Universitas Pertamina (UPer) merupakan Perguruan Tinggi Swasta yang didirikan pada tanggal 1 Februari 2016 sebagai bentuk tanggung jawab sosial PT Pertamina (Persero) di bidang pendidikan. Universitas Pertamina diresmikan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) pada tanggal 11 Februari 2016.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Universitas Pertamina | |
|---|---|
Pertamina University | |
Lambang Universitas Pertamina | |
| Moto | "Jadilah Pemimpin Global" |
Moto dalam bahasa Inggris | "Be Global Leaders" |
| Jenis | Perguruan Tinggi BUMN - APERTI BUMN |
| Didirikan | 1 Februari 2016 |
Lembaga induk | Pertamina Foundation (Yayasan Pertamina) |
Afiliasi akademik | PT. Pertamina (Persero) |
| Rektor | Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU |
Staf akademik | 244 [1] |
Staf administrasi | 130 [2] [3] |
| Jumlah mahasiswa | 6000-7000 [4] |
| Alumni | 9.641 alumni |
| Lokasi | |
| Kampus | Urban; Jl. Teuku Nyak Arief, Simprug, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Administrasi Jakarta Selatan, DKI Jakarta, kode pos 12220 |
| Warna | Biru dongker |
| Situs web | www |
Koordinat: 6°13′41.90056″S 106°47′20.87304″E / 6.2283057111°S 106.7891314000°E / -6.2283057111; 106.7891314000Lihat peta diperbesar Koordinat: 6°13′41.90056″S 106°47′20.87304″E / 6.2283057111°S 106.7891314000°E / -6.2283057111; 106.7891314000Lihat peta diperkecil | |
Universitas Pertamina (UPer) merupakan Perguruan Tinggi Swasta yang didirikan pada tanggal 1 Februari 2016 sebagai bentuk tanggung jawab sosial PT Pertamina (Persero) di bidang pendidikan. Universitas Pertamina diresmikan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) pada tanggal 11 Februari 2016.
Universitas Pertamina memiliki 6 Fakultas dan 15 Program Studi yang kurikulumnya dibuat berbasis kebutuhan industri energi terutama perminyakan. Universitas Pertamina didirikan dengan harapan menjadi universitas berkelas dunia yang bergerak di bidang bisnis dan teknologi energi. Saat ini, pengelolaan Universitas Pertamina berada di bawah naungan Pertamina Foundation. Rektor Universitas Pertamina adalah Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU. Sebelum bergabung dengan Universitas Pertamina, Prof. Wawan menempuh pendidikan S1 dan S2 di program studi Geofisika, Universitas Gajah Mada (UGM). Ia melanjutkan pendidikan S3 dan Profesi Insinyur, di program studi Teknik Geologi, Institut Teknologi Bandung (ITB).
Prof. Wawan tercatat sebagai Guru Besar di Teknik Geofisika ITB, dan merupakan Anggota Ex Officio Senat Akademik ITB. Beliau juga aktif tergabung dalam berbagai organisasi seperti Anggota Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), Society of Exploration Geophysics (SEG), Society of Exploration Geophysics of Japan (SEGJ), Environmental and Engineering Society (EEGS), American Association of Petroleum Geologist (AAPJ), dan menjadi Ketua Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) pada Tahun 2004 hingga 2005.
Sebelum menjadi Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan dan Kerja Sama Universitas Pertamina, beliau menduduki posisi Wakil Rektor Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan ITB periode 2015-2020, dan Wakil Rektor Riset dan Inovasi periode 2010-2014. Dalam hal penelitian, Prof Wawan terlibat dalam berbagai proyek bergengsi, misalnya menjadi Project Director dari Kerjasama Penelitian Internasional antara negara Indonesia, Jepang, dan Norway, menjadi Project Leader dalam kerjasama internasional dengan Kyoto University, Asian Institute of Technology, Chulalongkorn University, Kasetsart University, University of Malaya, dan Vietnam National University.
Selain menerbitkan penelitian di berbagai jurnal ternama, Prof Wawan juga aktif dalam berbagai kegiatan pelatihan baik di dalam maupun luar negeri. Pada tahun 2019, beliau mengikuti workshop yang diselenggarakan oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT). Prof Wawan juga aktif berperan sebagai instruktur pelatihan di berbagai negara seperti di Alzajair, dan Sudan.
Pencapaian gemilang Prof Wawan mengantarkannya menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Presiden Republik Indonesia pada Tahun 2005 dan 2015, dan penghargaan Ganesha Wira Adiutama ITB pada Tahun 2015 dan 2020.
Universitas Pertamina memiliki 98 dosen bergelar doktor, dan 67 dosen bergelar magister lulusan kampus ternama baik dari dalam maupun luar negeri. Universitas Pertamina berada dalam ekosistem Pertamina, sehingga kegiatan perkuliahan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan dunia industri, khususnya PT. Pertamina (Persero) dan Anak Perusahaan. Universitas Pertamina juga memberikan kemudahan akses kepada mahasiswa untuk melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah fasilitas dan asset milik PT Pertamina (Persero). Mahasiswa Universitas Pertamina juga diberikan kemudahan untuk melakukan magang industri di PT. Pertamina (Persero) dan Anak Perusahaan. Saat ini, sejumlah 22 pekerja professional PT. Pertamina (Persero) dan Anak Perusahaan menjadi dosen praktisi di Universitas Pertamina. Ini membuktikan komitmen Universitas Pertamina untuk mencetak lulusan yang siap pakai dan siap kerja. Untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan perkembangan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), Universitas Pertamina menghadirkan 11 pusat studi (Center of Excellence) di berbagai bidang.
Universitas Pertamina direncanakan memiliki enam fakultas dengan 18 program studi untuk program sarjana (S1).[5] Program studi tersebut adalah: