Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiBudhi Muliawan Suyitno
Artikel Wikipedia

Budhi Muliawan Suyitno

Budhi Muliawan Suyitno adalah birokrat, akademisi, dan guru besar asal Jawa Tengah. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan dan Telekomunikasi di bawah kepemimpinan Presiden ke-4 Indonesia Abdurrahman Wahid. Ia berkarier di Departemen Perhubungan di sepanjang karier birokratnya.

Wikipedia article
Diperbarui 12 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Budhi Muliawan Suyitno
Budhi Muliawan Suyitno
Menteri Perhubungan dan Telekomunikasi Indonesia ke-31
Masa jabatan
1 Juni 2001 – 23 Juli 2001
PresidenAbdurrahman Wahid
Sebelum
Pendahulu
Agum Gumelar
Pengganti
Agum Gumelar
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir18 Desember 1953 (umur 72)
Indonesia Gombong, Jawa Tengah
Kebangsaan Indonesia
Partai politikIndependen
AlmamaterInstitut Teknologi Bandung (Ir.)
ENSMA (DEA, Dr.)
Universitas Pancasila (Prof.)
Pekerjaanbirokrat, akademisi, guru besar
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Budhi Muliawan Suyitno adalah birokrat, akademisi, dan guru besar asal Jawa Tengah. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan dan Telekomunikasi di bawah kepemimpinan Presiden ke-4 Indonesia Abdurrahman Wahid.[1] Ia berkarier di Departemen Perhubungan (sekarang Kementerian Perhubungan) di sepanjang karier birokratnya.

Riwayat Pendidikan

Budhi Muliawan Suyitno memulai pendidikan dasarnya di SD Negeri 1 Purwodadi, ia lulus pada tahun 1965. Kemudian, ia lanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Kudus selama 3 tahun, dan lulus pada 1968. Budhi kemudian melanjutkan pendidikan menengah atasnya di kabupaten yang sama, yakni di SMA Negeri Kudus dan lulus pada 1971.

Selepas SMA, Budhi pindah ke Bandung dan berkuliah di Institut Teknologi Bandung program studi aeronautika. Ia mendapatkan gelar insinyur pada tahun 1977.[2]

Budhi Muliawan Suyitno menyelesaikan gelar masternya (DEA) dalam Ilmu Material dari ENSMA (École nationale supérieure de mécanique et d'aérotechnique) Poitiers, Prancis, tahun 1985. Gelar doktornya juga didapat dari ENSMA pada 1998.[3]

Karier

Budhi memulai karier di Kementerian Republik Indonesia sebagai staf yunior dan kemudian dipromosikan di berbagai posisi. Ia pernah menjadi Staf Ahli Menteri Perhubungan untuk Bidang Keselamatan Keselamatan Transportasi, Kementerian Perhubungan periode Oktober 2000 - Juni 2001. Tugas dan fungsi utama sebagai staf Ahli Menhub adalah pemberi saran dan kajian terkait dengan peraturan disektor keselamatan dan keamanan transportasi.

Budhi juga pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal Departemen Perhubungan[4] (2005–2007), Direktur Jenderal Perhubungan Udara[5][6] (2007–2009), dan Pejabat Direktur Jenderal Kereta Api (2013) sampai memasuki masa purnatugas (Januari 2014). Pencapaian tertinggi kariernya adalah Menteri Perhubungan Republik Indonesia tahun 2001, sebagai anggota Kabinet era Abdurrahman Wahid.[7]

Pada awal kariernya sebagai inspektur kelaikan udara ia berpartisipasi dalam berbagai training dibidang penerbangan antara lain: engine and airframe courses DC-10 jet jumbo (10 minggu, USA), NC-212 (4 minggu, Bandung), dan Hercules (2 minggu, Jakarta).

Budhi juga melakukan electronic-avionics Fokker F-27-500 (8 minggu, Amsterdam), Helikopter dan Gas Turbines (8 minggu, Curug-Indonesia), dan FAA’s Aircraft Certification (1 minggu, Singapura). Lebih lanjut, ia juga mengikuti pelatihan spesialisasi seperti Non Destructive Techniques (6 minggu, yang diselenggarakan oleh FAA Academy, USA), Aircraft Damage Tolerance (2 minggu, Jakarta), Aircraft Accident Investigation (1 minggu, Jakarta), Boeing Aging Aircraft Training (1 minggu, Bangkok diselenggarakan oleh Boeing Co) dan Train Air Management Course (2 minggu, yang diselenggarakan oleh ICAO Montreal).

Selama bertugas sebagai Direktur Sertifikasi Kelaikan Udara, ia juga bertugas sebagai ketua tim sertifikasi baik untuk CN-235 (JAA Sertifikat yang dikeluarkan pada bulan Agustus 1995) maupun Sertifikasi N-250 (dibatalkan pada bulan Oktober 1995).

