Bahasa Persia Yahudi adalah dialek-dialek Persia yang dituturkan oleh masyarakat Yahudi Persia di Iran dan Asia Tengah, dan naskah-naskah bahasa Persia yang hampir semuanya menggunakan abjad Ibrani. Dialek ini telah ada sejak zaman Akhemeniyah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Bahasa Persia Yahudi (bahasa Persia: یهودیcode: fa is deprecated ) adalah dialek-dialek Persia yang dituturkan oleh masyarakat Yahudi Persia di Iran dan Asia Tengah, dan naskah-naskah bahasa Persia yang hampir semuanya menggunakan abjad Ibrani. Dialek ini telah ada sejak zaman Akhemeniyah.[6]
Para penutur menyebut bahasa mereka sebagai fārsi yehud. Beberapa non-Yahudi menyebut dialek ini sebagai "dzhidi" (juga dieja sebagai "zidi", "judi", atau "jidi"), berarti "Yahudi" dalam istilah yang cenderung menghina.[6]

Dengan tidak adanya keseragaman dialek Persia yang digunakan oleh orang Yahudi di Iran, dialek Persia Yahudi dapat mengacu pada berbagai dialek lokal yang digunakan oleh kaum Yahudi. Dialek ini terkenal karena pelestarian arkaisme tertentu dan serapan kata-kata dari bahasa Ibrani Alkitabiah yang tidak lagi digunakan pada Ibrani Modern.[6] Persia Yahudi Media sering digunakan untuk menyebut kelompok dialek yang digunakan oleh masyarakat Yahudi di Iran Tengah.[7]: 117 Tulisan-tulisan Persia Yahudi awal menampilkan berbagai ortografi yang terkadang menunjukkan perbedaan pelafalan dari Persia Baru. Dialek ini juga mempertahankan tahap transisi dalam fitur linguistik tertentu. Misalnya, Persia Yahudi awal menggunakan preposisi p (baik berarti "ke", "oleh", atau "dalam") yang menandai transisi dari pad dalam bahasa Persia Pertengahan, dan be dalam bahasa Persia Baru. Dialek ini juga menunjukkan berbagai konstruksi untuk ezafe dan untuk kata kerja dalam suara pasif. Dalam surat-surat pribadi tertentu yang ditemukan di Geniza Kairo, bahasa Persia ditulis menggunakan abjad Ibrani sedangkan frasa bahasa Arab yang termasuk dalam surat-surat tersebut ditulis menggunakan abjad Arab. Selanjutnya, para penulis surat ini menyertakan berkat dan ungkapan bahasa Ibrani. Alkitab versi bahasa Persia Yahudi tidak mengikuti sintaksis bahasa Persia umum, melainkan menggunakan gaya bahasa Ibrani.[6]
Beberapa kota utama Iran dengan dialek Persia Yahudi adalah Kashan, Isfahan, Yazd, Kerman, Shiraz, Borujerd, dan Hamadan. Bahasa sehari-hari yang digunakan oleh orang Yahudi di Asia Tengah yang berbahasa Persia juga sering disebut sebagai bahasa Tajik Yahudi. Sedangkan bahasa Persia Tat Yahudi di Pegunungan Kaukasus dianggap tidak dapat dipahami oleh penutur bahasa Persia Baku, Yahudi Iran, dan Yahudi Asia Tengah saat ini.[7]: 119 Banyak penutur dialek Persia Yahudi Iran telah meninggalkan Iran dan hanya sedikit penutur asli yang tersisa. Akibatnya, bahasa Persia Yahudi dianggap terancam punah menurut Endangered Language Alliance.[8]