Kejuaraan Dunia FIA Formula Satu musim 2026 adalah sebuah kejuaraan balap mobil yang direncanakan untuk mobil Formula Satu, yang akan menjadi edisi yang ke-77 dari Kejuaraan Dunia Formula Satu. Kejuaraan ini diakui oleh Fédération Internationale de l'Automobile (FIA), badan pengatur olahraga bermotor internasional, sebagai kelas tertinggi kompetisi untuk mobil balap roda terbuka. Kejuaraan ini akan diperebutkan dalam dua puluh empat Grand Prix yang diadakan di seluruh dunia. Pembalap dan tim dijadwalkan untuk bersaing memperebutkan gelar Juara Dunia Pembalap dan Juara Dunia Konstruktor. Lando Norris adalah Juara Dunia Pembalap bertahan, sementara tim McLaren-Mercedes adalah Juara Dunia Konstruktor bertahan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Kejuaraan Dunia Formula Satu FIA 2026 |
|||
| Sebelum: | 2025 | Sesudah: | 2027 |
| Seri pendukung: Kejuaraan FIA Formula 2 Kejuaraan FIA Formula 3 F1 Academy Piala Super Porsche | |||
Kejuaraan Dunia FIA Formula Satu musim 2026 adalah sebuah kejuaraan balap mobil yang direncanakan untuk mobil Formula Satu, yang akan menjadi edisi yang ke-77 dari Kejuaraan Dunia Formula Satu. Kejuaraan ini diakui oleh Fédération Internationale de l'Automobile (FIA), badan pengatur olahraga bermotor internasional, sebagai kelas tertinggi kompetisi untuk mobil balap roda terbuka. Kejuaraan ini akan diperebutkan dalam dua puluh empat Grand Prix yang diadakan di seluruh dunia. Pembalap dan tim dijadwalkan untuk bersaing memperebutkan gelar Juara Dunia Pembalap dan Juara Dunia Konstruktor. Lando Norris adalah Juara Dunia Pembalap bertahan, sementara tim McLaren-Mercedes adalah Juara Dunia Konstruktor bertahan.
Musim 2026 akan menampilkan serangkaian perubahan regulasi besar dengan konfigurasi unit daya yang direvisi dan aerodinamika aktif yang baru. Audi, yang telah mengakuisisi tim Sauber pada musim 2024, dan akan masuk sebagai tim pabrikan dengan mesin sendiri, sementara Cadillac akan melakukan debutnya di seri ini dengan menggunakan mesin Ferrari, menandai pertama kalinya tim kesebelas berlaga sejak musim 2016. Honda, melalui anak perusahaannya, yaitu Honda Racing Corporation, akan menjalin kesepakatan eksklusif dengan Aston Martin sebagai tim pabrikan dan akan memasok mesin setelah mengakhiri hubungan dengan tim Red Bull Racing. Ford akan kembali ke olahraga ini untuk yang pertama kalinya sejak musim 2004, di mana mereka mendukung proyek Red Bull Powertrains dalam menyuplai mesin untuk tim Red Bull Racing dan Racing Bulls. Renault tidak lagi menjadi pemasok mesin karena tim Alpine akan beralih ke mesin Mercedes.
