Tsukumogami adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut tipe Yokai atau hantu Jepang yang berwujud benda. Tsukumogami adalah sebuah konsep yang popular di dalam cerita masyarakat Jepang, yang terkenal pada abad kesepuluh, yang tercampur dengan ajaran Buddha. Aslinya, tsukumogami adalah sebuah benda yang telah digunakan hampir 100 tahun dan dirasuki oleh Yaoyorazu no kami, dalam beberapa kasus, tsukumogami terbentuk oleh sebuah perasaan cinta dan hormat orang yang melempar barang tersebut kepembuangan. Oleh karena itu, mereka dapat hidup dan memiliki kesadaran layaknya manusia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia



Tsukumogami (Bahasa Jepang: 付喪神) adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut tipe Yokai atau hantu Jepang yang berwujud benda.[1][2][3][4] Tsukumogami adalah sebuah konsep yang popular di dalam cerita masyarakat Jepang, yang terkenal pada abad kesepuluh, yang tercampur dengan ajaran Buddha.[4] Aslinya, tsukumogami adalah sebuah benda yang telah digunakan hampir 100 tahun dan dirasuki oleh Yaoyorazu no kami (penyebutan 8 juta dewa di dalam ajaran shinto), dalam beberapa kasus, tsukumogami terbentuk oleh sebuah perasaan cinta dan hormat orang yang melempar barang tersebut kepembuangan.[1][3][4] Oleh karena itu, mereka dapat hidup dan memiliki kesadaran layaknya manusia.[1][3][4]
Biasanya mereka hanya memilih untuk menjahili orang yang jahat, atau menikmati kehidupan baru mereka, dan kadang kadang mereka melampiaskan dendam kepada orang yang telah membuang mereka.[1][3][4] Dan, segala apapun jenis barang, dapat menjadi tsukumogami asalkan barang tersebut telah digunakan oleh pemiliknya hampir 100 tahun.[1][3][4]