Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Orang Belanda

Bangsa Belanda adalah kelompok etnik asli Belanda. Mereka memiliki asal-usul dan budaya yang sama serta berbicara bahasa Belanda. Orang Belanda dan keturunan mereka dapat ditemukan di komunitas migran di seluruh dunia, terutama di Argentina, Aruba, Australia, Brasil, Kanada, Belanda Karibia, Curaçao, Jerman, Guyana, Indonesia, Selandia Baru, Sint Maarten, Afrika Selatan, Suriname, dan Amerika Serikat.

warga negara atau penduduk Belanda
Diperbarui 2 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Orang Belanda
Bangsa Belanda
Nederlanders
Jumlah populasi
ca 29 juta[1]
Daerah dengan populasi signifikan
 Belanda13,236,618
(etnis Belanda)
~472,600[2]
(Belanda Indonesia)
 Afrika Selatan7,000,000 (keturunan Belanda)[3][4]
 Amerika Serikat5,087,191 (keturunan Belanda)[3]
 Prancis1,000,000 (keturunan Belanda)[5]
 Kanada1,000,000 (keturunan Belanda)[5]
Negara lainnya
 Jerman350,000[6]
 Australia335,500 (keturunan Belanda)[7]
 Belgia120,970[8]
 Selandia Baruest. 100,000[9]
 Denmarkest. 30,000[10]
  Swissest. 20,000[11]
 Turkiest. 15,000[12]
 Indonesia15,000[10]
 Norwegiaest. 13,000[13]
 Swediaest. 10,000[10]
Bahasa
Belanda, Frisia Barat, Afrikaans
Agama
Protestan (terutama Reformed), Katolik Roma

Bangsa Belanda (bahasa Belanda: Nederlanderscode: nl is deprecated ) adalah kelompok etnik asli Belanda. Mereka memiliki asal-usul dan budaya yang sama serta berbicara bahasa Belanda. Orang Belanda dan keturunan mereka dapat ditemukan di komunitas migran di seluruh dunia, terutama di Argentina, Aruba, Australia,[14] Brasil, Kanada,[15] Belanda Karibia, Curaçao, Jerman, Guyana, Indonesia, Selandia Baru, Sint Maarten, Afrika Selatan,[5] Suriname, dan Amerika Serikat.[16]

Negeri Rendah terletak di sekitar perbatasan Prancis dan Kekaisaran Romawi Suci, membentuk bagian dari pinggiran masing-masing dan wilayah-wilayah yang membentuknya telah menjadi hampir otonom pada abad ke-13.[17] Di bawah kekuasaan Habsburg, Belanda diorganisasikan menjadi satu unit administratif, dan pada abad ke-16 dan ke-17, Belanda Utara memperoleh kemerdekaan dari Spanyol sebagai Republik Belanda.[18] Tingkat urbanisasi yang tinggi yang khas dalam masyarakat Belanda dicapai pada tanggal yang relatif awal.[19] Selama masa Republik, gelombang migrasi besar-besaran pertama orang Belanda di luar Eropa terjadi.

Seni dan budaya tradisional Belanda mencakup berbagai bentuk musik tradisional, tarian, gaya arsitektur, dan pakaian, beberapa di antaranya dikenal secara global. Secara internasional, pelukis Belanda seperti Rembrandt, Vermeer, dan Van Gogh sangat dihormati. Agama utama di kalangan masyarakat Belanda adalah Kristen, yang mencakup Katolik Latin dan Protestan Calvinis. Namun, pada masa kini, mayoritas masyarakat Belanda tidak lagi mengikuti denominasi Kristen tertentu. Persentase yang signifikan dari masyarakat Belanda menganut humanisme, agnostisisme, ateisme, atau spiritualitas individu (termasuk ietsisme).[20][21][22]

Sejarah

Artikel utama: Sejarah Belanda, Sejarah Belgia, dan Sejarah Flandria

Kemunculan

Informasi lebih lanjut: Orang Franka, Bahasa Franka, dan Bahasa Belanda Kuno
Masuknya raja Frankia Clovis ke agama Kristen memiliki arti penting dalam membantu membentuk identitas bangsa Belanda di masa depan.[23]

