Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pemerintah Kota Surabaya

Pemerintahan Kota Surabaya merupakan bagian dari sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia, yang menganut sistem desentralisasi, tugas pembantuan, dan dekonsentrasi dalam mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan menjalankan otonomi seluas-luasnya serta tugas pembantuan di kota Surabaya.

pemerintah daerah di Provinsi Jawa Timur, Indonesia
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pemerintah Kota Surabaya
Pemerintah Provinsi
Jawa TimurPemerintah Kota
Surabaya
Dasar hukum
UU No. 12 Tahun 1950
Kepala daerah
Wali kotaEri Cahyadi
Wakil wali kotaArmuji
Dewan perwakilan rakyat daerah
KetuaAdi Sutarwijono
Wakil ketua- Laila Mufidah
- A.H. Thony
- Reni Astuti
Perangkat daerah
Sekretariat daerahHendro Gunawan
(Sekretaris Daerah)
Sekretariat DPRD-
(Sekretaris DPRD)
Inspektorat-
(Inspektur)
Pembagian administratif
Jumlah kecamatan31
Situs resmi
www.surabaya.go.id

Pemerintahan Kota Surabaya (Dialek Arekan: Pemerintah Kuto Suroboyo) merupakan bagian dari sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia, yang menganut sistem desentralisasi, tugas pembantuan, dan dekonsentrasi dalam mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan menjalankan otonomi seluas-luasnya serta tugas pembantuan di kota Surabaya.

Pemerintahan kota Surabaya dipimpin oleh seorang wali kota, yang dipilih secara demokratis berdasarkan UUD 1945, dan dalam penyelenggaraan pemerintahan kota Surabaya terdiri atas pemerintah kota Surabaya dan DPRD kota Surabaya.

Sejarah

Masa kolonial

Pertumbuhan beberapa kawasan yang sedemikian pesat telah menimbulkan masalah baru bagi pemerintah kolonial Hindia Belanda. Meskipun mekanisme dan kegiatan pemerintahan telah bertambah maju, tetapi pemerintahan Hindia Belanda yang mencakup kepulauan yang terpencar-pencar dan saling berjauhan itu tidak dapat terawasi secara efektif. Keadaan tersebut akhirnya menyebabkan warga kolonial menginginkan pemodelan urusan pemerintahannya sebagaimana model di negeri Belanda sendiri, yaitu sistem kekotaprajaan yang diperintah oleh seorang wali kota dan bertanggung jawab kepada Dewan Kotapraja. Untuk memenuhi tuntutan tersebut, maka pada tanggal 1 Maret 1906, berdasarkan ordonansi (STAL 1906 No.151) yang ditandatangani oleh Gubernur Jenderal J.B. van Heutsz sistem pemerintahan desentralisasi mulai diperkenalkan di Hindia Belanda.

Awal kemerdekaan

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, Mr. Radjamin Nasution diangkat sebagai wali kota Surabaya dalam negara kesatuan Republik Indonesia yang baru merdeka. Ketidakstabilan politik di Surabaya dalam kurun 1945 membuat posisi Mr. Radjamin Nasution digantikan oleh seorang utusan pemerintah Belanda yang bergelar Kepala Urusan Haminte Soerabaia yang dijabat oleh Mr. C.J.G. Becht pada tahun 1945.

Orde Baru

Setelah runtuhnya demokrasi terpimpin pasca Gerakan 30 September, dan kemudian muncul istilah Orde Baru, pada tahun 1965, Raden Soekotjo yang didukung kuat oleh pihak militer diangkat menjadi wali kota Surabaya menggantikan wali kota sebelumnya, Moerachman yang merupakan kader Partai Komunis Indonesia. Pada tahun 1974, ia digantikan oleh Raden Soeparno sebagai wali kota berikutnya.

Pada tahun 1979, Moehadji Widjaja diangkat menjadi wali kota mengantikan wali kota sebelumnya. Tahun 1984, ia kemudian digantikan oleh Poernomo Kasidi yang menjabat dua periode hingga tahun 1994. Selanjutnya, pada tahun 1994, terpilih seorang tentara yaitu Soenarto Soemoprawiro yang juga memimpin Kota Surabaya selama dua periode hingga dilengserkan pada tahun 2002.

