Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Gadolinium(III) klorida

Gadolinium(III) klorida, juga dikenal sebagai gadolinium triklorida, adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus GdCl3. Senyawa ini merupakan padatan nirwarna yang bersifat higroskopis dan larut dalam air. Bentuk heksahidrat GdCl3∙6H2O sering ditemui dan kadang-kadang juga disebut gadolinium triklorida. Spesi Gd3+ menjadi perhatian khusus karena ion ini memiliki jumlah spin tak berpasangan yang paling banyak, setidaknya untuk unsur kimia yang telah diketahui. Dengan tujuh elektron valensi dan tujuh orbital-f yang tersedia, ketujuh elektron tersebut tidak berpasangan dan tersusun secara simetris di sekeliling atom gadolinium. Magnetisme dan simetri yang tinggi membuat Gd3+ menjadi komponen yang berguna dalam spektroskopi NMR dan MRI.

senyawa kimia
Diperbarui 8 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gadolinium(III) klorida
Gadolinium(III) klorida
Nama
Nama IUPAC
Gadolinium(III) klorida
Nama lain
Gadolinium triklorida
Gadolinium klorida
Penanda
Nomor CAS
  • 10138-52-0 checkY
  • 19423-81-5 (heksahidrat) N
Model 3D (JSmol)
  • Gambar interaktif
ChEBI
  • CHEBI:37288 checkY
ChEMBL
  • ChEMBL1697696 N
ChemSpider
  • 55406 checkY
Nomor EC
PubChem CID
  • 61486
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • P7082WY76D checkY
CompTox Dashboard (EPA)
  • DTXSID2044761 Sunting di Wikidata
InChI
  • InChI=1S/3ClH.Gd/h3*1H;/q;;;+3/p-3 checkY
    Key: MEANOSLIBWSCIT-UHFFFAOYSA-K checkY
  • InChI=1/3ClH.Gd/h3*1H;/q;;;+3/p-3
    Key: MEANOSLIBWSCIT-DFZHHIFOAP
SMILES
  • Cl[Gd](Cl)Cl
Sifat
Rumus kimia
GdCl3
Massa molar 263,61 g/mol
Penampilan Kristal putih
higroskopis
Densitas 4,52 g/cm3
Titik lebur 609 °C (1.128 °F; 882 K)
Titik didih 1.580 °C (2.880 °F; 1.850 K)
Kelarutan dalam air
94,65 g/100 mL, 25 °C[1]
Suseptibilitas magnetik (χ)
+27,930·10−6 cm3/mol
Struktur
Struktur kristal
Heksagonal, hP8
Grup ruang
P63/m, No. 176
Senyawa terkait
Anion lain
Gadolinium(III) fluorida
Gadolinium(III) bromida
Gadolinium(III) iodida
Gadolinium(III) oksida
Kation lainnya
Europium(III) klorida
Terbium(III) klorida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi
Chemical compoundTemplat:SHORTDESC:Chemical compound

Gadolinium(III) klorida, juga dikenal sebagai gadolinium triklorida, adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus GdCl3. Senyawa ini merupakan padatan nirwarna yang bersifat higroskopis dan larut dalam air. Bentuk heksahidrat GdCl3∙6H2O sering ditemui dan kadang-kadang juga disebut gadolinium triklorida. Spesi Gd3+ menjadi perhatian khusus karena ion ini memiliki jumlah spin tak berpasangan yang paling banyak, setidaknya untuk unsur kimia yang telah diketahui. Dengan tujuh elektron valensi dan tujuh orbital-f yang tersedia, ketujuh elektron tersebut tidak berpasangan dan tersusun secara simetris di sekeliling atom gadolinium. Magnetisme dan simetri yang tinggi membuat Gd3+ menjadi komponen yang berguna dalam spektroskopi NMR dan MRI.

