Jakarta Aktual – 07 Juni 2026 | Hukuman berat rival Veda bermula dari aduan Honda, Leopard Racing siap lanjutkan pembelaan. Veda Ega Pratama, pembalap muda andalan Indonesia, menghadapi tantangan besar dalam balapan utama Moto3 Hungaria 2026. Pembalap berusia 17 tahun itu dipastikan harus bekerja ekstra keras di Sirkuit Balaton Park pada Minggu (7/6/2026) sore pukul 16.00 WIB setelah dijatuhi hukuman Long Lap Penalty (LLP) oleh FIM MotoGP Steward Panel.
Sanksi tersebut diberikan kepada Veda Ega Pratama karena dirinya dinilai berkendara terlalu lambat dan mengganggu laju pembalap CODE Motorsports, Ruche Moodley, di Tikungan 5 saat sesi kualifikasi kedua (Q2) pada Sabtu (6/6/2026). Meskipun hanya diganjar satu kali penalti memutar jalur buatan, hukuman itu sekaligus membuat hari kedua Moto3 Hungaria 2026 tak berjalan baik untuk Veda Ega Pratama.
Sebelumnya, Veda Ega Pratama mengalami kecelakaan di sesi latihan bebas kedua (FP2). Insiden tersebut memaksa Veda Ega Pratama menyudahi sesi lebih cepat dan gagal merampungkan simulasi balapan (long run) yang telah dirancang matang oleh tim.
Veda Ega Pratama menjalani sesi kualifikasi kedua dengan kenyamanan di atas motor dan kepercayaan diri yang cukup tinggi. Namun, dia masih tertinggal 1,8 detik dari pembalap tercepat Maximo Quiles dari Aspar Team.
Leopard Racing, tim yang mewakili Veda Ega Pratama, siap lanjutkan pembelaan untuk memastikan pembalap muda andalan Indonesia tetap berada di atas trek. Dengan hukuman berat yang dijatuhkan, Veda Ega Pratama harus bekerja ekstra keras untuk mencapai podium.
Tak lupa, Leopard Racing juga telah menyatakan dukungan penuh kepada Veda Ega Pratama demi memastikan pembalap muda andalan Indonesia tetap berada di atas trek.
Mengingat tantangan besar yang dihadapi, Veda Ega Pratama harus berlatih keras dan fokus untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dengan dukungan dari tim dan fans, dia akan berusaha untuk mencapai podium di Moto3 Hungaria 2026.