Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Mohamad Tonny Harjono

Mohamad Tonny Harjono adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1993 yang menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara sejak tanggal 5 April 2024.

Kepala Staf TNI Angkatan Udara
Diperbarui 15 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Mohamad Tonny Harjono
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Mohamad Tonny Harjono" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Februari 2025)
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). Tolong bantu perbaiki agar netral dan ensiklopedis.
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Mohamad Tonny Harjono
PGAT
Kepala Staf TNI Angkatan Udara ke-24
Petahana
Mulai menjabat
5 April 2024
Presiden
  • Joko Widodo
  • Prabowo Subianto
Wakil
  • Andyawan Martono Putra (2024–2025)
  • Tedi Rizalihadi (2025–sekarang)
Panglima TNIAgus Subiyanto
Sebelum
Pendahulu
Fadjar Prasetyo
Pengganti
Petahana
Sebelum
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II ke-5
Masa jabatan
17 November 2023 – 5 April 2024
Sebelum
Pendahulu
Andyawan Martono Putra
Pengganti
M. Khairil Lubis
Sebelum
Panglima Komando Operasi Udara Nasional ke-2
Masa jabatan
4 November 2022 – 17 November 2023
Sebelum
Pendahulu
Andyawan Martono Putra
Pengganti
Tedi Rizalihadi
Sebelum
Komandan Kodiklat TNI Angkatan Udara
Masa jabatan
27 Juni 2022 – 4 November 2022
Sebelum
Pendahulu
Nanang Santoso
Pengganti
Tedi Rizalihadi
Sebelum
Sekretaris Militer Presiden
Masa jabatan
11 November 2020 – 27 Juni 2022
Sebelum
Pendahulu
Suharyanto
Pengganti
Hersan
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir4 Oktober 1971 (umur 54)
Jakarta, Indonesia
Suami/istriIsa Frilasari
Anak3
Almamater
  • Akademi Angkatan Udara (1993)
  • Universitas Gajayana Malang
PekerjaanTentara
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang TNI Angkatan Udara
Masa dinas1993–sekarang
Pangkat Marsekal TNI
NRP517457
SatuanKorps Penerbang (Tempur)
Pertempuran/perangKonflik Papua
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Mohamad Tonny Harjono (lahir 4 Oktober 1971) adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1993 yang menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara sejak tanggal 5 April 2024.[1]

Kolonel Pnb Mohamad Tonny Harjono bersama dengan ajudan presiden Joko Widodo dari TNI-AD, Kolonel Inf Widi Prasetijono, pada pelantikan Joko Widodo sebagai presiden tahun 2014.

Tonny tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting. Dia adalah mantan ajudan Presiden Joko Widodo. Dia kemudian menjabat Danlanud Adi Soemarmo, Danlanud Halim Perdanakusuma, Staf Khusus Kasau, Sekretaris Militer Presiden, Dankodiklatau, Pangkoopsudnas, Pangkogabwilhan II dan terakhir sebagai Kasau. Pesawat-pesawat tempur yang pernah diterbangkan oleh Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono: Pesawat jenis Hawk MK-53, F-16 Fighting Falcon, Sukhoi 27 dan Sukhoi 30. Selain itu juga berasal dari keluarga campuran Pekalongan, Jawa Tengah dan Jakarta.

Insiden Bawean 2003

Artikel utama: Insiden Bawean 2003

Tonny termasuk salah satu pilot F-16 TNI-AU yang pernah terlibat dalam peristiwa dengan pesawat-pesawat F/A-18 Hornet, Angkatan Laut Amerika Serikat yang terjadi di wilayah udara Pulau Bawean, pada 3 Juli 2003. Pada saat itu radar Komando Pertahanan Udara Nasional Indonesia dan Pusat Operasi Pertahanan Nasional menangkap ada lima titik mencurigakan yang terbang dalam formasi rapat dan tidak teridentifikasi. Namun ketika satu flight pesawat tempur TNI AU dikirimkan untuk melakukan identifikasi, tidak ditemukan obyeknya. Dua jam kemudian, terlihat manuver-manuver pesawat terbang tanpa identitas dan ada laporan dari para penerbang pesawat Bouraq Indonesia Airlines, bahwa manuver-manuver mereka yang berkecepatan tinggi sudah membahayakan kesalamatan dan keamanan penerbangan sipil berjadual. Pesawat-pesawat itu juga tidak melakukan komunikasi dengan menara pengatur lalu-lintas penerbangan nasional.[2][3][4][5][6]

Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional Indonesia, saat itu dijabat Marsekal Muda TNI Teddy Sumarno, mengirimkan dua F-16 B untuk melakukan misi mencegat, mengidentifikasi dan mengusir mereka dari wilayah udara nasional. Penerbangan ini memiliki call sign Falcon Flight. Pemimpin penerbangan bersandikan Falcon 1, bernomor ekor TS-1603 yang diawaki oleh Kapten PNB Ian Fuady dan Kapten PNB Fajar Adriyanto. Falcon 2, bernomor ekor TS-1602, diawaki oleh Kapten PNB Mohamad Tonny Harjono dan Kapten PNB M. Satrio Utomo. Dalam misinya, mereka bertugas untuk identifikasi visual dan menghindari konfrontasi, dengan cara tidak mengunci (lock on) sasaran dengan radar atau rudal sehingga misi identifikasi tidak dianggap mengancam.[2][3][6][4][5]

Ketika Falcon Flight tiba di lokasi, mereka langsung disambut oleh dua pesawat F/A-18 Hornet milik Angkatan Laut Amerika Serikat sehingga mereka terlibat dalam perang radar (radar jamming). Dalam peristiwa itu, salah satu penerbang tempur TNI AU sudah dalam posisi terkunci secara radar oleh penerbang tempur A AL AS. Sedang pesawat lainnya sedang saling berkejaran dalam posisi dog fight cukup ketat. Pesawat TNI AU kemudian berinisiatif melakukan gerakan menggoyang sayap (rocking wing) yang menyatakan bahwa mereka tidak dalam posisi mengancam pesawat AL AS.[2][3][6][4][5]

Ketika komunikasi berhasil dibuka, diketahui bahwa kedua pesawat AL AS dan jajaran kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Carl Vinson (CVN-70), merasa bahwa mereka berlayar di wilayah perairan internasional dan meminta agar kedua pesawat TNI AU untuk menjauh. Namun disampaikan oleh pesawat TNI AU bahwa mereka, pesawat-pesawat AL AS berada dalam wilayah kedaulatan Republik Indonesia sesuai dengan Deklarasi Djuanda. Falcon Flight meminta mereka untuk segera mengontak ke ATC setempat, Bali Control, yang hingga saat itu tidak mengetahui keberadaan mereka. Mengetaui adanya itu, pesawat-pesawat AL AS itu kemudian terbang menjauh.[2][3][6][4][5]

Penghargaan

Tanda Jasa dan Brevet

Dada kanan Dada kiri
Brevet Kualifikasi Komando Kopasgat[7] Brevet Wira Waskita Pomau
Pilot Sniper Badge (USSR Air Force)
USAAF Flight Surgeon Wings
Pilot Wing Badge (Republic of Singapore Air Force) (2023)
Air Assault Badge

(US Army)

Brevet Hirbak TNI-AU
Brevet Brevet Instruktur TNI AU
Wing Penerbang TNI AU
Brevet Para Dasar TNI AU
Baris ke-1 Bintang Dharma Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama (2024) Bintang Kartika Eka Paksi Utama (2024)
Baris ke-2 Bintang Jalasena Utama (2024) Bintang Bhayangkara Utama (2024)[8] Bintang Yudha Dharma Pratama
Baris ke-3 Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama Bintang Bhayangkara Pratama Bintang Yudha Dharma Nararya
Baris ke-4 Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya Pingat Panglima Gagah Angkatan Tentera (P.G.A.T.) - Malaysia (2025)[9] Satyalancana Kesetiaan 32 Tahun
Baris ke-5 Satyalancana Dharma Dirgantara Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun
Baris ke-6 Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun Satyalancana Raksaka Dharma Satyalancana Dharma Nusa
Baris ke-7 Satyalancana Wira Nusa Satyalancana Wira Dharma Satyalancana Wira Siaga
Baris ke-8 Satyalancana Dwidya Sistha (Ulangan I) Satyalancana Wira Karya Satyalancana Kebaktian Sosial
Brevet Pin Alumni Lemhannas RI
Pin Alumni Seskoau
Brevet Kehormatan
Pin Gadjah Mada Puspomad (2024)[10]
Pin Setia Waspada Pasmampres
Brevet Scuba TNI-AL
Honorary Wing (Royal Brunei Air Force) (2024)[11]
Pilot Wing Badge (Royal Malaysian Air Force) (2024)[12][13]
Pilot Wing Badge (Royal Thai Air Force) (2024)[14]
Brevet Hiu Kencana (2024)
Brevet Anti Teror dan Lawan Bajak Udara (Albara) (2025)[15]

