Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kata krama andhap

Kata krama andhap atau tembung krama andhap adalah kosakata bahasa Jawa yang digunakan untuk menghormati seseorang dengan cara merendah diri. Arti dari kata andhap adalah dekat atau rendah. Kata krama andhap hanya digunakan dalam bahasa ngoko alus dan krama alus. Jumlah kata krama andhap hanya ada sangat sedikit, khususnya pada kata kerja, seperti: matur, nuwun, dan nyaosi. Bentuk yang hampir sama dengan kata krama andhap yaitu kata krama inggil, bedanya untuk menghormati seseorang adalah dengan cara memuliakan orang tersebut. Beberapa kata krama andhap tidak mempunyai padanan dalam kata krama inggil.

tingkatan bahasa dalam bahasa Jawa
Diperbarui 23 Mei 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kata krama andhap atau tembung krama andhap (aksara Jawa: ꦠꦼꦩ꧀ꦧꦸꦁꦏꦿꦩꦲꦤ꧀ꦝꦥ꧀) adalah kosakata bahasa Jawa yang digunakan untuk menghormati seseorang dengan cara merendah diri. Arti dari kata andhap adalah dekat atau rendah.[1] Kata krama andhap hanya digunakan dalam bahasa ngoko alus dan krama alus.[2] Jumlah kata krama andhap hanya ada sangat sedikit, khususnya pada kata kerja, seperti: matur, nuwun, dan nyaosi.[1] Bentuk yang hampir sama dengan kata krama andhap yaitu kata krama inggil, bedanya untuk menghormati seseorang adalah dengan cara memuliakan orang tersebut.[3] Beberapa kata krama andhap tidak mempunyai padanan dalam kata krama inggil.

Contoh

Di bawah ini adalah contoh kata krama andhap (bercetak tebal), padanannya dalam kata ngoko, dan padanannya dalam kata krama, tetapi tidak ada padanannya dalam kata krama inggil.[4]

Ngoko Krama Krama andhap
aku kula dalem
amit amit nuwun sèwu
mélu tumut ndhèrèk
embuh kilap duka
ngiringaké ngiringaken ndhèrèkaken
tungguk tungguk caos

Di bawah ini adalah contoh kata krama andhap (bercetak tebal), padanannya dalam kata ngoko, padanannya dalam kata krama, dan padanannya dalam kata krama inggil.[4]

Ngoko Krama Krama inggil Krama andhap
akon akén ndawuhi ngaturi
awèh nyukani maringi nyaosi
kandha criyos ngendika matur
njaluk nedha mundhut nyuwun
nyilih nyambut (mundhut) ngampil (nyuwun) ngampil
takon takén ndangu nyuwun priksa
undang ngundang nimbali ngaturi

Lihat pula

  • Krama
  • Kata krama
  • Kata krama inggil

Rujukan

Catatan kaki

  1. 1 2 Suwadji 2013, hlm. 9.
  2. ↑ Suwadji 2013, hlm. 14.
  3. ↑ Suwadji 2013, hlm. 8-9.
  4. 1 2 Suwadji 2013, hlm. 41-49.

Daftar pustaka

  • Suwadji (2013). Ngoko Krama. Yogyakarta: Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. ISBN 9786027777620. OCLC 890814963.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Krama andhap word.
  • Pedoman Umum Ejaan Bahasa Jawa (PUEBJ)
  • Leksikon bahasa Jawa di Sastra.org
  • Bausastra Jawa oleh W.J.S. Poerwadarminta
  • Kamus bahasa Indonesia-Jawa
  • Kamus bahasa Jawa-Inggris di SEAlang Projects
  • l
  • b
  • s
Bahasa Jawa
Penulisan
  • Buda
  • Carakan
  • Cacarakan
  • Kawi
  • Latin
  • Pegon
  • Rikasara
Aksara Jawa
Tingkatan
Bahasa
  • Ngoko
    • lugu
    • alus
  • Krama
    • lugu
    • alus
Kosakata
  • Ngoko
  • Krama-ngoko
  • Krama
    • krama madya
  • Krama inggil
    • krama andhap
Dialek
Bagian Barat
  • Banten
  • Indramayu
  • Cirebon
Bagian Tengah
  • Banyumas
  • Kedu
  • Mataram (standar)
  • Mataraman
Pesisiran
  • Tegal
  • Pekalongan
  • Semarang
  • Muria
Bagian Timur
  • Jombang
Arekan
  • Surabaya
  • Malang
Bahasa terkait
  • Bagongan
  • Jawa Kuno
    • Kawi (kesusastraan)
  • Osing
  • Suriname
  • Tengger
Topik terkait
  • Angka
  • Jawanisme
  • Sastra Jawa
  • Kongres
    • bahasa
    • aksara
  • Wikipedia
  • Blok Unicode

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Contoh
  2. Lihat pula
  3. Rujukan
  4. Catatan kaki
  5. Daftar pustaka
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Bahasa Jawa

bahasa Austronesia

Bahasa Jawa Mataraman

bagian dari rumpun bahasa Austronesia

Bahasa Jawa Banyumasan

salah satu dialek dari bahasa Jawa Ngapak yang dituturkan oleh etnis Jawa Ngapak asal Banyumas

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026