Setiap tim diharuskan mengirimkan setidaknya dua pembalap, satu untuk setiap dua mobil wajib.[1] Semua tim akan bertanding dengan menggunakan ban yang dipasok oleh Pirelli.[2]
Cadillac akan menjadi tim kesebelas, menandai penampilan perdana Cadillac di seri ini dan tim baru yang pertama di grid sejak Haas pada musim 2016. Tim ini akan menggunakan mesin dan girboks Ferrari,[26][27][59][30] dengan rencana untuk mengembangkan mesin mereka sendiri pada musim mendatang. Cadillac sebelumnya telah mencoba memasuki ajang Formula Satu bersama dengan Andretti Global.[60][61]
Tiga produsen mesin baru akan memasuki ajang Formula Satu, bertepatan dengan perubahan regulasi mesin. Audi akan memasuki olahraga ini untuk yang pertama kalinya, setelah mengakuisisi tim Sauber pada tahun 2024. Perusahaan pendahulu Audi, yaitu Auto Union, telah berkompetisi di balapan mobil Grand Prix sebelum Perang Dunia II dan dimulainya Kejuaraan Dunia ini pada musim 1950.[62] Tim ini berlomba pada musim 2024 dan 2025 sebagai Kick Sauber, menggunakan mesin Ferrari, sebelum menjadi tim pabrikan Audi pada musim 2026. Dengan demikian, Ferrari akan memasok tim Haas dan Cadillac sebagai tim pelanggan.[20][63]
Ford akan kembali ke ajang Formula Satu sebagai pemasok mesin untuk yang pertama kalinya sejak menyediakan mesin untuk tim pabrikannya sendiri, yaitu tim Jaguar, dan dua mantan pelanggannya, yaitu tim Jordan dan Minardi, pada musim 2004.[64] Ford akan kembali sebagai mitra Red Bull Powertrains, pemasok mesin untuk tim Red Bull Racing dan tim kedua mereka, yaitu tim Racing Bulls. Honda, yang telah mengurangi partisipasinya dalam ajang Formula Satu pada musim 2021 sambil tetap menjadi mitra Red Bull Powertrains, akan berpisah dari dua tim milik Red Bull tersebut dan meluncurkan kembali program mesin yang sepenuhnya independen di bawah anak perusahaannya, yaitu Honda Racing Corporation. Honda akan menjadi pemasok mesin untuk tim Aston Martin, yang sebelumnya menggunakan unit tenaga Mercedes sejak tim tersebut kembali berpartisipasi dalam olahraga bermotor ini. Honda sebelumnya berkolaborasi dengan pendahulu Aston Martin, yaitu tim Jordan, dari musim 1998 hingga 2002.[11][53][65]
Renault akan berhenti memasok mesin untuk tim Alpine mulai dari musim 2026 setelah meraih hasil yang buruk sejak dimulainya regulasi unit daya hibrida pada musim 2014. Dengan demikian, musim ini akan menjadi musim pertama tanpa keberadaan mesin Renault sejak musim 2000. Alpine sendiri akan menjadi tim pelanggan, alih-alih tim pabrikan penuh, seperti yang telah terjadi sejak Renault mengakuisisi kembali Tim Enstone menjelang musim 2016.[5] Alpine akan menjadi tim pelanggan Mercedes, menggunakan mesin dan girboks mereka mulai dari musim ini dan seterusnya.[6]
Sergio Pérez dan Valtteri Bottas akan kembali ke ajang ini secara penuh waktu bersama dengan tim Cadillac. Pérez sebelumnya telah menandatangani sebuah kontrak yang berdurasi selama dua musim dengan tim Red Bull Racing hingga musim 2026, tetapi kemudian kontrak ini diakhiri berdasarkan kesepakatan bersama di akhir musim 2024. Bottas terakhir kali berkompetisi dengan tim Sauber pada musim 2024 dan merupakan salah satu pembalap cadangan Mercedes pada musim 2025.[37]
Isack Hadjar akan pindah dari tim Racing Bulls ke Red Bull Racing, menggantikan posisi Yuki Tsunoda yang didemosikan tim tersebut menjadi pembalap penguji dan cadangan.[56] Pengganti Hadjar adalah Arvid Lindblad, yang akan dipromosikan dari ajang Formula 2.[54]

