Trans Metro Pekanbaru adalah sebuah sistem jaringan transportasi bus raya terpadu yang melayani Kota Pekanbaru, Ibu Kota Provinsi Riau, dan sekitarnya. Operasional Bus TMP dikelola oleh BLUD UPT PTP.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Armada Trans Metro Pekanbaru tahun 2013 | |
| Didirikan | Juni 18, 2009 (2009-06-18) |
|---|---|
| Wilayah layanan | Kota Pekanbaru |
| Jenis layanan | bus raya terpadu |
| Trayek | 15 koridor |
| Operator | Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru |
Trans Metro Pekanbaru (Bus TMP) adalah sebuah sistem jaringan transportasi bus raya terpadu yang melayani Kota Pekanbaru, Ibu Kota Provinsi Riau, dan sekitarnya. Operasional Bus TMP dikelola oleh BLUD UPT PTP.
Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 111 Tahun 2009 memasukkan Kota Pekanbaru sebagai salah satu kota percontohan untuk pengembangan transportasi umum di Indonesia. Peraturan ini menjadi dasar dari diluncurkannya Trans Metro Pekanbaru pada tanggal 18 Juni 2009 oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, dengan memiliki armada awal sebanyak 20 bus yang melayani 2 koridor. Pada awalnya, pengelolaan TMP dipegang oleh Perusahaan Daerah Pembangunan. Namun mulai bulan Januari 2017, pengelolaan diberikan kepada UPT Pengelolaan Angkutan Perkotaan (PAP) Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.[1]
Pada tahun 2015, TMP mendapatkan tambahan 50 bus bantuan dari Kementerian Perhubungan. Pada bulan Juni 2019, TMP diperkirakan memiliki sekitar 95 unit bus.[1] Namun hingga November 2024, TMP tercatat hanya menjalankan sebanyak 31 unit bus dari 38 unit bus yang tersisa.
Pada tahun 2023, Pemerintah Kota Pekanbaru diperkirakan menganggarkan sekitar 20 hingga 30 miliar rupiah untuk operasional TMP.[2] Dalam Rancangan APBD Kota Pekanbaru untuk Tahun Anggaran 2023, TMP mendapatkan alokasi belanja operasi sebesar Rp25.916.566.165 dan belanja modal sebesar Rp100.000.000.[3]
TMP sempat tidak beroperasi pada awal Desember 2024 karena BLUD UPT PTP menunggak pembayaran bahan bakar minyak bulan November 2024. Seluruh koridor tleah beroperasi kembali setelah pembayaran dilunasi Pemerintah Kota Pekabaru.[4]
| Tarif | Kategori | Keterangan |
|---|---|---|
| Rp3.000 | Pelajar dan Mahasiswa | Berlaku TIket Transit |
| Rp4.000 | Penumpang Umum | Berlaku Tiket Transit |
| Rp0 | Penumpang Umum | Khusus OPLETPekan, selama masa uji coba[5] |
Tarif tersebut tidak mengalami perubahan terkait Covid-19 dan kenaikan harga BBM.[6] Hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga antusiasme warga Kota Pekanbaru agar mau menggunakan transportasi umum[7][8] Pada hari besar seperti Hari Ulang Tahun Kota Pekanbaru, tarif TMP biasanya digratiskan selama tiga hari.[9]
TMP sempat berencana menerima QRIS dan Kartu E-Money pada tahun 2023, tetapi sampai saat ini belum terealisasi.[10]
Bus Trans Metro Pekanbaru saat ini masih memiliki 8 koridor utama beroperasi dari yang semula memiliki 15 koridor. Para penumpang dapat melihat peta koridor dan melacak posisi bus secara langsung dan akurat dengan mengunduh aplikasi MitraDarat di smartphone masing-masing untuk mempermudah bepergian dengan Bus TMP.[11]
| Nomor Koridor | Relasi / Tujuan | Status Operasional | Jumlah Halte |
|---|---|---|---|
| 01 | Perumahan Pandau Permai - Sukaramai Trade Center (STC) | AKTIF | ±60 Halte |
| 1A | RS Awal Bros Sudirman - Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II | SEMI-AKTIF | ±26 Halte |
| 02 | Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) - Kulim Ujung | AKTIF | ±58 Halte |
| 03 | RS Awal Bros Sudirman - UIN Suska Riau | AKTIF | ±60 Halte |
| 4A | Sukaramai Trade Center (STC) - Pasar Tangor | AKTIF | ±46 Halte |
| 4B | Sukaramai Trade Center (STC) - Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) | AKTIF | ±38 Halte |
| 4C | Mal Pelayanan Publik (MPP) - Kawasan Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru | AKTIF | ±36 Halte |
| 05 | Pelabuhan Sungai Duku - BNI Sudirman | NON-AKTIF | ? |
| 06 | Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) - Pandau | NON-AKTIF | ? |
| 7A | Riau Creative Hub - Tribakti via Jl. Paus | NON-AKTIF | ? |
| 7B | Riau Creative Hub - Puskesmas Simpang Tiga via Jl. Kartama | NON-AKTIF | ? |
| 8A | Mal Pelayanan Publik (MPP) - Stadion Kaharuddin Nasution via Umban Sari | AKTIF | ±36 Halte |
| 8B | Stadion Kaharuddin Nasution - Palas | NON-AKTIF | ? |
| 09 | Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) - UIN Suska Riau | NON-AKTIF | ? |
| 10 | Stadion Kaharuddin Nasution - Sukaramai Trade Center (STC) | NON-AKTIF | ? |
Selain koridor utama bus raya terpadu Trans Metro Pekanbaru juga memiliki angkutan pengumpan dengan jenama OPLETPekan. Diluncurkan pada Desember 2023, terdapat 2 rute pengumpan yang dilayani mikrobus bertenaga listrik.[5]
| Nomor Koridor | Relasi / Tujuan | Status Operasional | Jumlah Halte |
|---|---|---|---|
| UJI COBA | N/A | ||
| UJI COBA | N/A |
Apabila pengguna ingin menyimpan Peta Offline, pengguna dapat mengaksesnya melalui tautan s.id/MDPetaTransportasi.