Martinik adalah sebuah pulau di Antillen Kecil Hindia Barat, di Laut Karibia bagian timur. Sebagai bagian dari Hindia Barat Prancis (Antilles), Martinique adalah departemen dan wilayah seberang laut serta sebuah kolektivitas teritorial tunggal Prancis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Martinique
| |
|---|---|
Departemen dan wilayah luar negeri dan kolektivitas teritorial tunggal Republik Prancis dan wilayah terluar Uni Eropa | |
| Kolektivitas Teritorial Martinique Collectivité Territoriale de Martiniquecode: fr is deprecated (Prancis) | |
Martinique | |
| Motto: La collectivité au service du pays "Kolektivitas yang melayani negara"[1] | |
| Himne daerah: La Marseillaisecode: fr is deprecated | |
| Koordinat: 14°39′00″N 61°00′54″W / 14.65000°N 61.01500°W / 14.65000; -61.01500[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Martinik¶ms=14_39_00_N_61_00_54_W_type:adm1st_region:MQ <span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">14°39′00″N</span> <span class=\"longitude\">61°00′54″W</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">14.65000°N 61.01500°W</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">14.65000; -61.01500</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwCA\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt9\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwCQ\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwCg\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Martinik&params=14_39_00_N_61_00_54_W_type:adm1st_region:MQ\" class=\"external text\" id=\"mwCw\"><span class=\"geo-default\" id=\"mwDA\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwDQ\"><span class=\"latitude\" id=\"mwDg\">14°39′00″N</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwDw\">61°00′54″W</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwEA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEQ\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEg\"></span></span><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwEw\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwFA\">14.65000°N 61.01500°W</span><span style=\"display:none\" id=\"mwFQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwFg\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwFw\">14.65000; -61.01500</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwGA\"/></span>"}' id="mwGQ"/> | |
| Negara berdaulat | |
| Prefektur | Fort-de-France |
| Departemen | 1 |
| Pemerintahan | |
| • Presiden Dewan Eksekutif | Serge Letchimy (PPM) |
| • Legislatif | Majelis Martinique |
| Luas | |
| • Total | 1.128 km2 (436 sq mi) |
| Peringkat | wilayah ke-17 |
| Ketinggian tertinggi | 1.397 m (4,583 ft) |
| Populasi (1 Januari 2024)[2] | |
| • Total | 349.925 |
| • Kepadatan | 0,31/km2 (0,80/sq mi) |
| • Kelompok etnis | [3] [dibutuhkan verifikasi sumber] |
| • Religion[4] |
|
| Demonim | Martinican (Bahasa Inggris) Martiniquais (l) Martiniquaise (p) (Bahasa Prancis) |
| Bahasa | |
| • Bahasa resmi | Prancis |
| • Vernakular | Kreol Prancis Martinique |
| GDP | |
| • Total | €9.082 miliar |
| • Per kapita | €24,700 |
| Zona waktu | UTC−04:00 (AST) |
| Kode ISO 3166 | |
| Mata uang | Euro (€) (EUR) |
| Situs web | Prefecture, Territorial collectivity |
Martinik (/ˌmɑːrtɪˈniːk/ MAR-tin-EEK [maʁtinik] ⓘ; Kreol Antilles: Matinikcode: gcf is deprecated atau [Matnik] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan);[6] Kalinago: [Madinina] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan) atau [Madiana] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)) adalah sebuah pulau di Antillen Kecil Hindia Barat, di Laut Karibia bagian timur. Sebagai bagian dari Hindia Barat Prancis (Antilles), Martinique adalah departemen dan wilayah seberang laut serta sebuah kolektivitas teritorial tunggal Prancis.
