India Prancis, yang bernama resmi Établissements français dans l'Indecode: fr is deprecated , adalah sebuah koloni Prancis yang terdiri dari lima enklave geografis terpisah di anak benua India yang awalnya menjadi faktori Perusahaan Hindia Timur Prancis. Wilayah tersebut secara de facto dimasukkan ke Republik India pada 1950 dan 1954. Enklave-enklave tersebut adalah Pondichérycode: fr is deprecated , Karikal, Yanaon di Pesisir Coromandel, Mahé di Pesisir Malabar dan Chandernagor di Bengal. Prancis juga mendirikan beberapa laji di dalam kota lainnya, tetapi setelah 1816, Inggris menolak seluruh klaim Prancis terhadap itu, yang tak diduduki ulang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pemukiman Prancis di India | |||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1664–1954 | |||||||||||
|
Bendera | |||||||||||
India Prancis setelah 1815 | |||||||||||
| Status | Koloni Prancis (1664–1946) Wilayah Seberang Laut Prancis (1946–1954) | ||||||||||
| Ibu kota | Pondichéry | ||||||||||
| Bahasa yang umum digunakan | Prancis (de jure)[1] Bengali Malayalam Tamil Telugu | ||||||||||
| Gubernur | |||||||||||
• 1668–1673 | François Caron (pertama) [2] | ||||||||||
• 1954 | Georges Escaragueil[3] | ||||||||||
| Legislatif | Majelis Perwakilan India Prancis | ||||||||||
| Sejarah | |||||||||||
| 1664 | |||||||||||
• Transfer de facto | 1 November 1954 | ||||||||||
| Luas | |||||||||||
| 1936 | 510 km2 (200 sq mi) | ||||||||||
| Populasi | |||||||||||
• 1936 | 298.861 | ||||||||||
| Mata uang | Rupee India Prancis | ||||||||||
| |||||||||||
| Sekarang bagian dari | India | ||||||||||
India Prancis, yang bernama resmi Établissements français dans l'Indecode: fr is deprecated (Pemukiman Prancis di India), adalah sebuah koloni Prancis yang terdiri dari lima enklave geografis terpisah di anak benua India yang awalnya menjadi faktori Perusahaan Hindia Timur Prancis. Wilayah tersebut secara de facto dimasukkan ke Republik India pada 1950 dan 1954. Enklave-enklave tersebut adalah Pondichérycode: fr is deprecated , Karikal, Yanaon di Pesisir Coromandel, Mahé di Pesisir Malabar dan Chandernagor di Bengal. Prancis juga mendirikan beberapa laji ('lodges', stasiun dagang cabang kecil) di dalam kota lainnya, tetapi setelah 1816, Inggris menolak seluruh klaim Prancis terhadap itu, yang tak diduduki ulang.
Pada 1950, total luasnya sekira 510 km2 (200 sq mi), 293 km2 (113 sq mi) di antaranya masuk wilayah Pondichérycode: fr is deprecated . Pada 1936, populasi koloni tersebut sebanyak 298.851 penduduk, 63% (187.870) di antaranya tinggal di wilayah Pondichéry.[4]