Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Daftar sistem poin Kejuaraan Dunia Formula Satu

Berikut adalah daftar sistem poin yang dipergunakan untuk menentukan hasil Kejuaraan Dunia Pembalap dan Konstruktor FIA sejak 1950. Gelar Juara Dunia diberikan kepada pembalap dan konstruktor yang mengumpulkan poin paling banyak sepanjang musim.

artikel daftar Wikimedia
Diperbarui 26 September 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Daftar sistem poin Kejuaraan Dunia Formula Satu
Pada 2002, Michael Schumacher memperoleh 144 poin dari poin maksimum 170.
(pada gambar: mobil 2004)
Formula Satu
Musim berjalan
  • Formula Satu musim 2025
Artikel terkait
  • Sejarah Formula Satu
  • Balapan Formula Satu
  • Regulasi Formula Satu
  • Mobil Formula Satu
  • Mesin Formula Satu
  • Ban Formula Satu
Daftar
  • Pembalap
    • (Pemenang GP
    • Pembalap pole
    • Pembalap lap tercepat
    • Juara
    • Nomor)
  • Konstruktor
    • (Pemenang GP
    • Juara)
  • Pabrikan mesin
    • (Pemenang GP)
    • Musim
    • Grand Prix
    • Sirkuit
  • Pemenang Trofi Promoter Balapan
  • Sistem poin
    • Warna nasional
    • Livery sponsor
    • Bendera balapan
    • Balapan dengan bendera merah
    • Pembalap wanita
    • Penyiar TV
    • Kematian
    • Permainan video
Rekor
  • Pembalap
  • Konstruktor
  • Mesin
  • Ban
  • Balapan
Organisasi
  • FIA
  • Dewan Olahraga Bermotor Dunia FIA
  • Formula One Group
  • Liberty Media
  • Asosiasi kontruktor Formula Satu
  • Asosiasi tim Formula Satu
  • Asosiasi pembalap Grand Prix
  • l
  • b
  • s

Berikut adalah daftar sistem poin yang dipergunakan untuk menentukan hasil Kejuaraan Dunia Pembalap dan Konstruktor FIA sejak 1950. Gelar Juara Dunia diberikan kepada pembalap dan konstruktor yang mengumpulkan poin paling banyak sepanjang musim.

Sistem poin

Musim 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Lap tercepat Hasil terbaik yang dihitung Catatan
1950–1953 8 6 4 3 2 1 4 [1][2]
1954 8 6 4 3 2 1 5 [1][2][3]
1955–1957 8 6 4 3 2 1 5 [1][4][5][6][7]
1958 8 6 4 3 2 1 6 [6][7][8][9][10]
1959 8 6 4 3 2 1 5 [9][10]
1960 8 6 4 3 2 1 6 [9]
1961–1962 9 6 4 3 2 1 5 [9]
1963–1965 9 6 4 3 2 1 6 [9]
1966 9 6 4 3 2 1 5 [7][9][11]
1967 9 6 4 3 2 1 9
(5 dari 6 pertama, 4 dari 5 terakhir)
[7][9][11]
1968 9 6 4 3 2 1 10
(5 dari 6 pertama, 5 dari 6 terakhir)
[9]
1969 9 6 4 3 2 1 9
(5 dari 6 pertama, 4 dari 5 terakhir)
[7][9]
1970 9 6 4 3 2 1 11
(6 dari 7 pertama, 5 dari 6 terakhir)
[7][9]
1971 9 6 4 3 2 1 9
(5 dari 6 pertama, 4 dari 5 terakhir)
[9]
1972 9 6 4 3 2 1 10
(5 dari 6 pertama, 5 dari 6 terakhir)
[9]
1973–1974 9 6 4 3 2 1 13
(7 dari 8 pertama, 6 dari 7 terakhir)
[9]
1975 9 6 4 3 2 1 12
(6 dari 7 pertama, 6 dari 7 terakhir)
[9][12]
1976–1978 9 6 4 3 2 1 14
(7 dari 8 pertama, 7 dari 8 terakhir)
[9]
1979 9 6 4 3 2 1 8
(4 dari 7 pertama, 4 dari 8 terakhir)
[12]
1980 9 6 4 3 2 1 10
(5 dari 7 pertama, 5 dari 7 terakhir)
[12]
1981–1984 9 6 4 3 2 1 Semua [12][13]
1985–1990 9 6 4 3 2 1 11 [12][13]
1991–2002 10 6 4 3 2 1 Semua [12]
2003–2009 10 8 6 5 4 3 2 1 Semua [12]
Sejak 2010 25 18 15 12 10 8 6 4 2 1 Semua [12][14][15]

