Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pengeboman pasar Palu 2005

Bom pasar Palu 2005 terjadi pada tanggal 31 Desember 2005, di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. Sebuah alat peledak improvisasi, yang digambarkan sebagai bom paku atau sejenisnya, diledakkan sekitar pukul 7.00 pagi di pasar daging Palu yang sebagian besar dikunjungi oleh masyarakat Kristen yang berbelanja untuk perayaan Tahun Baru, menewaskan delapan orang dan melukai 53 orang lainnya.

Wikipedia article
Diperbarui 26 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bom pasar Palu 2005
LokasiIndonesia Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
Tanggal31 Desember 2005
7.05 pagi (UTC+8)
SasaranPasar daging di kelurahan Maesa Selatan, Palu
Jenis serangan
Pengeboman, pembunuhan massal, terorisme
SenjataBom paku
Tewas8
Luka53
PelakuMilitan Islam lokal yang memiliki kaitan dengan Jemaah Islamiyah
Bagian dari sebuah serial tentang
Penganiayaan terhadap
Gereja Katolik
di era modern
Ikhtisar
  • Sejarah Penganiayaan terhadap Umat Kristiani
  • Penganiayaan Gereja Katolik 1939–1958
  • Pemberantasan Gereja Katolik di bawah Stalinisme
  • Penganiayaan Katolik Timur
  • Penganiayaan terhadap umat Katolik di era modern
Kekaisaran Romawi
  • Penganiayaan terhadap umat Kristiani di Kekaisaran Romawi
  • Penindasan Diokletianus
Kekaisaran Neo-Persia
  • Penaklukan Yerusalem oleh Sasaniyah
Kekaisaran Bizantium
  • Pembantaian orang-orang Latin
Dunia Muslim
  • Penaklukan Muslim terhadap Katolik
  • Pengubahan tempat ibadah non-Islam menjadi masjid
  • Genosida Armenia
  • Genosida Asiria
  • Genosida Yunani
  • Pembantaian Kosheh
  • Pembunuhan Naheda dan Samr Anton
Arab Saudi
  • Persekusi Arab Saudi terhadap Katolik
Sudan
  • Persekusi Sudan terhadap Katolik
Mesir
  • Demonstrasi Maspero
Terorisme Islam
  • Genosida umat Kristen oleh Negara Islam Irak dan Syam
Irak
  • Eksodus Asiria dari Irak
Jepang
  • Para Martir Jepang
Perang agama Eropa
  • Perang Tiga Puluh Tahun
  • Reformasi Protestan
Prancis
  • Dekristenisasi Prancis pada Revolusi Prancis
  • Perang Vendée
Meksiko
  • Perang Cristero
  • Iniquis afflictisque
  • Acerba animasi
  • Santo-Santa
  • José Sánchez del Río
  • Anti-klerikalisme di Meksiko
  • Miguel Pro
Spanyol
  • Para Martir Perang Saudara Spanyol
  • Teror Merah
  • Dilektissima Nobis
  • Para Martir Turon
  • Para Martir Daimiel
  • Bartolomé Blanco
  • Innocencio Maria Imakulata
  • José María dari Manila
  • 233 Martir Spanyol
  • 498 Martir Spanyol
  • 522 Martir Spanyol
Belanda
Titus Brandsma
Jerman
  • Penganiayaan Nazi terhadap Gereja Katolik di Jerman
  • Mit Brennender Sorge
  • Alfred Delp
  • Alois Grimm
  • Rupert Mayer
  • Bernhard Lichtenberg
  • Maks Josef Metzger
  • Karl Leisner
  • Erich Klausener
Tiongkok
  • Para Martir Tiongkok
  • Agustus Chapdelaine
  • Penganiayaan terhadap Umat Katolik di Tiongkok
  • Ad Sinarum gentem
  • Cupimus Imprimis
  • Ad Apostolorum Principis
  • Ignatius Kung Pin-Mei
  • Beda Chang
  • Dominic Tang
Vietnam
  • Martir Vietnam
  • Nguyễn Văn Thuận
  • Ngô Đình Diệm