Situasi di atas berlaku bagi banyak kelompok etnis Eropa modern yang berasal dari suku-suku Jermanik, seperti bangsa Frisia, Jerman, Inggris, dan Nordik (Skandinavia). Di kawasan Negeri Rendah, fase ini dimulai ketika orang Franka—gabungan beberapa suku kecil seperti Batavi, Chauci, Chamavi, dan Chattuarii—mulai memasuki provinsi barat laut Kekaisaran Romawi. Pada tahun 358, Franka Sali menetap di wilayah selatan sebagai foederati (sekutu Romawi untuk menjaga perbatasan).[24][25]

Injil Egmond berisi penggambaran tertua yang diketahui tentang individu-individu Belanda, yaitu Pangeran Dirk II dari Belanda dan istrinya Hildegard dari Flandria.[26]

Secara linguistik, bahasa Franka Kuno berkembang menjadi bahasa Belanda Kuno (dibuktikan sejak abad ke-6).[27][28][29] Secara agama, bangsa Franka (awalnya dari kalangan elit) memeluk Kristen sekitar tahun 500–700. Secara politik, para pemimpin Franka meninggalkan sistem kesukuan dan mendirikan kerajaan-kerajaan yang akhirnya berpuncak pada Kekaisaran Karoling dari Karolus Agung (Charlemagne).[30]

Namun, penduduk Kekaisaran Karoling tidak didominasi etnis Franka; mereka terutama terbatas di wilayah barat laut (Rheinland, Negeri Rendah, Prancis utara).[31] Di Prancis utara, mereka berasimilasi dengan penduduk Galia-Romawi dan bahasanya berkembang menjadi bahasa Prancis, sedangkan di Negeri Rendah mereka mempertahankan bahasa yang kelak menjadi bahasa Belanda. Batas bahasa Belanda–Prancis saat ini hampir tidak berubah sejak itu (kecuali wilayah Nord-Pas-de-Calais di Prancis serta Brussel dan sekitarnya di Belgia).[32] Identitas yang berbeda dari kelompok Jermanik timur berkembang bertahap, dipengaruhi faktor sosial, ekonomi, dan politik. Sebagian besar wilayah Belanda sekarang menggunakan dialek Sachsen dan Frisia.

Konvergensi

Artikel utama: Sejarah pusat perkotaan di Negeri Rendah, Belanda Burgundy, dan Bahasa Belanda Pertengahan

Kota-kota abad pertengahan di Negeri Rendah—terutama di Flandria, Brabant, dan Holland—yang berkembang pesat pada abad ke-11 dan ke-12 berperan besar melemahkan feodalisme lokal yang longgar. Ketika semakin kuat, mereka memakai kekuatan ekonomi untuk memengaruhi politik para bangsawan.[33][34][35] Pada awal abad ke-14, dipelopori County Flandria,[36] kota-kota ini memperoleh otonomi besar dan sering mendominasi urusan politik wilayah, termasuk suksesi pernikahan.

Kota-kota juga menjadi pusat budaya Belanda abad pertengahan. Perdagangan maju, penduduk meningkat, dan pendidikan tidak lagi terbatas pada rohaniwan. Flandria, Brabant, dan Holland mulai mengembangkan bahasa Belanda baku bersama. Karya epik seperti Elegast (1150), Roelantslied, dan Van den vos Reynaerde (1200) populer. Serikat pekerja kota dan kebutuhan dewan air (pengelola tanggul dan kanal) menciptakan tingkat organisasi masyarakat yang sangat tinggi. Pada masa ini pula muncul istilah etnis seperti Diets dan Nederlands.[37]

Pada paruh kedua abad ke-14, para adipati Burgundy memperoleh pengaruh di Negeri Rendah melalui pernikahan 1369 antara Phillipe yang Berani dan pewaris Pangeran Flandria. Setelah serangkaian pernikahan, perang, dan warisan, sekitar 1450 wilayah-wilayah utama berada di bawah kekuasaan Burgundy, dan kendali penuh tercapai setelah berakhirnya Perang Gelders (1543). Hal ini menyatukan wilayah Negeri Rendah di bawah satu penguasa dan menandai tahap baru terbentuknya etnis Belanda, karena persatuan politik mulai menguatkan kesatuan budaya dan bahasa.[butuh rujukan]

Konsolidasi

Identitas nasional

Imperium Belanda

Statistik

Jumlah total orang Belanda dapat didefinisikan secara kasar dalam dua cara. Dengan menghitung total semua orang yang memiliki keturunan Belanda sepenuhnya, sesuai dengan definisi CBS saat ini (kedua orang tua lahir di Belanda), yang menghasilkan perkiraan 16.000.000 orang Belanda, atau dengan menjumlahkan semua orang di seluruh dunia yang memiliki keturunan Belanda sepenuhnya maupun sebagian, yang akan menghasilkan angka sekitar 33.000.000.

