Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMelly Goeslaw
Artikel Wikipedia

Melly Goeslaw

Melliana Cessy Goeslaw adalah penyanyi-penulis lagu, pemeran dan politikus Indonesia. Ia merupakan salah satu dari penyanyi dan penulis lagu tersukses di Indonesia. Bersama dengan Titi DJ, Krisdayanti dan Ruth Sahanaya, ia dipandang sebagai diva Indonesia.

penyanyi dan pemeran perempuan asal Indonesia
Diperbarui 12 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Melly Goeslaw
Ini adalah nama Maluku, Ambon, marganya adalah Goeslaw
Melly Goeslaw
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Petahana
Mulai menjabat
1 Oktober 2024
Jabatan lainAnggota Komisi X (sejak 2024)
Grup parlemenFraksi Partai Gerakan Indonesia Raya
Daerah pemilihanJawa Barat I
Mayoritas
  • 75.369 (2024)
Informasi pribadi
Lahir
Melliana Cessy Goeslaw

7 Januari 1974 (umur 52)
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Partai politik  Gerindra (2023–sekarang)
Suami/istri
Anto Hoed
​
(m. 1995)​
Anak2
Orang tua
  • Melky Goeslaw (ayah)
Pekerjaan
  • Penyanyi-penulis lagu
  • produser
  • pemeran
  • politikus
  • pebisnis
Penghargaan sipildaftar lengkap
Situs webmellygoeslaw.id
Karier musik
Genre
  • Pop
  • R&B
  • jazz
  • new age
  • elektronik
  • EDM
  • rock
  • slow rock
  • alternative rock
  • power pop
InstrumenVokal
Tahun aktif1987–sekarang
Label
  • Aquarius
  • Musica
  • Warner
  • 100% Production
Artis terkaitPotret
IMDB: nm1129188 Facebook: MellyanaGoeslaw X: melly_goeslaw Instagram: melly_goeslaw Youtube: UCnlMUn2UdM1mOhARRAbXN-Q iTunes: 206384513 Last fm: Melly+Goeslaw Musicbrainz: d355892a-bdc5-4143-81f6-8602a739ac9c Songkick: 58575 Discogs: 2367632 Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Melliana Cessy Goeslaw (lahir 7 Januari 1974)[1][2] adalah penyanyi-penulis lagu, pemeran dan politikus Indonesia. Ia merupakan salah satu dari penyanyi dan penulis lagu tersukses di Indonesia. Bersama dengan Titi DJ, Krisdayanti dan Ruth Sahanaya, ia dipandang sebagai diva Indonesia.

Lahir di Bandung, Melly Goeslaw mulai bernyanyi sejak kelas lima, lalu mulai menulis lagu dan bekerja sebagai penyanyi latar bagi Elfa Secioria sejak SMA. Kariernya ini membawa ia dan keluarganya ke Jakarta. Di sana, ia juga meniti karier sebagai penynayi latar dalam tur Katon Bagaskara dan bertemu dengan Anto Hoed dan Andy Ayunir. Ketiganya kemudian membentuk band trio Potret pada tahun 1995, tahun yang sama ia menikah dengan Anto. Album debut mereka membuat mereka dikenal publik. Saat ini, Melly telah menulis lebih dari 500 lagu.

Melly Goeslaw kemudian meniti karier solo dengan mengeluarkan album Melly pada tahun 1999. Namanya kemudian dikenal masyarakat setelah ia menyediakan musik tema bagi film Ada Apa Dengan Cinta? bersama dengan suaminya. Hal ini membuat mereka memenangkan penghargaan Festival Film Indonesia (FFI) pada tahun 2004 sebagai "Penata Musik Terbaik". Ia kemudian merilis berbagai album solo dan musik tema bagi beberapa film, termasuk Ada Apa Dengan Cinta? 2 (yang juga mendapatkan penghargaan di FFI tahun 2016).

Pada tahun 2023, Melly menjajal dunia politik dengan bergabung bersama Partai Gerakan Indonesia Raya.[3][4]

Kehidupan awal dan pribadi

Melly Goeslaw lahir di Bandung pada tanggal 7 Januari 1974.[5] Ia merupakan putri tunggal dari pasangan Ersi Sukaesih dan Melky Goeslaw, penyanyi dan penulis lagu.[6][5] Setelah orang tuanya bercerai, Melly tinggal bersama dengan ibunya dengan adiknya Yuli, yang lahir dari pernikahan kedua ibunya dan menjadi manajernya kemudian hari.[7][8] Ia mulai menyukai menulis puisi ketika berada di sekolah dasar. Ketika mengenang hal itu, ia menyebut bahwa ia "sangat bahagia ketika mencorat-coret kertas dan menulis puisi".[7] Ia juga mulai menekuni hobi bernyanyi di kelas lima setelah diyakini oleh ibunya, yang yakin kalau Melly dapat bernyanyi seperti ayahnya.[8] Ia sendiri pada awalnya tidak berniat untuk menjadi seorang penyanyi.[7]

Melly kemudian mulai menekuni bidang musik dan menulis lagu sejak SMA. Mengingat ia belum dapat memainkan instrumen musik saat itu, ia sering merekam senandung lagu dalam Walkman dan menulis lirik lagu di sapu tangan atau buku sekolah. Pada saat itu juga, ia mulai bekerja sebagai vokalis latar bagi Elfa Secioria.[7] Hal ini menyebabkan Melly dan keluarganya pindah ke Jakarta untuk melanjutkan kariernya. Melly kemudian diminta untuk menjadi penyanyi latar bagi penyanyi pop lainnya, seperti Katon Bagaskara. Pada suatu waktu, ia bahkan mengikuti sesi studio di tiga tempat berbeda secara bersamaan. Kendati demikian, penghasilan yang ia dapatkan membuat ia terus berkarier.[8]

Melly bertemu dengan Anto Hoed, dan akhirnya menikah dengan pada 4 Agustus 1995. Mereka dikaruniai dua anak laki-laki, Anakku Lelaki Hoed (Ale) lahir pada 22 Agustus 2000, disusul anak kedua mereka, Pria Bernama Hoed (Abe) yang lahir pada 9 Mei 2003.[9]

Karier

Logo Melly Goeslaw sejak 2020

Ia bersama suaminya terlebih dahulu mendirikan grup musik Potret, di mana ia menjadi vokalis grup itu. Selain telah mengorbitkan banyak penyanyi, ia juga merupakan seorang komposer yang sangat hebat, dia mampu menciptakan lagu-lagu seperti di album solonya yang pertama, Melly/Self-Titled yang berhasil termasuk dalam 150 Album Indonesia Terbaik versi Majalah Rolling Stone Indonesia, ia lalu mengajak Ari Lasso untuk berduet dengannya, yang berisikan lagu berjudul "Jika".

Meskipun demikian, ia mengaku jika ia sama sekali tidak bisa membaca not balok. Jika sedang mendapat inspirasi, dia selalu meminta suaminya, Anto Hoed untuk menulis notasinya. Penyanyi yang sering berdandan nyentrik ini, sempat vakum di dunia musik tanah air selama 3 tahun untuk memberi tumpuan kepada album Potret dan kelahiran anak sulungnya. Pada tahun 2002, dia mendapat penawaran untuk album lagu tema dengan didampingi suaminya, Anto Hoed. Kini namanya sangat diperhitungkan dalam belantika dunia hiburan di Indonesia dan Malaysia. Ia jago menyanyi, membuat lagu, membuat album lagu tema film, akting melalui video klipnya, menulis hingga menjadi produser film.

