Yuyu Sutisna adalah Duta Besar Indonesia untuk Maroko yang menjabat sejak 24 Maret 2025 setelah dilantik oleh Prabowo Subianto. Ia juga mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara yang menjabat sejak 17 Januari 2018 hingga 20 Mei 2020. Yuyu merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986 dan Sekolah Penerbang TNI AU tahun 1987. Yuyu juga adalah salah satu penerbang TNI AU F-5 Tiger II dengan call sign Lion, yang meraih Badge 2.000 jam terbang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Yuyu Sutisna | |
|---|---|
| Duta Besar Indonesia untuk Maroko ke-11 | |
| Mulai menjabat 24 Maret 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Kepala Staf TNI Angkatan Udara ke-22 | |
| Masa jabatan 17 Januari 2018 – 20 Mei 2020 | |
| Wakil |
|
| Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara ke-18 | |
| Masa jabatan 27 Oktober 2017 – 2 Maret 2018 | |
| KASAU |
|
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 10 Juni 1962 Cicalengka, Bandung, Jawa Barat, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Kerabat | Andika Perkasa |
| Almamater | Akademi Angkatan Udara (1986) |
| Pekerjaan | Tentara |
| Karier militer | |
| Pihak | |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1986—2020 |
| Pangkat | |
| NRP | 509075 |
| Satuan | Korps Penerbang (Tempur) |
| Pertempuran/perang | |
Yuyu Sutisna (lahir 10 Juni 1962) adalah Duta Besar Indonesia untuk Maroko yang menjabat sejak 24 Maret 2025 setelah dilantik oleh Prabowo Subianto.[1] Ia juga mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara yang menjabat sejak 17 Januari 2018 hingga 20 Mei 2020.[2] Yuyu merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986 dan Sekolah Penerbang TNI AU tahun 1987.[3] Yuyu juga adalah salah satu penerbang TNI AU F-5 Tiger II dengan call sign Lion, yang meraih Badge 2.000 jam terbang.[4][5]
Ia lahir pada tanggal 10 Juni 1962 di Bandung dari ayahnya yang seorang montir.Ia menghabiskan masa kecilnya di Cicalengka.[6] Pada tahun 1981, ia menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Cicalengka.[7] Yuyu, adalah alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) pada 1986 dan menjadi lulusan terbaik bersama dengan Hadi Tjahjanto. Selanjutnya ia mengikuti pendidikan penerbang di sekolah penerbang dan lulus sebagai penerbang pada tahun 1987 [8] yang dia lanjutkan dengan menjalankan dengan ulus pendidikan transisi Northrop F-5 pada tahun 1989[9] Pada tahun 1996, Yuyu menjadi lulusan terbaik Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara dan pada tahun 2000, Yuyu juga menjadi lulusan terbaik saat menempuh Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau).[10]
Selanjutnya, ia memperoleh gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Narotama Surabaya pada tahun 2003. Kemudian pada tahun 2015, ia menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Gajayana Malang. Pada tahun 2010, ia melanjutkan pendidikan kembali di seskoau dan meraih Peringkat 3 Umum atau Peringkat 1 dari matra TNI AU.[11]
Ia menjabat sebagai penerbang dari pesawat F5 sebagai Komandan Skadron Udara 14 dari 2001—2003.Pada tahun 2001, Yuyu meraih Badge 2.000 jam terbang dengan pesawat F-5 Tiger II.[12] Kemudian, pada tahun 2006, ia menjabat sebagai Atase Pertahanan RI, di Washington DC, Amerika Serikat.[13] Lalu, pada tahun 2010, ia dilantik menjadi Asisten Operasi Kepala Staf Komando Pertahanan Udara Nasional.[12] Pada tanggal 26 Maret 2012, ia menjabat sebagai Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional III menggantikan Bonar Halomoan Hutagaol[14] dan pada tahun 2013, ia menjabat Komandan landasan udara Iswahjudi.