Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pembagian dunia menurut Islam

Dalam tafsir Islam, dunia dapat dibagi menjadi "Darul Islam", "Darul Sulh", dan "Darul Harbi".

Wikipedia article
Diperbarui 25 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bagian dari seri
Islam
Rukun Iman
  • Keesaan Allah
  • Malaikat
  • Kitab-kitab Allah
  • Nabi dan Rasul Allah
  • Hari Kiamat
  • Qada dan Qadar
Rukun Islam
  • Syahadat
  • Salat
  • Zakat
  • Puasa
  • Haji
  • Sumber hukum Islam
  • al-Qur'an
  • Sunnah (Hadis, Sirah)
  • Tafsir
  • Akidah
  • Fikih
  • Syariat
Sejarah
  • Garis waktu
  • Muhammad
  • Ahlulbait
  • Sahabat Nabi
  • Khulafaur Rasyidin
  • Khalifah
  • Imamah
  • Ilmu pengetahuan Islam abad pertengahan
  • Penyebaran Islam
  • Penerus Muhammad
Budaya dan masyarakat
  • Akademik
  • Akhlak
  • Anak-anak
  • Dakwah
  • Demografi
  • Ekonomi
  • Feminisme
  • Filsafat
  • Hari raya
  • Hewan
  • Kalender
  • Khitan
  • LGBT
  • Madrasah
  • Masjid
  • Musik
  • Pendidikan
  • Perbankan syariah
  • Rukiah
  • Firkah, manhaj, dan mazhab
  • Seni
  • Politik
  • Puisi/syair
  • Perbudakan
  • Sains
  • Tasawuf
  • Wanita
Topik lainnya
  • Murtad
  • Kritik
    • Muhammad
    • al-Qur'an
    • Hadis
  • Agama lain
  • Islamisme
  • Kekerasan
    • Terorisme
    • Perang
  • Islamofobia
  • Jihad
    • Jihadisme
    • Peraturan perang
  • Daftar istilah
  •  Portal Islam
  • l
  • b
  • s

Dalam tafsir Islam, dunia dapat dibagi menjadi "Darul Islam" ("Wilayah Islam", tempat berlakunya hukum Islam),[1] "Darul Sulh" ("Wilayah Perjanjian", daerah bukan Islam yang sudah menandatangani gencatan senjata dengan pemerintah Muslim),[2] dan "Darul Harbi" ("Wilayah Perang", yaitu wilayah non-Muslim yang belum menerima Islam).[3]

Kata dar dalam bentuk tunggal (دارcode: ar is deprecated ) secara harfiah berarti "rumah", "tempat tinggal", "struktur", "tempat", "tanah", atau "negara". Dalam ilmu fikih, istilah ini sering kali mengacu kepada salah satu bagian di dunia.

Gagasan "pembagian" dunia dalam Islam tidak ada di dalam Al-Quran maupun Hadits.[4] Menurut Abou El Fadl, satu-satunya "dar" yang disebutkan oleh Quran adalah "tempat tinggal selanjutnya dan tempat tinggal di bumi, dan yang pertama jelas lebih tinggi dari yang kedua".[5]

Istilah ini pertama kali digunakan oleh ahli-ahli hukum Islam dalam pembahasan aturan hukum mengenai penaklukan Islam hampir satu abad setelah Muhammad. Orang pertama yang menggunakan istilah ini adalah Abu Hanifah di Irak dan murid-muridnya, Abu Yusuf dan Al-Shaybani.

Darul Islam

Menurut Abu Hanifah, persyaratan agar suatu negara dapat dianggap sebagai bagian dari "Darul Islam" (bahasa Arab: دار الإسلامcode: ar is deprecated , "Wilayah Islam") adalah:[6][7]

  1. Muslim harus dapat menikmati kedamaian dan keamanan di negaranya
  2. Negara harus dikuasai oleh pemerintah Muslim[8]
  3. Memiliki perbatasan dengan beberapa negara Muslim

Darul Harbi

Darul Harbi (bahasa Arab: دار الحربcode: ar is deprecated , "Wilayah Perang") atau "Darul Kufur" ( دار الكفر, "Wilayah Kafir") adalah negara yang tidak menerapkan hukum Islam.[9] Menurut Majid Khadduri, perbedaan mendasar antara "Darul Islam" dengan "Darul Harbi" baru muncul setelah kekalahan Kekhalifahan Umayyah dalam Pertempuran Tours pada tahun 732, yang menghentikan perluasan wilayah Islam ke utara, sementara pada saat yang sama perluasan wilayah Islam ke timur juga terhenti.[10]