Catatan

  1. 1 2 3 Tidak ada Kejuaraan Dunia Konstruktor pada 1950 hingga 1957.
  2. 1 2 Poin pembalap dari hasil membalap bersama (shared drive) dibagi rata, tanpa memperdulikan berapa banyak putaran yang ditempuh setiap pembalap.
  3. ↑ Pada Grand Prix F1 Inggris 1954, tujuh pembalap mencetak waktu putaran tercepat yang sama, dan masing-masing memperoleh poin 0.143.
  4. ↑ Pembalap yang berbagi lebih dari satu mobil dalam sebuah balapan hanya memperoleh poin untuk finis terbaiknya.
  5. ↑ Poin pembalap dari hasil membalap bersama (shared drive) dibagi rata, kecuali salah satu pembalap menyelesaikan "jarak yang kurang".
  6. 1 2 Poin dibagi rata antara pembalap yang mencetak waktu putaran tercepat yang sama.
  7. 1 2 3 4 5 6 Mobil Formula 2 ikut serta dalam balapan dengan mobil Formula Satu pada Grand Prix berikut, tetapi tidak berhak memperoleh poin Kejuaraan Dunia.
    • Grand Prix F1 Jerman 1957
    • Grand Prix F1 Jerman 1958
    • Grand Prix F1 Maroko 1958
    • Grand Prix F1 Jerman 1966
    • Grand Prix F1 Jerman 1967
    • Grand Prix F1 Jerman 1969
  8. ↑ Poin tidak lagi diberikan untuk hasil dari membalap bersama (shared drive).
  9. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Hanya pembalap yang memperoleh poin tertinggi dari setiap konstruktor pada sebuah balapan yang diperhitungkan dalam Kejuaraan Konstruktor.
  10. 1 2 Poin untuk putaran tercepat hanya diberikan kepada pembalap, tidak kepada konstruktor
  11. 1 2 Pembalap yang tidak lolos kualifikasi (seperti tidak menyelesaikan jarak tertentu yang dipersyaratkan) tidak memperoleh poin, walaupun mereka finis pada posisi 6 besar.
  12. 1 2 3 4 5 6 7 8 Setengah poin diberikan pada balapan yang dihentikan sebelum menyelesaikan tigaperempat jarak tempuh.
  13. 1 2 Pembalap kedua dari tim yang secara resmi hanya menyertakan satu mobil tidak berhak memperoleh poin. Ini terjadi kepada Jo Gartner (Osella) dan Gerhard Berger (ATS), yang finis kelima dan keenam pada Grand Prix F1 Italia 1984 dan Yannick Dalmas (Larrousse) yang finis kelima pada Grand Prix F1 Australia 1987. Poin mereka tidak diberikan kepada pembalap lain.
  14. ↑ "New points system approved, ex-drivers to assist stewards" 11 December 2009
  15. ↑ "Teams agree to points system tweak" 25 January 2010

Referensi

  • "Formula 1.com – Results archive". Diakses tanggal 2006-12-16.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sistem poin
  2. Catatan
  3. Referensi

Artikel Terkait

Wikimedia Foundation

organisasi amal asal Amerika Serikat

Pemblokiran Wikimedia di Indonesia

pembatasan domain auth.wikimedia.org di Indonesia

Wikikamus bahasa Banjar

Wiktionary berbahasa Banjar

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026