Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Nama Myanmar

Nama Myanmar memiliki sistem yang berbeda dengan penamaan ala barat. Aturan penamaan ini tidak mengenal sistem patronimik, matronimik, maupun marga. Dalam budaya Myanmar, seseorang dapat mengubah namanya sesuka hati, sering kali tanpa pengawasan pemerintah, guna mencerminkan perubahan dalam perjalanan hidup mereka. Selain itu, terdapat pula nama kehormatan, yang ditambahkan pada momen-momen tertentu dalam hidup seseorang sebagai bagian integral dari nama lengkapnya.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Januari 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini mengandung Burmese script. Tanpa dukungan perenderan yang baik, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan Burmese script.

Nama Myanmar memiliki sistem yang berbeda dengan penamaan ala barat. Aturan penamaan ini tidak mengenal sistem patronimik, matronimik, maupun marga. Dalam budaya Myanmar, seseorang dapat mengubah namanya sesuka hati, sering kali tanpa pengawasan pemerintah, guna mencerminkan perubahan dalam perjalanan hidup mereka. Selain itu, terdapat pula nama kehormatan, yang ditambahkan pada momen-momen tertentu dalam hidup seseorang sebagai bagian integral dari nama lengkapnya.[1]

Nama tradisional dan gaya Barat

Nama-nama tradisional Myanmar pada mulanya hanya memiliki satu suku kata, seperti dalam kasus U Nu dan U Thant ("U" merupakan gelar kehormatan). Pada pertengahan abad ke-20, banyak orang Myanmar mulai mengadopsi dua suku kata, meskipun tanpa struktur yang formal. Pada akhir tahun 1890-an, para cendekiawan Inggris mengamati perilaku suku Rakhine yang mengadopsi nama dengan tiga suku kata, berbeda dengan orang Burma kebanyakan yang masih menggunakan satu atau dua suku kata.[2] Ketika mereka lebih akrab dengan budaya Barat, orang-orang Myanmar secara bertahap menambah suku kata dalam nama anak-anak mereka, sambil mengadopsi berbagai aturan. Saat ini, nama dengan empat suku kata umum dijumpai pada pria, dan lima suku kata banyak ditemui pada wanita.

Cendekiawan seperti Thant Myint-U berpendapat bahwa munculnya nama Myanmar yang kompleks merupakan akibat dari runtuhnya monarki Burma, yang mengakhiri sistem penamaan Pali-Burma, jabatan istana, dan gelar kebangsawanan, menyisakan nama tradisional yang terdiri dari satu suku kata.[3] Gelar kebangsawanan, seperti min (မင်း; "pemimpin") dijadikan nama pribadi.[3]

Sebagai contoh, orang tua nasionalis Myanmar Aung San bernama Pha (ဖာ) dan Suu (စ), keduanya merupakan nama dengan satu suku kata. Nama lahirnya adalah Htain Lin (ထိန်လင်း), tetapi dia mengubah namanya menjadi Aung San (အောင်ဆန်း) di kemudian hari. Anaknya bernama Aung San Suu Kyi (အောင်ဆန်းစုကြည်). Nama "Aung San" berasal dari nama ayahnya saat ia lahir. "Suu" adalah nama neneknya. "Kyi" diambil dari nama ibunya, Khin Kyi (ခင်ကြည်). Penambahan nama ayah atau ibu pada nama seseorang cukup sering dilakukan. Sementara sistem penamaan lain juga masih digunakan.

Penggunaan nama orang tua dan kerabat seseorang sebagai nama pribadi telah dikritik sebagai adopsi budaya asing, meski kenyataannya sistem ini berbeda dengan penamaan barat.

