[butuh rujukan]

Personel and organisasi

Perwira kadet Jepang
Bendera Perdana Menteri Jepang
Departemen Pertahanan Jepang

Pasukan Bela Diri Jepang memiliki 239.430 orang personel (data tahun 2005), yang terdiri dari 147.737 orang pada Angkatan Darat Bela Diri Jepang, 44.327 orang pada Angkatan Laut Bela Diri Jepang, 45.517 orang pada Angkatan Udara Bela Diri Jepang, dan 1.849 orang pada Kantor Komando Gabungan. Pasukan cadangannya berjumlah 57.899 orang.[10]

Sistem militer Jepang memiliki bentuk unik, semua personel Pasukan Bela Diri Jepang secara teknis adalah warga sipil. Mereka yang berseragam diklasifikasi sebagai PNS khusus, dan tunduk kepada para PNS biasa yang bekerja di Departemen Pertahanan (Jepang). Tidak ada rahasia militer, hukum militer, atau pelanggaran militer yang dianggap dapat dilakukan oleh seorang personel militer; baik di dalam atau di luar pangkalan militer, ketika bertugas atau di luar tugas, mengenai masalah militer atau non-militer. Semua hal tersebut diputuskan dalam prosedur normal oleh pengadilan sipil, dalam yurisdiksi yang sesuai.[butuh rujukan]

Rantai komando

Operasional

  • Perdana Menteri Jepang
    • Menteri Pertahanan
      • Wakil Senior Menteri Pertahanan
        • Kepala Staff dari Kantor Komando Gabungan

Administratif

  • Menteri Pertahanan
    • Wakil Senior Menteri Pertahanan
      • Kepala Staff Angkatan

Angkatan militer

  • Angkatan Darat Bela Diri Jepang (Angkatan Darat)
  • Angkatan Laut Bela Diri Jepang (Angkatan Laut)
  • Angkatan Udara Bela Diri Jepang (Angkatan Udara)

Unit militer

  • Lima divisi darat,
  • Lima distrik maritim, dan
  • Tiga pasukan pertahanan udara.

Kebijakan Pertahanan

Lihat pula: Kebijakan Pertahanan Jepang

Dewan Keamanan Nasional

Pada 4 Desember 2013, Dewan Keamanan Nasional dibentuk, dengan tujuan untuk membangun sebuah forum yang akan melakukan diskusi strategis dibawah Perdana Menteri secara teratur dan bila diperlukan dalam berbagai masalah keamanan dan melatih kepemimpinan politik yang kuat.[butuh rujukan]

Strategi Keamanan Nasional

Pada 13 Desember 2013, Strategi Keamanan Nasional diadopsi oleh keputusan Kabinet. NSS menetapkan orientasi dasar diplomasi dan kebijakan pertahanan yang berhubungan dengan keamanan nasional. NSS mempresentasikan isi dari kebijakan "Kontribusi Proaktif untuk Perdamaian" dengan cara konkret dan mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang kebijakan keamanan nasional Jepang.[11]

Anggaran

Pada tahun 1976, Perdana Menteri terdahulu Miki Takeo mengumumkan pembelanjaan pertahanan harus dijaga dibawah 1% dari produk domestik bruto (PDB) Jepang.[12] Batas yang terus diamati hingga 1986.[13] Pada tahun 2005, anggaran militer Jepang dijaga di sekitar 3% anggaran nasional; sekitar setengahnya dihabiskan untuk biaya personil, dan sisanya untuk program pengembangan senjata, pemeliharaan dan biaya operasional.[14] Pada tahun 2014, Jepang berada di 10 besar daftar anggaran pertahanan terbesar di dunia berdasarkan pengeluaran, dengan pengeluaran sekitar satu persen dari PDB.[15]