Perkiraan sebaran penutur asli bahasa Belanda di seluruh dunia.

  Belanda (70.8%)
  Belgia (27.1%)
  Suriname (1.7%)
  Karibia (0.1%)
  Lainnya (0.3%)

Orang-orang keturunan Belanda (parsial) di luar Belanda.

  Afrika Selatan (47%)
  Amerika Serikat (20%)
  Kanada (7%)
  Prancis (6%)
  Brasil (6%)
  Indonesia (6%)
  Australia (2%)
  Jerman (2%)
  Belgia (1%)
  Lainnya (3%)

Lihat pula

  • Belanda

Catatan

Referensi

  1. ↑ In the 1950s (the peak of traditional emigration) about 350,000 people left the Netherlands, mainly to Australia, New Zealand, Canada, the United States, Argentina and South Africa. About one-fifth returned. The maximum Dutch-born emigrant stock for the 1950s is about 300,000 (some have died since). The maximum emigrant stock (Dutch-born) for the period after 1960 is 1.6 million. Discounting pre-1950 emigrants (who would be about 85 or older), at most around 2 million people born in the Netherlands are now living outside the country. Combined with the 13,1 million ethnically Dutch inhabitants of the Netherlands, there are about 16 million people who are Dutch, in a minimally accepted sense. Autochtone population at 1 January 2006, Central Statistics Bureau, Integratiekaart 2006', (external link) Diarsipkan 2016-01-19 di Wayback Machine. (Belanda)
  2. ↑ According to a 1990 study by Statistics Netherlands there were 472,600 Dutch Indonesians residing in the Netherlands. They are the descendants of both Dutchmen and native peoples of Indonesia.
  3. 1 2 Nicholaas, Han; Sprangers, Arno. "Dutch-born 2001, Figure 3 in DEMOS, 21, 4. Nederlanders over de grens" (PDF). Nidi.knaw.nl. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2007-06-11.
  4. ↑ Based on adding together Afrikaner and Coloured populations.
  5. 1 2 3 Nicholaas, Han; Sprangers, Arno. "210,000 emigrants since World War II, after return migration there were 120,000 Netherlands-born residents in Canada in 2001. DEMOS, 21, 4. Nederlanders over de grens". Nidi.knaw.nl. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2007-06-11.
  6. ↑ "Federal Statistics Office - Foreign population". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-02-12. Diakses tanggal 2016-02-22.
  7. ↑ "ABS Ancestry". 2012.
  8. ↑ Number of people with the Dutch nationality in Belgium as reported by Statistic Netherlands Diarsipkan 2017-07-06 di Wayback Machine. (Belanda)
  9. ↑ "New Zealand government website on Dutch-Australians". Teara.govt.nz. 2009-03-04. Diakses tanggal 2012-09-10.
  10. 1 2 3 Joshua Project. "Dutch Ethnic People in all Countries". Joshua Project. Diakses tanggal 2012-08-07.
  11. ↑ http://www.bfs.admin.ch/bfs/portal/de/index/themen/01/22/publ.Document.88215.pdf
  12. ↑ "CBS - One in eleven old age pensioners live abroad - Web magazine". Cbs.nl. 2007-02-20. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2012-08-07.
  13. ↑ "Table 5 Persons with immigrant background by immigration category, country background and sex. 1 January 2009". Ssb.no. 2009-01-01. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-11-15. Diakses tanggal 2012-08-07.
  14. ↑ "2001CPAncestryDetailed (Final)" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 7 September 2013. Diakses tanggal 27 August 2010.
  15. ↑ Based on Statistics Canada, Canada 2001 Census.Link to Canadian statistics. Diarsipkan 25 February 2005 di Wayback Machine.
  16. ↑ According to Factfinder.census.gov Diarsipkan 11 February 2020 di Archive.is
  17. ↑ Winkler Prins Geschiedenis der Nederlandencode: nl is deprecated I (1977), p. 150; I.H. Gosses, Handboek tot de staatkundige geschiedenis der Nederlandencode: nl is deprecated I (1974 [1959]), 84 ff.
  18. ↑ The actual independence was accepted by in the 1648 treaty of Munster, in practice the Dutch Republic had been independent since the last decade of the 16th century.
  19. ↑ D.J. Noordam, "Demografische ontwikkelingen in West-Europa van de vijftiende tot het einde van de achttiende eeuwcode: nl is deprecated ", in H.A. Diederiks e.a., Van agrarische samenleving naar verzorgingsstaatcode: nl is deprecated (Leiden 1993), 35–64, esp. 40
  20. ↑ "CBS statline Church membership". Statline.cbs.nl. 15 December 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 September 2018. Diakses tanggal 27 August 2010.
  21. ↑ Religion in the Netherlands Diarsipkan 16 January 2013 di Wayback Machine.. (dalam bahasa Belanda)
  22. ↑ "Wat maakt Nederland tot Nederland? Over identiteit blijken we verrassend eensgezind". trouw.nl. 26 June 2019. Diakses tanggal 17 July 2022.
