Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Protektorat Tunisia Prancis

Naungan Tunisia Perancis didirikan pada tahun 1881 pada masa imperialisme. Sebelumnya, Tunisia merupakan provinsi Kesultanan Uthmaniyah yang sedang mengalami kemunduran. Provinsi ini memiliki otonomi yang besar di bawah kepemimpinan bey Muhammad III as-Sadiq. Pada tahun 1877, Rusia menyatakan perang terhadap Kesultanan Uthmaniyah. Kemenangan Rusia mengakibatkan kemerdekaan negara-negara Balkan dan memulai perbincangan mengenai masa depan wilayah Utsmaniyah. Kongres Berlin diadakan pada tahun 1878 untuk membahas masalah ini. Britania menolak pembubaran Kesultanan Utsmaniyah dan menawarkan Tunisia kepada Prancis. Sebagai gantinya, Britania dapat memperoleh wilayah Siprus. Jerman menyetujui kekuasaan Prancis di Tunisia dengan tujuan agar Prancis disibukkan oleh wilayah Mediterania tengah dan tidak akan mencoba membalas dendam di Eropa setelah kekalahannya dalam Perang Prancis-Prusia. Sementara itu, Kerajaan Italia menolak kekuasaan Prancis di Tunisia karena mereka memiliki ambisi dan kepentingan ekonomi di wilayah tersebut, tetapi mereka tidak dapat berbuat apa-apa.

Wikipedia article
Diperbarui 12 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Protektorat Tunisia Prancis
Protektorat Tunisia Prancis

Protectorat français de Tunisiecode: fr is deprecated
الحماية الفرنسية في تونسcode: ar is deprecated
1881–1956
Bendera Tunisia
Bendera
Lagu kebangsaan: 
La Marseillaise

Humat al-Hima
Salam al-Bey
(instrumental saja)
Tunisia (biru tua) Jajahan Prancis di Afrika (biru muda) 1913
Tunisia (biru tua)
Jajahan Prancis di Afrika (biru muda)
1913
StatusProtektorat
Ibu kotaTunis
Bahasa yang umum digunakanPrancis
Italia
Berber
Arab Standar
Arab Tunisia
Yudeo-Tunisia
Turki
Agama
Katolik
Yudaisme
Islam Sunni
PemerintahanMonarki konstitusional
Bey 
• 1859–1882
Muhammad III as-Sadiq (pertama)
• 1943–1956
Muhammad VIII al-Amin (terakhir)
Residen Jenderal 
• 1885–1886
Paul Cambon (pertama)
• 1954–1955
Pierre Boyer de Latour du Moulin (terakhir)
Komisioner Tinggi 
• 1955–1956
Roger Seydoux Fornier de Clausonne
Sejarah 
• Perjanjian Bardo
12 Mei 1881
• Pertempuran Tunisia
1942–1943
• Kemerdekaan
20 Maret 1956
Luas
1881155.000 km2 (60.000 sq mi)
1939155.000 km2 (60.000 sq mi)
Populasi
• 1939
2600000
Mata uang
Rial Tunisia
(hingga 1891)
Franc Tunisia
(1891–1958)
Kode ISO 3166TN
Didahului oleh
Digantikan oleh
Beylik Tunis
krjKerajaan
Tunisia
Sunting kotak info
Sunting kotak info • Lihat • Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Naungan Tunisia Perancis (bahasa Prancis: Protectorat français de Tunisiecode: fr is deprecated ; bahasa Arab: الحماية الفرنسية في تونسcode: ar is deprecated al-Ḥimāya al-Fransīya fī Tūnis) didirikan pada tahun 1881 pada masa imperialisme. Sebelumnya, Tunisia merupakan provinsi Kesultanan Uthmaniyah yang sedang mengalami kemunduran. Provinsi ini memiliki otonomi yang besar di bawah kepemimpinan bey Muhammad III as-Sadiq. Pada tahun 1877, Rusia menyatakan perang terhadap Kesultanan Uthmaniyah. Kemenangan Rusia mengakibatkan kemerdekaan negara-negara Balkan dan memulai perbincangan mengenai masa depan wilayah Utsmaniyah. Kongres Berlin diadakan pada tahun 1878 untuk membahas masalah ini. Britania menolak pembubaran Kesultanan Utsmaniyah dan menawarkan Tunisia kepada Prancis. Sebagai gantinya, Britania dapat memperoleh wilayah Siprus. Jerman menyetujui kekuasaan Prancis di Tunisia dengan tujuan agar Prancis disibukkan oleh wilayah Mediterania tengah dan tidak akan mencoba membalas dendam di Eropa setelah kekalahannya dalam Perang Prancis-Prusia. Sementara itu, Kerajaan Italia menolak kekuasaan Prancis di Tunisia karena mereka memiliki ambisi dan kepentingan ekonomi di wilayah tersebut, tetapi mereka tidak dapat berbuat apa-apa.

