Pucanglaban adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tulungagung yang terletak di timur dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Blitar. Wilayah Pucanglaban memanjang dari Desa Demuk di utara hingga Samudera Hindia di ujung selatan. Pusat pemerintahan kecamatan ini berada di Desa Pucanglaban yang letaknya berada di selatan. Desa Pucanglaban merupakan ibu kota kecamatan terjauh, dengan jarak sekitar 35 km dari pusat kabupaten. Tidak hanya itu, Pucanglaban bersaing dengan Kecamatan Tanggunggunung sebagai kecamatan dengan penduduk paling sedikit di Tulungagung yaitu sekitar 27 ribu jiwa pada tahun 2024.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pucanglaban | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Tulungagung | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Yudi Irwanto, S.STP, M.Si | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 27.321 jiwa | ||||
| Kode pos | 66284 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.04.12 | ||||
| Kode BPS | 3504070 | ||||
| Luas | 82,94 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 9 | ||||
| |||||
Pucanglaban adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tulungagung yang terletak di timur dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Blitar. Wilayah Pucanglaban memanjang dari Desa Demuk di utara hingga Samudera Hindia di ujung selatan. Pusat pemerintahan kecamatan ini berada di Desa Pucanglaban yang letaknya berada di selatan. Desa Pucanglaban merupakan ibu kota kecamatan terjauh, dengan jarak sekitar 35 km dari pusat kabupaten. Tidak hanya itu, Pucanglaban bersaing dengan Kecamatan Tanggunggunung sebagai kecamatan dengan penduduk paling sedikit di Tulungagung yaitu sekitar 27 ribu jiwa pada tahun 2024.[1][2]
Pucanglaban terkenal dengan berbagai pantainya, baik pantai berpasir putih maupun pantai berbatu dengan pemandangan dan ombak yang indah. Diantaranya Pantai Dlodo, Pacar, Kedung Tumpang, dan Molang. Pantai-pantai tersebut terletak di pelosok Tulungagung dengan jalur melewati perbukitan, tetapi sekarang sudah ada Jalur Lintas Selatan (JLS) yang mempermudah akses ke pantai-pantai tersebut.[3][4] Tidak hanya wisata pantai, di ujung utara Pucanglaban juga terdapat kawasan wisata alam berupa perbukitan hijau yang dilintasi jalur ekstrem bernama Lok Songo. Jalan dengan sembilan kelokan tajam tersebut menjadi penghubung Pucanglaban dengan Kecamatan Ngunut.[5]

Pucanglaban adalah kecamatan yang terletak di barat dan berbatasan dengan Laut Selatan Jawa. Wilayahnya memanjang dari utara ke selatan, dengan desa paling utara Desa Demuk sedangkan desa paling selatan mencakup Desa Panggungkalak dan Pucanglaban. Sebagian kecil wilayah kecamatan ini berupa dataran rendah yang cocok untuk pertanian dan lokasinya terkonsentrasi di utara. Sedangkan sebagian besar wilayah lainnya di selatan merupakan kawasan perbukitan tandus dengan komoditas yang banyak ditanam adalah jati dan jagung. Hal tersebut juga membuat Pucanglaban menjadi salah satu kecamatan dengan penduduk paling sedikit di Tulungagung.
Akses paling populer menuju Pucanglaban dikenal dengan nama Lok Songo. Dinamakan Lok Songo karena terdapat jalan ekstrem dengan sembilan kelokan yang menghubungkan Pucanglaban dengan Ngunut dan Rejotangan di utara. Wilayah ini berupa perbukitan yang hijau sehingga menjadi tempat wisata alam populer. Ujung selatan Pucanglaban dilintasi Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan berbagai pantai indah di Tulungagung maupun Blitar.
Batas wilayah Kecamatan Pucanglaban adalah sebagai berikut:[1]
| Utara | Kecamatan Rejotangan, Kecamatan Ngunut, dan Kecamatan Kalidawir |
| Timur | |
| Selatan | Samudera Hindia |
| Barat | Kecamatan Kalidawir |
Kecamatan Pucanglaban terdiri dari 9 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[1]
| No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Demuk | Demuk, Gajah Oyo, Kasrepan, Rowo Agung | [6] |
| 2 | Kalidawe | Kalidawe, Kalitengah | [1] |
| 3 | Kaligentong | Kaligentong, Oro-oro Ombo | [1] |
| 4 | Manding | Manding, Belik Batok | [1] |
| 5 | Panggungkalak | Krajan, Dlodo, Kaligede | [1] |
| 6 | Panggunguni | Panggunguni, Magersari, Tirtosinawang | [1] |
| 7 | Pucanglaban | Pucanglaban, Apakbranjang, Panggung Pucung | [1] |
| 8 | Sumberbendo | Sumberbendo, Kalijirak, Krenggan, Padas | [1] |
| 9 | Sumberdadap | Kebon, Minggirsari, Puser, Sarangangin, Sonokembang | [7] |
