Komando Operasi Udara Nasional merupakan komando utama terpenting dalam kekuatan TNI Angkatan Udara. Koopsudnas berfungsi sebagai komando utama yang bertanggung jawab atas seluruh operasi udara di wilayah Indonesia, serta bertugas membina kesiapan operasional satuan di bawahnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Komando Operasi Udara Nasional | |
|---|---|
Lambang Koopsudnas | |
| Dibentuk | Januari 28, 2022 (2022-01-28) |
| Negara | |
| Tipe unit | Operasi Udara Nasional |
| Bagian dari | |
| Moto | Labda Reswara Antarikshe |
| Baret | BIRU |
| Situs web | https://koopsudnas.tni-au.mil.id/ |
| Tokoh | |
| Panglima | Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo, S.I.P., M.M. |
| Kepala Staf | Marsekal Muda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., M.D.S. |
| Inspektur | Marsekal Pertama TNI Zulfahmi, S.Sos., M.Han. |
| Kepala Kelompok Staf Ahli | Marsekal Pertama TNI Engkus Kuswara, S.I.P.,M.Tr.(Han). |
Komando Operasi Udara Nasional (atau disingkat Koopsudnas) merupakan komando utama terpenting dalam kekuatan TNI Angkatan Udara. Koopsudnas berfungsi sebagai komando utama yang bertanggung jawab atas seluruh operasi udara di wilayah Indonesia, serta bertugas membina kesiapan operasional satuan di bawahnya.
Sebagai pengawal keamanan wilayah Indonesia, dalam melaksanakan tugasnya Koopsudnas didukung oleh Satuan Radar Angkatan Udara yang ditempatkan di berbagai daerah. Selain itu Koopsudnas juga telah mengintegrasikan data dari radar-radar sipil di seluruh Indonesia.
Markas Komando Koopsudnas berada di Jl. Mustang 5 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Koopsudnas merupakan salah satu dari komando utama tempur TNI Angkatan Udara bersama-sama dengan Komando Operasi, Sektor, dan Pasukan Gerak Cepat.
Koopsudnas bertugas menyelenggarakan upaya pertahanan keamanan atas wilayah udara nasional secara mandiri ataupun bekerja sama dengan Komando Utama Operasional lainnya dalam rangka mewujudkan kedaulatan dan keutuhan serta kepentingan lain dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menyelenggarakan pembinaan administrasi dan kesiapan operasi unsur-unsur Hanud TNI AU dan melaksanakan siaga operasi untuk unsur-unsur Hanud dalam jajarannya (Wing 100 Hanud Terminal/Menengah-Jauh Pasgat, Wing 200 Satuan Radar, Wing 300 Skadron-Skadron Udara Tempur Sergap, dan Wing 400 Hanud Titik Pasgat) dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.
Berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 66 Tahun 2019, maka terbentuklah Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) sebagai strategi TNI Angkatan Udara untuk memiliki daya tangkal strategis yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan dan perkembangan teknologi militer udara.
26 Januari 2022: Panglima TNI mengalihkan komando dan kendali (Alih Kodal) Kohanudnas dari Mabes TNI kepada Mabes TNI AU.
28 Januari 2022: Kepala Staf TNI AU meresmikan dan perubahan nama Kohanudnas menjadi Koopsudnas di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.[1][2][3]
Sejak validasi terakhir, saat ini Koopsudnas memiliki jajaran Kotama Tempur yang terdiri dari 1 Koopsau dan 3 Kodau. Sedangkan Korpasgat kembali berdiri sendiri.
Saat ini, Koopsudnas dipimpin oleh seorang Komandan yang berpangkat Marsekal Madya TNI. Saat ini jabatan Panglima Koopsudnas (Pangkoopsudnas) diduduki oleh Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.IP