  23. ↑ "Perpindahan agama Clovis ke agama Kristen, terlepas dari motifnya, merupakan titik balik dalam sejarah Belanda karena kaum elit kini mengubah kepercayaan mereka. Pilihan mereka akan berdampak pada rakyat jelata, yang banyak di antaranya (terutama di jantung wilayah Franka, Brabant dan Flanders) kurang antusias dibandingkan kelas penguasa." Diambil dari Geschiedenis van de Nederlandse stamcode: nl is deprecated , part I: till 1648. Hal. 203, 'A new religion', oleh Pieter Geyl. Wereldbibliotheek Amsterdam/Antwerpcode: nl is deprecated 1959.
  24. ↑ Britannica: "They were divided into three groups: the Salians, the Ripuarians, and the Chatti, or Hessians."(Link Diarsipkan 3 May 2015 di Wayback Machine.)
  25. ↑ Encyclopædia Britannica Online; entry 'History of the Low Countries'. 10 May. 2009 Diarsipkan 15 February 2014 di Wayback Machine.;The Franks, who had settled in Toxandria, in Brabant, were given the job of defending the border areas, which they did until the mid-5th century
  26. ↑ Arblaster, Paul (26 October 2018). A History of the Low Countries. Bloomsbury Publishing. hlm. 39. ISBN 978-1-137-61188-8. Diakses tanggal 3 March 2024.
  27. ↑ Encyclopædia Britannica Online; entry 'Dutch language' 10 May. 2009 Diarsipkan 26 April 2015 di Wayback Machine.; "It derives from Low Franconian, the speech of the Western Franks, which was restructured through contact with speakers of North Sea Germanic along the coast."
  28. ↑ Encyclopædia Britannica Online; entry 'West Germanic languages'. 10 May. 2009 Diarsipkan 30 August 2011 di Wayback Machine.;restructured Frankish—i.e., Dutch;
  29. ↑ W. Pijnenburg, A. Quak, T. Schoonheim & D. Wortel, Oudnederlands Woordenboek. Diarsipkan 19 January 2016 di Wayback Machine.
  30. ↑ Encyclopædia Britannica Online; entry 'History of the Low Countries'. 10 May. 2009 Diarsipkan 15 February 2014 di Wayback Machine.; "The administrative organization of the Low Countries ... was basically the same as that of the rest of the Frankish empire."
  31. ↑ Encyclopædia Britannica Online; entry 'History of the Low Countries'. 10 May. 2009 Diarsipkan 15 February 2014 di Wayback Machine.; "During the 6th century, Salian Franks had settled in the region between the Loire River in present-day France and the Coal Forest in the south of present-day Belgium. From the late 6th century, Ripuarian Franks pushed from the Rhineland westward to the Schelde. Their immigration strengthened the Germanic faction in that region, which had been almost completely evacuated by the Gallo-Romans."
  32. ↑ Encyclopædia Britannica Online; entry 'Fleming and Walloon'. 12 May. 2009 Diarsipkan 28 April 2009 di Wayback Machine.; "The northern Franks retained their Germanic language (which became modern Dutch), whereas the Franks moving south rapidly adopted the language of the culturally dominant Romanized Gauls, the language that would become French. The language frontier between northern Flemings and southern Walloons has remained virtually unchanged ever since."
  33. ↑ Encyclopædia Britannica Online (use fee site); entry 'History of the Low Countries'. 10 May. 2009 Diarsipkan 15 February 2014 di Wayback Machine.;Thus, the town in the Low Countries became a communitascode: la is deprecated (sometimes called corporatiocode: la is deprecated or universitascode: la is deprecated )—a community that was legally a corporate body, could enter into alliances and ratify them with its own seal, could sometimes even make commercial or military contracts with other towns, and could negotiate directly with the prince.
  34. ↑ Encyclopædia Britannica Online; entry 'History of the Low Countries'. 10 May. 2009 Diarsipkan 15 February 2014 di Wayback Machine.;The development of a town's autonomy sometimes advanced somewhat spasmodically because of violent conflicts with the prince. The citizens then united, forming conjurationescode: la is deprecated (sometimes called communes)—fighting groups bound together by an oath—as happened during a Flemish crisis in 1127–28 in Ghent and Brugge and in Utrecht in 1159.
  35. ↑ Encyclopædia Britannica Online; entry 'History of the Low Countries'. 10 May. 2009 Diarsipkan 15 February 2014 di Wayback Machine.;All the towns formed a new, non-feudal element in the existing social structure, and from the beginning merchants played an important role. The merchants often formed guilds, organizations that grew out of merchant groups and banded together for mutual protection while traveling during this violent period, when attacks on merchant caravans were common.
  36. ↑ Encyclopædia Britannica Online; entry 'History of the Low Countries'. 10 May. 2009 Diarsipkan 15 February 2014 di Wayback Machine.;The achievements of the Flemish partisans inspired their colleagues in Brabant and Liège to revolt and raise similar demands; Flemish military incursions provoked the same reaction in Dordrecht and Utrecht
  37. ↑ Etymologisch Woordenboek van het Nederlandscode: nl is deprecated , entry "Diets". (dalam bahasa Belanda)