Ia dan suaminya tidak mau menggantungkan hidup dengan menjadi penyanyi di klub-klub. Akhirnya, berkat kerja kerasnya bersama sang suami, ia pun muncul dengan grup musik Potret pada pertengahan tahun 1990-an silam.

Pada tahun 2000, lagu ciptaan Melly berjudul "Tegar" yang dinyanyikan oleh Rossa, menjadi lagu tema sinetron Suami, Istri & Dia. Dua tahun setelahnya, ia mendapat penawaran untuk membuat album lagu tema dengan didampingi suaminya, Anto Hoed, setelah berakhirnya era lagu tema sinetron yang diciptakan oleh Chossy Pratama. Album lagu tema pertamanya berjudul Ada Apa dengan Cinta? yang tidak hanya sukses di Indonesia, tetapi juga terkenal di negara Malaysia. Setelah itu, ia mendapat tawaran untuk mengisi soundtrack lagi, yaitu Eiffel... I'm in Love. Ia juga mengeluarkan album solo kedua dengan judul "Intuisi". Di album itu, ada 3 lagu yang dijadikan soundtrack untuk film yang diangkat dari cerpen karyanya sendiri dengan judul Tentang Dia. Salah satu lagu di album tersebut yang berjudul Biar Saja Ini Mengalir menjadi soundtrack film tersebut. Belum lama setelah itu, ia mendapat lagu tema lagi, yang berjudul Apa Artinya Cinta?, dengan mengajak teman duetnya, Ari Lasso. Pada tahun berikutnya, ia memulai kontrak menata musik di Starvision, menggantikan Dwiki Dharmawan yang habis masa kontraknya. Ia juga menggarap soundtrack untuk film yang sangat fenomenal, Heart. Namun, ia tidak ikut bernyanyi, ia dan suaminya hanya menciptakan semua lagu di dalamnya.

Tahun berikutnya, ia membuat album solonya yang ketiga dengan judul "Mindnsoul", dan merupakan album kumpulan dari lagu-lagu di album sebelumnya, serta mengeluarkan 3 lagu baru. Tak lama kemudian, ia dan suaminya mendapatkan soundtrack yang berjudul "The Butterfly". Ia mengeluarkan satu singel saja dengan judul yang sama. Pada tahun 2008 pula, ia telah menghasilkan dua buah lagu tema untuk film Ayat-Ayat Cinta yang diangkat dari novel karya Habiburrahman El Shirazy. Pada tahun 2009, ia menggarap soundtrack film yang juga diangkat dari novel karya Habiburrahman El Shirazy dengan judul "Ketika Cinta Bertasbih". Tahun berikutnya ia mendapatkan pekerjaan untuk mengisi tiga lagu tema sekaligus, yaitu: Heart 2 Heart, Kabayan Jadi Milyuner, dan Love Story. Semenjak itu ia sering disebut dengan julukan Ratu Lagu Tema, seangkatan dengan Chossy Pratama dan Dwiki Dharmawan karna telah menggarap lebih dari sepuluh lagu tema dengan suaminya.

Seperti penyanyi lainnya, ia juga mempunyai impian mengadakan konser tunggal. Pada tahun 2009, ia menggelar konser tunggal perdananya bertajuk Glow, yang diselenggarakan pada 19 Agustus 2009.

Konser dimulai sekitar pukul 20.30 WIB di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selatan. Let's Dance Together menjadi lagu pembuka konser. Ia mengenakan gaun hitam bernyalakan lampu yang kemudian ditarik ke atas, sehingga terlihat seperti seolah-olah sedang terbang. Ia juga melakukan hal yang sama saat menyanyikan "Pernikahan Dini", yaitu salto di udara sebanyak 4 kali putaran.

Kemudian, Ello dan Tora Sudiro berduet dengannya untuk menyanyikan lagu Ada Apa Dengan Cinta? dan Jika. Tora Sudiro,  yang lebih piawai berakting pun sempat lupa lirik saat menyanyikan lagu Jika, tetapi ia bisa menutupi dengan gaya kocaknya.

Irama disko berganti dengan percintaan ala Melly. "Suara Hati Seorang Kekasih" menjadi bukti cintanya terhadap sang suami, Anto Hoed. Seperti judul lagunya, ia berusaha menunjukan cinta, kasih sayang, dan kesetiaannya dengan memberikan ciuman. Ia tampil nyentrik menyanyikan tiga tembang dari grup musik Potret.

Sahabat-sahabatnya yang menamakan diri mereka the Ladies, seperti Yuni Shara, Kristina, Krisdayanti, dan Rossa melihatnya dari bawah panggung. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada mereka, sehingga suasana pun menjadi haru.

Suasana semakin memanas, dan disko pun bergema lagi. Lagu "Tegar" dan "My Heart", yang aslinya berirama lambat, disulapnya dengan irama cepat. Dari enam gaun yang ia pakai, rata-rata bobotnya lebih dari tiga kilogram.

BBB juga ikut meramaikan konser itu. Sayangnya, Laudya Cynthia Bella tidak hadir. Meskipun begitu, Raffi Ahmad, Dimas Beck, Ayushita dan Chelsea Olivia sukses memberikan rasa terima kasihnya kepadanya.

Ia pun memberikan kejutan dengan menyisipkan tribute to Michael Jackson di tengah konser. Ia merasa perlu menghormatinya, karena telah memberikan banyak inspirasi untuknya dalam menciptakan lagu. Tiga lagu yang dinyanyikan adalah; "Ben", "One Day in Your Life", dan "You Are Not Alone".

Tak hanya itu, ia pun tak lupa dengan almarhum ayahnya, Melky Goeslaw yang wafat pada 20 Desember 2006. Untuk melepas rindu, ia berduet dengan suara digital sang ayah saat menyanyikan lagu "Malam yang Dingin"; yang membuatnya tak kuasa menahan tangis. Konser itu pun diwarnai dengan atraksi yang memukau dari tata lampu dan suara, serta lagu "Tentang Seseorang", "Glow", dan "I Just Wanna Say I Love You" yang berirama disko menutup konser pada malam itu.

Pada tahun 2010, ia menghasilkan lagu tema untuk sinetron Dari Sujud ke Sujud yang berkesinambungan dari film Ketika Cinta Bertasbih, pada tahun itu juga ia masuk dalam jajaran "50 The Greatest Indonesian Singers", Versi Majalah Rolling Stone Indonesia. Pada tahun 2012, ia juga telah menghasilkan soundtrack untuk tiga buah film, yaitu Brokenhearts, 18++ Forever Love dan Cinta Suci Zahrana. Ia telah menghasilkan sebuah lagu khusus untuk film Brokenhearts dengan judul yang sama. Setelah itu, SinemArt sekali lagi memberikan kepercayaan kepadanya untuk menghasilkan soundtrack film religi lainnya berjudul Cinta Suci Zahrana bersama suaminya, Anto Hoed dan film itu juga dihiasi dengan sebuah lagu yang berjudul Pengembara. Ia juga telah menghasilkan sebuah novel berjudul "Balance" yang menceritakan pandangannya terhadap dunia musik Indonesia sepanjang kariernya sebagai seniman. Pada tahun yang sama, ia menciptakan lagu untuk soundtrack film Habibie & Ainun berjudul "Cinta Sejati" yang dinyanyikan oleh Bunga Citra Lestari. Tujuh tahun setelahnya, lagu tersebut juga dijadikan jalur suara sinetron produksi Verona Pictures, yaitu Putri Mahkota.

