Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiAhmad Sahroni
Artikel Wikipedia

Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia dari Partai Nasional Demokrat. Ia merupakan anggota DPR RI dua periode sejak tahun 2014 dari daerah pemilihan DKI Jakarta III. Pada November 2021, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuknya sebagai Ketua Pelaksana Formula E 2022. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI periode 2019–2024, 2026–sekarang. Meski sudah dinonaktifkan selama 4 bulan, ia kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI sejak 19 Februari 2026.

politikus Indonesia (lahir 1977)
Diperbarui 10 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ahmad Sahroni

<a href=\"./Wikipedia:Kebijakan_pelindungan#semi\" title=\"Artikel ini dilindungi semi hingga 23 Juni 2026, karena vandalisme\" id=\"mwBQ\"><img alt=\"Halaman yang dilindungi semi\" resource=\"./Berkas:Semi-protection-shackle.svg\" src=\"//upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/1b/Semi-protection-shackle.svg/20px-Semi-protection-shackle.svg.png\" decoding=\"async\" data-file-width=\"512\" data-file-height=\"512\" data-file-type=\"drawing\" height=\"20\" width=\"20\" srcset=\"//upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/1b/Semi-protection-shackle.svg/40px-Semi-protection-shackle.svg.png 2x\" class=\"mw-file-element\" id=\"mwBg\"/></a></span>"}' id="mwBw"/>

"Sahroni" beralih ke halaman ini. Artikel ini bukan mengenai Syahroni. Untuk pemain sepak bola, lihat Sahroni (pemain sepak bola).
Ahmad Sahroni
Sahroni
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Petahana
Mulai menjabat
19 Februari 2026[1]
Daerah pemilihanDKI Jakarta III
Masa jabatan
1 Oktober 2014 – 31 Agustus 2025
Daerah pemilihanDKI Jakarta III
Informasi pribadi
Lahir8 Agustus 1977 (umur 48)
Tanjung Priok, Jakarta Utara, Indonesia
Partai politik  PSI (2026—sekarang)
Afiliasi politik
lainnya
  NasDem (2014–2026)
Suami/istriFeby Belinda
Anak2
AlmamaterSTIE Pelita Bangsa
Universitas Borobudur
PekerjaanPolitikus, pengusaha
  • Tatler 500 Indonesia Suntingan nilai di Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Ahmad Sahroni (lahir 8 Agustus 1977) adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia dari Partai Nasional Demokrat. Ia merupakan anggota DPR RI dua periode sejak tahun 2014 dari daerah pemilihan DKI Jakarta III. Pada November 2021, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuknya sebagai Ketua Pelaksana Formula E 2022.[2] Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI periode 2019–2024, 2026–sekarang.[3][4] Meski sudah dinonaktifkan selama 4 bulan, ia kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI sejak 19 Februari 2026.[5]

Di Partai NasDem, ia menjabat sebagai Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sejak 2019 sampai sekarang. Sebelumnya, ia merupakan pengurus di Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta dengan jabatan sebagai Bendahara DPW (2013–2014) dan Ketua DPW (2014–2015).[6]

Riwayat hidup

Kehidupan awal

Ahmad Sahroni, akrab disapa Roni, lahir di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 8 Agustus 1977. Ia merupakan putra dari sebuah keluarga sederhana yang berprofesi sebagai penjual nasi padang di Pelabuhan Tanjung Priok.[7]

Roni menempuh pendidikan dasar dan menengahnya di Tanjung Priok. Ketika itu, ia telah mulai mencari penghasilan sendiri dengan menjadi tukang semir sepatu dan ojek payung.[7]

Roni masuk SMA Negeri Baru Cilincing (kini SMA Negeri 114 Jakarta). Ketika duduk di kelas dua, ia menjadi Ketua OSIS.[7] Tamat SMA, ia langsung bekerja dan tidak meneruskan pendidikannya ke bangku kuliah. Ia menyelesaikan S-1 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Bangsa pada 2009 dan S-2 di Stikom InterStudi pada 2020.[4] Kemudian beliau juga telah menyelesaikan pendidikan doktor dalam Ilmu Hukum di Universitas Borobudur pada tahun 2024.

