Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sistem peredaran darah

Sistem peredaran darah, sistem kardiovaskular atau sistem sirkulasi adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat dan nutrisi dari sel. Sistem ini juga membantu stabilisasi suhu dan pH tubuh.

Wikipedia article
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sistem peredaran darah
Sistem peredaran darah
Sistem peredaran darah manusia, pembuluh nadi (arteri) berwarna merah dan pembuluh balik (vena) berwarna biru.
Pengidentifikasi
MeSHD002319
FMA7161
Daftar istilah anatomi
[sunting di Wikidata]

Sistem peredaran darah, sistem kardiovaskular atau sistem sirkulasi adalah suatu sistem organ [1] yang berfungsi memindahkan zat dan nutrisi dari sel. Sistem ini juga membantu stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis).

Ada dua jenis sistem peredaran darah: sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup. sistem peredaran darah, yang merupakan juga bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh.

  1. Pertama, darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel dan karbon dioksida dalam arah yang berlawanan (lihat respirasi).
  2. Kedua, yang diangkut adalah nutrisi yang berasal dari pencernaan seperti lemak, gula dan protein dari saluran pencernaan dalam jaringan masing-masing untuk mengonsumsi, sesuai dengan kebutuhan mereka, diproses atau disimpan.

Metabolit yang dihasilkan atau produk limbah (seperti urea atau asam urat) yang kemudian diangkut ke jaringan lain atau organ-organ ekskresi (ginjal dan usus besar). Juga mendistribusikan darah seperti hormon, sel-sel kekebalan tubuh dan bagian-bagian dari sistem pembekuan dalam tubuh.

Organ yang berperan dalam sistem peredaran darah

Jantung merupakan organ vital sistem peredaran darah. Fungsi jantung dalam proses sirkulasi adalah untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jantung bekerja sama dengan pembuluh darah dalam proses sirkulasi. Pembuluh darah memiliki peran mengedarkan darah dari dan ke jantung. Darah juga merupakan komponen inti dalam proses ini, darah mengandung oksigen dan nutrisi yang akan disalurkan pada setiap sel-sel tubuh. Selain organ-organ tersebut, ada organ tambahan lainnya yakni paru-paru. Paru-paru tak hanya berperan dalam proses respirasi. Pada sistem sirkulasi, paru-paru bertugas menukar karbondioksida dalam darah dengan oksigen yang dihirup saat proses pernapasan berlangsung.[2]

Proses peredaran darah

Proses peredaran darah bertujuan untuk mengedarkan darah yang mengandung nutrisi untuk setiap sel-sel tubuh. Proses peredaran darah memiliki jalur tersendiri. Berdasarkan jalur dan zat yang dibawanya, sistem peredaran darah dibagi menjadi dua jenis yaitu sistem peredaran darah besar dan sistem peredaran darah kecil.

Gambar jalur sistem peredaran darah besar dan kecil yang dibedakan oleh dua warna
Gambar jalur sistem peredaran darah besar dan kecil yang ditunjukkan dengan tanda panah

Sistem peredaran darah besar

Sistem peredaran darah besar adalah sistem peredaran darah yang mengangkut darah yang kaya akan oksigen dari jantung menuju ke seluruh tubuh kemudian kembali lagi ke jantung. Tahapan pada proses ini dimulai saat darah dipompa oleh jantung bagian bilik kiri (ventrikel kiri) akan masuk ke aorta dan arteri selanjutnya ke kapiler di seluruh tubuh. Dari kapiler seluruh tubuh ke venula dilanjutkan ke vena dan vena cava dan akhirnya masuk ke jantung lagi pada bagian jantung serambi kanan (atrium dekster).[3] Sirkulasinya adalah Jantung (bilik kiri) - Aorta - Arteri - Kapiler (seluruh tubuh) - Vena - Jantung (serambi kanan).