Kalender musim 2026 terdiri dari dua puluh empat Grand Prix, sama seperti dua musim sebelumnya.[66] Grand Prix Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi ditunda, sehingga jumlah Grand Prix yang telah dikonfirmasi berkurang menjadi dua puluh dua. Grand Prix Tiongkok, Miami, Kanada, Inggris, Belanda, dan Singapura akan menampilkan format sprint.[67]
Grand Prix Bahrain 2026 dan Grand Prix Arab Saudi 2026 termasuk dalam kalender asli yang diterbitkan oleh Dewan Olahraga Bermotor Dunia dan telah dikontrak untuk musim 2026, tetapi ditunda menyusul pecahnya perang Iran 2026. Kekhawatiran seputar keselamatan setelah pecahnya perang dipertimbangkan, di mana FIA memantau situasi yang terjadi.[69] Pada akhirnya, FIA lebih memilih untuk menunda kedua balapan tersebut tanpa batas waktu,[70] sehingga masih tetap menyisakan opsi untuk menyelenggarakannya di waktu yang lain dalam tahun tersebut.[71] Oleh karena kedua Grand Prix tersebut tadinya akan diadakan terlalu awal di musim ini, maka balapan pengganti tidak dapat diatur dalam waktu yang singkat.[72] Penundaan tersebut juga meluas ke tiga balapan seri pendukung yang rencananya akan diadakan di tempat-tempat tersebut.[70]
Grand Prix Spanyol akan dipindahkan dari Sirkuit Barcelona-Catalunya di Montmeló ke sebuah sirkuit jalan raya yang baru di kota Madrid yang dibangun di sekitar IFEMA.[73] Sirkuit Barcelona-Catalunya akan terus menjadi tuan rumah balapan dengan menggunakan nama "Grand Prix Barcelona-Catalunya".[74] Grand Prix Belanda akan menampilkan format sprint untuk yang pertama kalinya setelah pihak penyelenggara mengumumkan bahwa musim 2026 akan menjadi terakhir kalinya Grand Prix ini akan diadakan.[75] Grand Prix Emilia Romagna di Imola dihentikan setelah kontrak mereka untuk menjadi tuan rumah balapan hingga musim 2025 tidak diperpanjang.[76] Grand Prix Azerbaijan akan diadakan pada hari Sabtu setelah adanya permintaan dari pihak promotor dan pemangku kepentingan pemerintah terkait untuk mengakomodasi Hari Peringatan mereka.[68][77]
Tim akan memiliki kesempatan untuk menjalankan mobil mereka dalam serangkaian tiga pengujian yang terpisah selama tiga hari sebelum musim ini dimulai, yang merupakan sebuah perluasan signifikan jika dibandingkan dengan program pengujian sebelumnya untuk memperhitungkan peraturan sasis dan mesin yang baru.[78]
Regulasi unit daya, aerodinamis, geometri, dan keselamatan, semuanya akan diubah untuk musim 2026.[79]
Untuk musim 2026, limit pengeluaran untuk hal-hal terkait operasional tim dinaikkan dari $135 juta menjadi $215 juta. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan inflasi yang terjadi serta penambahan poin-poin pengeluaran yang sebelumnya tidak diperhitungkan dalam limit tersebut. Poin-poin pengeluaran yang tidak diperhitungkan dalam limit tersebut adalah gaji pembalap, gaji milik tiga orang dengan gaji tertinggi di dalam tim, biaya pemasaran/keramahtamahan, serta investasi infrastruktur.[80][81][82][83] Limit pengeluaran lain untuk pembuatan unit tenaga, yang mulai diterapkan pada musim 2023, juga dinaikkan dari $95 juta menjadi $130 juta untuk musim 2026 dan seterusnya. Hal ini dilakukan untuk mendukung pengembangan mesin hibrida baru.[84][85][86]