Karier awal

Sebelum terjun ke dunia politik, ia pernah menekuni berbagai macam pekerjaan. Ia semula menjadi sopir truk di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengisian bahan bakar minyak. Seiring waktu, ia dipercaya menjadi staf operasional di perusahaan tempat ia bekerja. Kariernya terus menanjak hingga menjadi direktur utama dan mengembangkan bisnis sendiri.[6][8]

Anggota DPR RI

Ia memulai karier politiknya dengan bergabung ke Partai NasDem pada 2013. Pada pemilihan umum legislatif 2014, Ahmad Sahroni terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta III dengan perolehan 60.683 suara.[9] Di DPR RI, ia awalnya bertugas di Komisi XI. Pada 2016, ia dipindahkan ke Komisi III yang menangani masalah hukum dan HAM.[10] Sejak 2019, ia dipercaya menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI.[10]

Pada pertengahan 2020, ia menjadi Ketua Panitia Khusus dari RUU Pengesahan Perjanjian tentang Bantuan Hukum Timbal Balik Dalam Masalah Pidana antara Indonesia dan Konfederasi Swiss (Mutual Legal Assistance/MLA). RUU ini disahkan pada Juli tahun yang sama.[11]

Pada Maret 2021, Ahmad Sahroni menyuarakan revisi UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika karena 50 persen penghuni lapas berasal dari narapidana kasus narkotika. Menurut Sahroni, penyalahguna narkotika sapatutnya memperoleh hak rehabilitasi sedangkan hukuman penjara maupun hukuman mati hanya untuk produsen serta bandar narkotika.[12]

Sahroni ikut mendukung disahkannya RUU PKS sebagai payung hukum untuk tindakan kekerasan seksual yang belum diatur pada UU KUHP, UU KDRT, UU Pernikahan, dan UU lainnya.[13] Pada Oktober 2021, ia mengomentari laporan Project Multatuli yang menyebut adanya penghentian pemeriksaan oleh polisi terhadap dugaan kasus pelecehan seksual di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Ia meminta Kapolres Luwu Timur dan Kapolda Sulawesi Selatan untuk mengusut kembali kasus tersebut.[14]

Kontroversi

Artikel utama: Unjuk rasa dan kerusuhan Indonesia Agustus–September 2025

Ahmad Sahroni menimbulkan kontroversi kala menyebut masyarakat umum yang menuntut pembubaran parlemen sebagai "orang terbodoh di dunia".[15]

Pada 30 Agustus 2025, orang-orang mulai berkumpul di depan kediaman pribadi Ahmad Sahroni di Tanjung Priok pada pukul 15.00 WIB meskipun ada pengawalan ketat di depan gang. Awalnya, para pengunjuk rasa datang untuk menyampaikan ketidakpuasan terhadap pernyataan Sahroni sebelumnya. Kerusuhan terjadi ketika beberapa pengunjuk rasa merusak gerbang depan rumah Sahroni dan mengambil barang-barang mewah dari dalam kediamannya, termasuk patung Iron Man seukuran manusia yang muncul dalam banyak rekaman. Tesla Model X dan Lexus RX450h+ milik Sahroni juga dirusak. Rekaman video dari lokasi kejadian juga menunjukkan uang dolar Singapura dibagikan kepada massa. Massa juga terdengar meneriakkan "Duit rakyat" ketika mereka mengeluarkan barang-barang mewah tersebut dari rumahnya.[16]

Partai NasDem kemudian menonaktifkan Ahmad Sahroni bersama Nafa Urbach[17] dan pimpinan DPR menghentikan gaji dan tunjangan Ahmad Sahroni bersama dengan Nafa Urbach, Eko Patrio, Uya Kuya dan Adies Kadir.[18]

Kehidupan pribadi

Ahmad Sahroni menikah dengan Feby Belinda dan mempunyai dua orang anak.[19]

Ia merupakan penggemar olahraga otomotif dan golf. Ia adalah pendiri dan Presiden Brotherhood Club Indonesia, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI), Pembina Indonesia Karate-Do (INKADO), Presiden Mclaren Club Indonesia (MCI), Pembina Motor Besar Indonesia (MBI).[20][21] dan saat ini dilantik menjadi Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) periode 2023-2028.

