Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Bahasa Jawa Kedu

Bahasa Jawa Kedu atau Dialek Kedu adalah sebuah dialek bahasa Jawa modern yang dituturkan di wilayah Keresidenan Kedu, tersebar di Kabupaten dan Kota Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Purworejo, bagian tenggara Kabupaten Wonosobo dan ujung timur Kabupaten Kebumen. Dialek Ini merupakan perpaduan Dialek Surakarta-Yogyakarta dengan Dialek Banyumasan, sehingga penutur dialek kedu terlihat seperti menuturkan kedua dialek secara bersamaan, walaupun juga terdapat variasi kosakata lokal. Bahasa Jawa Kedu juga merupakan turunan dari Bahasa Jawa Pertengahan dan memiliki banyak kemiripan dengan dialek bahasa Jawa modern lainnya terutama rumpun dialek Tengah dan Kulon karena posisi dialek kedu berada di perbatasan kedua dialek.

bagian dari rumpun bahasa Austronesia
Diperbarui 11 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bahasa Jawa Kedu
Bahasa Jawa Kedu
ꦧꦱꦗꦮꦏꦼꦣꦸ
Basa Jawa Kêdu
Dituturkan diIndonesia, Suriname, Belanda, Kaledonia Baru
WilayahKedu (Jawa Tengah)
Penutur
Rumpun bahasa
Lihat sumber templat}}
Beberapa pesan mungkin terpotong pada perangkat mobile, apabila hal tersebut terjadi, silakan kunjungi halaman ini
Klasifikasi bahasa ini dimunculkan secara otomatis dalam rangka penyeragaman padanan, beberapa parameter telah ditanggalkan dan digantikam oleh templat.
  • Austronesia Lihat butir Wikidata
    • Melayu-Polinesia Lihat butir Wikidata
      • Jawanik Lihat butir Wikidata
        Cari tahu mengapa.Halaman Jawanik masuk dalam cabang rumpun dari Sunda-Sulawesi yang oleh ahli linguistika dianggap usang dan telah digantikan oleh Melayu-Polinesia.
        • Jawa Lihat butir Wikidata
          • Dialek Tengah
            • Mataraman
              • Jawa Kedu
Tampilkan klasifikasi manual
  • bahasa manusia
    • Austro-Tai
      • Austronesia
        • Melayu-Polinesia
          • bahasa Jawa Suntingan nilai di Wikidata
            • Jawa Kedu
    Tampilkan klasifikasi otomatis
    Posisi bahasa Jawa Kedu dalam dialek-dialek bahasa Jawa Sunting klasifikasi ini

    Catatan:

    Simbol "†" menandai bahwa bahasa tersebut telah atau diperkirakan telah punah
    • Jawa Modern
      • Barat
        • Banten-Cirebon
          • Banten Utara
          • Indramayu
          • Cirebon
        • Pesisir Lor
          • Tegal-Brebes
          • Pemalang
        • Pekalongan
        • Banyumasan
      • Tengah
        • Bagelen-Kedu
          • Bagelen
          • Kedu
        • Mataram
          • Solo-Yogya
          • Semarang-Demak-Kudus-Jepara
            • Semarang
            • Kudus
        • Blora
        • Madiun-Kediri
      • Timur
        • Arekan
          • Jombang
          • Surabaya
          • Malang-Pasuruan
          • Lumajang
        • Gresik
          • Diponggo
        • Tengger
        • Using-Banyuwangi
      • Mancadwipa
        • Karibia
        • Kaledonia Baru
    Sistem penulisan
    • Aksara Jawa
    • Abjad Pegon
    • Alfabet Latin
    Status resmi
    Diatur olehBalai Bahasa Provinsi Jawa Tengah
    Kode bahasa
    ISO 639-3–
    Glottologkedu1234[1]
    Lokasi penuturan
    Peta bahasa lain
     Portal Bahasa
    L • B • PW   
    Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
    Cari artikel bahasa
    Cari artikel bahasa
     
    Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
     
    Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
    Artikel bahasa sembarang
    Halaman bahasa acak

    Bahasa Jawa Kedu atau Dialek Kedu (bahasa Jawa: ꦧꦱꦗꦮꦏꦼꦣꦸcode: jv is deprecated translit. Basa Jawa Kêdhu) adalah sebuah dialek bahasa Jawa modern yang dituturkan di wilayah Keresidenan Kedu, tersebar di Kabupaten dan Kota Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Purworejo, bagian tenggara Kabupaten Wonosobo dan ujung timur Kabupaten Kebumen. Dialek Ini merupakan perpaduan Dialek Surakarta-Yogyakarta dengan Dialek Banyumasan, sehingga penutur dialek kedu terlihat seperti menuturkan kedua dialek secara bersamaan, walaupun juga terdapat variasi kosakata lokal. Bahasa Jawa Kedu juga merupakan turunan dari Bahasa Jawa Pertengahan dan memiliki banyak kemiripan dengan dialek bahasa Jawa modern lainnya terutama rumpun dialek Tengah dan Kulon karena posisi dialek kedu berada di perbatasan kedua dialek.

