Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Adeg-adeg (aksara Jawa)

Adeg-adeg yaitu salah satu tanda dalam aksara Jawa Hanacaraka yang fungsinya sebagai penanda dimulainya cerita atau permulaan alinea baru. Di dalam penulisan aksara Jawa terdapat dua jenis tanda, yaitu 'adeg-adeg' dan 'pada'. Adeg-adeg berfungsi untuk memberi tanda dimulainya ceritera atau alinea baru, sedangkan pada merupakan tanda lain seperti pada lingsa yang berfungsi seperti koma dalam bahasa Indonesia, pada lungsi yang fungsinya untuk menghentikan kalimat atau sama dengan fungsi titik dalam bahasa Indonesia.

tanda baca di aksara Jawa
Diperbarui 19 Maret 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Adeg-adeg (aksara Jawa)
Adeg-adeg
Aksara Jawa
UnicodeU+A9CB
Letak penulisanDi awal suatu Paragraf

Adeg-adeg yaitu salah satu tanda dalam aksara Jawa Hanacaraka yang fungsinya sebagai penanda dimulainya cerita atau permulaan alinea baru.[1] Di dalam penulisan aksara Jawa terdapat dua jenis tanda, yaitu 'adeg-adeg' dan 'pada'. Adeg-adeg berfungsi untuk memberi tanda dimulainya ceritera atau alinea baru, sedangkan pada merupakan tanda lain seperti pada lingsa yang berfungsi seperti koma dalam bahasa Indonesia, pada lungsi yang fungsinya untuk menghentikan kalimat atau sama dengan fungsi titik dalam bahasa Indonesia.

Referensi

  1. ↑ Situs web Sutresna Jawa Diarsipkan 2013-03-06 di Wayback Machine. (diakses 29 Agustus 2012)

Lihat pula

  • Pada lingsa
  • Pada lungsi
  • l
  • b
  • s
Aksara Jawa
Aksara nglegena (20 aksara dasar)
ꦲ
Ha
ꦤ
Na
ꦕ
Ca
ꦫ
Ra
ꦏ
Ka
ꦢ
Da
ꦠ
Ta
ꦱ
Sa
ꦮ
Wa
ꦭ
La
ꦥ
Pa
ꦝ
Dha
ꦗ
Ja
ꦪ
Ya
ꦚ
Nya
ꦩ
Ma
ꦒ
Ga
ꦧ
Ba
ꦛ
Tha
ꦔ
Nga
8 Aksara murda
ꦟ
Na
ꦑ
Ka
ꦡ
Ta
ꦯ
Sa
ꦦ
Pa
ꦘ
Nya
ꦓ
Ga
ꦨ
Ba
Aksara swara
(5 aksara vokal)
dan 2 Aksara gantèn
ꦄ
A
ꦆ
I
ꦈ
U
ꦌ
E
ꦎ
O
 
ꦊ
Nga lelet
ꦉ
Pa cerek
Angka
꧑
1
꧒
2
꧓
3
꧔
4
꧕
5
꧖
6
꧗
7
꧘
8
꧙
9
꧐
0
 
Aksara tambahan
5 Aksara mahaprana
(arkais)
ꦰ
Sa
ꦞ
Dha
ꦙ
Ja
ꦜ
Tha
ꦣ
Da
 
7 Tidak digunakan
/ dipertentangkan
ꦅ
I Kawi
ꦇ
Ii (aksara Jawa)
ꦐ
Ka Sasak
ꦋ
Nga lelet Raswadi
ꦖ
Ca Murda
ꦘ
Nya Murda
ꦍ
Ai
 
Sandhangan (Tanda diakritik)
6 Sandhangan swara
(pembentuk vokal)
ꦶ
Wulu
ꦼ
Pepet
ꦸ
Suku
ꦺ
Taling
ꦴ
Tarung / raswadi
꦳
Cecak telu
 
4 Sandhangan panyigeg
(penutup suku kata)
ꦃ
Wignyan
ꦁ​
Cecak
ꦂ
Layar
꧀
Pangkon
 
3 Sandhangan wyanjana
(tengah suku kata)
ꦿ
Cakra
ꦽ
Cakra keret
ꦾ
Péngkal
 
5 Vokal pajang
(arkais)
ꦀ
Panyangga -ṃ
ꦷ
Wulu melik / dirga melik
ꦹ
Suku mendut / dirga mendut
ꦻ
Dirga mure
ꦵ
Tolong (aksara Jawa)
 
Pada (simbol)
8 Tanda baca
 
꧊
Adeg
꧋
Adeg-adeg
꧈
Pada lingsa
꧉
Pada lungsi
꧇
Pada pangkat
꧅
Pada luhur
꧄
Pada madya
꧃
Pada andhap
Kombinasi tanda baca
dan aksara
꧋꧐꧋
Pada guru
꧉꧐꧉
Pada pancak
꧅ꦧ꧀ꦕ꧅
Purwa pada
꧅ꦟ꧀ꦢꦿ꧅
Madya pada
꧅ꦆ꧅
Wasana pada
8 Hiasan dan simbol arkais
꧁ ꧂ ꧌ ꧍ ꧆ ꧏ ꧞ ꧟
Rerenggan Pada piseleh Pada windu Pangrangkep Pada tirta tumetes Pada isen-isen
Ikon rintisan

Artikel bertopik aksara ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Lihat pula

Artikel Terkait

Aksara Jawa

aksara yang digunakan untuk menulis bahasa Jawa dan bahasa sekitarnya

Tanda baca

juga tinggi rendah serta jeda yang dapat di sewaktu pembacaan. Bisa juga dikatakan bahwa tanda baca adalah tanda grafis yang digunakan secara konvensional

Aksara Sunda Baku

Aksara yang digunakan untuk menulis Bahasa Sunda

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026