Pada September 2013, ia meluncurkan biografinya berjudul Ahmad Sahroni: Anak Priok Meraih Mimpi.[22] Buku tersebut ditulis oleh Fenty Effendy, seorang penulis dan mantan jurnalis TV.[22]

Filmografi

Film

Tahun Judul Peran Catatan
2022 Before I Met You Bastian Penampilan khusus

Referensi

  1. ↑ "Ahmad Sahroni Dilantik Kembali Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI". balipuspanews.com. Diakses tanggal 2026-02-19.
  2. ↑ Wiryono, Singgih (2021-11-29). Sari, Nursita (ed.). "Anies Tunjuk Ahmad Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E, Ini Alasannya". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-12-22.
  3. ↑ Arbi, Ivany Atina (2021-11-26). Arbi, Ivany Atina (ed.). "Profil Ahmad Sahroni Ketua Pelaksana Formula E, "Crazy Rich" Tanjung Priok yang Pernah Jadi Sopir". Kompas.com. Diakses tanggal 2021-11-30.
  4. 1 2 RI, Setjen DPR. "Anggota DPR RI - Dewan Perwakilan Rakyat". www.dpr.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-02-21. Diakses tanggal 2019-02-20.
  5. ↑ "Ahmad Sahroni Kembali Ditetapkan Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI". nasional. Diakses tanggal 2026-02-19.
  6. 1 2 Effendy, Fenty (2013). Ahmad Sahroni: Anak Priok Meraih Mimpi. Ruas. ISBN 978-979-25-1649-4. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-22. Diakses tanggal 2013-11-26. ;
  7. 1 2 3 Antique (23 September 2013). "Ahmad Sahroni: Dari Jelata ke Pengusaha Sukses". VIVA.co.id. Viva News. Diakses tanggal 26 November 2013.
  8. ↑ Agus Wirawan (30 Juni 2013). "Pernah Diusir dari Loby, Berkantor di Bawah Pohon". JPNN.com. JPNN.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-04. Diakses tanggal 26 November 2013.
  9. ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-01-23. Diakses tanggal 2021-11-30.
  10. 1 2 "Anggota DPR - Ahmad Sahroni - JejakParlemen". wikidpr.org. Diakses tanggal 2021-11-30.
  11. ↑ https://nasional.tempo.co/read/1502884/dpr-setujui-penyusunan-ruu-mla-indonesia-dengan-rusia
  12. ↑ BeritaSatu.com. "Revisi UU Narkotika, Komisi III Minta Kepala BNN Segera Konsultasi dengan Presiden Jokowi". beritasatu.com. Diakses tanggal 2021-11-30.
  13. ↑ https://www.antaranews.com/berita/2234042/sahroni-ruu-pks-sekuat-tenaga-kita-dorong-demi-perempuan-indonesia
  14. ↑ Santoso, Bangun (2021-10-08). "Komisi III DPR ke Polri: Buka Penyelidikan Kasus Pemerkosaan Anak di Luwu Timur". Suara.com. Diakses tanggal 2021-11-30.
  15. ↑ Sutrisna, Tria; Belarminus, Robertus (26 August 2025). "Tingkah Laku dan Pernyataan Anggota DPR yang Buat Rakyat Marah…" [Behavior and Statements of DPR Members That Made the People Angry…]. Kompas.com. Diakses tanggal 29 August 2025.
  16. ↑ Sompotan, Johnny Johan (30 Agustus 2025). "Massa Masuki Rumah Sahroni, Harta Benda Tak Bersisa". Beritasatu. Diakses tanggal 31 Agustus 2025.
  17. ↑ "NasDem-PAN Minta Gaji Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, Uya Kuya dan Eko Patrio dari DPR Disetop". Info Bank News.
  18. ↑ "Pimpinan DPR Setuju Stop Gaji-Tunjangan Sahroni, Uya, Nafa, Eko, Adies". CNN Indonesia.
  19. ↑ Sikumbang, Zul (7 November 2013). Burhani, Ruslan (ed.). "Kisah sukses anak penjual nasi Padang layak diangkat". ANTARA News. AntaraNews.com. Diakses tanggal 26 November 2013.
  20. ↑ Junita, Nancy (2021-11-26). Fauzan, Rahmad (ed.). "Ditunjuk Anies Pimpin Formula E, Ini Rekam Jejak Ahmad Sahroni di Dunia Otomotif". Bisnis.com. Diakses tanggal 2021-11-30.
  21. ↑ Media, Kompas Cyber (2022-11-05). "Terpilih Secara Aklamasi, Ahmad Sahroni Jadi Ketum PB Inkado 2022-2027 Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2022-11-07.
  22. 1 2