Pelaut Jepang di atas kapal JS Kongo

Lihat pula

  • Angkatan Darat Kekaisaran Jepang
  • Angkatan Laut Kekaisaran Jepang

Referensi

  1. ↑ "Japan to raise maximum age for new recruits to boost dwindling military ranks". Reuters. 9 August 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 August 2018. Diakses tanggal 26 August 2018.
  2. 1 2 IISS 2019, hlm. 276.
  3. 1 2 "Japan Approves 26.3% Increase in Defense Spending for Fiscal Year 2023". thediplomat.com.
  4. 1 2 "Japan's plan to ramp up military spending, explained". 15 January 2023.
  5. ↑ "6. Israel" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2008-08-13. Diakses tanggal 2008-08-11.
  6. 1 2 "TIV of arms imports/exports data for Japan, 2010-2021". Stockholm International Peace Research Institute. 7 February 2022.
  7. ↑ "Japan - Pendahuluan". Globalsecurity.org. Diakses tanggal 2006-03-05.
  8. ↑ "Jepang melepaskan tembakan kepada kapal 'pengganggu'". BBC. 2001-12-22.
  9. ↑ "Jepang Mempertimbangkan Pembaharuan Konstitusi". VOA News. 2006-02-15. Diarsipkan dari asli tanggal 2006-03-04. Diakses tanggal 2009-11-11. ;
  10. ↑ "Personnel of JSDF". Japan Defense Agency. Diarsipkan dari asli tanggal 2006-05-02. Diakses tanggal 2006-04-23.
  11. ↑ "Japan's Security Policy". Ministry of Foreign Affairs of Japan.
  12. ↑ Entrenching the Yoshida Defense Doctrine: Three Techniques for Institutionalization, International Organization 51:3 (Summer 1997), 389-412.
  13. ↑ "Japan Drops Its Symbolic Ceiling On Defense Spending". Articles.philly.com. 1990-02-18. Diakses tanggal 2014-08-03.
  14. ↑ "The Front Line". Forbes. 2005. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-03-21. Diakses tanggal 2018-05-02. ;
  15. ↑ "Military expenditure (% of GDP)". The World Bank Group. Diakses tanggal 2015-09-19.

Bacaan lanjutan

  • Maeda, Tetsuo, David J. Kenney (ed. and intro.), and Steven Karpa (trans.). The Hidden Army: The Untold Story of Japan’s Military Forces. Chicago: edition q, 1995. ISBN 1-883695-01-5.
  • Hughes, Christopher W. (3 October 2017). Japan's Remilitarisation. Taylor & Francis. ISBN 978-1-351-22584-7.

Pranala luar

  • Departemen Pertahanan
    • Situs Resmi Kantor Komando Gabungan Diarsipkan 2008-01-17 di Wayback Machine.
    • (Jepang)Situs Angkatan Darat Bela Diri Jepang
    • Situs Angkatan Udara Bela Diri Jepang Diarsipkan 2008-02-19 di Wayback Machine.
    • Situs Angkatan Laut Bela Diri Jepang Diarsipkan 2007-12-08 di Wayback Machine.
  • Perpustakaan Kongres Amerika Serikat: Studi Negara - Jepang
  • Situs Komunitas Pangkalan Angkatan Laut Yokosuka Diarsipkan 2008-10-18 di Wayback Machine.
  • Film Dokumenter PBS tentang Pasukan Bela Diri Jepang
  • l
  • b
  • s
Topik Jepang 
Sejarah
Kronologi
  • Pra sejarah
    • Paleolitik
  • Sejarah kuno
    • Jōmon
    • Yayoi
    • Kofun
  • Zaman purba
    • Asuka
    • Nara
    • Heian
  • Setelah zaman purba
    • Kamakura
    • Muromachi
    • Azuchi–Momoyama
    • Edo
  • Sejarah Modern
    • Sakoku
    • Bakumatsu
    • Kekaisaran Jepang
      • Meiji
      • Taishō
      • Shōwa
    • Pascaperang
    • Pascapendudukan
      • Heisei
Menurut topik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Militer
    • Angkatan Laut
    • Angkatan darat kekaisaran
    • Angkatan laut kekaisaran
    • Tindakan luar negeri
Geografi
  • Gempa
  • Lingkungan
  • Titik ekstrem di Jepang
  • Kepulauan
  • Pulau
  • Danau
  • Sungai
  • Alamat
  • Wilayah
  • Prefektur
  • Kota
  • Distrik
  • Desa
  • Desa
Politik
  • Konstitusi
    • Pra-perang
  • Pemilihan umum
  • Kaisar
    • daftar
  • Hubungan luar negeri
  • Pembagian administratif
  • HAM
    • LGBT
  • Kehakiman
  • Hukum
  • Penegakan hukum
  • Diet Nasional
    • Majelis rendah
    • Majelis tinggi
  • Partai politik
  • Pasukan Bela Diri
    • Darat
    • Laut
    • Udara
Pemerintahan
  • Kabinet
  • Perdana Menteri
    • daftar
  • Wakil Perdana Menteri
  • Kementerian
  • Kebijakan fiskal
  • Kebijakan luar negeri
Ekonomi
  • Pertanian, kehutanan, dan perikanan
  • Pariwisata
  • Bank sentral
  • Peringkat internasional
  • Tenaga kerja
  • Pertambangan
  • Manufaktur
  • Elektronika
  • Energi
    • tenaga surya
  • Telekomunikasi
  • Transportasi
  • Yen
Masyarakat
  • Kejahatan
  • Demografi
  • Pendidikan
  • Etiket
  • Judi
  • Perumahan
  • Bahasa
  • Agama
  • Seksualitas
  • Merokok
  • Wanita
    • Kyariaūman
Kebudayaan
  • Estetika
  • Anime / Manga
  • Arsitektur
  • Seni
  • Bonsai
  • Sinema
  • Masakan
  • Festival
  • Cerita rakyat
    • Tradisi lisan
  • Taman
  • Geisha
  • Permainan
  • Ikebana
  • Kawaii
  • Sastra
  • Seni bela diri
  • Media
  • Musik
  • Mitologi
  • Nama
  • Onsen / Sentō
  • Olahraga
  • Upacara minum teh
  • Televisi
  • Teater
  • Simbol nasional
    • Kalender
    • Bendera
    • Lambang
    • Lagu kebangsaan
  •  Portal Jepang
  • Category Kategori
  • Outline Garis besar
  • l
  • b
  • s
Pasukan Bela Diri Jepang
   