Era reformasi

Dalam suasana reformasi pemerintahan dan era otonomi daerah, Bambang Dwi Hartono, terpilih sebagai wali kota Surabaya dari kalangan sipil pertama pada tahun 2002 oleh DPRD Kota Surabaya. Sebelumnya Bambang Dwi Hartono merupakan wakil wali kota pada masa pemerintahan wali kota Soenarto Soemoprawiro, dan pelaksana tugas wali kota selama 5 bulan menggantikan Soenarto yang dilengserkan oleh DPRD Surabaya. Bambang D.H. kemudian terpilih kembali pada pilkada langsung oleh rakyat pertama pada tahun 2005 berpasangan dengan Arif Afandi. Pada tahun 2010, Bambang D.H. kemudian digantikan oleh Tri Rismaharini yang menjabat sebagai wali kota Surabaya. Tri Rismaharini menjabat selama dua periode yakni 2010-2015 dan 2016-2020. Pada akhir tahun 2020, estafet kepemimpinan kembali berganti kepada Whisnu Sakti Buana setelah Tri Rismaharini dipilih Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Sosial RI. Whisnu menjabat sebagai pelaksana tugas wali kota selama 1,5 bulan dan wali kota definitif selama 6 hari hingga 17 Februari 2021. Whisnu Sakti Buana kemudian digantikan oleh Eri Cahyadi yang terpilih dalam pilkada 2020 hingga saat ini.

Dewan Perwakilan

Artikel utama: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Surabaya berdasarkan asal partai politik dalam empat periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi pada Periode
2009–2014[1] 2014–2019[2] 2019–2024[3] 2024–2029
PKB 5 Steady 5 Steady 5 Steady 5
Gerindra (baru) 3 Kenaikan 5 Steady 5 Kenaikan 8
PDI-P 8 Kenaikan 15 Steady 15 Penurunan 11
Golkar 5 Penurunan 4 Kenaikan 5 Steady 5
NasDem (baru) 2 Kenaikan 3 Penurunan 2
PKS 5 Steady 5 Steady 5 Steady 5
Hanura (baru) 0 Kenaikan 3 Penurunan 0 Steady 0
PAN 2 Kenaikan 4 Penurunan 3 Steady 3
Demokrat 16 Penurunan 6 Penurunan 4 Penurunan 3
PSI (baru) 4 Kenaikan 5
PPP 1 Steady 1 Steady 1 Kenaikan 3
PDS 4
PKNU (baru) 1
Jumlah Anggota 50 Steady 50 Steady 50 Steady 50
Jumlah Partai 10 Steady 10 Steady 10 Steady 10

Pemerintah Daerah

Secara administratif pemerintahan kota Surabaya dipimpin oleh seorang wali kota dan wakil wali kota yang membawahi koordinasi atas satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang terdiri dari sekretariat daerah kota; staf-staf ahli; sekretariat DPRD kota; dinas-dinas; badan-badan; inspektorat daerah; kecamatan yang dikepalai oleh seorang camat (termasuk satuan yang setingkat); dan kelurahan yang dikepalai oleh seorang lurah (termasuk satuan yang setingkat). Seluruh pegawai SKPD merupakan jajaran pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah kota. Selain itu, wali kota Surabaya juga memiliki mitra kerja setingkat lain yang ikut berperan penting dalam pembangunan kota Surabaya yaitu forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) kota Surabaya yang beranggotakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya; Ketua DPRD Kota Surabaya; Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya; Komandan Kodim 0830/Surabaya Utara; Komandan Kodim 0831/Surabaya Timur; Komandan Kodim 0832/Surabaya Selatan; Kapolrestabes Surabaya; Kapolres KP3 Tanjung Perak Surabaya; Ketua Pengadilan Negeri Surabaya; Ketua Pengadilan Agama Surabaya; dan Ketua Kejaksaan Negeri Surabaya. Sejak tahun 2005, wali kota dan wakil wali kota Surabaya dipilih langsung oleh warga kota dalam pilkada, setelah sebelumnya dipilih oleh anggota DPRD kota. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya saat ini adalah Eri Cahyadi dan Armuji yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Pembagian administratif