Pembuatan

GdCl3 biasanya dibuat melalui rute "amonium klorida", yang melibatkan sintesis awal (NH4)2[GdCl5]. Bahan ini dapat dibuat dari bahan awal yang umum pada suhu reaksi 230 °C dari gadolinium(III) oksida:[2]

10 NH4Cl + Gd2O3 → 2 (NH4)2[GdCl5] + 6 NH3 + 3 H2O

dari gadolinium(III) klorida terhidrasi:

4 NH4Cl + 2 GdCl3∙6H2O → 2 (NH4)2[GdCl5] + 12 H2O

dari logam gadolinium:

10 NH4Cl + 2 Gd → 2 (NH4)2[GdCl5] + 6 NH3 + 3 H2

Pada langkah kedua, bentuk pentaklorida akan terurai pada suhu 300 °C:

(NH4)2[GdCl5] → GdCl3 + 2 NH4Cl

Reaksi pirolisis ini berlangsung melalui perantaraan NH4[Gd2Cl7].

Rute amonium klorida lebih populer dan lebih murah daripada metode lainnya. Namun, GdCl3 juga dapat disintesis melalui reaksi Gd padat pada suhu 600 °C dalam aliran HCl.[3]

Gd + 3 HCl → GdCl3 + 3/2 H2

Gadolinium(III) klorida juga membentuk heksahidrat, GdCl3∙6H2O. Heksahidrat ini dibuat dengan gadolinium(III) oksida (atau klorida) dalam HCl pekat yang diikuti dengan penguapan.[4]

Struktur

GdCl3 mengkristal dengan struktur UCl3 heksagonal, seperti yang terlihat pada senyawa triklorida 4f lainnya dari La, Ce, Pr, Nd, Pm, Sm, dan Eu.[5] Senyawa berikut ini mengkristal dalam motif YCl3: DyCl3, HoCl3, ErCl3, TmCl3, YbCl3, LuCl3, dan YCl3. Motif UCl3 menampilkan logam 9-koordinat dengan koordinasi sferis prisma trigonal bertudung-tiga. Dalam bentuk heksahidrat dari gadolinium(III) klorida serta senyawa triklorida dan tribromida 4f yang lebih kecil lainnya, enam molekul H2O dan dua ion Cl− berkoordinasi dengan kation yang menghasilkan gugus koordinasi 8.

Sifat, dengan aplikasi untuk MRI

Garam gadolinium merupakan minat utama untuk agen relaksasi dalam pencitraan resonansi magnetik (magnetic resonance imaging, MRI). Teknik ini memanfaatkan fakta bahwa Gd3+ memiliki konfigurasi elektron f7. Tujuh adalah jumlah spin elektron tak berpasangan terbesar yang mungkin dimiliki oleh sebuah atom, sehingga Gd3+ merupakan komponen kunci dalam desain kompleks yang sangat paramagnetik.[6] Untuk menghasilkan agen relaksasi, sumber Gd3+ seperti GdCl3∙6H2O diubah menjadi kompleks koordinasi. GdCl3∙6H2O tidak dapat digunakan sebagai agen kontras MRI karena kelarutannya yang rendah dalam air pada pH tubuh yang mendekati netral.[7] Gadolinium(III) "bebas", misalnya [GdCl2(H2O)6]+, bersifat toksik, sehingga agen pengelat sangat penting untuk aplikasi biomedis. Ligan monodentat atau bahkan bidentat sederhana tidak akan cukup karena mereka tidak tetap terikat pada Gd3+ Gd3 dalam larutan. Oleh karena itu, diperlukan ligan dengan bilangan koordinasi yang lebih tinggi. Kandidat yang jelas adalah EDTA4−, asam etilenadiaminatetraasetat, yang merupakan ligan heksadentat yang umum digunakan untuk kompleks logam transisi. Namun, lantanida menunjukkan bilangan koordinasi lebih besar dari enam, sehingga digunakan aminokarboksilat yang lebih besar.

Salah satu agen pengelat yang representatif adalah H5DTPA, asam dietilenatriaminapentaasetat.[8] Pengelatan pada basa konjugat dari ligan ini akan meningkatkan kelarutan Gd3+ pada pH tubuh netral dan masih memungkinkan adanya efek paramagnetik yang diperlukan untuk agen kontras MRI. Ligan DTPA5− berikatan dengan Gd melalui lima atom oksigen dari karboksilat dan tiga atom nitrogen dari amina. Tersisa tempat pengikatan ke-9 yang ditempati oleh molekul air. Pertukaran cepat dari ligan air ini dengan air curah adalah alasan utama untuk sifat peningkatan sinyal dari kelat. Struktur [Gd(DTPA)(H2O)]2− ada prisma trigonal bertudung-tiga terdistorsi.