Nama-nama Myanmar biasanya menyertakan kata-kata serapan bahasa Pali yang dikombinasikan dengan kata-kata asli Myanmar, di antaranya:

  • Pria:
    • thura (သူရ "berani" dari sūra)
    • thiha (သီဟ "singa", dari sīha)
    • zeya (ဇေယျာ "kemenangan", dari jāya)
    • wunna (ဝဏ္ဏ "emas", dari vaṇṇa)
    • kaung (ကောင်း "terbaik", dari kaung)
  • Wanita:
    • sanda (စန္ဒာ "bulan", dari canda)
    • thanda (သန္တာ "karang", dari santa)
    • thiri (သီရိ "kemegahan", dari siri)
    • hayma (ဟေမာ, "hutan")

Orang Myanmar yang menikah dengan orang asing atau pindah ke negara yang menggunakan nama keluarga dapat menjadikan nama mereka sebagai marga. Misalnya, istri Tun Myint mengubah nama belakangnya menjadi Myint, meski Myint adalah nama pribadi suaminya.

Kehormatan

Seperti disebutkan di atas, gelar honorifik melengkapi nama pemberian, dan digunakan pula sebagai sapaan formal baik secara tertulis maupun lisan. Penggunaan gelar honorifik ditemukan dalam hampir semua kebudayaan di Myanmar. Meskipun beberapa suku bangsa memiliki nama kehormatan tertentu, nama-nama tersebut diakui dan dipakai juga oleh kelompok etnis lain (bukan diterjemahkan).

Misalnya, orang tua Aung San lebih dikenal sebagai U Pha dan Daw Suu. Nama ini dapat diterjemahkan sebagai "Bapak Pha" dan "Ibu Suu".

Di bawah ini adalah beberapa kehormatan umum yang digunakan dalam nama Burma:

GelarBahasa MyanmarTerjemahanPenggunaan
Ashinအရှင် atau အသျှင်TuanBiksu, bangsawan, terkadang untuk wanita
Binnya, Banyaဗညား atau ဗညာUntuk menyatakan kebangsawanan, dari kata Mon ဗညာ /pəɲɛ̀a/)[4]
Bo, Bogyokeဗိုလ်/ဗိုလ်ချုပ်Komandan/Jenderal/PemimpinPejabat militer (e.g., Bogyoke Aung San)
Baya/Phaya ဘုရား Tuan/Yang Mulia Secara harfiah bermakna 'Tuhan', digunakan untuk menyebut Sang Buddha, raja, biksu, rohaniwan dan anggota bangsawan terkemuka
Dawဒေါ်Nyonya/IbuWanita dewasa yang duduk di jabatan tinggi (e.g. Daw Aung San Suu Kyi)
DuwaဒူးဝါးKetuaKepala suku Kachin
GyiကြီးBesar/AgungSebagai sufiks untuk menunjukkan rasa hormat (e.g. Khin-gyi Pyaw)
Khunခွန်BapakPria Shan (dari keturunan Kengtung; e.g., Khun Htun Oo) dan pria Pa'O
KoကိုSaudara/BapakPria sebaya (e.g., Ko Mya Aye)
