Ei-ichi Negishi adalah seorang profesor dalam bidang kimia yang banyak dikenal dengan reaksi penggandengan Negishi dari Universitas Purdue, Amerika Serikat. Negishi mendapat hadiah Nobel untuk bidang kimia tahun 2010 bersama-sama dengan Richard F. Heck dan Akira Suzuki untuk hasil kerja dan riset mereka mengenai penggandengan silang (cross-coupling) pada katalisator paladium di dalam sintesis organik.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Ei-ichi Negishi | |
|---|---|
Negishi pada tahun 2010 | |
| Nama asal | 根岸英一 |
| Lahir | (1935-07-14)14 Juli 1935 Hsinking, Manchukuo (sekarang Changchun, Jilin, Tiongkok) |
| Meninggal | 6 Juni 2021(2021-06-06) (umur 85) Indianapolis, Indiana, A.S. |
| Tempat tinggal | Amerika Serikat |
| Kebangsaan | Jepang |
| Kewarganegaraan | Jepang[1] |
| Almamater | Universitas Tokyo Universitas Pennsylvania |
| Dikenal atas | Penggandengan Negishi |
| Suami/istri | Sumire Suzuki
(m. 1959; meninggal 2018) |
| Anak | 2 |
| Penghargaan | Sir Edward Frankland Prize Lectureship (2000) Penghargaan Nobel Kimia (2010) Person of Cultural Merit (2010) Order of Culture (2010) |
| Karier ilmiah | |
| Bidang | Kimia |
| Institusi | Teijin Universitas Purdue Universitas Syracuse Universitas Hokkaido |
| Pembimbing doktoral | Allan R. Day |
| Terinspirasi | Herbert Charles Brown |
Ei-ichi Negishi (根岸 英一code: ja is deprecated , Negishi Eiichi) (14 Juli 1935 – 6 Juni 2021) adalah seorang profesor dalam bidang kimia yang banyak dikenal dengan reaksi penggandengan Negishi dari Universitas Purdue, Amerika Serikat. Negishi mendapat hadiah Nobel untuk bidang kimia tahun 2010 bersama-sama dengan Richard F. Heck dan Akira Suzuki untuk hasil kerja dan riset mereka mengenai penggandengan silang (cross-coupling) pada katalisator paladium di dalam sintesis organik.[butuh rujukan]