Artikel utama: Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Surabaya

Kota Surabaya memiliki 31 kecamatan dan 154 kelurahan (dari total 666 kecamatan, 777 kelurahan, dan 7.724 desa di Jawa Timur). Pada tahun 2017, jumlah penduduk 2.827.892 jiwa dan luas wilayah 350,54 km² dan tingkat kepadatan penduduk sebesar 8.067 jiwa/km².[4][5]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Surabaya adalah sebagai berikut;

Kode
Kemendagri
KecamatanKodepos[6]Jumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
35.78.28 Asemrowo60182-601833
  • Asemrowo
  • Genting Kalianak
  • Tambak Sarioso
35.78.19 Benowo60191-601924
  • Kandangan
  • Romokalisari
  • Sememi
  • Tambak Osowilangun
35.78.13 Bubutan60171-601745
  • Alun-Alun Contong
  • Bubutan
  • Gundih
  • Jepara
  • Tembok Dukuh
35.78.29 Bulak60122-601254
  • Bulak
  • Kedungcowek
  • Kenjeran
  • Sukolilo Baru
35.78.21 Dukuh Pakis60224-602264
  • Dukuh Kupang
  • Dukuh Pakis
  • Gunung Sari
  • Pradah Kalikendal
35.78.22 Gayungan60234-602354
  • Dukuh Menanggal
  • Gayungan
  • Ketintang
  • Menanggal
35.78.07 Genteng60271-602755
  • Embong Kaliasin
  • Genteng
  • Kapasari
  • Ketabang
  • Peneleh
35.78.08 Gubeng60281-602866
  • Airlangga
  • Barata Jaya
  • Gubeng
  • Kertajaya
  • Mojo
  • Pucangsewu
35.78.25 Gunung Anyar60293-602944
  • Gunung Anyar
  • Gunung Anyar Tambak
  • Rungkut Menanggal
  • Rungkut Tengah
35.78.23 Jambangan60232-602334
  • Jambangan
  • Karah
  • Kebonsari
  • Pagesangan
35.78.01 Karang Pilang60221-602234
  • Karang Pilang
  • Kebraon
  • Kedurus
  • Warugunung
35.78.17 Kenjeran60126-601294
  • Bulakbanteng
  • Tambakwedi
  • Tanah Kalikedinding
  • Sidotopo Wetan
35.78.15 Krembangan60175-601795
  • Dupak
  • Kemayoran
  • Krembangan Selatan
  • Morokrembangan
  • Perak Barat
35.78.18 Lakarsantri60211-602156
  • Bangkingan
  • Jeruk
  • Lakarsantri
  • Lidah Kulon
  • Lidah Wetan
  • Sumur Welut
35.78.26 Mulyorejo60112-601166
  • Dukuh Sutorejo
  • Kalijudan
  • Kalisari
  • Kejawan Putih Tambak
  • Manyar Sabrangan
  • Mulyorejo
35.78.12 Pabean Cantian60161-601644
  • Bongkaran
  • Krembangan Utara
  • Nyamplungan
  • Tanjung Perak
35.78.30 Pakal60194-601974
  • Babat Jerawat
  • Benowo
  • Pakal
  • Sumberejo
35.78.03 Rungkut60295-602986
  • Kali Rungkut
  • Kedung Baruk
  • Medokan Ayu
  • Penjaringan Sari
  • Rungkut Kidul
  • Wonorejo
35.78.31 Sambikerep60216-602194
  • Bringin
  • Made
  • Lontar
  • Sambikerep
35.78.06 Sawahan60251-602566
  • Banyu Urip
  • Kupang Krajan
  • Pakis
  • Patemon
  • Putat Jaya
  • Sawahan
35.78.16 Semampir60151-601555
  • Ampel
  • Pegirian
  • Sidotopo
  • Ujung
  • Wonokusumo
35.78.11 Simokerto60141-601455
  • Kapasan
  • Sidodadi
  • Simokerto
  • Simolawang
  • Tambakrejo
35.78.09 Sukolilo60111
60117-60119
7
  • Gebang Putih
  • Keputih
  • Klampisngasem
  • Medokan Semampir
  • Menur Pumpungan
  • Nginden Jangkungan
  • Semolowaru
35.78.27 Sukomanunggal60187-601896
  • Putatgede
  • Simomulyo
  • Simomulyo Baru
  • Sonokwijenan
  • Sukomanunggal
  • Tanjungsari
35.78.10 Tambaksari60131-601388
  • Dukuh Setro
  • Gading
  • Kapas Madya
  • Pacar Kembang
  • Pacar Keling
  • Ploso
  • Rangkah
  • Tambaksari
35.78.14 Tandes60185-601866
  • Balongsari
  • Banjar Sugihan
  • Karang Poh
  • Manukan Kulon
  • Manukan Wetan
  • Tandes
35.78.05 Tegalsari60261-602655
  • Dr. Sutomo
  • Kedungdoro
  • Keputran
  • Tegalsari
  • Wonorejo
35.78.24 Tenggilis Mejoyo60291-602924
  • Kendangsari
  • Kutisari
  • Panjang Jiwo
  • Tenggilis Mejoyo
35.78.20 Wiyung60227-602294
  • Babatan
  • Balasklumprik
  • Jajar Tunggal
  • Wiyung
35.78.02 Wonocolo60236-602395
  • Bendul Merisi
  • Jemur Wonosari
  • Margorejo
  • Sidosermo
  • Siwalan Kerto
35.78.04 Wonokromo60241-602466
  • Darmo
  • Jagir
  • Ngagel
  • Ngagelrejo
  • Sawunggaling
  • Wonokromo
TOTAL153