Bacaan lanjutan

Bahasa Inggris

  • (English)' Blom, J. C. H. and E. Lamberts, eds. History of the Low Countries (2006) 504pp excerpt and text search; also complete edition online
  • (English) Bolt, Rodney.The Xenophobe's Guide to the Dutch. Oval Projects Ltd 1999, ISBN 1-902825-25-X
  • (English) Boxer. Charles R. The Dutch in Brazil, 1624-1654. By The Clarendon Press, Oxford, 1957, ISBN 0-208-01338-5
  • (English) Burke, Gerald L. The making of Dutch towns: A study in urban development from the 10th-17th centuries (1960)
  • (English) De Jong, Gerald Francis. The Dutch in America, 1609–1974.Twayne Publishers 1975, ISBN 0-8057-3214-4
  • (English)Hunt, John. Dutch South Africa: early settlers at the Cape, 1652–1708. By John Hunt, Heather-Ann Campbell. Troubador Publishing Ltd 2005, ISBN 1-904744-95-8.
  • (English)Koopmans, Joop W., and Arend H. Huussen, Jr. Historical Dictionary of the Netherlands (2nd ed. 2007)excerpt and text search
  • (English) Kossmann-Putto, J. A. and E. H. Kossmann. The Low Countries: History of the Northern and Southern Netherlands (1987)
  • (English) Kroes, Rob. The Persistence of Ethnicity: Dutch Calvinist pioneers. By University of Illinois Press 1992, ISBN 0-252-01931-8
  • (English) Stallaerts, Robert. The A to Z of Belgium (2010), a historical encyclopedia
  • (English) White & Boucke. The UnDutchables. ISBN 978-1-888580-44-0.