Saat menjadi Dirjen Perhubungan Udara, dia menjalin kerjasama dengan Yunani pada Juni 2008. Ia menandatangani Perjanjian hubungan udara bersama Duta Besar Yunani untuk Indonesia Chalarambos Christopoulos. Perjanjian itu mencakup hak angkut penerbangan, penunjukan maskapai, keselamatan dan keamanan penerbangan, tarif dan rute penerbangan.[8]

Selain bekerja di dalam Kementerian, Budhi juga mengajar di beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Dia secara reguler mengajar Engineering Sciences baik di S1 dan S2 di Universitas Pancasila.[9] Sejak 2013 Budhi diangkat menjadi Ketua Jurusan Teknik Mesin. Pada 2014, Budhi menjadi ketua Pusat Riset Energi di universitas yang sama.

Penghargaan

Seiring kariernya Dr. Budhi M. Suyitno memperoleh penghargaan di Indonesia dan ASEAN. Antara lain Profesional Engineer (IPM) dari Insinyur Indonesia (PII), Honorary Fellow dari Federasi Teknik Organisasi ASEAN dari ASEAN Federation of Organization Teknik (AFEO) dan juga Insinyur ASEAN dari AFEO. Ia terpilih sebagai Anggota AIPI (komisi ilmu rekayasa) pada tahun 2002. Dia juga anggota dari ASEAN Academy of Engineering.

Karya Ilmiah

Tesisnya tentang “The Fatigue Crack Propagation of Steel” mencangkup test frequency as a new variable during fatigue crack propagation in vacuum environment.

Selanjutnya Budhi M. Suyitno bersama-sama dengan

  1. Chalant dan J. Petit, sudah mengusulkan new relation of crack propagation in the corrosive gaseous environment included a frequency variable.

Beberapa karya ilmiah yang diterbitkan, antara lain:

  • Suyitno, BM, Petit, J. dan Chalant, G. “Fatigue Crack Propagation in Gaseous Environment” dalam Fatigue Conference Hawaii 1990;
  • Suyitno, BM “Aging Aircraft Corrosion Assessment”; Prosiding Seminar Korosi 1994, Bandung;
  • Suyitno, BM dan Sutarmadji, B “Corrosion Control Assessment for Indonesian Ageing Aircrafts”, Anti-Corrosion Methods and materials Journal, Vol.44 Issue 2, 1996.