    Kosakata

    Dialek Kedu terkenal dengan cara bicaranya yang khas, sebab merupakan pertemuan antara dialek Surakarta-Yogyakarta (bandek) dan dialek Banyumasan (ngapak). Sebagian masyarakat Kedu menggunakan logat bandek akan tetapi dari penuturan dan sebagian kosakatanya terkesan agak ngapak sehingga agak sulit dipahami oleh penutur Bahasa Jawa dialek Semarang-Surakarta-Yogyakarta. Bahasa Jawa Kedu juga punya banyak kosakata khas, Berikut ini kosakata yang menandakan ciri khas dialek Kedu yang berbeda dengan Bahasa Jawa Baku:

    • Nyong : saya
    • Aku: saya (sebagian Magelang dan Purworejo)
    • de'e/deke/samang/peyang: kamu
    • Iro/Siro/Riko : kamu/Anda (sebagian Purworejo
    • arak/arek/arep/gak : akan atau hendak
    • njagong/njagog/gogok: duduk
    • Piye/ kepiye/ priye/priwe: bagaimana
    • iki/kiye: ini
    • nono : tidak ada
    • nyah : nih
    • omah/umah : rumah
    • maning/menìng/maneh/meneh : lagi
    • biyangane : ibu
    • maring/ring : ke
    • wae/hae : saja
    • klular-klulur : kelamaan
    • klalen : lupa
    • pacitan : suguhan (makanan)
    • srateni : peduli
    • kemruweg : perut keroncongan
    • hondha : motor (semua merek)
    • montor : mobil
    • gasik : lebih awal
    • luweh: terserah
    • jidhor : rasain
    • batir/konco : teman
    • temenan : beneran
    • gandhul: pepaya
    • mboco/moco: membaca
    • mberuh (émbuh ora wèruh): tidak tahu
    • ambek/mbek: bersama atau dengan
    • krongsi: kursi
    • sae: baik
    • awi: silahkan
    • njo: ayo
    • sikak: (kata umpatan)
    • ngigol/gigol/gigal: benda yang jatuh
    • njuk/njur/ banjur : trus
    • jo ngasi: jangan sampai
    • ndak: apakah
    • ndak iyå?: apa benar/iya?
    • tèyèng: bisa
    • tekå-tekå : tiba-tiba
    • mayar : mudah
    • krêmùn : gerimis
    • jathil : tidak akan mau
    • rêmpon : berbincang-bincang
    • gandhêm : ungkapan istimewa
    • boek : kaus kaki
    • ndhais : sukurin
    • mbêtu : keras kepala
    • ndekok : tidur
    • dhemenan : selingkuhan
    • enyeng : agak gila
    • gambreng : cengeng
    • gatis : sok ingin tahu
    • gleyor : kacang panjang
    • gong : bodoh
    • guthil : pelit
    • jampeng : dipanggil tidak mendengarkan
    • jothak/jothakan : bertegur sapa
    • jrendhal : ketela pohon
    • kêmêthak : berlagak sok keren
    • kadhek : selagi
    • krêkês-krêkês = demam
    • lohùng = lumayan
    • macak = berdandan
    • mlotho = sombong
    • ngganyuk = bengong
    • obrogan = rusakan
    • owol = barang bekas / rosokan
    • sipil = sangat mudah

    dll

    Bahasa Jawa Kedu juga memiliki banyak kemiripan kosakata dengan bahasa Jawa Banyumasan walaupun lebih sering menggunakan vokal "O" seperti bahasa Jawa Surakarta-Yogyakarta.

    Dialek Kedu juga memiliki pengantar seperti: eeee, oooo, ha kok, ehalah, ha-inggih dan kadang diawali kata "ha" yang sering digunakan oleh masyarakat Jawa Kedu saat sedang mengobrol. Hal tersebut menandakan jika orang Jawa Kedu memang gayeng (menyenangkan) dalam bertutur kata.

    Referensi

    1. ↑ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Dialek Kedu". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;

    Pranala luar

    • Pedoman Umum Ejaan Bahasa Jawa (PUEBJ)
    • Leksikon bahasa Jawa di Sastra.org
    • Bausastra Jawa oleh W.J.S. Poerwadarminta
    • Kamus bahasa Indonesia-Jawa
    • Kamus bahasa Jawa-Inggris di SEAlang Projects
    • l
    • b
    • s
    Bahasa Jawa
    Penulisan
    • Buda
    • Carakan
    • Cacarakan
    • Kawi
    • Latin
    • Pegon
    • Rikasara
    Aksara Jawa
    Tingkatan
    Bahasa
    • Ngoko
      • lugu
      • alus
    • Krama
      • lugu
      • alus
    Kosakata
    • Ngoko
    • Krama-ngoko
    • Krama
      • krama madya
    • Krama inggil
      • krama andhap
    Dialek
    Bagian Barat
    • Banten
    • Indramayu
    • Cirebon
    Bagian Tengah
    • Banyumas
    • Kedu
    • Mataram (standar)
    • Mataraman
    Pesisiran
    • Tegal
    • Pekalongan
    • Semarang
    • Muria
    Bagian Timur
    • Jombang
    Arekan
    • Surabaya
    • Malang
    Bahasa terkait
    • Bagongan
    • Jawa Kuno
      • Kawi (kesusastraan)
    • Osing
    • Suriname
    • Tengger
    Topik terkait
    • Angka
    • Jawanisme
    • Sastra Jawa
    • Kongres
      • bahasa
      • aksara
    • Wikipedia
    • Blok Unicode

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Kosakata
    2. Referensi
    3. Pranala luar

    Artikel Terkait

    Rumpun bahasa Austronesia

    rumpun bahasa besar yang tersebar di Asia Tenggara dan Samudra Pasifik

    Suku-suku Austronesia

    kelompok beranggotakan etnik-etnik berbahasa Austronesia

    Rumpun bahasa Kra–Dai

    rumpun bahasa di Asia Tenggara daratan

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026