Berikut ini adalah reaksi pembentukan Gd-DTPA:

Pembuatan Gd-DTPA

Referensi

  1. ↑ Saeger, Victor William; Spedding, F. H. (November 1960). Some physical properties of rare-earth chlorides in aqueous solution. Ames Laboratory Technical Reports 46. hlm. 38. Diakses tanggal 16 Februari 2024.
  2. ↑ 3</sub>"},"volume":{"wt":"25"},"year":{"wt":"1989"},"pages":{"wt":"146–150"},"doi":{"wt":"10.1002/9780470132562.ch35"},"isbn":{"wt":"978-0-470-13256-2"},"series":{"wt":"Inorganic Syntheses"}},"i":0}}]}' id="mw3Q"/>Meyer, G. (1989). The Ammonium Chloride Route to Anhydrous Rare Earth Chlorides-The Example of YCl3. Inorganic Syntheses. Vol. 25. hlm. 146–150. doi:10.1002/9780470132562.ch35. ISBN 978-0-470-13256-2.
  3. ↑ Corbett, John D. (1983). "Trichlorides of the Rare Earth Elements, Yttrium, and Scandium". Inorganic Syntheses. Inorganic Syntheses. Vol. 22. hlm. 39–42. doi:10.1002/9780470132531.ch8. ISBN 978-0-470-13253-1.
  4. ↑ Quill, L. L.; Clink, George L. (1967). "Preparation of Lanthanide Chloride Methanolates Using 2,2-Dimethoxypropane". Inorganic Chemistry. 6 (7): 1433–1435. doi:10.1021/ic50053a032.
  5. ↑ Wells, A.F. (1984). Structural Inorganic Chemistry. Oxford: Clarendon Press.
  6. ↑ Raduchel, B.; Weinmann, H.; Muhler, A. (1996). "Gadolinium Chelates: Chemistry, Safety, & Behavior". Encyclopedia of Nuclear Magnetic Resonance. 4: 2166–2172.
  7. ↑ Spencer, A. J.; Wilson, S. A.; Batchelor, J.; Reid, A.; Pees, J.; Harpur, E. (1997). "Gadolinium Chloride Toxicity in the Rat". Toxicologic Pathology. 25 (3): 245–255. doi:10.1177/019262339702500301. ISSN 0192-6233. PMID 9210255. S2CID 19838648.
  8. ↑ Aime, S.; Botta, Mauro; Dastru, Walter; Fasano, Mauro; Panero, Maurizio; Arnelli, Aldo (1993). "Synthesis and Characterization of a Novel DPTA-like Gadolinium(III) Complex: A Potential Reagent for the Determination of Glycated Proteins by Water Proton NMR Relaxation Measurements". Inorganic Chemistry. 32 (10): 2068–2071. doi:10.1021/ic00062a031.
  • "Gadolinium". Magnetic Resonance TIP-MRI Database. Diakses tanggal 16 Februari 2024.
  • "Gadolinium". Webelements. Diakses tanggal 10 Februari 2024.
  • l
  • b
  • s
Senyawa gadolinium
Gadolinium(III)
  • GdF3
  • GdCl3
  • GdBr3
  • GdI2
  • GdI3
  • GdN
