Jalan Tol Pejagan–Cilacap adalah jalan tol yang akan menghubungkan Pejagan, Kabupaten Brebes dengan Kabupaten Cilacap dengan panjang 93,56 km. Tol ini direncanakan akan melewati Kabupaten Brebes, Tegal, dan Banyumas hingga berakhir di Cilacap dengan percabangan menuju Kabupaten Purbalingga yang melewati wilayah Purwokerto. Jalan Tol Pejagan–Cilacap akan dibangun dan dikelola oleh PT. Jasa Marga (Persero).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Jalan Tol Pejagan–Cilacap | |
|---|---|
| Informasi rute | |
| Dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) | |
| Panjang | 93,56 km (58,14 mi) |
| Berdiri | Sejak 2026 (rencana) |
| Persimpangan besar | |
| Ujung Utara | Jalan Tol Pejagan–Pemalang Menuju Cirebon, Kota Tegal, Brebes Utara, Pekalongan, Semarang |
| Ujung Selatan | |
| Lokasi | |
| Kota | Brebes Tegal Banyumas Percabangan ke Purbalingga Cilacap |
Jalan Tol Pejagan–Cilacap adalah jalan tol yang akan menghubungkan Pejagan, Kabupaten Brebes dengan Kabupaten Cilacap dengan panjang 93,56 km.[1] Tol ini direncanakan akan melewati Kabupaten Brebes, Tegal, dan Banyumas hingga berakhir di Cilacap dengan percabangan menuju Kabupaten Purbalingga yang melewati wilayah Purwokerto.[1] Jalan Tol Pejagan–Cilacap akan dibangun dan dikelola oleh PT. Jasa Marga (Persero).[2][3]
Jalan tol ini merupakan pengembangan lanjutan dari Jalan Tol Trans-Jawa yang akan menghubungkan DKI Jakarta dengan Surabaya melalui lintas selatan Jawa. Jalan tol ini akan menghubungkan Jalan Tol Trans-Jawa bagian utara dengan Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap dan Jalan Tol Yogyakarta–Cilacap bagian selatan.[4][5]
Pada tahun 2024, jalan tol ini berstatus sebagai Proyek Strategis Nasional tingkat 3, namun tetap berada dalam Rencana Umum Jaringan Jalan Tol Kementerian PUPR tahun 2025–2029, dan PT. Jasa Marga selaku pemrakarsa utama proyek ini.[3][4]
Diperkirakan, jalan tol ini akan berdampak pada pemangkasan biaya distribusi logistik secara signifikan serta memangkas waktu tempuh dari Jabodetabek menuju Barlingmascakeb.[6]
Rencana jalan tol ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2016 dan 2017 di bawah prakarsa PT. Jasa Marga dan usulan Bupati Banyumas, Achmad Husein yang saat itu meminta adanya Jalan Tol Pejagan–Wangon dan Tol Ajibarang–Purwokerto.[7][8][9][10][11][12][13] Sedangkan, rencana awal pembangunan jalan tol ini direncanakan pada tahun 2022.[14]
Tujuan utama pembangunan jalan tol ini adalah selain meningkatkan kemudahan akses dari pantai selatan Pulau Jawa yaitu Barlingmascakeb serta Purworejo dan Daerah Istimewa Yogyakarta menuju kawasan pantai utara Jawa diantaranya Cirebon, Bregas dan Pekalongan Raya juga untuk mendukung distribusi barang dan jasa antara wilayah-wilayah tersebut.[8][9][10][12][15] Rencana jalan tol ini disinggung Presiden Joko Widodo ketika sedang berkampanye untuk Pemilihan umum Presiden Indonesia 2019 di GOR Satria, Purwokerto, Banyumas.[5][16][17]
Berdasarkan berita yang beredar, gerbang tol menuju jalan tol akan berlokasi di gerbang tol Brebes Timur, namun penetapan lokasi pasti belum ditentukan oleh Kementerian PUPR.[18] Berdasarkan studi kelayakan, lokasi yang memiliki nilai tertinggi adalah Pejagan–Cilacap.[19][20] Untuk Kabupaten Banyumas, lokasi yang dinilai cocok dilewati tol ini adalah Kecamatan Ajibarang, Wangon dan Purwokerto.[20]
Pada tahun 2020, tol ini telah memasuki tahap pemetaan lokasi lahan terdampak terutama di Kabupaten Brebes yang meliputi Kecamatan Brebes, Jatibarang, Tonjong, Sirampog, Bumiayu dan Paguyangan. Total, tol ini melewati sebanyak 29 desa yang tersebar di 6 kecamatan yang terdapat di Kabupaten Brebes.[19][21]
Menurut Kepala Baperlitbangda (Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan) Kabupaten Brebes, Edy Kusmartono, di Kecamatan Brebes, terdapat tiga desa yang akan dilalui antara lain Lembarawa, Kalimati dan Krasak. Kemudian, di Jatibarang terdapat 5 desa yakni Kalipucang, Kramat, Tembelang, Pedeslohor, Tegal Wulung. Kecamatan Tonjong juga 5 desa yakni Kutamendala, Karang Jongkeng, Purwodadi, Pepedan dan Lingapura. Sedangkan di Kecamatan Sirampog hanya ada dua desa yang meliputi Desa Benda dan Kaliloka. Di Kecamatan Bumiayu akan melewati 6 desa meliputi Pengarutan, Adisana, Langkap, Kalierang, Jatisawit dan Negaradaha. Sementara, di Kecamatan Paguyangan akan melewati Desa Pagojengan, Kretek, Traban, Wanatirta dan Winduaji.[19][21]
Sedangkan, untuk lokasi Kabupaten Tegal, nantinya akan melewati Kecamatan Margasari dan akan terdapat rencana gerbang tol. Kemudian di Bumiayu juga akan ada gerbang tol.[19]