    (Krisis Buddhis, Penembakan Huế Phật Đản, Serangan kimia Huế, Perkelahian Dua Hari Tujuh, Penyerbuan Pagoda Xá Lợi, Kudeta Vietnam Selatan 1963, Penangkapan dan pembunuhan Ngo Dinh Diem)
Polandia
  • Penganiayaan Nazi terhadap Gereja Katolik di Polandia
  • Maksimilianus Kolbe
  • Kampanye anti-agama Polandia 1945–1990
  • Stefan Wyszynski
  • 108 Martir Polandia yang Terberkati
  • Kebijakan
  • In Poloniae annalibus
  • Gloriosam Reginam
  • Invicti atletae
  • Jerzy Popiełuszko
Eropa Timur
  • József Mindszenty
  • Eugene Bossilkov
  • Severian Baranyk
  • Josef Beran
  • Martir Drina
  • Genosida Serbia di Negara Merdeka Kroasia
  • Zynoviy Kovalyk
  • Aloysius Stepinac
  • Meminisse iuvat
  • Anni sacri
  • Sara Salkaházi
  • Walter Ciszek
  • Pietro Leoni
  • Theodore Romzha
India
  • Kekerasan anti-Kristen di India
  • Serangan terhadap umat Kristen di Karnataka selatan 2008
Indonesia
  • Terorisme kaum ekstremis Islam kepada umat Kristiani di Indonesia
    • Pengeboman gereja-gereja Katolik pada Malam Natal tahun 2000 oleh Jamaah Islamiyah
    • Pengeboman Gereja Santa Anna, Duren Sawit 2001 oleh Jamaah Islamiyah
    • Pengeboman gereja-gereja pada Tahun Baru 2002 oleh Jamaah Islamiyah
    • Pengeboman bus di Poso tahun 2004 oleh Jamaah Islamiyah
    • Pengeboman umat Kristen di Palu tahun 2005
    • Bom bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Medan
    • Pengeboman Gereja Santa Maria Tak Bercela, Surabaya 2018 oleh Jamaah Ansharut Daulah
    • Pengeboman Katedral Makassar 2021 oleh Jamaah Ansharut Daulah
    • Pembubaran Ibadah Rosario 2024
El Salvador
  • Empat misionaris AS
  • Ignacio Ellacuria
  • Rutilio Grande
  • Ignacio Martín-Baro
  • Segundo Montes
  • Óscar Romero
  • Pembunuhan Yesuit tahun 1989
Nigeria
  • Genosida Umat Katolik di Nigeria
    • Serangan terhadap Gereja Santo Fransiskus Xaverius, Owo
Guatemala
  • Stanley Rother
Inggris Raya dan Irlandia
  • Anti-Katolik di Britania Raya
  • Daftar martir Katolik Reformasi Inggris
  • Empat Puluh Martir Inggris dan Wales
  • Martir Katolik Irlandia
  • Pembubaran Biara-biara
  • Hukum Pidana
  • Penaklukan Irlandia oleh Cromwell
Amerika Serikat
  • James Coyle
  • Know Nothing
  • The Menace
  • Undang-Undang Pendidikan Wajib Oregon
    • Pierce v. Society of Sisters
  • Kerusuhan nativis Philadelphia
  • Kerusuhan Biara Ursulin
Filipina
  • Lorenzo Ruiz
  • Pedro Calungsod
  • Gomburza
  • Penganiayaan dan pengeboman gereja Katolik yang dilakukan oleh Front Pembebasan Islam Moro
Turki
  • Pembunuhan Andrea Santoro
  • Penembakan Gereja Katolik Kelahiran Perawan Maria Istanbul 2024
Korea Utara
  • Gereja Katolik di Korea Utara
Norwegia
  • Anti-Katolik di Norwegia
Kanada
  • Pembakaran gereja Kanada tahun 2021
Sri Lanka
  • Pengeboman Paskah Sri Lanka 2019
 Portal Katolik
  • l
  • b
  • s

Bom pasar Palu 2005 terjadi pada tanggal 31 Desember 2005, di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia. Sebuah alat peledak improvisasi, yang digambarkan sebagai bom paku atau sejenisnya,[1] diledakkan sekitar pukul 7.00 pagi di pasar daging Palu yang sebagian besar dikunjungi oleh masyarakat Kristen yang berbelanja untuk perayaan Tahun Baru, menewaskan delapan orang dan melukai 53 orang lainnya.[1][2][3]