MaမSaudari/IbuWanita sebaya atau lebih muda
Mahnမန်းBapakLelaki Kayin (Karen) (e.g., Mahn Win Maung)
Mai, Meမယ်Nyonya/Ibu
Maung (abbr. Mg)မောင်BapakUntuk pria yang lebih muda. Sekarang banyak digunakan dalam nama pemberian.
MiမိIbuWanita muda, biasanya sebagai nama panggilan (e.g., Mi Swe)
MiမိIbuPerempuan Mon
Minမင်းTuan/RajaSebagai sufiks untuk keluarga bangsawan, khususnya raja dan pangeran (e.g., Mindon Min)
Minhမင်းPemuda Mon; setara dengan Maung, dari kata Mon မာံ (/mèm/)[4]
Naiနိုင်BapakLelaki Mon; setara dengan U (e.g., Nai Shwe Kyin), dari kata Mon နဲာ (/nài/)[4]
Nangနန်းIbuWanita Shan yang berdarah biru, dari kata Shan ၼၢင် (/naaŋ/)[5][6]
Nawနော်IbuWanita Karen (khususnya Karen S'gaw)
Nantနမ့်IbuWanita Karen (khususnya di kalangan Karen Pwo Barat)
Nanနန်းIbuPerempuan Karen (khususnya di antara Karen Pwo Timur)
Nanနန်းIbuWanita Shan
NgaငBapak?Sebagai prefiks untuk pria, pertama kali digunakan di Era Pagan tetapi sekarang menjadi hinaan
Saiစိုင်းBapakLelaki Shan (e.g., Sai Htee Saing), dari kata Shan ၸၢႆး (/tsaaj/[5]
Salaiဆလိုင်းPria Chin
Saoစဝ်TuanBangsawan Shan (e.g., Sao Shwe Thaik), dari kata Shan |ၸဝ်ႈ (/tsaw/)[5]
SawစောTuanBangsawan Shan (e.g., Saw Mon Hla)
SawစောBapakPria Karen (khususnya Karen S'gaw dan Karen Pwo Timur) (e.g., Saw Bo Mya, Saw Hla Tun (ketua pertama Negara Bagian Kayin))
SaစBapakPria Karen (khususnya Karen Pwo Barat)
Sawbwaစော်ဘွားTuanDigunakan sebagai sufiks untuk kepala suku Shan (e.g., Sawbwa Sao Shwe Thaik)[5]
SayaဆရာGuruLelaki tua/berkedudukan tinggi
Sayadawဆရာတော်Guru KerajaanBiarawan senior (e.g., Sayadaw U Pandita)
SayamaဆရာမGuruWanita tua/terhormat
Shinရှင် atau သျှင်Tuan/NyonyaBiarawan dan kalangan bangsawan (Arkais; e.g., Shin Arahan, Shin Ye Htut, Yawei Shin Htwe)
Thameinသမိန်TuanBurmanisasi dari kata Mon သၟီ (/hmoiŋ/); digunakan oleh bangsawan Mon
Tekkathoတက္ကသိုလ်UniversitasPenulis (Arkais; e.g., Tekkatho Phone Naing)
Thakinသခင်Tuan/SarjanaAnggota Dobama Asiayone (Arkais; e.g., Thakin Kodaw Hmaing)
Theippanသိပ္ပံIlmuPenulis (Arkais; e.g., Theippan Maung Wa)
UဦးPaman/BapakPria dewasa berkedudukan tinggi atau biarawan (e.g., U Thant, U Nu)