Peraturan unit daya yang baru akan diperkenalkan untuk musim 2026.[87][88] Unit daya yang baru ini akan tetap menghasilkan lebih dari 1.000 bhp (750 kW), meskipun tenaganya akan berasal dari sumber yang berbeda. Regulasi mesin akan mempertahankan konfigurasi mesin pembakaran dalam V6 1,6 liter turbocharged yang digunakan sejak musim 2014. Namun, MGU-H (Motor Generator Unit – Heat), yang juga telah digunakan sejak musim 2014, akan dihilangkan, sementara keluaran MGU-K (Motor Generator Unit – Kinetic) akan meningkat menjadi 470 bhp (350 kW) dari 160 bhp (120 kW). Keluaran daya dari bagian pembakaran internal unit daya akan berkurang menjadi 540 bhp (400 kW) dari 850 bhp (630 kW). Laju aliran bahan bakar akan diukur dan dibatasi berdasarkan energi, bukan massa bahan bakar itu sendiri. Unit daya akan menggunakan bahan bakar berkelanjutan yang sepenuhnya sedang dikembangkan oleh ajang Formula Satu.[89][90] Unit-unit daya tersebut diperkirakan akan memulihkan energi listrik dua kali lipat dari sebelumnya.[91]
Dalam rapat Komisi di awal tahun 2025, disepakati untuk menjajaki opsi-opsi pengembangan unit daya bagi produsen yang mungkin tertinggal dari pesaing mereka pada fase pengembangan awal. Komisi juga menyarankan agar komite penasihat terkait meninjau apakah penggunaan energi unit daya baru harus dikurangi dalam balapan dari rencana 470 bhp (350 kW) setelah beberapa tim menyampaikan rasa khawatir tentang kemungkinan mobil mereka kehabisan energi yang dapat digunakan di dalam balapan.[92]
Grand Prix Jepang menyaksikan kecelakaan yang menimpa Oliver Bearman akibat perbedaan kecepatan yang disebabkan oleh penggunaan energi listrik yang lebih banyak dibandingkan pembalap yang lain yang lebih memilih untuk menghemat energi. Perubahan unit daya yang mewajibkan peningkatan penggunaan baterai dan mode penyebaran daya listrik menuai kritik dari para pembalap.[93][94] FIA mengadakan tinjauan dengan para pengembang unit daya pada tanggal 9 April mengenai potensi penyempurnaan peraturan.[95] Salah satu solusinya adalah mengurangi laju penggunaan energi listrik sambil meningkatkan jumlah yang dapat dipanen pada saat sedang mengalami "super clipping", yang merupakan sebuah fenomena yang terjadi ketika baterai diisi daya dengan kecepatan penuh melawan mesin. Tiga pertemuan selanjutnya akan diadakan pada tanggal 15, 16, dan 20 April, di mana opsi lebih lanjut akan dievaluasi dan disepakati oleh perwakilan tim, FIA, Manajemen Formula Satu, dan produsen unit daya.[96]
Pada tanggal 6 Juni 2024, konsep mobil musim 2026 diluncurkan. Konsep ini menampilkan aerodinamika aktif baru pada sayap depan dan belakang. Konsep ini menghilangkan sistem pengurang hambatan, dan digantikan oleh penggantian mode mesin manual yang baru.[97] Jarak sumbu roda dikurangi dari 360 cm (140 in) menjadi 340 cm (130 in), lebarnya dikurangi dari 200 cm (79 in) menjadi 190 cm (75 in), dan massa minimumnya dikurangi sebesar 30 kg (66 pon). Lebar ban juga akan dikurangi sebesar 2,5 cm (0,98 in) pada pasangan ban depan dan sebesar 3,0 cm (1,2 in) pada pasangan ban belakang.[91][98] Lantai akan mengurangi efek tanah untuk meringankan masalah yang dialami oleh mobil pada saat mengalami purposing.[99]