Bom tersebut meledak di sebuah pasar daging yang tertutup sebagian dan menjual daging babi dan anjing secara langsung ke masyarakat, meskipun praktik ini dilarang di bawah hukum Islam.[4] Alat peledak kedua ditemukan sekitar empat meter dari lokasi ledakan pertama, di dekat sebuah kios yang menjual daging babi, dan berhasil dijinakkan.[5][6]

Sasarannya, sebuah pasar daging di Maesa yang didominasi oleh kelompok etnis Minahasa yang umumnya memeluk agama Kristen,[7] kemungkinan besar dipilih untuk memaksimalkan korban dari pihak Kristen, karena provinsi Sulawesi Tengah sendiri merupakan lokasi konflik sektarian antara kelompok Kristen dan Islam yang merenggut lebih dari seribu korban jiwa antara tahun 1998 dan 2002.[6][8] Konflik tersebut sebagian besar terkonsentrasi di sekitar wilayah Kabupaten Poso, dan Palu pada umumnya terhindar dari kekerasan berskala luas tersebut. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Widodo Adi Sucipto, menyebut bahwa Jemaah Islamiyah sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut, karena ada kaitannya dengan tewasnya Dr. Azahari dalam sebuah penyergapan di Batu, Jawa Timur pada 9 November 2005 lalu.[2]

Serangan

Perangkat peledak tersebut, yang digambarkan sebagai bom buatan rumah[9] dan mudah meledak,[5] diledakkan pada pukul 7.05 pagi di sebuah pasar daging di depan sebuah rumah yang digunakan untuk penjagalan babi dan di seberang Gereja Bethel yang berada di kelurahan Maesa, di selatan Palu.[5][10] Pihak kepolisian menyatakan bahwa bom itu diisi dengan paku dan bantalan bola, dan sebagian besar korban mengalami luka di kaki mereka karena pecahan peluru dari perangkat tersebut.[6] Para pejalan kaki yang kebetulan lewat dilaporkan membawa orang-orang yang terluka dari pasar tersebut ke jalan, dan memasukkan mereka ke dalam mobil yang lewat untuk dibawa ke rumah sakit setempat, di mana setidaknya 20 pengunjung pasar mengalami luka serius dalam serangan tersebut.[1][6]

Beberapa korban tewas diidentifikasi sebagai Bambang Wiyono Saputra (50), Yakulina Tana (45), Agustina Mande (37) pemilik warung, Yoppie (42) dan istrinya Meisye (39) dan anggota Satuan Intelijen Komando Korem 132 Tadulako, Sersan Tasman Lahansang.[5]

Penyelidikan

Setelah serangan tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengecam peristiwa ini dan menyampaikan rasa belasungkawanya kepada para keluarga korban. Penghalang jalan diletakkan di berbagai wilayah di Palu[3] dan sebuah tim dari Badan Reserse Kriminal Mabes Polri (Bareskrim), dikirim langsung ke Palu untuk membantu penyelidikan yang sedang berlangsung.[5]

Satu orang ditangkap pada hari yang sama, menurut sebuah laporan oleh Kapolda Sulawesi Tengah, Oegroseno, meskipun tidak jelas apakah dia adalah tersangka utma, polisi hanya menyatakan bahwa dia bertindak mencurigakan dan sering bertanya kepada pedagang di pasar daging tersebut di mana tempat mereka tinggal.[3][5]

Seorang pemodal teroris bernama Eko Budi Wardoyo, terancam hukuman penjara karena diduga terlibat dalam peristiwa ini menyusul keterlibatannya dalam pembunuhan Pendeta Susianti Tinulele, seorang pendeta wanita yang terbunuh pada tanggal 18 Juli 2004 dalam sebuah serangan di Gereja Efatha di Palu Selatan, yang juga melukai empat remaja.[11] Wardoyo dijatuhi hukuman 10 tahun penjara pada tahun 2010 karena mendanai serangan tersebut dan memberikan bantuan kepada para tersangka yang terbukti bertanggung jawab atas pengeboman pasar di Tentena yang menewaskan 22 orang pada tanggal 28 Mei 2005.[12]

