Beranda » IHSG dan Rupiah Sempat Menguat, BI: Kebijakan Kenaikan BI Rate Direspons Positif Investor
Posted in

IHSG dan Rupiah Sempat Menguat, BI: Kebijakan Kenaikan BI Rate Direspons Positif Investor

IHSG dan Rupiah Sempat Menguat, BI: Kebijakan Kenaikan BI Rate Direspons Positif Investor
IHSG dan Rupiah Sempat Menguat, BI: Kebijakan Kenaikan BI Rate Direspons Positif Investor

Jakarta Aktual – 14 Juni 2026 | IHSG dan rupiah sempat menguat, BI: Kebijakan kenaikan BI rate direspons positif investor [titlebase] menjadi sorotan utama di pasar keuangan Indonesia. Pada pembukaan perdagangan Jumat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah sama-sama menguat, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional.

IHSG dibuka di zona hijau dengan kenaikan 81,33 poin atau 1,38 persen ke level 5.967 pada pukul 09.50 WIB. Penguatan tersebut menjadi sinyal bahwa pelaku pasar merespons positif berbagai perkembangan ekonomi dan kebijakan yang ditempuh pemerintah serta otoritas moneter dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Di saat yang sama, rupiah juga menunjukkan kinerja yang lebih baik. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda berada di level Rp17.937 per dolar Amerika Serikat pada awal perdagangan Jumat pagi. Posisi tersebut menguat 51 poin atau sekitar 0,29 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.988 per dolar AS.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan penguatan rupiah tidak terlepas dari respons positif investor terhadap bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia. “Pasca kenaikan BI-Rate menjadi 5,50 persen, serta penguatan imbal hasil SRBI dan SBN, investor asing merespons positif penguatan bauran kebijakan tersebut,” ujar Ramdan.

📖 Baca juga:
Tembus Rp18.029 per Dollar AS, inilah 5 barang rentan naik jika rupiah terus melemah

IHSG dan rupiah sempat menguat, BI: Kebijakan kenaikan BI rate direspons positif investor [titlebase] karena kebijakan tersebut meliputi kenaikan BI-Rate menjadi 5,50%, penguatan struktur suku bunga SRBI, pemberian insentif hedging swap bagi investor asing, pembukaan akses repo untuk mendukung likuiditas perbankan, serta peningkatan intensitas operasi moneter rupiah dan valuta asing.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti juga mengklaim bahwa bauran kebijakan BI tersebut berhasil membuat rupiah terus menguat. “Langkah-langkah tersebut juga didukung oleh sinergi yang erat antara Bank Indonesia dan Pemerintah,” ujar Destry.

IHSG dan rupiah sempat menguat, BI: Kebijakan kenaikan BI rate direspons positif investor [titlebase] menunjukkan bahwa kebijakan kenaikan BI Rate menjadi 5,50% mendapat respons positif dari investor. Hal ini tercermin dari meningkatnya aliran masuk modal asing ke instrumen portofolio domestik pasca-kenaikan suku bunga acuan.

Bank Indonesia yakin bahwa nilai tukar rupiah akan terus merangsek naik menuju level fundamentalnya, didorong oleh derasnya aliran masuk modal asing ke instrumen portofolio domestik pasca-kenaikan suku bunga acuan. IHSG dan rupiah sempat menguat, BI: Kebijakan kenaikan BI rate direspons positif investor [titlebase] menjadi bukti bahwa kebijakan moneter yang tepat dapat mempengaruhi kepercayaan investor dan meningkatkan stabilitas ekonomi.

📖 Baca juga:
IHSG Tertekan, Analis Rekomendasikan 6 Saham Ini untuk Akumulasi

Kesimpulan dari IHSG dan rupiah sempat menguat, BI: Kebijakan kenaikan BI rate direspons positif investor [titlebase] adalah bahwa kebijakan kenaikan BI Rate menjadi 5,50% telah mendapat respons positif dari investor, sehingga meningkatkan kepercayaan investor dan stabilitas ekonomi. IHSG dan rupiah sempat menguat, BI: Kebijakan kenaikan BI rate direspons positif investor [titlebase] menunjukkan bahwa kebijakan moneter yang tepat dapat mempengaruhi kepercayaan investor dan meningkatkan stabilitas ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *