Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Praseodimium diiodida

Praseodimium diiodida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus empiris PrI2, yang terdiri dari praseodimium dan iodin. Senyawa ini adalah sebuah elektrida, dengan rumus ionik Pr3+(I−)2e−, dan oleh karena itu bukan merupakan senyawa praseodimium(II) yang sebenarnya.

senyawa kimia
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Praseodimium diiodida
Praseodimium diiodida
Penanda
Nomor CAS
  • 65530-47-4
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
Sifat
Rumus kimia
I2Pr
Massa molar 394,72 g·mol−1
Penampilan Padatan perunggu[1][2]
Titik lebur 758 °C[1][2]
Senyawa terkait
Kation lainnya
Lantanum diiodida
Serium diiodida
Neodimium diiodida
Senyawa terkait
Praseodimium triiodida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi
Chemical compoundTemplat:SHORTDESC:Chemical compound

Praseodimium diiodida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus empiris PrI2, yang terdiri dari praseodimium dan iodin. Senyawa ini adalah sebuah elektrida, dengan rumus ionik Pr3+(I−)2e−,[2] dan oleh karena itu bukan merupakan senyawa praseodimium(II) yang sebenarnya.

Pembuatan

Praseodimium diiodida dapat diperoleh dengan mereaksikan praseodimium triiodida dengan logam praseodimium pada suhu 800 °C hingga 900 °C dalam atmosfer lengai:[3]

Pr + 2 PrI3 → 3 PrI2

Senyawa ini juga dapat diperoleh dengan mereaksikan praseodimium dengan raksa(II) iodida di mana praseodimium menggantikan raksa:[3]

Pr + HgI2 → PrI2 + Hg

Praseodimium diiodida pertama kali diperoleh oleh John D. Corbett pada tahun 1961.[4]

Sifat

Praseodimium diiodida merupakan padatan buram berwarna perunggu dengan kilau metalik yang dapat larut dalam air.[3] Kilauan dan konduktivitasnya yang sangat tinggi dapat dijelaskan dengan rumus {PrIII,2I−,e−}, dengan satu elektron per pusat logam terdelokalisasi dalam pita konduksi.[2]

Senyawa ini sangat higroskopis, dan hanya dapat disimpan dan ditangani di bawah gas lengai yang dikeringkan dengan hati-hati atau di bawah vakum tinggi.[butuh rujukan] Di udara, ia berubah menjadi hidrat dengan menyerap uap air, namun bentuk hidrat ini tidak stabil dan cepat berubah menjadi praseodimium oksida iodida seiring dengan evolusi hidrogen:[butuh rujukan]

2PrI2 + 2H2O → 2PrOI + H2↑ + 2HI

Dengan air, proses ini berlangsung lebih cepat.[3]

Praseodimium diiodida mempunyai lima struktur kristal, yaitu struktur MoSi2, struktur MoS2 heksagonal, struktur MoS2 trigonal, struktur CdCl2, dan struktur spinel.[5] Praseodimium diiodida dengan struktur CdCl2 termasuk ke dalam sistem kristal trigonal, dengan grup ruang R3m (No. 166), parameter kisi a = 426,5 pm dan c = 2247,1 pm; tetapi, praseodimium diiodida dengan struktur spinel termasuk ke dalam sistem kristal kubik,[6] dengan grup ruang F43 (No. 216), dan parameter kisi a = 1239,9 pm.[7]