Bom lain ditemukan di antara para pedagang kaki lima yang berjualan di dekat Palu Plaza selama festival Idul Fitri pada tahun 2008 dan dijinakkan oleh kelompok Gegana Polres Palu tanpa menimbulkan korban.[13]

Lihat pula

  • flagPortal Indonesia
  • Terorisme di Indonesia
  • Serangan bom di Indonesia

Referensi

  1. 1 2 3 "Bombing kills eight at Indonesian market". USA Today. Associated Press. 31 Januari 2005. Diakses tanggal 28 Juli 2011.
  2. 1 2 "At least eight killed in Indonesia market blast". CTV.ca News. 31 Desember 2005. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-27. Diakses tanggal 28 Juli 2011.
  3. 1 2 3 "Indonesian police detain man after market bombing". ABC Australia. Reuters. 1 Januari 2006. Diakses tanggal 28 Juli 2011.
  4. ↑ "Violence plagued province in Indonesia suffers bomb blast; 6 killed, 45 injured". Record-Journal. 31 Desember 2005. Diakses tanggal 28 Juli 2011.
  5. 1 2 3 4 5 6 "One arrested for bombing in Palu, Indonesia". Xinhua Online. 31 Desember 2005. Diakses tanggal 28 Juli 2011.
  6. 1 2 3 4 "Indonesia bomb leaves eight dead". BBC Online. 31 Desember 2005. Diakses tanggal 28 July 2011.
  7. ↑ "Bomb Explosion In Palu, Central Sulawesi Kills Six, Injures 43". Bernama.com. Diakses tanggal 28 Juli 2011.
  8. ↑ "IV. Part Two: Chronology of the Conflict". Four Years of Communal Violence in Central Sulawesi. Human Rights Watch. Diakses tanggal 28 Juli 2011.
  9. ↑ "Indonesian president orders immediate probe into Palu bombing". Xinhua Online. 31 Desember 2005. Diakses tanggal 28 Juli 2011.
  10. ↑ "More deaths from Palu blast reported in Indonesia". Xinhua Online. 31 Desember 2005. Diakses tanggal 28 Juli 2011.
  11. ↑ Bhakti, Adhe (4 November 2010). "Indonesian Cleric Gets 10 Years for Funding Terror". Jakarta Globe. Diakses tanggal 28 Juli 2011.
  12. ↑ Haryanto, Ulma (24 Agustus 2010). "Cleric's Trial Told of Poso's Bloody Reign of Terror". Jakarta Globe. Diakses tanggal 28 Juli 2011.
  13. ↑ Sangaji, Ruslan (30 September 2008). "Kids uncover Idul Fitri bomb terror plan in Palu". The Jakarta Post. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-03-16. Diakses tanggal 28 Juli 2011.
  • l
  • b
  • s
Terorisme di Indonesia
Sebelum 2000
  • Masjid Nurul Iman Padang 1976
  • Cicendo 1981
  • Garuda Indonesia Penerbangan 206 1981
  • Candi Borobudur 1985
2000–2009
  • Konsulat Filipina 2000
  • Bursa Efek Jakarta 2000
  • Malam Natal 2000
  • Plaza Atrium 2001
  • Gereja Santa Anna dan HKBP 2001
  • Tahun Baru 2002
  • Bali 2002
  • Makassar 2002
  • Kompleks Mabes Polri 2003
  • Bandara Soekarno-Hatta 2003
  • JW Marriott 2003
  • Palopo 2004
  • Kedubes Australia 2004
  • Bali 2005
  • Tentena 2005
  • Palu 2005
  • Jakarta 2009
2010–2019
  • Cirebon 2011
  • Gading Serpong 2011
  • Solo 2011
  • Jakarta 2016
  • Solo 2016
  • Samarinda 2016
  • Singkawang 2016
  • Bandung 2017
  • Jakarta 2017
  • Depok 2018
  • Surabaya 2018
  • Riau 2018
  • Sibolga 2019
  • Percobaan pembunuhan Wiranto 2019
  • Medan 2019
2020–2029
  • Sigi 2020
  • Makassar 2021
  • Mabes Polri 2021
  • Istana Negara 2022
  • Bandung 2022
  • Jakarta 2025
  • Kubu Raya 2026

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Serangan
  2. Penyelidikan
  3. Lihat pula
  4. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026