Wahbah al-Zuhayli menyatakan bahwa konsep Darul Harbi bersifat historis: "keberadaan Darul Islam dan Darul Harbi pada masa ini langka atau sangat-sangat terbatas. Sebab negara-negara Islam telah bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menyatakan bahwa hubungan antara bangsa adalah perdamaian dan bukan perang. Maka dari itu negara-negara non-Muslim adalah Darul Ahd …"[11]

Darul Hudna

Darul Hudna (bahasa Arab: دار الهدنةcode: ar is deprecated "Wilayah Ketenangan") adalah wilayah non-Muslim yang sedang melakukan gencatan senjata dengan Darul Islam. Gencatan senjata dicapai lewat upeti atau perjanjian. Jika kafir harbi melanggar gencatan senjata, pertempuran akan berlanjut. Setelah sepuluh tahun berlalu, perang juga akan diteruskan. Selain itu, hanya perjanjian yang sesuai dengan asas-asas Islam yang dianggap sah.

Darul Ahd, Darul Sulh

Dar al-'Ahd (bahasa Arab: دار العهدcode: ar is deprecated "Wilayah Gencatan Senjata") atau Dar al-Sulh (bahasa Arab: دار الصلحcode: ar is deprecated "Wilayah Perdamaian") adalah istilah yang mengacu kepada wilayah yang memiliki perjanjian perdamaian dengan Muslim.[9]

Catatan kaki

  1. ↑ Dar al-Islam The Oxford Dictionary of Islam
  2. ↑ Dar al-Sulh The Oxford Dictionary of Islam
  3. ↑ Dar al-Harb The Oxford Dictionary of Islam
  4. ↑ Abdel-Haleem, Muhammad (8 Sep 2010). Understanding the Qur'ān: Themes and Style. I. B. Tauris & Co Ltd. hlm. 68. ISBN 978-1845117894.
  5. ↑ Abou El Fadl, Khaled (January 23, 2007). The Great Theft: Wrestling Islam from the Extremists. HarperOne. hlm. 227. ISBN 978-0061189036.
  6. ↑ Fatwa by Sheikh `Atiya Saqr, former head of Al-Azhar Fatwa Committee, about the concept of Dar al-Harb and Dar al-Islam Diarsipkan 2007-12-06 di Wayback Machine.
  7. ↑ "Ahmed Khalil: "Dar Al-Islam And Dar Al-Harb: Its Definition and Significance"". English.islamway.com. Diakses tanggal 2011-03-13.
  8. ↑ Black, E. A., Esmaeili, H., & Hosen, N. (2013). Modern Perspectives on Islamic Law. Edward Elgar Publishing. Retrieved from https://books.google.com/books?id=2kngBY-Gu18C&pg=PA42&lpg=PA42&dq=what+countries+are+in+dar+ul+islam?&source=bl&ots=pRHhuwunsg&sig=hB1MVTYkAWbTSnLlEf6w3OBS3R8&hl=en&sa=X&ei=3kwYVa-DKcqdyATNl4KYDQ&ved=0CEkQ6AEwCTgK#v=onepage&q=what%20countries%20are%20in%20dar%20ul%20islam%3F&f=false
  9. 1 2 "Dar al-Harb". oxfordislamicstudies.com.
  10. ↑ Clinton Bennet (2005). Muslims and Modernity: Current Debates. Bloomsbury Publishing. hlm. 158. ISBN 9781441100504.
  11. ↑ Al-Zuhaylī, Al-Mu‘āmalāt al-Māliyyah, p. 255.

Bacaan lanjut

  • Western Muslims and the Future of Islam, by Tariq Ramadan
  • Fatwa on Terrorism and Suicide Bombings, by Muhammad Tahir-ul-Qadri
  • Nicola Melis, Trattato sulla guerra. Il Kitab al-gihad di Molla Husrev. Cagliari: Aipsa, 2002.
  • König, Daniel G., Arabic-Islamic Views of the Latin West. Tracing the Emergence of Medieval Europe, Oxford, OUP, 2015.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Darul Islam
  2. Darul Harbi
  3. Darul Hudna
  4. Darul Ahd, Darul Sulh
  5. Catatan kaki
  6. Bacaan lanjut

Artikel Terkait

Islam menurut negara

artikel daftar Wikimedia

Dunia Islam

negara, negara bagian, distrik, atau kota mayoritas Muslim

Anjing menurut Islam

dan diperjualbelikan. Anjing menurut sebagian besar pendapat ulama merupakan harta yang tidak bernilai dalam pembagian harta, kecuali dalam pendapat

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026