Kota Surabaya memiliki 5 distrik dan 31 kecamatan

Surabaya Pusat

  • Tegalsari
  • Simokerto
  • Genteng
  • Bubutan

Surabaya Barat

  • Benowo
  • Pakal
  • Asemrowo
  • Sukomanunggal
  • Tandes
  • Sambikerep
  • Lakarsantri

Surabaya Selatan

  • Wonokromo
  • Wonocolo
  • Wiyung
  • Karangpilang
  • Jambangan
  • Gayungan
  • Dukuh Pakis
  • Sawahan

Surabaya Utara

  • Bulak
  • Kenjeran
  • Semampir
  • Pabean Cantikan
  • Krembangan

Surabaya Timur

  • Gubeng
  • Gunung Anyar
  • Sukolilo
  • Tambaksari
  • Mulyorejo
  • Rungkut
  • Tenggilis Mejoyo

Referensi

  1. ↑ Sur, Cak (23-08-2019). "Besok, Pelantikan Anggota DPRD Surabaya 2009-2014". Surya.co.id. Diakses tanggal 26-08-2019.
  2. ↑ Ridwan, Muhammad (2014). "Ini dia 50 anggota DPRD Kota Surabaya periode 2014-2019". Lensa Indonesia. Diakses tanggal 26-08-2019.
  3. ↑ Baihaqi, Amir (14-08-2019). "Ini Nama-nama Anggota DPRD Surabaya 2019-2024 yang Ditetapkan KPU". detiknews. Diakses tanggal 26-08-2019.
  4. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
  5. ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
  6. ↑ Kode Pos Kota Surabaya

Pranala luar

Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • (Indonesia) Situs web resmi Kota Surabaya

Lihat pula

  • Daftar Wali Kota Surabaya
  • Daftar Wakil Wali Kota Surabaya

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Masa kolonial
  3. Awal kemerdekaan
  4. Orde Baru
  5. Era reformasi
  6. Dewan Perwakilan
  7. Pemerintah Daerah
  8. Pembagian administratif
  9. Surabaya Pusat
  10. Surabaya Barat
  11. Surabaya Selatan
  12. Surabaya Utara
  13. Surabaya Timur
  14. Referensi
  15. Pranala luar
  16. Lihat pula

Artikel Terkait

Jawa Timur

provinsi di Pulau Jawa, Indonesia

Provinsi di Indonesia

pembagian administratif tingkat satu di Indonesia

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur

lembaga legislatif satu kamar di Jawa Timur, Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026