Hubungan Maladewa dengan Malaysia mengacu pada hubungan luar negeri bilateral antara Maladewa dan Malaysia. Komisariat Tinggi Malaysia di Kolombo, Sri Lanka juga diakreditasi untuk Maladewa, dan Maladewa memiliki Komisariat Tinggi di Kuala Lumpur.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Malaysia |
Maladewa |
|---|---|
| Misi diplomatik | |
| Komisariat Tinggi Malaysia, Kolombo | Komisariat Tinggi Maladewa, Kuala Lumpur |
| Wakil | |
| Komisaris Tinggi Tan Yang Thai | Komisaris Tinggi Mariyam Shabeena Ahmed |
Hubungan Maladewa dengan Malaysia mengacu pada hubungan luar negeri bilateral antara Maladewa dan Malaysia. Komisariat Tinggi Malaysia di Kolombo, Sri Lanka juga diakreditasi untuk Maladewa,[1] dan Maladewa memiliki Komisariat Tinggi di Kuala Lumpur.[2]
Kedua negara merupakan bagian dari Persemakmuran Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerja Sama Islam.
Kedua negara pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Inggris dan hubungan kedua negara telah terjalin sejak tahun 1968.[1] Malaysia telah menjadi salah satu mitra penting bagi Maladewa yang telah memberikan banyak kontribusi terhadap pembangunan Maladewa.[3] Pada tahun 1994 dan 2012, perjanjian tentang layanan udara dan kegiatan kerjasama hukum juga ditandatangani.[3][4] Pada tahun 2013, Mohammed Waheed Hassan yang merupakan Presiden Maladewa mengunjungi mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad untuk meningkatkan hubungan bilateral.[5]
Malaysia merupakan salah satu mitra impor utama bagi Maladewa,[6] dan banyak pelajar Maladewa yang belajar di Malaysia.[7] Salah satu maskapai penerbangan Malaysia, Air Asia, mengoperasikan penerbangan berjadwal ke Maladewa.[8] Maladewa juga berpartisipasi dalam Pasar Pariwisata Islam Dunia di Malaysia untuk meningkatkan industri pariwisata mereka.[9]