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Ahmad Sahroni.
  • l
  • b
  • s
Fraksi Partai NasDem, 2024–2029
Pimpinan Fraksi MPR
  • Roberth Rouw (Ketua)
  • Syarief Abdullah Alkadrie (Sekretaris)
  • Fadholi (Bendahara)
Lambang Partai NasDem
Pimpinan Fraksi DPR
  • Viktor Bungtilu Laiskodat (Ketua)
  • Ahmad Sahroni (Sekretaris)
  • Nafa Urbach (Bendahara)
Anggota
  • Achmad Dg. Sere
  • Ali Mazi
  • Amelia Anggraini
  • Ananda Tohpati N. R.
  • Andina Thresia Narang
  • Arif Rahman
  • Arjuna Sakir
  • Asep Wahyuwijaya
  • Charles Meikyansah
  • Cheroline Chrisye Makalew
  • Cindy Monica Salsabila Setiawan
  • Dini Rahmania
  • Erna Sari Dewi
  • Eva Stevany Rataba
  • Fauzan Khalid
  • Fauzi H. Amro
  • Felly Estelita Runtuwene
  • Furtasan Ali Yusuf
  • Gulam Mohamad Sharon
  • I Nengah Senantara
  • Irma Suryani
  • Irsan Sosiawan
  • Julie Sutrisno Laiskodat
  • Lestari Moerdijat (Wakil Ketua MPR)
  • Lisda Hendrajoni
  • Lita Machfud Arifin
  • Lola Nelria Oktavia
  • M. Rifqinizamy Karsayuda
  • Muhammad Shadiq Pasadigoe
  • Machfud Arifin
  • Martin Manurung
  • Mori Hanafi
  • Muhammad Habibur Rochman
  • Muslim Ayub
  • Nabil Husien Said Amin Alrasydi
  • Nilam Sari Lawira
  • Nurhadi
  • Prananda Surya Paloh
  • Rachmat Gobel
  • Rahmawati Herdian
  • Rajiv
  • Randi Zulmariadi
  • Ratih Megasari Singkarru
  • Rico Sia
  • Rudi Hartono Bangun
  • Rudianto Lallo
  • Rusdi Masse Mappasessu
  • Saan Mustopa (Wakil Ketua DPR)
  • Satori
  • Shohibul Imam
  • Sri Wulan
  • Subardi
  • Sugeng Suparwoto
  • Sulaeman L. Hamzah
  • Syarif Fasha
  • Tamanuri
  • Teguh Iswara Suardi
  • Thoriq Majiddanor
  • Tonny Tesar
  • Ujang Bey
  • Wahidin Halim
  • Willy Aditya
  • Yoyok Riyo Sudibyo
Lihat pula: Fraksi Partai NasDem
  • l
  • b
  • s
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari DKI Jakarta, 2014–2019
DKI Jakarta I
  • Achmad Fauzan (PPP)
  • Ahmad Zainuddin (PKS)
  • Asril Hamzah Tanjung (Gerindra)
  • Bambang Atmanto Wiyogo (Golkar)
  • Dwi Astuti Wulandari (Demokrat)
  • Wiryanti Sukamdani (PDI-P)
Lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
DKI Jakarta II
  • Biem Benyamin (Gerindra)
  • Eriko Sotarduga (PDI-P)
  • Fayakhun Andriadi (Golkar)
  • Hidayat Nur Wahid (PKS)
  • Lena Maryana (PPP)
  • Masinton Pasaribu (PDI-P)
  • Melani Leimena Suharli (Demokrat)
