Universitas Islam Jakarta (UID) merupakan perguruan tinggi yang didirikan dan dibina oleh Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID) yang berkedudukan di Jakarta.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Universitas Islam Jakarta | |
|---|---|
جامعة جاكرتا الإسلامية | |
Lambang Resmi Universitas Islam Jakarta | |
| Jenis | Perguruan Tinggi Swasta |
| Didirikan | 21 November 1950 |
| Rektor | Prof. Dr. Ir. Hj. Raihan, M.Si. |
| Alamat | Jl. Balai Rakyat, Utan Kayu, Kec. Matraman, Kota Administrasi Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13120 |
| Kampus | Urban |
| Warna | Biru |
| Julukan | UID (Akronim) |
| Afiliasi | Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID) |
| Situs web | www.uid.ac.id |
Koordinat: 6°11′49.9″S 106°52′8.2″E / 6.197194°S 106.868944°E / -6.197194; 106.868944Lihat peta diperbesar Koordinat: 6°11′49.9″S 106°52′8.2″E / 6.197194°S 106.868944°E / -6.197194; 106.868944Lihat peta diperkecil | |
Universitas Islam Jakarta (UID) merupakan perguruan tinggi yang didirikan dan dibina oleh Yayasan Wakaf Perguruan Tinggi Islam Jakarta (YWPTID) yang berkedudukan di Jakarta.
Pada mulanya, UID merupakan kursus Persiapan Akademi Islam yang didirikan pada 5 November 1950 di Gedung Kesenian Jakarta sebagai suatu usaha persiapan pendirian Perguruan Tinggi Islam di Jakarta. Kuliah perdana dilaksanakan di Gedung Kesenian Jakarta hingga dialihkan di Gedung Muhammadiyah yang terletak di Jalan Kramat Raya 49. Kemudian, berpindah lagi ke Adhoc Stat (sekarang Gedung Bappenas) di Jalan Imam Bonjol. Perpindahan tempat kuliah ini dilaksanakan dalam upaya peningkatan status menjadi Perguruan Tinggi Islam dengan kurikulum yang disempurnakan. Pada paruh pertama atau awal pendirian, terdapat 30 orang mahasiswa perintis. Hingga pada akhirnya diresmikannya Perguruan Tinggi Islam Jakarta pada 14 November 1951 di Gedung Adhoc yang sekarang menjadi Gedung Bappenas. Seiring waktu, Perguruan Tinggi Islam Jakarta pun berubah nama menjadi Universitas Islam Djakarta dengan akronim UID yang tetap digunakan hingga sekarang. Semenjak EYD diterapkan penulisan nama universitas pun disesuaikan menjadi Universitas Islam Jakarta tanpa mengubah akronimnya.
UID mengelola sebanyak 11 program studi, yang terdiri dari 5 program studi sarjana (Strata Satu/S1) 4 program studi pascasarjana (Strata Dua/S2) 1 program Doktor (Strata Tiga/S3) Pendidikan Agama Islam.