Tahun 2013, ia meluncurkan sebuah album kompilasi berjudul Balance yang berisikan sepuluh lagu duet hasil ciptaannya. Album ini dijual di gerai KFC seluruh Indonesia. Ia juga telah menghasilkan lagu tema kepada film terbaru arahan Nayato Fio Nuola berjudul Apa Ini Cinta. Pada tahun yang sama, ia dan suaminya menggarap lagu tema dari novel best-seller Indonesia karya Tere-Liye dengan berjudul Moga Bunda Disayang Allah. Setelah menghasilkan single dengan judul "Akibat Pernikahan Dini", ia menghasilkan sebuah singel lagi kepada Nikita Willy dengan judul "Surat Kecil untuk Tuhan". Lagu tersebut dijadikan lagu tema untuk sebuah sinetron berjudul Surat Kecil untuk Tuhan the Series. Ia diplih menjadi salah satu tenaga pengajar untuk sebuah acara realitas di Malaysia, yaitu Akademi Fantasia musim ke-10.

Pada awal Juli 2014, ia telah memutuskan untuk menutup "mahkotanya" dengan hijab. Pasca berhijab, ia semakin aktif menciptakan lagu, menggarap album musik tema film dan sinetron, serta merambah ke dunia akting.

Pada awal tahun 2018, ia resmi hengkang dari Aquarius Musikindo dikarenakan kontraknya sudah habis, dan menggarap jalur suara untuk film terbaru arahan Rizal Mantovani berjudul Eiffel... I'm in Love 2 secara independen. Lalu, pada bulan Mei tahun yang sama, ia berkolaborasi bersama Hedi Yunus lewat lagu berjudul "Lagu Religi". Pada Juli 2018, ia telah menghasilkan singel yang didedikasikan untuk Hari Kanker Kepala dan Leher Sedunia dengan judul "Cahaya dalam Cahaya". Ia juga diumumkan menjadi pengisi lagu berjudul "Hara" ciptaannya sendiri, yang diproduseri oleh Rinaldy Yunardi. Pada 6 September, ia menggarap soundtrack untuk film terbaru arahan Rudi Aryanto, yaitu Dancing in the Rain, dengan judul "Bintang di Hati".[10][11] Setahun setelahnya, lagu tersebut juga dijadikan lagu tema serial televisi arahan Gita Djun, yaitu Samudra Cinta.

Pada akhir tahun 2019, ia menggelar konser Ada Apa dengan Cinta? 2 Live in Concert, yang juga melibatkan jalur suara ciptaannya dari film dan serial televisi lain, seperti "Pernikahan Dini", "Tegar" (dari Suami, Istri dan Dia), "Hati Yang Terpilih" (dari Cinta Suci), "Cinta" (dari Bintang), "Cinta Sejati" (dari Habibie & Ainun), "Ku Bahagia" (dari Ada Apa dengan Cinta?), "Bintang di Hati" (dari Dancing in the Rain dan Samudra Cinta), serta "Atas Nama Cinta" (dari Cinta Fitri).

Setelah itu, ia juga berduet bersama Rita Effendy untuk merilis singel ciptaan Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun berjudul "Kusadari".

Ia mengawali tahun 2020, tepatnya di bulan Januari, dengan merilis singel untuk penyanyi cilik berdarah Australia-Indonesia Izellah dengan judul "Hello".[12] Kemudian, ia menghasilkan singel terbaru berjudul "Siap Terluka" yang menjadi lagu tema dari sinetron Istri Kedua di SCTV. Pada Mei 2020, ia kembali merilis singel religi terbaru berjudul "Berkumpul di Surga".

Pada tahun 2021, Melly memulai debutnya di dunia akting sinetron. Ia bermain dalam sinetron Samudra Cinta, menyanyikan 3 lagu ciptaannya, dua di antaranya adalah lagu lawas, yaitu "Gantung" dan "Ku Bahagia". Pada tahun yang sama, Melly menciptakan jalur suara untuk film perang produksi Screenplay Films dan Legacy Pictures yang berjudul Kadet 1947, dengan judul "Bakti" dinyanyikan oleh Anneth Delliecia.

Kesuksesan menulis lagu

Ia telah sukses menciptakan banyak lagu, di antaranya lagu berjudul "Jika" dengan berduet bersama Ari Lasso, kemudian disusul dengan kesuksesannya menciptakan lagu "Menghitung Hari", "Yang Kumau", "I'm Sorry Goodbye", "Surga yang Tak Dirindukan" yang dibawakan oleh Krisdayanti, serta lagu “Hati Yang Terpilih”, "Tegar" "Ayat-Ayat Cinta", "Atas Nama Cinta", dan "Hey Ladies" yang dibawakan oleh Rossa. Lalu selain itu, ia juga telah menciptakan dua buah lagu untuk penyanyi populer dari Malaysia yaitu Siti Nurhaliza bertajuk "Biarlah Rahsia" dan "Pastikan" yang direkam di dalam album dengan judul Transkripsi, sekaligus keduanya dijadikan singel. Lagu "Biarlah Rahasia" berhasil mendapat penghargaan lagu terbaik di Anugerah Planet Muzik pada tahun 2007. Tak hanya itu, Melly juga sukses menciptakan banyak lagu untuk soundtrack film-film di Tanah Air hal itu membuatnya dijuluki sebagai Ratu Soundtrack Film Indonesia. Tidak hanya sampai disitu saja, karena Keberhasilan Melly Goeslaw dalam menciptakan dan menyanyikan banyak lagu membuatnya dianggap sebagai diva Indonesia bersama dengan Krisdayanti, Titi DJ dan Ruth Sahanaya.[13][14][15][16][17]

Diskografi

Artikel utama: Diskografi Melly Goeslaw

Album Solo

  • 1988 - Pilihanku Deritaku
  • 1999 - Melly
  • 2005 - Intuisi (dijadikan ost. Tentang Dia, Bintang, dan Sayap Ibunda)
  • 2011 - Dancing In The Silence
  • 2020 - Argentium[18]

Album Lagu Tema (sebagai penata musik)

  • 2002 - Ost. Ada Apa dengan Cinta? - Pemenang Penata Musik Terbaik Festival Film Indonesia 2004
  • 2003 - Ost. Eiffel... I'm in Love/Repackage
  • 2005 - Ost. Apa Artinya Cinta?
  • 2006 - Ost. Heart - Nominasi Festival Film Indonesia 2006
  • 2007 - Ost. The Butterfly - Nominasi Festival Film Indonesia 2008
  • 2009 - Ost. Ketika Cinta Bertasbih
  • 2016 - Ost. Ada Apa dengan Cinta? 2 - Pemenang Penata Musik Terbaik Festival Film Indonesia 2016
  • 2018 - Ost. Eiffel... I'm in Love 2

Album Kompilasi

  • 2007 - Mindnsoul
  • 2013 - Balance
  • 2013 - Queen of Soundtrack (dijadikan ost. Moga Bunda Disayang Allah)
  • 2022 - Melly Goeslaw Masterpieces

Album Konser

  • 2009 - Glow

Bersama Potret

  • 1995 - Potret
  • 1997 - Potret II (dijadikan ost. Samudra Cinta, Putri untuk Pangeran dan Perempuan Pilihan)
  • 1998 - Cafe (dijadikan ost. Kenapa Ada Cinta, Pacarku dari Langit, Rumput Tetangga dan Putri untuk Pangeran)
  • 2001 - From Dawn to Beyond
  • 2003 - Positive+POSITIVE
  • 2008 - I Just Wanna Say I L U (dijadikan ost. Chika, Oh Mama, Oh Papa, dan Putri untuk Pangeran)
  • 2019 - Nana Nana[19]

Penampilan lain (sebagai komposer, penulis lirik atau produser)

  • 2007 - Bukan Bintang Biasa the Soundtrack
  • 2007 - Krisdayanti
  • 2008 - Ost. Ayat-ayat Cinta
  • Pada bulan Maret 2017, Melly juga turut menciptakan lagu "Gemilang Bersinar, Satu Untuk Semua" yang dibawakan oleh artis-artis SinemArt di hari jadinya yang ke-14, sekaligus untuk merayakan dimulainya kembali kontrak Sinemart dengan SCTV. Kemungkinan besar lagu ini juga terinspirasi dari slogan SCTV saat ini, "Satu untuk Semua".