Pada bulan Oktober 2024, FIA mengumumkan bahwa pengurangan gaya turun pada mobil musim 2026 dibandingkan dengan mobil generasi musim 2022–2025 akan lebih sedikit dari yang awalnya diusulkan karena alasan performa dan keselamatan.[100] Lalu, pada akhir bulan ini, FIA mengonfirmasi bahwa pengurangan gaya turun dari mobil generasi musim 2026 akan mencapai sekitar 15%, jauh lebih kecil daripada peraturan yang awalnya dirancang. FIA mengklaim telah memberikan pengurangan gaya turun lebih dari 40% pada mobil generasi musim 2026 jika dibandingkan dengan pendahulunya. Dalam hal selisih waktu putaran, hal ini akan membuat mobil generasi musim 2026 dua detik lebih lambat daripada mobil generasi musim 2022-2025, alih-alih empat detik lebih lambat seperti yang awalnya direncanakan dalam rancangan awal peraturan teknis untuk musim 2026.[101]
Peraturan untuk Struktur Dampak Depan (FIS) akan diperbarui dengan tujuan untuk meningkatkan keselamatan pada saat terjadi tabrakan. Desain FIS dua tahap telah diperkenalkan untuk mengatasi masalah sebelumnya di mana struktur terlepas di dekat sel penyelamat setelah tabrakan utama, sehingga kendaraan rentan terhadap benturan lebih lanjut. Perlindungan intrusi samping, terutama di sekitar kokpit dan sel bahan bakar, juga akan ditingkatkan. Peningkatan ini bertujuan untuk melindungi area kritis mobil pada saat terjadi tabrakan dari samping, sekaligus juga menjaga bobot kendaraan. Kekuatan roll hoop akan ditingkatkan, di mana kali ini roll hoop mampu menahan beban yang meningkat dari 16G menjadi 20G, sejalan dengan standar keselamatan seri mobil roda terbuka yang lainnya. Persyaratan uji beban akan ditingkatkan dari 141 kN menjadi 167 kN.[102]
Untuk lebih melindungi para pembalap dan juga marshal di trek, maka lampu keselamatan lateral akan diwajibkan. Lampu-lampu ini akan menampilkan status Sistem Pemulihan Energi (ERS) mobil pada saat berhenti di trek, sehingga memberikan indikator visual potensi risiko kelistrikan, terutama dalam situasi darurat.[102]
Peraturan seputar sistem penomoran pembalap permanen yang diperkenalkan pada musim 2014 akan diubah. Pembalap akan diizinkan untuk mengubah nomor balapan mereka selama karier mereka dengan seizin FIA dan pembalap lampau yang menggunakan nomor tersebut.[103][104]
Untuk mencegah tim meninggalkan karbon hitam yang berlebihan pada mobil mereka demi menghemat bobot, FIA akan mewajibkan minimal 55% dari luas permukaan jika dilihat dari samping dan atas harus ditutupi oleh corak yang dicat atau diberikan stiker.[105]
Rompi pendingin pembalap akan diwajibkan ketika FIA menyatakan adanya bahaya panas selama akhir pekan balapan berlangsung. Sebelum musim 2026, rompi pendingin bersifat opsional. Selain itu, rompi tersebut akan didesain ulang.[106]
Untuk musim 2026, pengawas balapan akan diberikan opsi untuk melakukan peninjauan ulang berdasarkan bukti-bukti baru. Hal ini berbeda dengan regulasi sebelumnya yang mengharuskan salah satu tim untuk membuat permohonan peninjauan ulang agar peninjauan ulang dapat dilakukan. Tim peserta kejuaraan masih tetap memiliki hak untuk mengajukan permohonan peninjauan ulang. Selain itu, pengambilan keputusan mendesak yang tidak dapat menunggu pelaksanaan acara berikutnya akan melibatkan pengawas balapan yang "tidak terlibat dalam kejuaraan."[107]
Pada musim 2026, persyaratan untuk membuat strategi minimal dua kali pit stop di Grand Prix Monako dihapus.[108] Hal ini diterapkan pada Grand Prix Monako 2025 sebagai upaya untuk mempromosikan balapan yang lebih baik.[109] Namun, tim dan pembalap berpendapat bahwa hal itu tidak meningkatkan kualitas balapan dan peluang untuk menyalip.[110][111]