Referensi

  1. ↑ Utama, Virdika Rizky (2020). Menjerat Gus Dur: mengungkap rencana penggulingan Gus Dur. hlm. 131. ISBN 9786025242069. Diakses tanggal 11 September 2025.
  2. ↑ Pengurus Ikatan Alumni ITB Pusat (1992). "Direktori alumni Institut Teknologi Bandung". hlm. 723. Diakses tanggal 11 September 2025.
  3. ↑ "Profil Dosen: Prof. Dr. Ir. Budhi Muliawan Suyitno, IPM". PULAHTA & Pengembangan Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas Pancasila. Diakses tanggal 11 September 2025.
  4. ↑ Koperasi Pegawai Sekretariat Negara Republik Indonesia (2006). Informasi pejabat tinggi negara Republik Indonesia: Kabinet Indonesia Bersatu. hlm. 235. Diakses tanggal 11 September 2025.
  5. ↑ "Budhi Muliawan Suyitno, Direktur Jenderal Perhubungan Udara: Larangan Itu Unfair Dan Tidak Lazim". Tempo.co. 15 Juli 2007. Diakses tanggal 11 September 2025.
  6. ↑ "Foto: Dirjen Perhubungan Udara Budhi Muliawan Suyitno memberi penjelasan mengenai hasil audit kenerja bandar udara internasional". Antara.com. 12 Juni 2007. Diakses tanggal 11 September 2025.
  7. ↑ "Budhi, Orang Lama Dephubtel yang Menjadi Menteri". Liputan6.com. 3 Juni 2001. Diakses tanggal 11 September 2025.
  8. ↑ "Indonesia dan Yunani Jalin Kerja Sama Penerbangan". Kementerian Sekretariat Negara RI. 25 Juni 2008. Diakses tanggal 9 November 2025.
  9. ↑ "Dosen Tetap Universitas Pancasila". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-03-16. Diakses tanggal 2019-05-10.
  • l
  • b
  • s
Kabinet Persatuan Nasional (1999–2001)
Presiden: Abdurrahman Wahid | Wakil Presiden: Megawati Soekarnoputri
Menko Polsoskam: Wiranto, Soerjadi Soedirdja (plt.), Susilo Bambang Yudhoyono, Agum Gumelar • Menko Perekonomian: Kwik Kian Gie, Rizal Ramli, Burhanuddin Abdullah • Menko Kesra (sejak perombakan I digabung menjadi Menko Polsoskam): Hamzah Haz, Basri Hasanuddin • Mendagri: Soerjadi Soedirdja • Menlu: Alwi Shihab • Menhan: Juwono Sudarsono, Mohammad Mahfud, Agum Gumelar (plt.) • Menkumham: Yusril Ihza Mahendra, Baharuddin Lopa, Marsillam Simanjuntak, Mohammad Mahfud • Menkeu: Bambang Sudibyo, Prijadi Praptosuhardjo, Rizal Ramli • Menteri ESDM: Susilo Bambang Yudhoyono, Purnomo Yusgiantoro • Menperindag: Muhammad Jusuf Kalla, Luhut Binsar Panjaitan • Mentanhut (bernama Menteri Pertanian dan Kehutanan sejak perombakan I): Mohamad Prakosa, Bungaran Saragih • Menhut (bernama Menteri Muda Kehutanan sejak perombakan I): Nur Mahmudi Ismail, Marzuki Usman • Menhub: Agum Gumelar, Budhi Muliawan Suyitno • Meneksla (bernama Menteri Kelautan dan Perikanan sejak perombakan I): Sarwono Kusumaatmadja, Rokhmin Dahuri • Menakertrans: Bomer Pasaribu, Al Hilal Hamdi • Menkes (bernama Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial sejak perombakan I): Achmad Sujudi • Mendiknas: Yahya Muhaimin • Menag: Muhammad Tholchah Hasan • Menkimpraswil: Erna Witoelar • Menristek/Kepala BPPT: Muhammad A. S. Hikam • Menkop UKM: Zarkasih Nur • Menteri LH: Alexander Sonny Keraf • Menteri OD (digabungkan dengan Menteri Dalam Negeri sejak perombakan I): Ryaas Rasyid • Menbudpar: Hidayat Jaelani, I Gede Ardhika • Menteri PM dan BUMN (dibubarkan pada perombakan I): Laksamana Sukardi, M. Rozy Munir • Mennegpora (dibubarkan pada perombakan I): Mahadi Sinambela • Menneg PU (dibubarkan pada perombakan I): Rozik Boedioro Soetjipto • Menneg Pemwan: Khofifah Indar Parawansa • Mennegham (digabungkan dengan Menteri Hukum dan Perundang-undangan sejak perombakan I): Hasballah M. Saad,  • Menneg Transduk (digabungkan dengan Menteri Tenaga Kerja sejak perombakan I): Al Hilal Hamdi • Menneg PAN: Freddy Numberi, Ryaas Rasyid (plt.), Anwar Suprijadi • Menneg Maskem (dibubarkan pada perombakan I): Anak Agung Gde Agung • Menmud Perpemkatim (dibentuk pada perombakan I): (jabatan baru), Manuel Kaisiepo • Menmud Rekonas (dibentuk pada perombakan I dan dibubarkan pada perombakan II): (jabatan baru), Cacuk Sudarijanto • Jaksa Agung: Marzuki Darusman, Baharuddin Lopa, Suparman (plt.), Marsillam Simanjuntak • Panglima TNI : Widodo A. S. • Mensesneg: Alirahman, Bondan Gunawan, Djohan Effendi
Sekretaris Kabinet: Marsillam Simanjuntak, Marzuki Darusman
  • l
  • b
  • s
Menteri Perhubungan Indonesia
Kementerian Perhubungan
  • Abikoesno Tjokrosoejoso
  • Endoen Abdoel Karim
  • Djoeanda Kartawidjaja
  • Indera Mahmoed Tjaja
  • Herling Laoh
  • Mananti Sitompul
  • Roosseno Soerjohadikoesoemo
  • Frits Laoh
  • Sjuchjar Tedjasukmana
  • Sukardan
  • Mohammad Nazir
  • Djatikusumo
  • Abdoelmoettalip Danoeningrat
  • R. Iskandar
  • R. Iskandar
  • Hidajat Martaatmadja
  • Partono
  • Soerjadi Soerjadarma
  • Jatidjan
  • Utojo Utomo
  • Susatyo Mardi
  • Sahala Hamonangan Simatupang
  • Sutopo
  • Frans Seda
  • Emil Salim
  • Rusmin Nuryadin
  • Azwar Anas
  • Haryanto Dhanutirto
  • Giri Suseno Hadihardjono
  • Agum Gumelar
  • Budhi Muliawan Suyitno
  • Hatta Rajasa
  • Jusman Syafii Djamal
  • Freddy Numberi
  • Evert Ernest Mangindaan
  • Ignasius Jonan
  • Budi Karya Sumadi
  • Dudy Purwagandhi
Pelaksana tugas/ Ad-Interim: Soenarno • Bambang Susantono

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat Pendidikan
  2. Karier
  3. Penghargaan
  4. Karya Ilmiah
  5. Referensi

Artikel Terkait

Daftar Menteri Perhubungan Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Adam Air Penerbangan 574

insiden penerbangan

Gombong, Kebumen

kecamatan di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026