Jakarta Aktual – 06 Juni 2026 | Rupiah telah mencapai titik terlemah sepanjang sejarah, yaitu Tembus Rp18.029 per Dollar AS, inilah 5 barang rentan naik jika rupiah terus melemah. Pada perdagangan Kamis (4/6/2026) pagi, nilai tukar rupiah kembali mencatatkan rekor terlemah setelah menyentuh level Rp18.029 per dollar AS. Pelemahan ini memperpanjang tekanan terhadap rupiah yang dalam beberapa waktu terakhir terus bergerak di level rendah terhadap dollar AS.
Pelemahan rupiah berlangsung sejak perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel pecah pada akhir Februari. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap industri ekspor dan impor Indonesia. Tembus Rp18.029 per Dollar AS, inilah 5 barang rentan naik jika rupiah terus melemah menjadi sorotan karena dapat mempengaruhi harga berbagai kebutuhan masyarakat.
Menurut Ekonom Senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, dalam enam bulan terakhir rupiah telah mengalami depresiasi sebesar 7,29 persen terhadap dollar AS. Kondisi ini berdampak bagi industri Tanah Air, khususnya aktivitas ekspor-impor yang erat kaitannya dengan transaksi mata uang asing.
Tembus Rp18.029 per Dollar AS, inilah 5 barang rentan naik jika rupiah terus melemah seperti bahan baku, energi, mesin, serta suku cadang impor yang juga dibayar dalam dolar AS. Hal ini terjadi karena perusahaan harus mengeluarkan lebih banyak rupiah untuk mendapatkan jumlah dolar yang sama. Sehingga, biaya impor menjadi lebih mahal dan dapat meningkatkan biaya produksi yang pada akhirnya dapat dibebankan kepada konsumen melalui kenaikan harga barang dan jasa.
Chief Economist Bank Permata Josua Pardede menjelaskan pelemahan rupiah tidak memberikan dampak yang sama kepada seluruh pelaku usaha. Secara teori, eksportir bisa diuntungkan karena pendapatan dalam dolar AS ketika dikonversi ke rupiah menjadi lebih besar. Namun, dalam praktiknya manfaat itu tidak otomatis besar karena banyak eksportir Indonesia tetap memakai bahan baku impor, energi impor, mesin impor, suku cadang impor, dan jasa logistik internasional yang juga dibayar dalam dolar AS.
Tembus Rp18.029 per Dollar AS, inilah 5 barang rentan naik jika rupiah terus melemah sehingga penting bagi industri untuk memantau pergerakan rupiah. Jika dolar benar-benar menembus dan bertahan di atas level Rp18.000, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh investor atau perusahaan besar, tetapi juga dapat memengaruhi harga berbagai kebutuhan masyarakat.
Bank Indonesia (BI) mengatakan pihaknya akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menegaskan fundamental ekonomi dan kondisi fiskal Indonesia tetap kuat dan optimistis rupiah akan kembali menguat.
Kesimpulan dari Tembus Rp18.029 per Dollar AS, inilah 5 barang rentan naik jika rupiah terus melemah adalah bahwa pelemahan rupiah dapat berdampak pada berbagai sektor, terutama industri impor dan ekspor. Oleh karena itu, penting bagi pelaku usaha dan masyarakat untuk memantau pergerakan rupiah dan mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan kenaikan harga barang dan jasa.