[15] Pada ia dipromosikan menjadi Kepala staf Komando Operasi Angkatan Udara II sejak 21 Maret 2014.[16] Pada tahun yang sama, yaitu pada tanggal 31 Oktober 2014, ia menjabat sebagai Wakil Asisten Operasi TNI AU Markas besar Angkatan Udara.[17] Pada 3 Juli 2015, ia dipromosikan menjadi Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Udara[18] Kemudian ia menjabat sebagai Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I sejak 5 Januari 2016 menggantikan Agus Dwi Putranto.[19] Tahun depannya, ia kembali dimutasi menjadi Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional pada tanggal 23 Februari 2017.[20]
Pada tahun 2017, ia dipromosi menjadi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara dari 27 Oktober 2017 menggantikan Hadiyan Sumintaatmadja.[21] Lalu ia dipromosi pada tahun depannya sebagai sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara sejak 17 Januari 2018 menggantikan Hadi Tjahjanto[22] sekaligus mendapatkan kenaikan pangkat menjadi marsekal[23] Selama kepemimpinannya sebagai Kasau, TNI AU berhasil meraih predikat zero accident atau tidak adanya kecelakaan alutsista maupun insiden signifikan yang terjadi.[24] Selain itu, ia mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan pada tahun anggaran 2018.[25] Ia digantikan oleh Fadjar Prasetyo dan menjabat sebagai staf khusus Panglima Tentara Nasional Indonesia sebelum dimutasi menjadi perwira tinggi markas besar.[26]
Pada tanggal 26 Maret 2025, ia dilantik sebagai Duta Besar Indonesia untuk Maroko dan dilaporkan memiliki jumlah harta kekayaan 4.413.571.474 pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara tahun 2018.[27]
Ia menikah dengan Ayuning Dewanti dengan tiga orang anak. Salah satu anaknya, Hafiz Prasetia Akbar menikah dengan Angela Adinda Nurrina yang merupakan anak dari Andika Perkasa.[28]
| Brevet Kehormatan | |
|---|---|
| Honorary Pilot Wing (Royal Brunei Air Force) (2018)[35] | |
| Pilot Wing Brevet (Royal Malaysian Air Force) (2018)[36] | |
Berdasarkan laporan harta kekayaan (LHKPN) terakhir tanggal 17 Januari 2018, Yuyu memiliki harta sebesar Rp 4.413.571.474,- dan 43.580 Dollar Amerika Serikat.[37]
| Tahun | Judul | Peran | Produksi | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| 2021 | Serigala Langit | Penampilan khusus | E-Motion Entertainment | Film orisinal MAXstream |
| Jabatan diplomatik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Hasrul Azwar |
Duta Besar Indonesia untuk Maroko 2025–sekarang |
Petahana |
| Jabatan militer | ||
| Didahului oleh: Marsekal TNI Hadi Tjahjanto |
Kepala Staf TNI Angkatan Udara 2018—2020 |
Diteruskan oleh: Marsdya TNI Fadjar Prasetyo |
| Didahului oleh: Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja |
Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara 2017—2018 |
Diteruskan oleh: Marsda TNI Wieko Syofyan |
| Didahului oleh: Marsda TNI Abdul Muis |
Panglima Kohanudnas 2017 |
Diteruskan oleh: Marsda TNI Imran Baidirus |
| Didahului oleh: Marsda TNI Agus Dwi Putranto |
Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I 2016—2017 |
Diteruskan oleh: Marsma TNI Imran Baidirus |
| Didahului oleh: Marsma TNI Tri Budi Satriyo |
Waasops KASAU 2014—2015 |
Diteruskan oleh: Marsma TNI Agoes Haryadi |
| Didahului oleh: Marsma TNI Barhim |
Kas Koopsau II 2014 |
Diteruskan oleh: Marsma TNI Dody Trisunu |
| Didahului oleh: Marsma TNI Muhammad Syaugi |
Komandan Pangkalan Udara Iswahyudi 2012—2014 |
Diteruskan oleh: Kolonel Pnb Donny Ermawan T |