Martinique merupakan bagian dari Uni Eropa sebagai wilayah terluar dalam wilayah khusus anggota Kawasan Ekonomi Eropa, dan anggota asosiasi CARICOM,[7] Organisasi Negara-Negara Karibia Timur (OECS), Asosiasi Negara-Negara Karibia (ACS), dan Komisi Ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Amerika Latin dan Karibia[8] (ECLAC), tetapi bukan bagian dari Kawasan Schengen atau Serikat Pabean Uni Eropa. Mata uang yang digunakan adalah euro. Sejak tahun 2021, Martinique telah menjadi Cagar Biosfer UNESCO untuk seluruh wilayah darat dan lautnya. Pada September 2023, gunung berapi dan hutan Gunung Pelée serta puncak-puncak di Martinique utara, khususnya Pitons du Carbet, terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.[9]
Martinique memiliki luas daratan 1.128 km2 (436 sq mi) dan populasi 349.925 jiwa per Januari 2024.[2] Sebagai salah satu Kepulauan Windward, Martinique terletak tepat di utara Saint Lucia, barat laut Barbados, dan selatan Dominika. Hampir seluruh penduduknya berbicara bahasa Prancis (satu-satunya bahasa resmi) dan Kreol Martinique.[10]
Diperkirakan bahwa Martinik adalah korupsi dari nama Taíno untuk pulau tersebut (Madiana/Madinina, yang berarti 'pulau bunga', atau Matinino, 'pulau wanita'), seperti yang disampaikan kepada Christopher Columbus ketika ia mengunjungi pulau tersebut pada tahun 1502. Menurut sejarawan Sydney Daney, pulau itu disebut Jouanacaëra atau Wanakaera oleh orang Karib, yang artinya 'pulau iguana'.
Christopher Columbus mengunjungi pulau ini pada tahun 1502. Orang-Orang Prancis mulai bermukim di Martinik pada 1635.
Pada tahun 1946, Majelis Nasional Prancis memutuskan dengan suara bulat untuk mengubah koloni tersebut menjadi Departemen Seberang Laut Prancis. Sementara itu, periode pascaperang menyaksikan peningkatan kampanye untuk kemerdekaan penuh; pendukung penting dari ini adalah penulis Aimé Césaire, yang mendirikan Partai Progresif Martinik pada 1950-an.
Ketegangan memuncak pada bulan Desember 1959 ketika kerusuhan pecah setelah perselisihan rasial antara dua pengendara, yang mengakibatkan tiga kematian. Pada tahun 1962, sebagai akibat dari perselihan rasial tersebut terjadi perubahan global melawan kolonialisme, OJAM (Organisasi de la jeunesse anticolonialiste de la Martinique atau bahasa indonesia: Organisasi pemuda antikolonialis Martinik) yang sangat pro-kemerdekaan dibentuk. Para pemimpinnya kemudian ditangkap oleh otoritas keamanan Prancis. Namun, mereka kemudian dibebaskan. Ketegangan meningkat lagi pada tahun 1974, ketika polisi menembak mati dua pekerja pisang yang mogok. Namun gerakan kemerdekaan kehilangan semangat karena ekonomi Martinik tersendat pada tahun 1970-an yang mengakibatkan emigrasi besar-besaran. Badai pada tahun 1979–1980 sangat memengaruhi hasil pertanian dan menekan ekonomi. Otonomi yang lebih besar diberikan oleh Prancis ke pulau itu pada 1970-an-1980-an.
Pada tahun 2009, Martinik dikejutkan oleh aksi pemogokan nasional umum Karibia Prancis. Sebelum hal itu terjadi, awalnya masalah tersebut berfokus pada masalah biaya hidup tinggi yang pada akhirnya gerakan ini segera mengambil dimensi rasial saat para pemogok menantang dominasi ekonomi berkelanjutan dari Béké atau keturunan pemukim Eropa Prancis. Presiden Nicolas Sarkozy kemudian mengunjungi pulau itu dan menjanjikan reformasi ekonomi di pulau tersebut. Sedangkan untuk mengesampingkan kemerdekaan penuh yang menurutnya tidak diinginkan baik oleh Prancis maupun oleh Martinik, Sarkozy menawarkan Martiniquan (Martinik) sebuah referendum tentang status wilayah dan tingkat otonomi pulau itu di masa depan.
Pada 2 Februari 2023, Martinik mengadopsi bendera aktivis kemerdekaannya yang melambangkan tiga warna Pan-Afrikanisme.
La collective au service du pays