Singel

  • "Ngetrend" (album 10 Bintang Festival Penyanyi Pop Indonesia; 1989)
  • "Hanya Dirimu" (album Kharisma 2; 1990)
  • Apa Kata Dunia? (duet bersama Deddy Mizwar; 2007)
  • Catatanku (duet bersama Baim; 2009)
  • Jika Aku Menjadi (Album lagu tema dari acara televisi Jika Aku Menjadi di Trans TV; 2010)
  • Demi Cinta (Album lagu tema Di Bawah Lindungan Ka'bah; 2011)
  • Cinta Suci Zahrana (Album lagu tema Cinta Suci Zahrana, duet bersama Anto Hoed; 2012)
  • Cinta dan Ibadah (Album lagu tema Cinta dan Ibadah dan Serenada Cinta Nadhira; 2014/2017)
  • Promise (Album lagu tema Promise) (2017)
  • Memang Kenapa Bila Aku Perempuan? (Album lagu tema Kartini, duet bersama Gita Gutawa; 2017)
  • Bintang di Hati (Album lagu tema Dancing in the Rain dan Samudra Cinta; 2018/2019)[20] - Nominasi Anugerah Musik Indonesia 2019 dan Pemenang Soundtrack Sinetron Paling Ngetop SCTV Awards 2020
  • Kusadari (duet bersama Rita Effendy; 2019)
  • Siap Terluka (Album lagu tema Istri Kedua; 2020)[21]
  • Berkumpul di Surga (2020)
  • Semua Bisa Berubah Maju (2020)
  • Sio Mama (2021)
  • Menghitung Hari Feat Mayangsari (2022)
  • Cinta dan Ibadah (2023)
  • Terlanjur Sayang Feat Kla Project (2023)
  • Kalem Aya Urang (2023)
  • Kalem Aya Urang (Remix Version) (2023)
  • Bertemu Kembali Feat Nike Ardilla (2023) (lagu tema Cinta Yasmin)
  • Surga Menati Feat Mostafa Atef (2025)
  • Jangan Pernah Berubah (duet bersama Dinda Ghania; 2025)

Cerpen dan Novel

  • 2005 - Tentang Dia
  • 2007 - 10 Arrrrgh
  • 2012 - Balance

Filmografi

Film

Tahun Judul Peran Catatan Ref.
2002 Ada Apa dengan Cinta? Pencipta lagu tema
2003 Eiffel... I'm in Love
2005 Tentang Dia Penulis cerita, pencipta lagu tema
2006 Heart Pencipta lagu tema
2007 Bukan Bintang Biasa the Movie -
2008 Chika Pencipta lagu tema
2009 Ketika Cinta Bertasbih
Ketika Cinta Bertasbih 2
2010 Kabayan Jadi Milyuner Diri sendiri Penampilan spesial
2012 Brokenhearts
2017 Promise Pengisi lagu tema
Kartini
2018 Dancing in the Rain
Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga Mamah Itje
2019 Rumput Tetangga Pencipta lagu tema
2024 All Access to Rossa 25 Shining Years Melly Goeslaw
2025 Hayya 3: Gaza Pencipta lagu tema
Panggil Aku Ayah
Lyora: Penantian Buah Hati
Rangga & Cinta Penata musik, pencipta lagu tema
2026 Jangan Buang Ibu Pencipta lagu tema Mendatang

Serial web

Tahun Judul Peran Catatan Ref.
2018 Nawangsih - Penulis
2019—2020 Helaw! Diri sendiri
2020 Lubang Kunci - Penulis skenario, produser, dan pengarah kreatif
2022 Imperfect the Series season 2 Ibu Mila Episode 1 dan 2
2023 Episode 13
2024 Just Wanna Say I Love U -

Televisi

Tahun Judul Peran Catatan Ref.
2000 Suami, Istri & Dia Pencipta lagu tema Judul lagu tema: "Tegar"; karya debut
Hati yang Terpilih
2001 Tirai Cinta
2001—2002 Pernikahan Dini
2003 Kenapa Ada Cinta
Malam Pertama
2004 Pacar Khayalan
2005 www.cinta.com
2006 Bintang
2006 Dunia tanpa Koma
2007 Cinta Kembar
Heart Series Penata musik, pencipta lagu tema
Cinderella (Apakah Cinta Hanyalah Mimpi?) Pencipta lagu tema
2007—2010 Cinta Fitri
2009 Buku Harian Baim
2011 Antara Cinta dan Dusta Judul lagu: "Antara Cinta dan Dusta" (112 episode)
2013 Akibat Pernikahan Dini
Konser K20: Spesial Melly Goeslaw Pengisi acara
2015 Pacarku dari Langit Pencipta lagu tema
2016 The Biggest Concert: Ada Apa dengan Cinta? 2 Pengisi acara
2018—2019 Cinta Suci Pencipta lagu tema
2019 Pengantin Dini Tidak dikreditkan
Dewi
Trans Media Miracle 18 Pengisi acara
2019—2021 Samudra Cinta Pencipta lagu tema
2021 Diri sendiri Kameo
2020 Korean Wave in Love Pengisi acara
Sayap Ibunda Pencipta lagu tema
Istri Kedua
Konser Amal Satu Indonesia Pengisi acara
2020—2021 Putri untuk Pangeran Pencipta lagu tema (450 episode)
2021 Samudra Cinta Musical Concert Pengisi acara
Cinta untuk Bunda Pencipta lagu tema
IPA & IPS
Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia 2021 Presenter
2021—2022 Buku Harian Seorang Istri Melly Kameo
2022—2023 Cinta setelah Cinta Pencipta lagu tema
2023 Rindu Bukan Rindu
Pernikahan Dini Tidak dikreditkan
2023—2024 Dia yang Kau Pilih (119 episode)
2023—2025 Magic 5
2024 Ijabah Cinta
2024—2025 Cinta Yasmin
Mencintaimu Sekali Lagi
2025 Ketika Cinta Memanggilmu
2025—2026 Cinta Sedalam Rindu
Wanita Istimewa

Video klip

  • "Sedang Ingin Bercinta" (2006) — Dewa 19

Penghargaan dan nominasi

Artikel utama: Daftar penghargaan dan nominasi yang diterima oleh Melly Goeslaw

Sejarah elektoral

Pemilu Lembaga legislatif Daerah pemilihan Partai politik Perolehan suara Hasil
2024 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Jawa Barat I Partai Gerakan Indonesia Raya 75.369[22] checkY Terpilih