Sistem penamaan berbasis astrologi

Banyak umat Buddha Myanmar juga menggunakan astrologi (yang ditentukan oleh hari kelahiran anak dalam kalender delapan hari tradisional) untuk menamai anak-anak mereka. Misalnya, anak yang lahir pada hari Senin mungkin memiliki nama yang diawali dengan huruf "k" (က). Meski skema penamaan seperti ini tidak digunakan secara luas di masa kini.

HariHuruf
Senin (တနင်္လာ)က (ka), ခ (hka), ဂ (ga), ဃ (ga), င (nga)
Selasa (အင်္ဂါ)စ (sa), ဆ (sa), ဇ (za), ဈ (za), ည (nya)
Rabu pagi (ဗုဒ္ဓဟူး)လ (la), ဝ (wa)
Rabu siang (ရာဟု)ယ (ya), ရ (ya, ra)
Kamis (ကြာသာပတေး)ပ (pa), ဖ (hpa), ဗ (ba), ဘ (ba), မ (ma)
Jumat (သောကြာ)သ (tha), ဟ (ha)
Sabtu (စနေ)တ (ta), ထ (hta), ဒ (da), ဓ (da), န (na)
Minggu (တနင်္ဂနွေ)အ (a)

Catatan kaki

  1. ↑ "Burmese Names: A Guide". Mi Mi Khaing. The Atlantic. Februari 1958
  2. ↑ Houghton, Bernard (Juli 1897). "The Arakanese Dialect of the Burman Language". Journal of the Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland. Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland: 454. JSTOR 25207880.
  3. 1 2 Thant Myint-U (2001). The Making of Modern Burma. Cambridge University Press. hlm. 242. ISBN 9780521799140.
  4. 1 2 3 Shorto, H. L. (1962). Dictionary of Modern Spoken Mon. Oxford University Press.
  5. 1 2 3 4 Moeng, Sao Tern (1995). Shan-English Dictionary. ISBN 0-931745-92-6.
  6. ↑ Simms, Sao Sanda (2017-08-09). "Ahp 48 Great Lords of the Sky: Burma's Shan Aristocracy".
  • l
  • b
  • s
Nama pribadi dan antroponimi
  • Identitas pribadi
Nama pribadi
  • Nama pemberian
  • Nama keluarga
    • Patrilineal/Matrilineal
    • Daftar afiks
      • Partikel kebangsawanan
Berdasar urutan
  • Nama depan
  • Nama tengah
  • Nama belakang
Berdasar ciri
  • Diminutif
  • Eponim
  • Ganda
  • Matronim
  • Metonim
  • Mononim
  • Patrial
  • Patronim
    • Nama keluarga
  • Pekerjaan
  • Sobrikei
  • Teknonim
  • Toponim
  • Uniseks
Berdasar situasi kehidupan
  • Aptronim
  • Nama samaran (alias)
  • Nama gadis
  • Nekronim
    • Nama anumerta
    • Nama kuil
  • Nama sementara
  • Nama penyandang kekuasaan
  • Nama budak
Pseudonim (Daftar)
  • Nama seni
  • Bugō
  • Nama panggilan (julukan)
    • daftar
    • Hipokorisme
  • Nom de guerre
  • Nama pena
    • Heteronim
  • Nama ring
  • Shikona
  • Nama panggung
    • daftar
  • Nama pengguna
Berdasar budaya
  • Arab
  • Armenia
  • Bangladesh
  • Bulgaria
  • Ceko
  • Belanda
  • Fiji
  • Filipina
  • Finlandia
  • Ethiopia
  • Ghana
  • Hawaii
  • Ibrani
  • Hungaria
  • Islandia
  • India
  • Indonesia
    • Bali
    • Jawa
    • Maluku
    • Minangkabau
    • Tionghoa-Indonesia
  • Irlandia
  • Italia
  • Jepang
  • Jerman
  • Kamboja
  • Kanada
  • Kroasia
  • Korea
  • Laos
  • Latvia
  • Lithuania
  • Malaysia
  • Mongolia
  • Myanmar
  • Pakistan
  • Prancis
  • Persia
  • Polandia
  • Portugis
  • Romawi
  • Slavia Timur
    • Belarus
    • Rusia
    • Ukraina
  • Serbia
  • Slowakia
  • Spanyol
  • Thai
  • Tibet
  • Tionghoa
  • Turki
  • Vietnam
  • Yahudi
  • Yunani
Berdasar agama
  • Nama Kristen
    • Nama Alkitab
    • Nama Paus
    • Nama Santo
  • Nama Dharma
  • Nama Yahudi
    • Nama Ibrani
  • Nama teoforis
Gelar (Daftar)
otoritas/kehormatan
Gaya
  • Honorifik
    • Diplomatik
    • Bangsawan
    • Hukum
    • Agama
      • Gereja
  • Gelar sebelum nama
  • Sufiks
    • Emeritus
    • Gelar setelah nama
      • Academis
      • Ordo, penghargaan, dan medali
Titel
  • Akademis
  • Pangkat bangsawan
    • Keksatriaan
    • Istana
  • Pangkat militer
  • Profesional
  • Pangkat akademis
    • Pendidikan
    • Kehormatan
  • Bisnis
  • Diplomatik
  • Hukum
  • Agama
    • Gereja
Tradisi terkait
  • Nama baptis
  • Name day
    • Kalender santo
Topik terkait
  • Akronim
  • Anonimitas
  • Antropomorfisme
    • Personifikasi nasional
  • Daftar panggil
  • Keluarga
  • Nama legal
    • Penggantian nama
  • Nomen nescio
  • -onim
  • Identitas pribadi
    • Identifier
  • Nama diri
  • Tanda tangan
    • Monogram
    • Khelrtva
    • Signum manus
    • Tughra
  • Tabu penamaan
  • Category:Daftar nama

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Nama tradisional dan gaya Barat
  2. Kehormatan
  3. Sistem penamaan berbasis astrologi
  4. Catatan kaki

Artikel Terkait

Myanmar

negara di Asia Tenggara

Min Aung Hlaing

Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar

Tentara Arakan

sebuah organisasi paramiliter berbasis etnis di Negara Bagian Rakhine, Myanmar. AA didirikan pada tahun 2009 sebagai sayap militer United League of Arakan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026