Keterangan

Referensi

  1. ↑ "Presiden Jokowi Lantik Tonny Harjono Jadi KSAU". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 5 April 2024. Diakses tanggal 5 April 2024.
  2. 1 2 3 4 Marboen, Ade P (15 Maret 2017). Suryanto (ed.). "F-16 nomor registrasi TS-1603 berjasa pada insiden Pulau Bawean". ANTARA News. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-21. Diakses tanggal 09 Juli 2020.
  3. 1 2 3 4 Bachtiar 2018, hlm. xix - xx.
  4. 1 2 3 4 Dudi, Sudibyo (07 Juli 2003). "Perang Elektronika di Kawasan Bawean: Beberapa manuver dalam perang elektronika antara F-16 TNI AU dengan F-18 Hornet AL AS". KOMPAS. ;
  5. 1 2 3 4 Dudi, Sudibyo (04 Juli 2003). "Lima Pesawat F-18 AS Bermanuver di Bawean". KOMPAS. ;
  6. 1 2 3 4 Hakim 2018, hlm. 305 - 311.
  7. ↑ "Dansesko TNI, Pangkoopsudnas dan Dankodiklatau Resmi Jadi Warga Kehormatan Kopasgat". kopasgat.tni-au.mil.id. Diakses tanggal 2024-04-13.
  8. ↑ Safitri, Kiki; Prabowo, Dani (4 Oktober 2024). "Kapolri Sematkan Bintang Bhayangkara Utama Kepada Panglima TNI, KSAL, KSAD dan KSAU". Kompas.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Oktober 2024. Diakses tanggal 4 Oktober 2024.
  9. ↑ "Panglima ATM, TUDM Terima Darjah PGAT Pada Istiadat DKAT 2025" (dalam bahasa Melayu). Bernama. 15 Oktober 2025. Diakses tanggal 15 Oktober 2025.
  10. ↑ "Courtesy Call Ws. Danpuspomad kepada Kasau". Pusat Polisi Militer TNI AD. 2024-05-28. Diakses tanggal 2024-05-30.
  11. ↑ Pusat (2024-08-20). "Kasau Lakukan Kunjungan Kerja ke Brunei Darussalam". tni-au.mil.id. Diakses tanggal 2024-09-23.
  12. ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2024-09-22.
  13. ↑ Pusat (2024-08-21). "Kunjungan Kasau ke Malaysia, Pererat Kerja Sama TNI AU Dengan RMAF". tni-au.mil.id. Diakses tanggal 2024-09-23.
  14. ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2024-09-22.
  15. ↑ "Berhasil Serbu Teroris Bersama Pasukan Elite TNI AU, KSAU Marsekal Tonny Dapat Brevet Albara Satbravo 90 Kopasgat". www.viva.co.id. Diakses tanggal 2025-02-17.
Jabatan militer
Didahului oleh:
Fadjar Prasetyo
Kepala Staf TNI Angkatan Udara
2024—sekarang
Petahana
Didahului oleh:
Andyawan Martono Putra
Pangkogabwilhan II
2023—2024
Diteruskan oleh:
M. Khairil Lubis
Didahului oleh:
Andyawan Martono Putra
Pangkoopsudnas
2022—2023
Diteruskan oleh:
Tedi Rizalihadi
Didahului oleh:
Nanang Santoso
Dankodiklatau
2022
Diteruskan oleh:
Tedi Rizalihadi
Didahului oleh:
Suharyanto
Sesmilpres Kemsetneg RI
2020—2022
Diteruskan oleh:
Hersan
Didahului oleh:
Fadjar Prasetyo
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma
2018—2020
Diteruskan oleh:
Purwoko Aji Prabowo
Didahului oleh:
Agus Priyanto
Komandan Lanud Adi Sumarmo
2016—2018
Diteruskan oleh:
Indan Gilang Buldansyah
Didahului oleh:
Ardhi Tjahjoko
Ajudan Presiden RI (TNI AU)
2014—2016
Diteruskan oleh:
Mohammad Nurdin
  • l
  • b
  • s
Kepala Staf TNI Angkatan Udara
  • Soerjadi Soerjadarma
  • Omar Dhani
  • Sri Mulyono Herlambang
  • Roesmin Noerjadin
  • Soewoto Sukendar
  • Saleh Basarah
  • Ashadi Tjahjadi
  • Sukardi
  • Oetomo
  • Siboen Dipoatmodjo
  • Rilo Pambudi
  • Sutria Tubagus
  • Hanafie Asnan
  • Chappy Hakim
  • Djoko Suyanto
  • Herman Prayitno
  • Soebandrio
  • Imam Sufaat
  • I.B. Putu Dunia
  • Agus Supriatna
  • Hadi Tjahjanto
  • Yuyu Sutisna
  • Fadjar Prasetyo
  • Tonny Harjono

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Insiden Bawean 2003
  2. Penghargaan
  3. Tanda Jasa dan Brevet
  4. Keterangan
  5. Referensi

Artikel Terkait

Kepala Staf TNI Angkatan Udara

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang berpusat di Markas Besar TNI Angkatan Udara. Kepala Staf TNI Angkatan Udara bertanggung jawab kepada

Kepala Staf TNI Angkatan Darat

Kepala Staf TNI Angkatan Darat atau biasa disingkat dengan KASAD atau KSAD adalah pejabat tertinggi di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan

Kepala Staf TNI Angkatan Laut

Kepala Staf TNI Angkatan Laut atau biasa disingkat sebagai KASAL atau KSAL adalah pejabat tertinggi di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026