Leang Balang atau Gua Balang adalah sebuah gua di Kawasan Karst Maros-Pangkep, Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, wilayah Kabupaten Maros. Dijumpai fauna kupu-kupu langka jenis papilo gigon, yang kini dijadikan sebagai logo Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Gua ini begitu menarik karena terdapat jajaran stalaktit di dalam relung. Gua ini termasuk ke dalam jenis gua prasejarah. Di dalam gua ini menyimpan peninggalan prasejarah berupa sebaran sisa sampah dapur berupa cangkang moluska, porselin, dan gerabah. Bagian dinding gua digunakan sebagai ajang panjat tebing. Dinding guanya tersebut kerap dimanfaatkan sebagai area latihan panjat tebing dengan jalur yang dimulai dari tingkat kesulitan yang rendah hingga menantang. Berdasarkan struktur geologisnya, Gua Balang termasuk gua kekar lembaran.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Gua Balang | |||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Leang Balang, Leang Bulu Ballang, Gua Bulu Ballang, Leang Pakalu, Gua Pakalu | |||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lua error in Modul:Location_map at line 423: Kesalahan format nilai koordinat. | |||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi | Lingkungan Pakalu, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Koordinat | 04°59'31"S 119°39'00,8"E[1] | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Rentang tinggi | 25 meter | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Geologi | karst / batu kapur | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Situs web | visit cagarbudaya kebudayaan | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||
Leang Balang atau Gua Balang (Inggris: Balang Cave ) adalah sebuah gua di Kawasan Karst Maros-Pangkep, Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, wilayah Kabupaten Maros. Dijumpai fauna kupu-kupu langka jenis papilo gigon, yang kini dijadikan sebagai logo Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Gua ini begitu menarik karena terdapat jajaran stalaktit di dalam relung. Gua ini termasuk ke dalam jenis gua prasejarah. Di dalam gua ini menyimpan peninggalan prasejarah berupa sebaran sisa sampah dapur berupa cangkang moluska, porselin, dan gerabah. Bagian dinding gua digunakan sebagai ajang panjat tebing. Dinding guanya tersebut kerap dimanfaatkan sebagai area latihan panjat tebing dengan jalur yang dimulai dari tingkat kesulitan yang rendah hingga menantang. Berdasarkan struktur geologisnya, Gua Balang termasuk gua kekar lembaran.[1][2][3]
Lokasi gua ini secara administratif terletak di wilayah Lingkungan Pakalu, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia. Secara astronomis, gua ini berada pada posisi 04°59'31,6" LS dan 119°39'00,8" BT, dengan tinggi 25 mdpl.[1]