Tiga uji coba pra-musim telah diadakan, yang merupakan sebuah perluasan yang signifikan jika dibandingkan dengan program pengujian tahun-tahun sebelumnya untuk mengakomodasi peraturan sasis dan mesin yang baru.[112] Tes yang pertama adalah uji coba tertutup yang berlangsung di Sirkuit Barcelona-Catalunya dari tanggal 26 hingga 30 Januari, di mana para tim diizinkan untuk berlaga maksimal tiga dari lima hari. Semua tim berlaga dalam uji coba tertutup tersebut, kecuali tim Williams.[68][113] Lewis Hamilton (Ferrari) berhasil mencatatkan waktu tercepat dalam uji coba yang berlangsung selama lima hari tersebut.[114] Tes yang kedua diadakan di Sirkuit Internasional Bahrain pada tanggal 11–13 Februari, di mana Andrea Kimi Antonelli (Mercedes) berhasil mencatatkan waktu tercepat dalam tes yang berlangsung selama tiga hari tersebut.[115] Tes yang ketiga juga diadakan di tempat yang sama pada tanggal 18–20 Februari, di mana Charles Leclerc (Ferrari) berhasil mencatatkan waktu tercepat dalam tes yang juga berlangsung selama tiga hari tersebut.[68][116]
Pembalap Mercedes, yaitu George Russell, berhasil meraih posisi terdepan untuk balapan pembuka musim di Grand Prix Australia, di depan rekan setimnya, yaitu Kimi Antonelli. Isack Hadjar berhasil lolos babak kualifikasi di posisi ketiga pada debutnya untuk tim Red Bull.[117] Russell kemudian berhasil mengamankan kemenangan, dengan Antonelli yang finis di posisi kedua untuk melengkapi kemenangan satu-dua untuk tim Mercedes. Leclerc finis di posisi ketiga, sementara Hamilton finis di posisi keempat. Juara Dunia Pembalap bertahan, yaitu Lando Norris, finis di posisi kelima untuk tim McLaren, setelah menjadi satu-satunya pembalap tim ini yang memulai jalannya balapan ini setelah Oscar Piastri mengalami kecelakaan pada saat dirinya sedang menuju ke arah grid sebelum balapan ini dimulai. Max Verstappen berhasil naik dari posisi ke-20 di grid, karena sebelumnya mengalami kecelakaan di sesi kualifikasi, untuk finis di posisi keenam, di depan Oliver Bearman dan pembalap pendatang baru Arvid Lindblad. Gabriel Bortoleto dan Pierre Gasly melengkapi posisi sepuluh besar dan posisi perolehan poin. Sebanyak lima pembalap mengundurkan diri dari balapan ini.[118][119][120] Di dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia Pembalap, Russell memimpin untuk yang pertama kalinya di dalam kariernya dengan 25 poin, unggul dari rekan setimnya, yaitu Antonelli, dengan 18 poin dan Leclerc dengan 15 poin.[121]

Russell berhasil meraih posisi terdepan di sprint untuk yang pertama kalinya untuk Grand Prix Tiongkok, dengan mengungguli Antonelli dan Norris.[122] Pada putaran-putaran awal, Hamilton memimpin jalannya sprint, setelah beberapa kali bertukar posisi dengan Russell.[123] Hamilton dan Leclerc bertarung memperebutkan posisi podium, di mana Leclerc unggul. Antonelli turun peringkat di putaran-putaran awal, namun upayanya untuk kembali ke posisi kedua digagalkan oleh penalti karena telah menyebabkan tabrakan dengan Hadjar di putaran pertama, dan pada akhirnya finis di posisi kelima. Dengan demikian, maka posisi podium dilengkapi oleh Russell, Leclerc, dan Hamilton.[124] Antonelli kemudian menjadi peraih posisi terdepan termuda dalam sejarah ajang Formula Satu setelah menempati posisi terdepan untuk balapan utama, sementara rekan setimnya, yaitu Russell, berhasil pulih dari masalah mekanis dan lolos babak kualifikasi di posisi kedua.