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2005-03-13. Diakses tanggal 2005-03-13.
  2. ↑ "Langit Musik". Langit Musik (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2021-05-10. Diakses tanggal 2019-12-28.
  3. ↑ "Melly Goeslaw hingga Ahmad Dhani, Ini Deretan Artis yang Diusung Gerindra Jadi Caleg di Pemilu 2024". Tribun. 13 Mei 2023. Diakses tanggal 17 Juli 2023.
  4. ↑ "Kisah Melly Goeslaw Diva Indonesia yang kini memasuki Dunia Politik". BeritaParlemen. 7 Oktober 2024. Diakses tanggal 7 Oktober 2024.
  5. 1 2 KapanLagi.com, Melly Goeslaw.
  6. ↑ Globe 2009, First Solo.
  7. 1 2 3 4 Post 1999, Melly Goeslaw's.
  8. 1 2 3 Kidd and Fitri 2008, Whoa, Melly!.
  9. ↑ "Melly Goeslaw: Menikah Itu Seperti Memesan Telur - Polah - Tabloidbintang.com, Portal Berita Hiburan, Gosip Selebriti dan Foto Artis". Tabloid Bintang. Diakses tanggal September 23, 2015.
  10. ↑ "Rilis Lagu "Bintang di Hati", Melly Goeslaw Ceritakan Soal Mendiang Nike Ardilla Sahabatnya". TribunStyle.com. Diakses tanggal 3 Mei 2020.
  11. ↑ "Lewat Lagu Barunya, Melly Goeslaw Kenang Sang Sahabat Nike Ardilla". www.grid.id. Diakses tanggal 2020-05-24.
  12. ↑ Dwi Cahyani Putri, Adella (21 Januari 2020). "Lagu Berjudul 'Hello' Milik Izellah Conelly Ternyata Diciptakan Melly Goeslaw". Grid.ID. Diakses tanggal 2020-04-01.
  13. ↑ "50 tahun Melly Goeslaw: perjalanan karier seorang Diva Multitalenta". 9 Januari 2024.
  14. ↑ "Sukses jadi Diva, intip rumah Melly Goeslaw yang bergaya vintage". 5 November 2019.
  15. ↑ "Melly Goeslaw, sang Ratu Soundtrack Indonesia". 17 Maret 2022.
  16. ↑ "Rahasia Melly Goeslaw jadi Ratu Soundtrack". 14 Oktober 2018.
  17. ↑ "Dijuluki Ratu Soundtrack Film, Melly Goeslaw Ungkap Treatment yang Dilakukan Saat Ciptakan Lagu". 15 Maret 2024.
  18. ↑ "Argentium". Diakses tanggal 2020-09-28.
  19. ↑ "Nananana". Langit Musik (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2021-03-12. Diakses tanggal 2020-01-04.
  20. ↑ "Bintang di Hati (From "Dancing in the Rain")". Diakses tanggal 2020-11-25.
  21. ↑ "Siap Terluka". Diakses tanggal 2020-11-25.
  22. ↑ "Daftar Caleg Lolos Senayan di Jabar I: Ada Istri RK-Melly Goeslaw". 20 Maret 2024.

Sumber

  • "150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa" [150 Best Indonesian Songs of All Time]. Rolling Stone Indonesia. No. 56. 2009. hlm. 32–103. Songs discussed on pages 74 and 88.
  • Diani, Hera; Emond, Bruce (12 December 2004). "'Arisan' takes major honors at film festival". The Jakarta Post. Diarsipkan dari asli tanggal 15 October 2012. Diakses tanggal 3 September 2011.
  • "First Solo Concert For Melly Goeslaw". Jakarta Globe. 13 August 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 28 September 2012. Diakses tanggal 3 September 2011.
  • Hitipeuw, Jimmy (26 April 2011). "SBY opens convention on Intellectual Property Rights: Melly Goeslaw, Indonesian Intellectual Property Rights Figure". Kompas. Diakses tanggal 3 September 2011.
  • Kidd, Ellish; Fitri, Emmy (16 March 2008). "Whoa, Melly!". The Jakarta Post. Diakses tanggal 3 September 2011.
  • "Melly finds writing religious songs hard". The Jakarta Post. 16 September 2008. Diakses tanggal 3 September 2011.
  • "Melly Goeslaw". KapanLagi.com. Diakses tanggal 3 September 2011.
  • "Melly Goeslaw's 'Diam' touches society's sore spot". The Jakarta Post. 18 July 1999. Diarsipkan dari asli tanggal 15 October 2012. Diakses tanggal 3 September 2011.
  • "Melly Goeslaw Takes Talent Search Online". Jakarta Globe. 5 April 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 28 September 2012. Diakses tanggal 3 September 2011.
  • "Melly much prefers to be backstage". The Jakarta Post. 7 December 2009. Diakses tanggal 3 September 2011.
  • "Melly writes song for Malaysian flick". The Jakarta Post. 11 September 2008. Diakses tanggal 3 September 2011.
  • "Music show for Bandung's 200th". The Jakarta Post. 10 March 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 15 October 2012. Diakses tanggal 3 September 2011.