Sistem peredaran darah kecil

Sistem peredaran darah kecil adalah sistem peredaran darah dari jantung ke paru-paru kembali lagi ke jantung dengan membawa darah yang mengandung karbondioksida. Proses peredarannya dimulai saat darah di pompa pada bagian jantung bilik kanan (ventrikel dekster) keluar melalui arteri pulmonalis menuju ke paru-paru. Pada paru-paru bagian alveolus terjadi pertukaran oksigen dan karbondioksida. Dari paru-paru darah kembali menuju ke vena pulmonalis dan menuju ke jantung bagian serambi kiri.[3] Sirkulasinya adalah Jantung (bilik kanan) - Arteri Pulmonalis - Paru-paru - Vena Pulmonalis - Jantung (serambi kiri)

Sirkulasi darah paru

Jantung adalah organ yang memiliki empat ruangan, atrium kiri dan kanan serta ventrikel kiri dan kanan. Darah yang ada di ventrikel kiri (yang mengandung oksigen dari paru-paru), akan dipompa ke seluruh tubuh dan kembali ke atrium kanan lalu ke ventrikel kanan. Darah dari ventrikel kanan (yang mengandung karbon dioksida hasil metabolisme) akan dibawa ke paru-paru melalui arteri pulmonalis agar bisa terjadi pertukaran karbon dioksida dengan oksigen. Dari paru-paru, darah yang sudah mengandung oksigen akan dibawa ke atrium kiri melalui vena pulmonalis. Sirkulasi yang melibatkan ventrikel kanan - arteri pulmonalis - paru-paru - atrium kiri disebut sirkulasi paru.[4][5][6]

Lihat pula

  1. Arteri
  2. Vena
  3. Kapiler
  4. Saluran Limfa
  5. Jantung
  6. Darah

Bacaan lebih lanjut

  • Aryulina, Diah (2007). Biologi 2 SMA dan MA Untuk Kelas XI. Jakarta: Esis/Erlangga. ISBN 974-734-550-5. (Indonesia)

Referensi

  1. ↑ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Services, Department of Health & Human. "Circulatory system". www.betterhealth.vic.gov.au (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-11-25. Diakses tanggal 2020-11-29.
  3. 1 2 R. Gunawan Susilowarno, Dkk. Biologi SMA/MA Kls XI (Diknas). Jakarta: Grasindo. hlm. 121–123. ISBN 978-979-025-020-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Sysol, J. R.; Machado, R. F. (2018). "Classification and pathophysiology of pulmonary hypertension". Continuing Cardiology Education (dalam bahasa Inggris). 4 (1): 2–12. doi:10.1002/cce2.71. ISSN 2059-1594. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-03-08. Diakses tanggal 2020-03-05.
  5. ↑ "Hipertensi Pulmonal, Hipertensi di Pembuluh Darah Paru". Pfizer Peduli (dalam bahasa Inggris). 2017-07-18. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-02-20. Diakses tanggal 2020-03-05.
  6. ↑ Staff, P. H. A. "About Pulmonary Hypertension (PH)". Pulmonary Hypertension Association (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-11. Diakses tanggal 2020-03-05.

