Jakarta Aktual – 05 Juli 2026 | Pedih jadi rekan Veda, pembalap Jepang tak enak hati kepada Honda Team Asia [titlebase] merupakan fenomena yang terjadi di dunia balap Moto3. Zen Mitani, pembalap Jepang yang menjadi rekan setim Veda Ega Pratama, merasa tak bisa mengimbangi Veda sebagai rekan setim untuk Moto3 2026 menyusul hasil buruk yang diraihnya lagi dalam balapan terkini.
Di Sirkuit Assen, Belanda, Zen Mitani mengalami kegagalan finis alias DNF untuk kedua kalinya setelah dia menorehkan catatan serupa ketika mengaspal pada GP Amerika di Circuit of The Americas, Amerika Serikat. Sementara itu, Veda Ega Pratama juga mengalami crash atau kecelakaan, namun sebelumnya dia berhasil memimpin balapan dan meramaikan zona podium.
Pedih jadi rekan Veda, pembalap Jepang tak enak hati kepada Honda Team Asia [titlebase] karena Mitani merasa bahwa dia tidak bisa memberikan kontribusi yang signifikan untuk tim. Dia berada di posisi ke-20 dan naik 2 strip sebelum mengalami kecelakaan. Sementara itu, Veda berhasil menduduki urutan ke-7 dan bahkan memimpin balapan sebelum disusul oleh David Almansa dan Maximo Quiles.
Pedih jadi rekan Veda, pembalap Jepang tak enak hati kepada Honda Team Asia [titlebase] juga dirasakan oleh Alain Bronec, pemilik tim CIP Green Power, yang merasa campur aduk ketika 2 pembalapnya gagal memenuhi ekspektasi pada Moto3 Belanda 2026. Scott Ogden dan Adrian Cruces mengakhiri seri Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit Assen dengan catatan yang memilukan.
Pedih jadi rekan Veda, pembalap Jepang tak enak hati kepada Honda Team Asia [titlebase] merupakan contoh bahwa di dunia balap, tidak hanya kemampuan individu yang penting, tetapi juga kerja sama tim dan strategi yang tepat. Veda Ega Pratama dan Zen Mitani harus bekerja sama untuk memperbaiki hasil tim dan meningkatkan kemampuan mereka di masa depan.
Kesimpulan dari kejadian ini adalah bahwa Pedih jadi rekan Veda, pembalap Jepang tak enak hati kepada Honda Team Asia [titlebase] merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh tim dan pembalap. Mereka harus bekerja sama dan memperbaiki strategi untuk meningkatkan hasil dan mencapai kesuksesan di dunia balap Moto3.