Pranala luar

  • Situs Resmi Melly Goeslaw
  • Melly Goeslaw di IMDb (dalam bahasa Inggris)
  • (Indonesia) Profil di KapanLagi.com
  • Melly Goeslaw di X Sunting di Wikidata
  • Melly Goeslaw di Instagram Sunting di Wikidata
  • Saluran Melly Goeslaw di YouTube
  • Melly Goeslaw TV di YouTube
Pranala ke artikel terkait
  • l
  • b
  • s
Indonesian Idol
Musim
1 · 2 · 3 · 4 · 5 · 6 · 7 · 8 · 9 · 10 · 11 · 12 · 13 · 14
Pembawa acara
Daniel Mananta (2006–2021) · Irgi Ahmad Fahrezi (2004–2005) · Amelia Natasha (2004–2007) · Dewi Sandra (2008) · Lolita Agustine (2014) · Pica Priscilla (2014) · Sere Kalina (2017–2020) · Boy William (2020–sekarang)
Juri
Titi DJ (2004–2008, 2014) · Anang Hermansyah (2007–2014; 2019–sekarang) · Ahmad Dhani (2012–2014) · Tantri Syalindri Ichlasari (2014) · Meuthia Kasim (2004–2005) · Dimas Djayadiningrat (2004–2006) · Indra Lesmana (2004–2008) · Indy Barends (2006) · Jamie Aditya (2007) · Erwin Gutawa (2010) · Agnez Mo (2010–2012) · Rossa (2010; 2020–sekarang)  · Armand Maulana (2017–2018) · Ari Lasso (2017–sekarang) · Bunga Citra Lestari (2017–2020; 2022–sekarang) · Judika (2017–sekarang) · Maia Estianty (2017–2021; 2024–sekarang) · David Bayu (2022)
Juri Tamu
Yovie Widianto (2005–audisi dan Workshop) · Rossa (2010) · Melly Goeslaw (2010–2012) · Ahmad Dhani (2010) · Pasha Ungu (2010) · Charly (2010) · Armand Maulana (2010; 2019; 2022) · Andien (2012–audisi) · Hedi Yunus (2012–audisi) · Nina Tamam (2012–audisi) · Dimas Djayadiningrat (2012) · Jaclyn Victor (2012) · Indra Lesmana (2014–audisi) · Raisa (2014–audisi) · Bebi Romeo (2014) · Ariel "Noah" (2019; 2020) · Titi DJ (2020) · Kaka "Slank" (2020) · Fadly "Padi" (2020; 2022)  · Once Mekel (2020)  · Maia Estianty (2022)  · Pradikta Wicaksono (2022)  · Afgansyah Reza (2022)  · Narova Morina Sinaga (2022)
Pemenang
Joy Tobing · Mike Mohede  · Ihsan Tarore · Rini Wulandari · Aris Runtuwene · Igo Pentury · Regina Ivanova · Nowela Elizabeth Auparay · Maria Simorangkir  · Lyodra Ginting · Rimar Callista  · Salma Salsabil  · Shabrina Leanor
Juara kedua
Delon Thamrin · Judika · Dirly Sompie · Wilson Maiseka · Gisella Anastasia · Citra Scholastika · Kamasean Matthews · Husein Alatas · Ahmad Abdul  · Tiara Andini · Mark Natama  · Nabila Taqiyyah  · Fajar Noor
Finalis terkemuka lainnya
Helena Andrian · Michael Jakarimilena · Lucky Octavian · Winda Viska · Firman Siagian · Monita Tahalea · Kamaya  · Glenn Waas · Sisi Hapsari · Teza Sumendra · Dea Panendra · Sarah Hadju · Kunto Aji · Dera Siagian · Virzha  · Yuka Tamada  · Brisia Jodie  · Glenn Samuel  · Marion Jola  · Ghea Indrawari  · Keisya Levronka  · Samuel Cipta  · Novia Bachmid  · Mahalini Raharja  · Raja Giannuca  · Ziva Magnolya  · Mirabeth Sonia  · Agseisa Galuh Putri  · Awdella  · Esther Geraldine  · Anggi Marito  · Melisa Hartanto  · Jemimah Cita  · Fitri Novianti  · Kelvin Joshua Sugiharto  · Femila Sinukaban  ·  · Kezia Sirait  · Karen Claudia  · Rony Parulian  · Rahman Sadli Waraiya  · Nyoman Paul  · Raisa Syarla Martiza  · Novia Situmeang  · Anggis Devaki  · Dimansyah Laitupa  · Danil Pratama  · Mesa Hira  · Vanessa Zee  · Angie Carvalho  · Piche Kota  · Kenriz  · Rara Sudirman  · Shakirra Vier  · Anjelia Dom  · Nakei
Lagu kemenangan
"Karena Cinta" · "Semua Untuk Cinta" · "Kemenangan Hati" · "Aku Tetap Milikmu" · "Harapkan Sempurna" · "Terima Kasih" · "Kemenangan"  · "Membawa Cinta"  · "Yang Terbaik"  · "Gemintang Hatiku"  · "Waktu dan Perhatian"  · "Menghargai Kata Rindu"  · "Pendampingmu #TahtaHatiku"
Album kompilasi
Musim 1 – Indonesian All-Time Hits · Musim 2 – Seri Cinta · Musim 3 – Tribute To Tonny Koeswoyo · Musim 4 – Masterpiece  · Musim 8 – Idol's Reunion Love Hits
Topik terkait
Finalis Indonesian Idol · Indonesian Idol Junior · RCTI · Sony Music Entertainment Indonesia · Universal Music Indonesia
  • l
  • b
  • s
Mamamia Show
Musim
Pertama · Kedua · Ketiga · Keempat
Pembawa Acara
Steny Agustaf (2007-2008) · Denny Cagur (2008 & 2010) · Ruben Onsu (2007-2010) · Ilow Ismail (2010) · Irfan Hakim (2014) · Ramzi (2014) · Rina Nose (2014) · Enzy Storia (2014)
Juri
Helmy Yahya (2007-2008) · Ahmad Dhani (2008) · Vina Panduwinata (2008, 2014) · Tompi (2008) · Arzetti Bilbina (2007-2008) · Sophia Latjuba (2007) · Ivan Gunawan (2008, 2014) · Benny Simanjuntak (2010) · Lusi Rachmawati (2010) · Donna Harun (2010) · Brandon Nicholas Salim (2014) · Cakra Khan (2014) · Ferry Salim (2014)
Juri Tamu
Melly Goeslaw (2008) · Titiek Puspa (2008) · Widi Mulia (2008) · Saiful Jamil (2014)
Pemenang
Mytha · Maria · Inka
Runner-up
Margareth · Williana · Putri
Finalis
Musim 1
Mytha · Margareth · Fiersha · Ajeng · Ecca · Nadya · Ribka · Ratu · Anti · Cinta · Sheilla · Disti · Vira
Musim 2
Maria · Williana · Via · Brenda · Fira · Vanie · Muti · Vanya · Dio · Dara · Feby · Nini · Amel · Febi · Lidya
Musim 3
Inka · Putri · Ingga · Nona · Nindy · Intan · Selvi · Hanna · Vebby · Tari · Lisca · Enissita · Bella
Musim 4
Ocha · Sarah · Billy · Calvin · Ica · Tere · Agnes · Fida · Dilla · Sammy · Audy · Sherly · Akmal · Dhira · Risel · Zelda · Dita · Echa · Farida · Kiky
Format lain
Supermama Selebconcert · Superstar Show
  • l
  • b
  • s
Rising Star Indonesia
Musim acara
  • 1
  • 2
  • 3
Pembawa acara
  • Boy William (2014–)
  • Robby Purba (2016–)
  • Kimmy Jayanti (2014)
  • Ovi Dian (2014)
  • Nirina Zubir (2016)
  • Sere Kalina (2018)
Expert
  • Judika (2014–)
  • Rossa (2016–)
  • Ariel (2016–)
  • Bebi Romeo (2014)
  • Ahmad Dhani (2014)
  • Anang Hermansyah (2016)
  • Armand Maulana (2016)
  • Yovie Widianto (2018)
Expert tamu
Musim 1
  • Lilo
  • Andien
  • Anang Hermansyah
  • Dewi Sandra
  • Sammy Simorangkir
  • Kevin Aprilio
  • Shanty
  • Syahrini
  • Millane Fernandez
  • Narova Morina Sinaga
  • Sophia Latjuba
  • Melly Goeslaw
  • Ayu Ting Ting