  • Gd2O3
  • Gd2O2S
  • Gd(OH)3
  • GdP
  • Gd2(SO4)3
  • Gd(NO3)3
  • Gd2(C2O4)3
  • Gd(ReO4)3
  • Gd3Ga5O12
  • Gd(CH3COO)3
  • Gd2SiO5
Organogadolinium(III)
  • Gd(C5H7O2)3
  • l
  • b
  • s
Garam dan derivat kovalen ion klorida
HCl He
LiCl BeCl2 BCl3
B2Cl4
CCl4 NCl3
ClN3
Cl2O
ClO2
Cl2O7
ClF
ClF3
ClF5
Ne
NaCl MgCl2 AlCl
AlCl3
SiCl4 P2Cl4
PCl3
PCl5
S2Cl2
SCl2
SCl4
Cl2 Ar
KCl CaCl
CaCl2
ScCl3 TiCl2
TiCl3
TiCl4
VCl2
VCl3
VCl4
VCl5
CrCl2
CrCl3
CrCl4
MnCl2 FeCl2
FeCl3
CoCl2
CoCl3
NiCl2 CuCl
CuCl2
ZnCl2 GaCl2
GaCl3
GeCl2
GeCl4
AsCl3
AsCl5
Se2Cl2
SeCl4
BrCl KrCl
RbCl SrCl2 YCl3 ZrCl3
ZrCl4
NbCl4
NbCl5
MoCl2
MoCl3
MoCl4
MoCl5
MoCl6
TcCl4 RuCl3 RhCl3 PdCl2 AgCl CdCl2 InCl
InCl2
InCl3
SnCl2
SnCl4
SbCl3
SbCl5
Te3Cl2
TeCl4
ICl
ICl3
XeCl
XeCl2
CsCl BaCl2   HfCl4 TaCl5 WCl2
WCl3
WCl4
WCl5
WCl6
Re3Cl9
ReCl4
ReCl5
ReCl6
OsCl4 IrCl2
IrCl3
IrCl4
PtCl2
PtCl4
AuCl
AuCl3
Hg2Cl2,
HgCl2
TlCl PbCl2,
PbCl4
BiCl3 PoCl2,
PoCl4
AtCl RnCl2
FrCl RaCl2   Rf Db Sg Bh Hs Mt Ds Rg Cn Nh Fl Mc Lv Ts Og
↓
LaCl3 CeCl3 PrCl3 NdCl2,
NdCl3
PmCl3 SmCl2,
SmCl3
EuCl2,
EuCl3
GdCl3 TbCl3 DyCl2,
DyCl3
HoCl3 ErCl3 TmCl2
TmCl3
YbCl2
YbCl3
LuCl3
AcCl3 ThCl4 PaCl5 UCl3
UCl4
UCl5
UCl6
NpCl4 PuCl3 AmCl2
AmCl3
CmCl3 BkCl3 CfCl3 EsCl3 Fm Md No LrCl3
  • l
  • b
  • s
Senyawa halida dari lantanida
La Ce Pr Nd Pm Sm Eu Gd Tb Dy Ho Er Tm Yb Lu
+4 CeF4 PrF4 NdF4 TbF4 DyF4
+3 LaF3
LaCl3
LaBr3
LaI3
CeF3
CeCl3
CeBr3
CeI3
PrF3
PrCl3
PrBr3
PrI3
NdF3
NdCl3
NdBr3
NdI3
PmF3
PmCl3
PmBr3
PmI3
SmF3
SmCl3
SmBr3
SmI3
EuF3
EuCl3
EuBr3
EuI3
GdF3
GdCl3
GdBr3
GdI3
TbF3
TbCl3
TbBr3
TbI3
DyF3
DyCl3
DyBr3
DyI3
HoF3
HoCl3
HoBr3
HoI3
ErF3
ErCl3
ErBr3
ErI3
TmF3
TmCl3
TmBr3
TmI3
YbF3
YbCl3
YbBr3
YbI3
LuF3
LuCl3
LuBr3
LuI3
+2 LaI2 CeI2 PrI2 NdF2
NdCl2
NdBr2
NdI2
SmF2
SmCl2
SmBr2
SmI2
EuF2
EuCl2
EuBr2
EuI2
GdI2 DyF2
DyCl2
DyBr2
DyI2
TmF2
TmCl2
TmBr2
TmI2
YbF2
YbCl2
YbBr2
YbI2

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pembuatan
  2. Struktur
  3. Sifat, dengan aplikasi untuk MRI
  4. Referensi

Artikel Terkait

Senyawa kimia

sifat fisik

Kimia

Ilmu pengetahuan tentang susunan, sifat, dan reaksi suatu unsur atau zat

Tata nama senyawa kimia

Seperangkat aturan pembuatan nama sistematik untuk senyawa kimia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026