[125] Sebelum balapan, Norris, Piastri, Bortoleto, dan Albon, semuanya tidak memulai jalannya balapan ini karena mengalami masalah mobil. Pada putaran pembuka, Hamilton memimpin dalam beberapa tikungan pertama, sementara Leclerc berhasil menyalip Russell untuk merebut posisi kedua. Antonelli segera merebut kembali posisi terdepan dari Leclerc dan Hamilton setelah dua putaran. Setelah masalah baterai Stroll yang mengakibatkan dia terhenti di tikungan pertama, sebagian besar pembalap yang pada awalnya menggunakan ban medium beralih ke strategi satu kali pit stop. Dari situ, Antonelli berhasil tetap mempertahankan keunggulan untuk meraih kemenangan perdananya, sementara Hamilton berhasil meraih podium pertamanya sejak Grand Prix Las Vegas 2024. Colapinto juga berhasil mencetak poin pertamanya untuk tim Alpine, dan poin pertamanya sejak Grand Prix Amerika Serikat 2024 di tim Williams.[126]
Antonelli berhasil meraih posisi terdepan untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut untuk Grand Prix Jepang di depan Russell dan Piastri. Setelah turun ke posisi terendah keenam, Antonelli memanfaatkan mobil keselamatan yang keluar dari dalam jalur pit tepat pada waktunya, yang dikeluarkan karena kecelakaan hebat yang menimpa Oliver Bearman dari tim Haas,[127] Antonelli berhasil tetap mempertahankan keunggulannya pada saat dia mengganti ban dengan set yang lebih baru, sementara rekan setimnya, yaitu Russell, finis di posisi keempat setelah sempat turun peringkat hingga disalip oleh kedua pembalap Ferrari (dia hanya berhasil menyalip Hamilton). Kemenangan Antonelli membuat dia meraih kemenangan beruntun pertamanya musim ini, dan menyalip Russell untuk menjadi pemimpin klasemen sementara Kejuaraan Dunia Pembalap termuda; juga menjadi pemimpin klasemen sementara Kejuaraan Dunia Pembalap yang pertama asal Italia sejak Alberto Ascari memimpin, dan kemudian berhasil memenangkan, kejuaraan dunia pembalap musim 1953. Di belakangnya, Piastri, yang mencatatkan start balapan pertamanya musim ini, dan Leclerc berhasil melengkapi posisi podium.[128]
Poin diberikan kepada sepuluh pembalap teratas yang terklasifikasi dalam balapan dan kepada delapan pembalap teratas yang finis di sprint.[130][d] Jika terjadi seri dalam perolehan poin, maka sistem penghitungan mundur digunakan di mana pembalap dengan kemenangan Grand Prix terbanyak diberikan peringkat lebih tinggi. Jika jumlah kemenangan sama, maka jumlah posisi kedua dipertimbangkan, dan seterusnya.[130] Poin diberikan dengan menggunakan sistem sebagai berikut:
| Posisi | Pertama | Kedua | Ketiga | Keempat | Kelima | Keenam | Ketujuh | Kedelapan | Kesembilan | Kesepuluh |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Balapan | 25 | 18 | 15 | 12 | 10 | 8 | 6 | 4 | 2 | 1 |
| Sprint | 8 | 7 | 6 | 5 | 4 | 3 | 2 | 1 | ||
| Sumber:[130] | ||||||||||
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Catatan:
|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Catatan:
Red Bull Ford will provide the power units for both the Oracle Red Bull Racing and Scuderia AlphaTauri teams from 2026 to at least 2030.
Madrid will host the Spanish Grand Prix from 2026 to 2035 on a new city circuit around the capital's IFEMA exhibition centre, Formula One said on Tuesday in an announcement that left Barcelona facing an uncertain future.