  • Afgan
  • Rossa
Musim 2
  • Yuni Shara
  • Ari Lasso
Musim 3
Maia Estianty
Pemenang
  • Indah Nevertari
  • Andmesh Kamaleng
  • Elvan Saragih
Tempat kedua
  • Hanin Dhiya
  • Fauziah Khalida
  • Logonta Tarigan
Finalis
Musim 1
  • Indah
  • Hanin
  • Ghaitsa
  • Bluesmates
  • Evony
  • Reyna
  • Sonny
  • Talita
  • Mega Mauro
  • CND
  • eRKa
  • Dimas
  • Rendy
  • Loura
Musim 2
  • Andmesh
  • Fauziah Khalida
  • ZerosiX Park
  • Trio
  • Agung & Mieke
  • Fazrun
  • Bening
  • Julian
  • Fadillah
  • Anisa
  • Valeri
  • Natasya
Musim 3
  • Elvan
  • Logonta
  • Igan
  • Jacqueline
  • R & D
  • Mirriam
  • Salwa
  • Alil
  • Salma
  • Ayu
  • Angeline
  • Yayang
  • Siti
  • Warner Music Indonesia (2014, 2019–)
  • Hits Records (2016)
  • RCTI (2014–)
  • Keshet Broadcasting
  • Rising Star Indonesia Dangdut
  • l
  • b
  • s
The Mask Singer Indonesia
Musim
1 · 2 · 3 · 4
Pembawa acara
John Martin Tumbel
Juri
Arie Untung (2017–2018) · Denny Chandra · Kartika Putri · Melly Goeslaw · Bedu (2017) · Inul Daratista (2018) · Prastiwi Dwiarti · Tora Sudiro (2018) · Dewi Gita · Cak Lontong · Yadi Sembako · Chrismanto Eka Prastio
Juri Tamu
Ferry Maryadi (2017) · Chand Kelvin (2017) · Budi Doremi (2018) · Bedu (2018) · Fitri Tropica (2018)
Pemenang
Ulet Hip Hop (Prastiwi Dwiarti) · Anak Bawang ( Chiquita Meidy) · Putri Malu (Tia) · Pohon Beringin (Glen Idol)
Tempat kedua
Pastel Warrior (Bobby Tince) · Putri Bulan (Nina Tamam) · Be' Rubah (Victoria Margareta) · Pemanah Asmara (Ghea Youbi)
Finalis
Pertama
Ulat Hip Hop (Prastiwi Dwiarti) · Pastel Warrior (Bobby Tince) · Putri Daun (Ussy Sulistiawaty) · Ondel Ondel (Bobby Maulana) · Queen Cobra (Oline Mendeng) · Lady Rain (Jennifer Arnelita) · Agen Gas Rahasia (Dwi Andhika) · Eksekutor (Zian) · Lady Deer (Dara Rizki Ruhiana · Playing Card (Lee Jeong Hoon) · Penyihir Gagak Hitam (Selfi Nafilah) · I Love Hiu (Rafael Tan) · Belalang Kupu Kupu (Joshua Suherman) · Ubur Ubur Balerina (Boiyen) · Mekanik Happy (Torro Margens) · Semangka Ceria (Tina Toon) · Bianglala (Helsi Herlinda) · Pangeran Kodok (Yadi Sembako) · Telur Mata Sapi (Evelyn Nada Anjani) · Ksatria Naga (Simson Rarameha) · Kucing Samurai (Ki Kusumo) · Kuda Balap (Asri Welas) · Gurita (TJ) · Rakernas (Kiwil) · Sunny (Dhea Ananda) · Pendekar Mangkok Ayam (Reza Aditya) · Koki Panci (Aldiansyah Taher) · Dokter Lalat (Amel Carla) · Bunga Matahari (Cherly Juno) · Orang Orangan Sawah (Rangga Moela) · Punk Bird (Mpok Atiek) · Gatot Rider (Budi Doremi)
Kedua
Anak Bawang (Chiquita Meidy) · Putri Bulan (Nina Tamam) · Peri Hatin (Nadila) · Wong Cilik (Lucky Octavian) · Prof Udang (Astrid Khairunisha) · Badut Bercula Satu (Steny Agustaf) · Pisang Raja (Oghel Zulvianto) · Jamuran (Ricky Cuaca) · Nanas Muda (Irma Darmawangsa) · Mr. Roket (Joe Richard) · Angry Fish (Agus Teguh Prakosa Andarusman) · Brondong (Pham Pam) · Biang Es (Siti Liza) · Bad Rabbit (Husein Alatas) · Junk Food (Sinyorita Esperanza) · Kembang Desa (Gina Youbi) · Kang Guru (Eddy Brokoli) · Panglima Kegelapan (Rizki Abdurahman) · DJ Engkol (Sogi Indra Dhuaja) · Polisi Tidur (Isabella Fawzi) · Pengangguran (Thomas Djorghi) · Kuda Laut (Fenita Arie) · Mr. Tulang (Ozy Syahputra) · Pak Burhan (Jeremy Teti) · Kaktus (Ayya Renita) · Reog (Sigit Wardana) · Super Mecin (Sandy Tumiwa) · Mba Mbek (Selvi Kitty) · Petruk (Edric Tjandra) · Kue Selebriti (Madgalena) · Tua Tua Keledai (Sumaisy Djaitov Yanda) · Macan Rempong (Chef Aiko)
Ketiga
Putri Malu (Tia Andriani) · Be' Rubah (Victoria Margareta) · Ufo' Ria (Mel Shandy) · Ber Uang (Jhonny Iskandar) · Ratu Catur (Iszur Muchtar) · Kutumbaba (Jarwo Kwat) · Jam Aesthetic (Agus Wisman) · Menu' Lar (Helena Andrian) · Muksin (Dea Mirella) · Nci Landak (Nowela Elizabeth Auparay) · Es Grim (Yuka Tamada) · Gajah Tempur (Widi Hello) · Kesemutan (Narji) · Dombastis (Ihsan Tarore) · Eeennnnggggg (Joel Kriwil) · Queen Bee (Karis Alika Islamadina) · Bung Alone (Alam) · Air Sudekat (Musdalifah Basri) · Petasan Manja (Said Bajuri) · Putri Doyong (Evi Masamba) · Rumah Idaman (Elly Sugigi) · Pesawat Telepon (Kiki Amalia) · Keong Reyong (Brigitta Cynthia) · Jera Pah (Idan Separo) · Besar Kepala (Edwin Superbejo) · Dona' Tour (Kinaryosih) · Miss Lava (Fitri Tropica) · Sing Adalawan (Augie Fantinus) · Kecoa Ninja (Posan Tobing) · Rosida (Mumuk Gomez) · Sikat Miring (Harry de Fretes) · Banana Queen (Poppy Sovia)
Keempat
Pohon Beringin (Glen Idol) · Pemanah Asmara (Ghea Youbi) · Eagle Warrior (Erwin Moron) · Sering Galau (Cak Soqid) · Drum Band (Shae) · Star Syndrome (Mimin) · King Cobra (Ichsan Akbar) · Pangeran Api (Romedal) · Mpok Ondel Ondel (Mira Asmara) · Pawang Hujan (Ratna Listy) · Hallo Win (Unang) · Tahu Gulat (Bayu Oktara) · Fan Girl (Indah Nevertari) · Teteh Manis (Hesty Klepek Klepek) · Barong Sai (Septian Dwi Cahyono) · Cari Muka (Berry Saint Loco) · Lady Rose (Maria Calista) · Permaisuri (Putri Ayu) · Kerangkeng (Epy Kusnandar) · Ling Ling (Iva Lola) · Kemerahan (Bagus Netral) · Tudung Saji (Aci Resti) · Blackdeath (Sonny Tulung) · Yin Yang (Rita Effendy) · Tikus Kantor (Aditya Sayuti) · Tuan Selow (Mucle) · Engko Ala (Ginanjar) · Piring Cantik (Enno Lerian) · Bajak Laut (Sarwana Thamrin) · Bat Girl (Wika Salim) · Buaya Buntung (Boyke Dian Nugraha) · Pura Pura Ninja (Upiak Isil) · Putri Tidur (DJ Una) · Indiana (Nania Yusuf) · Black Bird (Yoda Idol) · Mbak Mie (Shena Maisiana)
The Mask Singer Indonesia · GTV
  • l
  • b
  • s
The Next Boy/Girl Band
Musim
1  · 2
Pembawa Acara
Conchita Caroline  · Boy William
Juri
Denada  · Armand Maulana (2017)  · Anindyo Baskoro  · Melly Goeslaw  · Gamaliel Tapiheru  · Widi Mulia (2017)  · Dewi Gita  · Vidi Aldiano
Pemenang
B Force  · SNG
Tempat kedua
Soulsisters  · XCITE
Finalis
Musim 1
Team boys