JSDF flagAngkatan Darat
Bela Diri Jepang
Naval ensign of JapanAngkatan Laut
Bela Diri Jepang
Roundel of the JASDFAngkatan Udara
Bela Diri Jepang
  • l
  • b
  • s
Militer di Asia
Negara berdaulat
  • Afganistan
  • Arab Saudi
  • Armenia
  • Azerbaijan
  • Bahrain
  • Bangladesh
  • Bhutan
  • Brunei
  • Filipina
  • Georgia
  • India
  • Indonesia
  • Iran
  • Irak
  • Israel
  • Jepang
  • Kamboja
  • Kazakhstan
  • Kirgizstan
  • Korea Selatan
  • Korea Utara
  • Kuwait
  • Laos
  • Lebanon
  • Maladewa
  • Malaysia
  • Mesir
  • Mongolia
  • Myanmar
  • Nepal
  • Oman
  • Pakistan
  • Qatar
  • Rusia
  • Singapura
  • Siprus
  • Sri Lanka
  • Suriah
  • Tajikistan
  • Thailand
  • Timor Leste
  • Tiongkok
  • Turki
  • Turkmenistan
  • Uni Emirat Arab
  • Uzbekistan
  • Vietnam
  • Yaman
  • Yordania
Negara dengan pengakuan terbatas
  • Abkhazia
  • Artsakh
  • Ossetia Selatan
  • Palestina
  • Siprus Utara
  • Taiwan
Wilayah dependensi
  • Wilayah Samudra Hindia Britania
  • Pulau Natal
  • Kepulauan Cocos (Keeling)
  • Hong Kong
  • Makau
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
Nasional
  • Jepang
  • Israel

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang
  2. Personel and organisasi
  3. Rantai komando
  4. Angkatan militer
  5. Unit militer
  6. Kebijakan Pertahanan
  7. Dewan Keamanan Nasional
  8. Strategi Keamanan Nasional
  9. Anggaran
  10. Lihat pula
  11. Referensi
  12. Bacaan lanjutan
  13. Pranala luar

Artikel Terkait

Angkatan Darat Bela Diri Jepang

Angkatan Darat Bela Diri Jepang (陸上自衛隊code: ja is deprecated , Rikujō Jieitai), adalah nama dari pasukan militer darat (angkatan darat) Jepang. Dalam bahasa

Angkatan Laut Bela Diri Jepang

Cabang perang maritim militer Jepang

Angkatan Udara Bela Diri Jepang

Angkatan Udara Bela Diri Jepang (航空自衛隊code: ja is deprecated , Kōkū Jieitai), pasukan udara bersenjata dari Pasukan Bela Diri Jepang, yang bertanggung

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026