Prancis menjajah Tunisia lima dasawarsa setelah mereka menduduki Aljazair. Sebelum kedatangan Prancis, Tunisia sudah memulai proses reformasi, tetapi mereka mengalami kesulitan keuangan. Setelah diduduki oleh Prancis, kewajiban internasional Tunisia diambil alih oleh Prancis. Prancis melakukan pembangunan transportasi, infrastruktur, industri, sistem keuangan, kesehatan dan administrasi. Namun, bisnis dan warga Prancis mendapat perlakuan khusus dan orang Tunisia tidak menyukai hal ini. Sentimen nasionalisme dinyatakan dalam media cetak dan dalam pidato-pidato. Organisasi-organisasi politik pun dibentuk dan gerakan kemerdekaan sudah aktif sebelum Perang Dunia I. Mimpi untuk merdeka pada akhirnya tercapai pada tahun 1956.

Bacaan lanjut

  • Andrew, Christopher. M.; Kanya-Forstner, A. S. (1971). "The French 'Colonial Party'. Its Composition, Aims and Influences". Historical Journal (14): 99–128.
  • Andrew, Christopher. M.; Kanya-Forstner, A. S. (1976). "French Business and the French Colonialist". Historical Journal (17): 837–866.
  • Andrew, Christopher. M.; Kanya-Forstner, A. S. (1974). "The groupe colonial in the French Chamber of Deputies, 1892-1932". Historical Journal (19): 981–1000.
  • Andrew, Christopher. M.; Kanya-Forstner, A. S. (1981). France Overseas. The Great War and the Climax of French Imperialism.
  • Cohen, William B. (1971). Rulers of Empire. The French Colonial Service in Africa. Hoover Institution Press.
  • Broadley, A. M. (1881). The Last Punic War: Tunis, Past and Present. Vol. I. William Blackwood and Sons.
  • Broadley, A. M. (1882). The Last Punic War: Tunis, Past and Present. Vol. II. William Blackwood and Sons.
  • Issawi, Charles (1982). An economic History of the Middle East and North Africa. Columbia University Press. ISBN 0-231-03443-1.
  • Langer, W. (1925–1926). "The European Powers and the French Occupation of Tunis, 1878–1881". American Historical Review (31): 55–79 & 251–256.
  • Ling, Dwight L. (1979). Morocco and Tunisia, a Comparative History. University Press of America. ISBN 0-8191-0873-1.
  • Murphy, Agnès (1948). The Ideology of French Imperialism, 1871–1881. Catholic University of America Press.
  • Pakenham, Thomas (1991). The Scramble for Africa. Weidenfield and Nicolson. ISBN 0-297-81130-4.
  • Persell, Stewart Michael (1983). The French Colonial Lobby, 1889–1938. Stanford University Press.
  • Priestly, Herbert Ingram (1938). France Overseas. A study of Modern Imperialism.
  • Roberts, Stephen Henry (1929). History of French Colonial Policy, 1870–1925.
  • Wilson, Henry S. (1994). African Decolonization. Hooder Headline. ISBN 0-340-55929-2.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
  • l
  • b
  • s
Imperium kolonial Prancis
Bekas
  • l
  • b
  • s
Bekas kolonial Prancis di Afrika dan Samudra Hindia
Prancis Afrika Utara
  • Aljazair
  • Maroko
  • Tunisia
Afrika Barat Prancis
  • Côte d'Ivoire
  • Dahomey
  • Sudan Prancis
  • Guinea
  • Mauritania
    • Pulau Arguin
  • Niger
  • Senegal
    • Empat Komune
  • Haute-Volta
 
  • Togoland Prancis
  • Pulau James
  • Albreda
Persekutuan Afrika Prancis Khatulistiwa
  • Chad
  • Gabon
  • Kongo Tengah
  • Oubangui-Chari
  • Kamerun Prancis
Komoro Prancis
  • Anjouan
  • Komoro Besar
  • Mohéli
 
