"Roman Picisan" adalah lagu karya grup musik rock Indonesia, Dewa. Diciptakan dan diproduseri oleh Ahmad Dhani, lagu ini masuk dalam album studio Bintang Lima, dan merupakan singel pertama yang direkam oleh Dewa setelah masuknya vokalis Once Mekel dan drummer/perkusionis Tyo Nugros. Lagu ini mulai direkam pada 1997 dan dirilis sebagai singel pada tahun 2000.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| "Roman Picisan" | ||||
|---|---|---|---|---|
| Singel oleh Dewa | ||||
| dari album Bintang Lima | ||||
| Dirilis | Maret 10, 2000 | |||
| Direkam | 1997 | |||
| Genre | Rock progresif, Rock simfoni | |||
| Durasi |
| |||
| Label | Aquarius Musikindo | |||
| Pencipta | Ahmad Dhani | |||
| Kronologi singel Dewa | ||||
| ||||
| Video musik | ||||
| "Roman Picisan" di YouTube | ||||
"Roman Picisan" adalah lagu karya grup musik rock Indonesia, Dewa. Diciptakan dan diproduseri oleh Ahmad Dhani, lagu ini masuk dalam album studio Bintang Lima, dan merupakan singel pertama yang direkam oleh Dewa setelah masuknya vokalis Once Mekel dan drummer/perkusionis Tyo Nugros. Lagu ini mulai direkam pada 1997 dan dirilis sebagai singel pada tahun 2000.[1]
"Roman Picisan" dinilai oleh majalah Hai pada 2021 sebagai lagu dengan "balutan strings yang megah serta lirik yang puitis". Dikutip dari wawancara di kanal YouTube Hanin Dhiya pada 6 Desember 2021, Ahmad Dhani mengatakan bahwa ia menulis lagu tersebut sebagai buah dari sifat ndableg-nya, bahwa "judul novel memang boleh dijadikan judul lagu selama lirik lagunya tidak sama dengan isi novel tersebut". Roman Picisan merupakan novel karya Eddy D. Iskandar.[2] Menurut Dhani, pada era 1980-an, salah satu bab dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD, SMP, dan SMA adalah mengulas karya sastra Indonesia seperti cerpen dan novel. Oleh karena itu, ia berinisiatif menulis lagu berdasarkan novel tersebut.[1]
Dhani pertama kali menulis liriknya pada tahun 1997, dalam situasi yang cukup stres.[1] Pada 7 Maret 2020, dalam kanal YouTube pribadi Dhani, Video Legend, Dhani mengatakan bahwa karya tersebut ditujukan sebagai ucapan perpisahan kepada Ari Lasso, vokalis sebelumnya yang saat itu tengah menjalani rehabilitasi narkoba. Ketika memulai rekaman trek vokal, Once Mekel juga merasa stres karena berusaha bernyanyi dengan suara yang semirip mungkin dengan Ari Lasso. Karena Dhani sudah memiliki arsip rekaman Ari Lasso saat ia merekam lagu ini, ia menjadikan trek vokal Ari Lasso sebagai trek vokal latar.[3]
Sebelum dirilis sebagai singel, lagu ini sempat dinyanyikan dalam konser 1997. Dalam video yang tayang di kanal YouTube Eventori View pada 25 September 2021, Dhani mengungkapkan bahwa lagu tersebut dinyanyikan bersama Ari Lasso saat konser tahun 1997.[3]
Lagu ini dinilai secara akademis sebagai lagu rock simfoni, berbirama
Dewa
Musisi tambahan
Anugerah Musik Indonesia
| Tahun | Nomine / karya | Penghargaan | Hasil |
|---|---|---|---|
| 2000 | Dewa | Artis Solo/Duo/Grup/Kolaborasi Terbaik Bidang Alternatif | Menang[6] |
| 2000 | Ahmad Dhani | Pencipta Lagu Terbaik Bidang Alternatif | Menang[6] |