Referensi

  1. 1 2 Haynes, William M. (2012). CRC handbook of chemistry and physics : a ready-reference book of chemical and physical data. Boca Raton, Florida: CRC. hlm. 84. ISBN 978-1-4398-8049-4. OCLC 793213751.
  2. 1 2 3 4 Greenwood, Norman N.; Earnshaw, A. (1997), Chemistry of the Elements (Edisi 2), Oxford: Butterworth-Heinemann, hlm. 1240–1242, ISBN 0-7506-3365-4 Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  3. 1 2 3 4 hrsg. von Georg Brauer. Unter Mitarb. von M. Baudler (1975). Handbuch der präparativen anorganischen Chemie / 1 (dalam bahasa Jerman). Stuttgart: Enke. hlm. 1081. ISBN 3-432-02328-6. OCLC 310719485.
  4. ↑ Meyer, G.; Naumann, Dieter; Wesemann, Lars (2006). Inorganic chemistry in focus. III. Weinheim: Wiley-VCH. hlm. 45. ISBN 978-3-527-60993-2. OCLC 86225074.
  5. ↑ Riedel, Erwin; Alsfasser, Ralf (2007). Moderne anorganische Chemie : mit CD-ROM : [133 Tabellen] (dalam bahasa Jerman). Berlin: Gruyter. hlm. 366. ISBN 978-3-11-019060-1. OCLC 237200027.
  6. ↑ Warkentin, E.; Bärnighausen, H. (1979). "Die Kristallstruktur von Praseodymdiiodid (Modifikation V)". Z. anorg. allg. Chem. 459: 187–200. doi:10.1002/zaac.19794590120.
  7. ↑ 2</sub>, revisited by synthesis, structure determination and theory"},"journal":{"wt":"[[Journal of Alloys and Compounds|J. Alloys Compd.]]"},"publisher":{"wt":"Elsevier BV"},"volume":{"wt":"380"},"issue":{"wt":"1–2"},"year":{"wt":"2004"},"issn":{"wt":"0925-8388"},"doi":{"wt":"10.1016/j.jallcom.2004.03.046"},"pages":{"wt":"211–218"}},"i":0}}]}' id="mw9g"/>Gerlitzki, Niels; Meyer, Gerd; Mudring, Anja-Verena; Corbett, John D. (2004). "Praseodymium diiodide, PrI2, revisited by synthesis, structure determination and theory". J. Alloys Compd. 380 (1–2). Elsevier BV: 211–218. doi:10.1016/j.jallcom.2004.03.046. ISSN 0925-8388.
  • l
  • b
  • s
Senyawa praseodimium
Pr(II)
  • PrI2
  • PrSe
Pr(III)
  • Pr(NO3)3
  • Pr2(SO4)3
  • Pr2(SeO4)3
  • PrF3
  • PrCl3
  • PrBr3
  • PrI3
  • PrN
  • PrP
  • PrAs
  • PrSb
  • PrBi
  • PrOI
  • Pr(CH3COO)3
  • Pr(OH)3
  • Pr2O3
  • Pr2S3
  • Pr(ClO4)3
  • Pr(BrO3)3
  • PrPO4
  • Pr(C5H7O2)3
  • PrAsO4
  • PrScO3
  • C6O12Pr2
Senyawa organopraseodimium(III)
  • Pr2(CO3)3
  • Pr2(C2O4)3
Pr(III,IV)
  • Pr6O11
Pr(IV)
  • PrF4
  • PrO2
Pr(V)
  • PrNO
  • l
  • b
  • s
Garam dan turunan kovalen dari ion iodida
HI
+H
He
LiI BeI2 BI3
+BO3
CI4
+C
NI3
NH4I
+N
I2O4
I2O5
I4O9
IF
IF3
IF5
IF7
Ne
NaI MgI2 AlI
AlI3
SiI4 PI3
P2I4
+P
PI5
S2I2 ICl
ICl3
Ar
KI CaI2 ScI3 TiI2
TiI3
TiI4
VI2
VI3
CrI2
CrI3
MnI2 FeI2
FeI3
CoI2 NiI2
-Ni
CuI ZnI2 GaI
GaI3
GeI2
GeI4
+Ge
AsI3
As2I4
+As
Se IBr
IBr3
Kr
RbI
RbI3
SrI2 YI3 ZrI2
ZrI3
ZrI4
NbI4
NbI5
MoI2
MoI3
TcI3 RuI3 RhI3 PdI2 AgI CdI2 InI
InI3
SnI2
SnI4
SbI3
+Sb
TeI4
+Te
I− Xe
CsI
CsI3
BaI2   LuI3 HfI3
HfI4
TaI4
TaI5
WI2
WI3
WI4
ReI3
ReI4
OsI
OsI2
OsI3
IrI3
IrI4
PtI2
PtI4
AuI
AuI3
Hg2I2
HgI2
TlI
TlI3
PbI2 BiI3 PoI2
PoI4
AtI Rn
Fr RaI2   Lr Rf Db Sg Bh Hs Mt Ds Rg Cn Nh Fl Mc Lv Ts Og
↓
LaI2
LaI3
CeI2
CeI3
PrI2
PrI3
NdI2
NdI3
PmI3 SmI2
SmI3
EuI2
EuI3
GdI2
GdI3
TbI3 DyI2
DyI3
HoI3 ErI3 TmI2
TmI3
YbI2
YbI3
AcI3 ThI2
ThI3
ThI4
PaI4
PaI5
UI3
UI4
NpI3 PuI3 AmI2
AmI3
CmI3 BkI3 CfI2
CfI3
EsI2
EsI3
Fm Md No
  • l
  • b
  • s
Senyawa halida dari lantanida
La Ce Pr Nd Pm Sm Eu Gd Tb Dy Ho Er Tm Yb Lu
+4 CeF4 PrF4 NdF4 TbF4 DyF4
+3 LaF3
LaCl3
LaBr3
LaI3
CeF3
CeCl3
CeBr3
CeI3
PrF3
PrCl3
PrBr3
PrI3
NdF3
NdCl3
NdBr3
NdI3
PmF3
PmCl3
PmBr3
PmI3
SmF3
SmCl3
SmBr3
SmI3
EuF3
EuCl3
EuBr3
EuI3
GdF3
GdCl3
GdBr3
GdI3
TbF3
TbCl3
TbBr3
TbI3
DyF3
DyCl3
DyBr3
DyI3
HoF3
HoCl3
HoBr3
HoI3
ErF3
ErCl3
ErBr3
ErI3
TmF3
TmCl3
TmBr3
TmI3
YbF3
YbCl3
YbBr3
YbI3
LuF3
LuCl3
LuBr3
LuI3
+2 LaI2 CeI2 PrI2 NdF2
NdCl2
NdBr2
NdI2
SmF2
SmCl2
SmBr2
SmI2
EuF2
EuCl2
EuBr2
EuI2
GdI2 DyF2
DyCl2
DyBr2
DyI2
TmF2
TmCl2
TmBr2
TmI2
YbF2
YbCl2
YbBr2
YbI2

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pembuatan
  2. Sifat
  3. Referensi

Artikel Terkait

Senyawa kimia

sifat fisik

Kimia

Ilmu pengetahuan tentang susunan, sifat, dan reaksi suatu unsur atau zat

Tata nama senyawa kimia

Seperangkat aturan pembuatan nama sistematik untuk senyawa kimia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026