Pranala luar

  • (Inggris) Cardiovascular Topics Diarsipkan 2006-05-24 di Wayback Machine..
  • (Inggris) Studies on Hemodynamics and Coronary Circulation Diarsipkan 2006-05-29 di Wayback Machine..
  • (Inggris) The Circulatory System, a comprehensive overview Diarsipkan 2011-07-28 di Wayback Machine..
  • (Inggris) The InVision Guide to a Healthy Heart - An interactive website Diarsipkan 2012-01-12 di Wayback Machine..
  • (Inggris) Iskandar, Albert Z., "Comprehensive Book on the Art of Medicine by Ibn al-Nafis" Diarsipkan 2012-11-07 di Wayback Machine..
  • l
  • b
  • s
Sistem peredaran darah
Jantung · Aorta · Arteri · Arteriol · Kapiler · Venule · Vena · Vena kava · Arteri pulmonari · Paru-paru · Vena pulmonari · Darah
  • l
  • b
  • s
Sistem organ manusia
Sistem endokrin · Sistem peredaran darah · Sistem kekebalan · Sistem integumen · Sistem limfatik · Sistem otot · Sistem saraf · Sistem reproduksi · Sistem pencernaan  · Sistem pendengaran · Sistem penglihatan · Sistem pernapasan · Sistem rangka  · Sistem ekskresi
  • l
  • b
  • s
Penyakit kardiovaskular (jantung)
Iskemia
Penyakit koroner
  • Penyakit arteri koroner (CAD)
  • Aneurisma arteri koroner
  • Diseksi arteri koroner spontan (SCAD)
  • Trombosis koroner
  • Vasospasme koroner
  • Jembatan miokardium
Iskemia aktif
  • Angina pektoris
    • Angina Prinzmetal
    • Angina stabil
  • Sindrom koroner akut
    • Infark miokard
    • Angina tidak stabil
Sekuela
  • jam
    • Miokardium hibernasi
    • Miokardium tertegun
  • hari
    • Ruptur miokard
  • minggu
    • Aneurisma ventrikel
    • Sindrom Dressler
Lapisan
Perikardium
  • Perikarditis
    • Akut
    • Kronis / Konstriktif
  • Efusi perikardial
    • Tamponade jantung
    • Hemoperikardium
Miokardium
  • Miokarditis
    • Penyakit Chagas
  • Kardiomiopati
    • Dilatasi
      • Alkoholik
    • Hipertrofik
    • Akibat takikardia
    • Restriktif
    • Endokarditis Löffler
    • Amiloidosis jantung
    • Fibroelastosis endokardial
    • Viral
  • Displasia ventrikel kanan aritmogenik
Endokardium /
katup
Endokarditis
  • endokarditis infektif
    • Endokarditis bakterial subakut
  • endokarditis non-infektif
    • Endokarditis Libman–Sacks
    • Endokarditis trombotik nonbakterial
Katup
  • mitral
    • prolaps
    • stenosis
    • regurgitasi
  • aorta
    • stenosis
    • regurgitasi
  • trikuspid
    • stenosis
    • regurgitasi
  • pulmonal
    • stenosis
    • regurgitasi
Konduksi /
aritmia
Bradikardia
  • Bradikardia sinus
  • Sindrom sinus sakit
  • Blok jantung: Sinoatrial
  • AV
    • 1°
    • 2°
    • 3°
  • Intraventrikular
  • Blok cabang berkas
    • Kanan
    • Kiri
    • Fasikula anterior kiri
    • Fasikula posterior kiri
    • Bifasikular
    • Trifasikular
  • Sindrom Adams–Stokes
Takikardia
(paroksimal dan sinus)
Supraventrikular
  • Atrial
    • Multifokal
  • Jungsional
    • Reentri nodus AV
    • Ektopik jungsional
Ventrikel
  • Irama idioventrikel terakselerasi
  • Polimorfik katekolaminergik
  • Torsades de pointes
Kontraksi prematur
  • Atrial
  • Jungsional
  • Ventrikel
Sindrom pra-eksitasi
  • Sindrom Lown–Ganong–Levine
  • Sindrom Wolff–Parkinson–White
Gelepar / fibrilasi
  • Gelepar atrial
  • Gelepar ventrikel
  • Fibrilasi atrial
    • Familial
  • Fibrilasi ventrikel
Pacu jantung
  • Pacu jantung ektopik / Denyut ektopik
  • Takikardia atrial multifokal
  • Sindrom pacu jantung
  • Parasistol
  • Pacu jantung atrial berkelana
Sindrom QT panjang
  • Sindrom Andersen–Tawil
  • Sindrom Jervell dan Lange-Nielsen
  • Sindrom Romano–Ward
Henti jantung
  • Kematian jantung mendadak
  • Asistol
  • Aktivitas listrik tanpa nadi
  • Henti sinoatrial
Lainnya / tidak dikelompokkan
  • Sistem referensi heksaksial
    • Deviasi aksis kanan
    • Deviasi aksis kiri
  • QT
    • Sindrom QT pendek
  • T
    • Alternans gelombang T
  • ST
    • Gelombang J
    • Elevasi ST
    • Depresi ST
  • Pola regangan
Kardiomegali
  • Hipertrofi ventrikel
    • Kiri
    • Kanan
    • Penyakit jantung paru
  • Pembesaran atrium
    • Kiri
    • Kanan
  • Sindrom jantung atlet
Lainnya
  • Fibrosis jantung
  • Gagal jantung
    • Gagal jantung diastolik
    • Asma kardial
  • Demam rematik
  • Syok obstruktif
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Organ yang berperan dalam sistem peredaran darah
  2. Proses peredaran darah
  3. Sistem peredaran darah besar
  4. Sistem peredaran darah kecil
  5. Sirkulasi darah paru
  6. Lihat pula
  7. Bacaan lebih lanjut
  8. Referensi
  9. Pranala luar

Artikel Terkait

Gangguan pada sistem peredaran darah manusia

kelainan pada sistem peredaran darah manusia

Pembuluh darah

Pembuluh darah adalah bagian dari sistem peredaran darah yang mengedarkan darah ke seluruh bagian tubuh manusia. Pembuluh ini mengedarkan sel-sel darah, nutrisi

Sistem getah bening

limfa ke sirkulasi darah; Membawa lemak yang sudah terbentuk emulsi dan vitamin yang larut dalam lipid dari usus ke sistem peredaran darah; Menyaring dan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026