  • Somaliland Prancis (Djibouti)
  • Madagaskar
  • Isle de France
  • l
  • b
  • s
Bekas koloni Prancis di Amerika
Prancis Baru
  • Acadia
  • Louisiana
  • Kanada
  • Terre Neuve
Karibia Prancis
  • Dominika
  • Grenada
  • Les Grenadines
  • Saint-Domingue
    • Haiti, Dominican Republic
  • Saint Kitts dan Nevis
  • Saint Lucia
  • Saint Vincent
  • Tobago
  • Kepulauan Virgin
Prancis Ekuinoksial
  • Berbice
  • Prancis Antarctique
  • Inini
  • Kolonisasi Prancis di Amerika
  • Perusahaan Hindia Barat Prancis
  • l
  • b
  • s
Bekas koloni Prancis di Asia dan Oseania
India Prancis
  • Chandernagore
  • Pantai Koromandel
  • Madras
  • Mahé
  • Pondichéry
  • Karaikal
  • Yanaon
Indochine française
  • Kamboja
  • Laos
  • Vietnam
    • Cochinchina
    • Annam
    • Tonkin
  • Kouang-Tchéou-Wan, Tiongkok
Mandat Prancis di Suriah dan Lebanon
  • Negara Suriah
    • Aleppo
    • Damaskus
  • Negara Alawi
  • Lebanon Besar
  • Jabal al-Druze
  • Sanjak dari Alexandretta
Oseania
  • Hebrides Baru
    • Vanuatu
  • Pelabuhan Louis-Philippe (Akaroa)
  • Hubungan Prancis–Asia
  • Perusahaan Hindia Timur Prancis
Sekarang
  • l
  • b
  • s
Prancis Departemen dan teritori seberang laut Prancis
Wilayah berpenghuni
Departemen seberang laut1
  • Guyana Prancis
  • Guadeloupe
  • Martinik
  • Réunion
  • Mayotte2
Letak Teritori Seberang Laut Prancis
Jajahan seberang laut
  • Polinesia Prancis
  • Saint Barthélemy
  • Saint Martin
  • Saint Pierre dan Miquelon
  • Wallis dan Futuna
Status khusus
Kaledonia Baru
Wilayah tidak berpenghuni
Samudera Pasifik
Pulau Clipperton
Daratan Selatan dan
Antarktika Prancis
  • Pulau Amsterdam
  • Pulau Saint Paul
  • Pulau Crozet
  • Kepulauan Kerguelen
  • Daratan Adélie
Pulau-pulau yang tersebar
di Samudera Hindia
  • Banc du Geyser3
  • Bassas da India3
  • Pulau Europa3
  • Kepulauan Glorioso2, 3, 4
  • Pulau Juan de Nova3
  • Pulau Tromelin5
1 Juga disebut sebagai region seberang laut
&lt;</span>sup<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwJA\">></span><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwJQ\">&lt;</span>small<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwJg\">></span>2<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwJw\">&lt;</span>/small<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwKA\">></span><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwKQ\">&lt;</span>/su...Protektorat Tunisia Prancis"}]]}'/>&lt;</span>sup<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwKw\">></span><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwLA\">&lt;</span>small<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwLQ\">></span>3<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwLg\">&lt;</span>/small<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwLw\">></span><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwMA\">&lt;</span>/su...Protektorat Tunisia Prancis"}]]}'/>&lt;</span>sup<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwMg\">></span><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwMw\">&lt;</span>small<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwNA\">></span>4<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwNQ\">&lt;</span>/small<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwNg\">></span><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwNw\">&lt;</span>/su...Protektorat Tunisia Prancis"}]]}'/>&lt;</span>sup<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwOQ\">></span><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwOg\">&lt;</span>small<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwOw\">></span>5<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwPA\">&lt;</span>/small<span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwPQ\">></span><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwPg\">&lt;</span>/su...Protektorat Tunisia Prancis"}]]}'/>
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bacaan lanjut

Artikel Terkait

Kerajaan Tunisia

menyebabkan Tunisia melepaskan diri dari protektorat Prancis. Pada tahun 1954 pejuang kemerdekaan Tunisia dan rakyat sipil memulai negosiasi dengan Prancis. Hingga

Beylik Tunis

Monarki di Afrika Utara antara tahun 1705 dan 1881

Protektorat

Konsep hubungan di mana suatu negara atau wilayah tetap memiliki kedaulatan nominal tetapi di bawah perlindungan dan pengaruh negara lain

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026