DKI Jakarta III
  • Abdul Aziz (PPP, menggantikan Achmad Dimyati Natakusumah)
  • Adang Daradjatun (PKS)
  • Ahmad Sahroni (NasDem)
  • Aryo Djojohadikusumo (Gerindra)
  • Charles Honoris (PDI-P)
  • Darmadi Durianto (PDI-P)
  • Effendi Simbolon (PDI-P)
  • Ivan Doly Gultom (Golkar, menggantikan Tantowi Yahya)
Lihat pula: Daftar anggota DPR RI 2014–2019
  • l
  • b
  • s
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari DKI Jakarta, 2019–2024
DKI Jakarta I
  • Anis Byarwati (PKS)
  • Eko Hendro Purnomo (PAN)
  • Habiburokhman (Gerindra)
  • Mardani Ali Sera (PKS)
  • Putra Nababan (PDI-P)
  • Sondang Tiar Debora Tampubolon (PDI-P)
Lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
DKI Jakarta II
  • Christina Aryani (Golkar)
  • Eriko Sotarduga (PDI-P)
  • Hidayat Nur Wahid (PKS)
  • Himmatul Aliyah (Gerindra)
  • Kurniasih Mufidayati (PKS)
  • Masinton Pasaribu (PDI-P)
  • Melani Leimena Suharli (Demokrat)
DKI Jakarta III
  • Dian Istiqomah (PAN, menggantikan Abraham Lunggana)
  • Adang Daradjatun (PKS)
  • Ahmad Sahroni (NasDem)
  • Charles Honoris (PDI-P)
  • Darmadi Durianto (PDI-P)
  • Effendi Simbolon (PDI-P)
  • Kamrussamad (Gerindra)
  • Santoso (Demokrat)
Lihat pula: Daftar anggota DPR RI 2019–2024
  • l
  • b
  • s
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari DKI Jakarta, 2024–2029
DKI Jakarta I
  • Anis Byarwati (PKS)
  • Eko Hendro Purnomo (PAN)
  • Habiburokhman (Gerindra)
  • Hasbiallah Ilyas (PKB)
  • Mardani Ali Sera (PKS)
  • Putra Nababan (PDI-P)
Lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
DKI Jakarta II
  • Abraham Sridjaja (Golkar)
  • Hidayat Nur Wahid (PKS)
  • Ida Fauziyah (PKB)
  • Himmatul Aliyah (Gerindra)
  • Kurniasih Mufidayati (PKS)
  • Once Mekel (PDI-P)
  • Uya Kuya (PAN)
DKI Jakarta III
  • Adang Daradjatun (PKS)
  • Ahmad Sahroni (NasDem)
  • Charles Honoris (PDI-P)
  • Darmadi Durianto (PDI-P)
  • Erwin Aksa (Golkar)
  • Rahayu Saraswati (Gerindra)
  • Sigit Purnomo Said (PAN)
  • Nurwayah (Demokrat)
Lihat pula: Daftar anggota DPR RI 2024–2029

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat hidup
  2. Kehidupan awal
  3. Karier awal
  4. Anggota DPR RI
  5. Kontroversi
  6. Kehidupan pribadi
  7. Filmografi
  8. Film
  9. Referensi
  10. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026