Bahasa Belanda

  • (Dutch) Voor wie Nederland en Vlaanderen wil leren kennen. By J. Wilmots and J. De Rooij, 1978, Hasselt/Diepenbeek. (Belanda)
  • (Dutch) Handgeschreven wereld. Nederlandse literatuur en cultuur in de middeleeuwen. By D. Hogenelst and Frits van Oostrom, 1995, Amsterdam. (Belanda)
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Notable Dutch people over the ages.
Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Dutch proverbs.
  • l
  • b
  • s
Topik Belanda 
Bagian dari Kerajaan Belanda
Sejarah
  • Suku Jermanik
  • Era Romawi
  • Frisii, Chamavi, Batavi, Kananefata
  • Masa Migrasi
  • Sakson, Frisia, Franka Sali
  • Dorestad, Utrecht
  • Pengembangan pusat perkotaan
  • Kerajaan Frisia
  • Kerajaan Franka
  • Franka Tengah
  • Lorraine Hilir
  • Flanders, Holland, Kemerdekaan Frisia
  • Brabant, Gelre
  • Kekaisaran Romawi Suci
  • Belanda Burgundy
  • Belanda Habsburg
  • Renaisans
  • Tujuh Belas Provinsi
  • Belanda Spanyol
  • Perang Delapan Puluh Tahun
  • Republik Belanda
  • Masa Keemasan
  • Revolusi Batavia
  • Republik Bataaf
  • Kerajaan Holland
  • Penggabungan
  • Kepangeranan
  • Kerajaan Bersatu
  • Perang Dunia II
    • Invasi Jerman Nazi
    • Hari Pembebasan Belanda
  • Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
  • Piagam Kerajaan Belanda
  • Perkawinan sejenis
  • Resesi Besar
  • Krisis utang Eropa
  • Malaysia Airlines MH17
  • Pandemi virus Corona
Geografi
  • Burung
  • Kota
  • Deltawerken
  • Gempa bumi
  • Titik ekstrem
  • Pengendalian banjir
  • Ladang gas
  • Pulau
  • Danau
  • Mamalia
  • Gunung dan bukit
  • Wilayah
  • Sungai
  • Delta Rhein–Meuse–Scheldt
  • Gunung berapi
  • Situs Warisan Dunia
  • Zuiderzeewerken
Politik
  • Aborsi
  • Kabinet
  • Perubahan iklim
  • Konstitusi
  • Korupsi
  • Demografi
  • Kebijakan obat-obatan
  • Pendidikan
  • Pemilihan umum
  • Eutanasia
  • Pelayanan kesehatan
    • Kesehatan
  • Tunawisma
  • Hubungan luar negeri
  • HAM
    • LGBT
  • Kehakiman
  • Imigrasi
  • Hukum
    • Penegak hukum
    • Firma Hukum
  • Monarki
  • Munisipalitas
  • Provinsi
  • Republikanisme
  • Parlemen
  • Partai politik
  • Perdana Menteri
  • Dewan air
  • Militer
    • Darat
    • Laut
    • Udara
    • Marsose
Ekonomi
  • Indeks AEX
  • Bank sentral
  • Energi
  • Euronext
  • Model polder
  • Perpajakan
  • Telekomunikasi
  • Pariwisata
  • Serikat pekerja
Transportasi
  • Bersepeda
  • Transportasi
    • Transportasi umum
    • Transportasi rel
    • Transportasi jalan
Kebudayaan
  • Arsitektur
  • Seni
  • Ganja
  • Sinema
  • Hidangan
    • Wine
  • Etiket
  • Tanda kehormatan
  • Ketidakberagamaan
  • Bahasa
  • Sastra
  • Media
  • Musik
  • Orde kekesatriaan
  • Orang Belanda
  • Pornografi
  • Prostitusi
  • Hari libur
  • Agama
  • Olahraga
  • Simbol nasional
    • Lagu kebangsaan
    • Lambang negara
    • Bendera
    • Singa Belanda
    • Singa Republik
  • Oranjegekte
  • Terminologi
  • Kategori
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
    • 2
  • Israel
Lain-lain
  • NARA
Ikon rintisan

Artikel bertopik masyarakat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Kemunculan
  3. Konvergensi
  4. Konsolidasi
  5. Identitas nasional
  6. Imperium Belanda
  7. Statistik
  8. Lihat pula
  9. Catatan
  10. Referensi
  11. Bacaan lanjutan
  12. Bahasa Inggris
  13. Bahasa Belanda

Artikel Terkait

Pendudukan Jepang di Hindia Belanda

Pendudukan Jepang di Hindia Belanda selama Perang Dunia II, 1942-1945

Kartu Tanda Penduduk

tanda pengenal yang berlaku di Indonesia

Dewan Negara Belanda

Dewan Negara Belanda (bahasa Belanda: Staten-Generaal der Nederlandencode: nl is deprecated ) adalah badan legislatif bikameral Belanda, yang terdiri

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026