Fayakhun Andriadi adalah anggota Komisi I DPR RI periode 2009 – 2014 dan periode 2014 – 2019, Fraksi Partai Golkar. Ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta II. Ia merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta untuk periode 2016 – 2020.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. (Sept 2022) |
Fayakhun Andriadi | |
|---|---|
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Masa jabatan 1 Oktober 2009 – 14 Februari 2018 | |
| Daerah pemilihan | DKI Jakarta II |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 24 Agustus 1972 Semarang, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Partai politik | Partai Golongan Karya |
| Almamater | Universitas Diponegoro Universitas Indonesia |
| Pekerjaan | Politikus |
Fayakhun Andriadi (lahir 24 Agustus 1972) adalah anggota Komisi I DPR RI periode 2009 – 2014 dan periode 2014 – 2019, Fraksi Partai Golkar. Ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta II. Ia merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta untuk periode 2016 – 2020.[1][2]
Fayakhun sebelumnya menjadi pengurus DPP Partai Golkar dalam kepemimpinan Ketua Umum Aburizal Bakrie pada periode 2010 – 2015. Fayakhun dipercaya menjadi Wakil Ketua Tim Pengembangan IT DPP Partai GOLKAR (2011 – sekarang) dan Anggota Departemen Pertahanan dan Keamanan (2012 – sekarang). Dia juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Ormas MKGR periode 2010 – 2015, dan Ketua Umum Kelompok Intelektual Muda Partai Golkar (KIMPG) (2008 – sekarang).
Dia menyelesaikan pendidikan Sarjana di Jurusan Elektro di Universitas Diponegoro pada tahun 1995, magister komputer di Universitas Indonesia tahun 2000, dan meraih gelar Doktor Ilmu Politik dari Universitas Indonesia pada tanggal 26 Mei 2015 dengan disertasi berjudul "Demokrasi Era Digital: Studi Kasus Penggunaan Media Sosial dalam Partisipasi Politik Oleh Pendukung Pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Periode 2012-2017" Diarsipkan 2015-05-29 di Wayback Machine.. Fayakhun terpilih sebagai nominator Politisi Senayan Terpopuler dan mendapat penghargaan sebagai Politisi Pria Terfavorit oleh tim riset Uvolution pada tahun 2011.[3]
Sejak masih di bangku kuliah hingga sekarang, Fayakhun sudah berkecimpung di dunia usaha. Bidang usaha yang dia tekuni mulai dari bisnis IT, properti, otomotif, dan toys. Pada tahun 2015, dia juga mulai terjun ke bisnis kuliner.
Kun memulai kariernya di dunia bisnis pada usia yang sangat muda. Pada usia 19 tahun, ia telah menjabat sebagai Direktur Utama PT Argata Raksa, sebuah perusahaan konsultan sistem informasi yang menangani proyek-proyek sistem Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Irian Jaya (sekarang Papua), Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Tengah. Empat tahun setelah memulai karier bisnis, Kun memutuskan untuk beralih ke dunia akademik. Ia menjadi dosen di Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Semarang.[4] Keputusan ini mencerminkan komitmennya terhadap dunia pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.[5]
Setelah menikah dengan Erlina Kumala Sari, putri dari Prof. Dr. Muladi, mantan Menteri Kehakiman dan tokoh senior Partai GolkarKun mulai aktif kembali di ranah politik. Ia berperan dalam mendorong keterlibatan kembali Prof. Muladi ke Partai Golkar, yang kemudian menjabat sebagai salah satu Ketua DPP.
Kun kemudian terlibat secara aktif dalam kegiatan politik Partai Golkar, dengan fokus utama pada pemberdayaan generasi muda. Ia dikenal sebagai tokoh yang memperjuangkan peningkatan peran pemuda dalam struktur dan aktivitas partai. Selain aktif di politik, Kun tetap menjalankan aktivitas bisnis, khususnya di sektor properti. Ia mengembangkan proyek-proyek perumahan di kawasan Senayan dan Jakarta Timur. Kun menyelesaikan pendidikan sarjana di Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Semarang.[6] Ia kemudian meraih gelar magister di bidang Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia, dan saat ini tengah menempuh studi doktoral di bidang Ilmu Politik di universitas yang sama.[7] Pada Maret 2011, Kun terpilih sebagai salah satu nominator Politisi Senayan Terpopuler dan meraih penghargaan sebagai Politisi Pria Terfavorit, yang diberikan oleh situs Inilah.com bekerja sama dengan Lembaga Konsultan Politik Uvolution Indonesia.[8]
Teliti Penggunaan Medsos Untuk Pemilu, Bawa Fayakhun Raih Doktor Diarsipkan 2015-05-29 di Wayback Machine.