Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Penglihatan Anak Manusia oleh Yohanes

Penglihatan Anak Manusia oleh Yohanes disebutkan dalam Wahyu 1:9–20. Yohanes menyaksikan sebuah penglihatan kebangkitan, kenaikan dan pemakluman Yesus Kristus,yang ia sebut sebagai orang "serupa Anak Manusia". Yesus digambarkan dalam penglihatannya berpakaian jubah dengan ikat pinggang dari emas, rambut putih, mata seperti nyala api, kaki seperti perunggu dan suara seperti desau air. Ia memegang tujuh bintang di tangan kanannya dan memiliki pedang bermata dua yang keluar dari mulut-Nya. Penglihatan tersbeut juga dikenal sebagai satu-satunya deskripsi fisik teridentidikasi dari Yesus dalam bentuk apapun dalam kitab kanonik.

Wikipedia article
Diperbarui 12 Juli 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Penglihatan Anak Manusia oleh Yohanes
Bagian dari serial artikel tentang
Yohanes dalam Alkitab
"St Yohanes sang Penginjil" karya Domenichino (Domenico Zampieri), 1620an
Santo Yohanes sang Penginjil,
karya Domenichino
Kesusastraan Yohanes
  • Injil
  • Surat-surat
    • Pertama
    • Kedua
    • Ketiga
  • Wahyu
    • Peristiwa
Kepengarangan
  • Rasul
  • Murid yang dikasihi
  • Penginjil
  • Patmos
  • Presbiter
Kesusastraan terkait
  • Apokrifon
  • Kisah Rasul
  • Injil Tanda-Tanda
Lihat pula
  • Komunitas Yohanes
  • Logos
  • Roh Kudus dalam kesusastraan Yohanes
  • Penglihatan Yohanes
  • Tokoh Perjanjian Baru bernama Yohanes
  • l
  • b
  • s
Ilustrasi dari Apokalips Bamberg dari Anak Manusia di antara tujuh kaki dian dari emas.
Penglihatan Yohanes di Patmos karya Julius Schnorr von Carolsfeld 1860.

Penglihatan Anak Manusia oleh Yohanes disebutkan dalam Wahyu 1:9–20. Yohanes menyaksikan sebuah penglihatan kebangkitan, kenaikan dan pemakluman Yesus Kristus,yang ia sebut sebagai orang "serupa Anak Manusia" (ayat 12). Yesus digambarkan dalam penglihatannya berpakaian jubah dengan ikat pinggang dari emas, rambut putih, mata seperti nyala api, kaki seperti perunggu dan suara seperti desau air. Ia memegang tujuh bintang di tangan kanannya dan memiliki pedang bermata dua yang keluar dari mulut-Nya. Penglihatan tersbeut juga dikenal sebagai satu-satunya deskripsi fisik teridentidikasi dari Yesus dalam bentuk apapun dalam kitab kanonik.

Hubungan dengan Kitab Daniel

Terdapat kemiripan mencolok antara penglihatan Anak Manusia dari Yohanes dan Daniel. Dalam penglihatan Yohanes, Anak Manusia memiliki rambut putih, pedang dan kaki-kaki dian. Dalam penglihatan Daniel, Anak Manusia memiliki raga yang mirip dengan tarshish, yang disebut oleh Rabbi Rashi sebagai - dikutip dari Tractate Hullin 9lb - pria yang memiliki ukuran sebesar Laut Tarshish di Afrika.[1] Rashi menafsirkan Anak Mausia dari Daniel sebagai malaikat agung Gabriel.[2]

Wahyu 1 Daniel 10
1:13 ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. 10:5 kuangkat mukaku, lalu kulihat, tampak seorang yang berpakaian kain lenan dan berikat pinggang emas dari ufas.
1:14 Mata-Nya bagaikan nyala api. 10:6 matanya seperti suluh yang menyala-nyala
1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian 10:6 lengan dan kakinya seperti kilau tembaga yang digilap
1:15 suara-Nya bagaikan desau air bah 10:6 suara ucapannya seperti gaduh orang banyak
1:16 wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik. 10:6 wajahnya seperti cahaya kilat

Referensi

  1. ↑ Chabad Tanakh: Rashi's Commentary on Daniel 10:6
  2. ↑ Chabad Tanakh: Rashi's Commentary on Daniel 11:1

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Hubungan dengan Kitab Daniel
  2. Referensi

Artikel Terkait

Wahyu kepada Yohanes

Buku terakhir dari Perjanjian Baru

Anak Manusia (Kristen)

Anak Manusia (atau Putera Manusia; bahasa Inggris: Son of Mancode: en is deprecated ) adalah sebuah istilah dalam kekristenan yang merujuk pada keturunan

Yohanes Pembaptis

Pengkhotbah Yahudi abad ke-1 M

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026