Devin Sanjaya  · Alif Rizky  · Muhammad Ridwan Hafiz  · Malvin Saputra  · Sebastian Teti  · Angga Dwi Pratama  · Leharoy Pattiradjawane  · Christoforus Vio
Team girls
Videmarsha Anasuciara  · Ruth Garcia Kodongan  · Zhavanya Meidi  · Andita Kezia  · Zalfa Ufairah  · Christiana Chindy  · Alief Faramdhani  · Syafira Maharani
Musim 2
Team boys
Aditya Rahmadi Anwar  · Angga Dwi Pratama  · Johannes Mambre Tampubolon  · Fauzan Azzam Mujahid  · Jeremia Frans Butar Butar  · Muhammad Rizky  · Muhammad Miftah Farid
Team girls
Jenery Cukarla  · Licya Cendrasyca  · Anastasia Dinda Prasetya Utami  · Edillion Fernandita  · Dewanda Avianty Pratama  · Ni Nengah Zinnia Aribaten  · Laily Nurfaizih Akmal
The Next Boy/Girl Band · GTV
  • l
  • b
  • s
Penata Musik Terbaik (Festival Film Indonesia)
1950–an
  • G.R.W. Sinsu (1955)
1960–an
  • Sjaiful Bachri (1960)
  • Idris Sardi (1967)
1970–an
  • Idris Sardi (1973)
  • Idris Sardi (1974)
  • Eros Djarot (1976)
  • Idris Sardi (1977)
  • Franki Raden, Sardono W. Kusumo, Slamet Rahardjo (1979)
1980–an
  • Prohar Sudharnoto (1980)
  • Eros Djarot (1981)
  • Embie C. Noer (1982)
  • Sudharnoto (1983)
  • Idris Sardi (1984)
  • Idris Sardi (1985)
  • Idris Sardi (1986)
  • Franki Raden (1987)
  • Idris Sardi (1988)
  • Idris Sardi (1989)
1990–an
  • Areng Widodo (1990)
  • Dwiki Dharmawan (1991)
  • Idris Sardi (1992)
2000–an
  • Anto Hoed, Melly Goeslaw (2004)
  • Anto Hoed (2005)
  • Rahayu Supanggah (2006)
  • Dian HP (2007)
  • Zeke Khaseli (2008)
  • Aksan Sjuman, Titi Sjuman (2009)
2010-an
  • Ian Antono, Thoersi Argeswara (2010)
  • Thoersi Argeswara (2011)
  • Thoersi Argeswara (2012)
  • Aksan Sjuman (2013)
  • Fajar Yuskemal, Aria Prayogi (2014)
  • Krisna Purna (2015)
  • Anto Hoed, Melly Goeslaw (2016)
  • Aghi Narottama, Bemby Gusti, Tony Merle (2017)
  • Zeke Khaseli, Yudhi Arfani (2018)
  • Ramondo Gascaro (2019)
2020-an
  • Aksan Sjuman (2020)
  • Yennu Ariendra (2021)
  • Ricky Lionardi (2022)
  • Abel Huray (2023)
  • Wayan Sudirana, Kasimyn (2024)
  • Aghi Narottama (2025)
  • l
  • b
  • s
Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya, 2024–2029
Pimpinan Fraksi MPR
  • Habiburokhman (Ketua)
  • Andre Rosiade (Sekretaris)
  • Muhammad Husein Fadlulloh (Bendahara)
Lambang Partai Gerakan Indonesia Raya
Pimpinan Fraksi DPR
  • G. Budisatrio Djiwandono (Ketua)
  • Bambang Haryadi (Sekretaris)
  • Novita Wijayanti (Bendahara)
Anggota
  • Abdul Wachid
  • Ade Jona Prasetyo
  • Ade Rezki Pratama
  • Adik Sasongko
  • Ahmad Muzani (Ketua MPR)
  • Ahmad Wazir Noviadi
  • Ali Zamroni
  • Andi Amar Ma'ruf Sulaiman
  • Andi Iwan Darmawan Aras
  • Annisa M. A. Mahesa
  • Anwar Sadad
  • Azis Subekti (menggantikan Prasetyo Hadi)
  • Azikin Solthan
  • Bahtra
  • Bambang Haryo Soekartono
  • Bimantoro Wiyono (menggantikan Mochamad Irfan Yusuf)
  • Bob Hasan
  • Danang Wicaksana Sulistya
  • Darori Wonodipuro
  • Dhani Ahmad Prasetyo
  • Dwita Ria Gunadi
  • Elnino M. Husein Mohi
  • Endang Setyawati Thohari
  • Endro Hermono
  • Esthon L. Foenay
  • F. Alimudin Kolatlena
  • Heri Gunawan
  • Himmatul Aliyah
  • I Dewa Gde Agung Widiarsana
  • Imron Amin
  • Iwan Kurniawan
  • Jamal Mirdad (menggantikan Sugiono)
  • Jefry Romdonny
  • Kamrussamad
  • Kardaya Warnika
  • Kartika Sandra Desi
  • Kawendra Lukistian
  • Khilmi
  • La Tinro La Tunrung
  • Lale Syifaun Nufus
  • Longki Djanggola
  • M. Endipat Wijaya
  • Ma'ruf Mubarok
  • Mariana
  • Marlyn Maisarah
  • Martin D. Tumbeleka
  • Melati
  • Melly Goeslaw
  • Mohamad Hekal
  • Moreno Soeprapto
  • Muhammad Husni
  • Muhammad Rahul
  • Muhammad Rofiqi
  • Muhammad Rohid
  • Mulan Jameela
  • Mulyadi (menggantikan Fadli Zon)
  • Nuroji
  • Obon Tabroni
  • Putih Sari
  • Rachel Maryam Sayidina
  • Rahmawati
  • Ramson Siagian
  • Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo
  • Rocky Candra
  • Rokhmat Ardiyan
  • Ruby Chairani Syiffadia
  • Sabam Rajagukguk
  • Siti Hediati Soeharto
  • Sri Meliyana
  • Sriyanto Saputro
  • Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR)
  • Sugiat Santoso
  • Sumail Abdullah
  • Supriyanto
  • TA Khalid
  • Unru Baso
  • Wardatul Asriah
  • Wihadi Wijanto
  • Yan Permenas Mandenas
  • Yuliansyah
Lihat pula: Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya
  • l
  • b
  • s
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Jawa Barat, 2024–2029
Jawa Barat I
  • Habib Syarief Muhammad (PKB)
  • Melly Goeslaw (Gerindra)
  • Junico B. P. Siahaan (PDI-P)
  • Atalia Praratya (Golkar)
  • Nurul Arifin (Golkar)
  • Ledia Hanifa Amaliah (PKS)
  • Fathi (Demokrat)
Lambang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Jawa Barat II
  • Cucun Ahmad Syamsurijal (PKB)
  • Asep Romy Romaya (PKB)
  • Rachel Maryam Sayidina (Gerindra)
  • Denny Cagur (PDI-P)
  • Anang Susanto Suhendar (Golkar, menggantikan Ace Hasan Syadzily)
  • Dadang M. Naser (Golkar)
  • Rajiv (NasDem)
  • Ahmad Heryawan (PKS)
  • Ahmad Najib Qodratullah (PAN)
  • Dede Yusuf Macan Effendi (Demokrat)
Jawa Barat III
  • Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (PKB)
  • Kamrussamad (Gerindra)
  • Endang Setyawati Thohari (Gerindra)
  • Muhamad Abdul Aziz Sefudin (PDI-P)
  • Isfhan Taufik Munggaran (Golkar)
  • Ilham Permana (Golkar)
  • Ananda Tohpati N. R. (NasDem)
  • Ecky Awal Mucharam (PKS)
  • Eddy Soeparno (PAN)
Jawa Barat IV
  • Zainul Munasichin (PKB)
  • Heri Gunawan (Gerindra)
  • Dewi Asmara (Golkar)
  • Slamet (PKS)
  • Desy Ratnasari (PAN)
  • Iman Adinugraha (Demokrat)
Jawa Barat V
  • Tommy Kurniawan (PKB)
  • Mulyadi (Gerindra, menggantikan Fadli Zon)
  • Marlyn Maisarah (Gerindra)
  • Adian Y. Y. Napitupulu (PDI-P)
  • Ravindra Airlangga (Golkar)
  • Asep Wahyuwijaya (NasDem)
  • Achmad Ru'yat (PKS)
  • Primus Yustisio (PAN)
  • Anton Sukartono Suratto (Demokrat)
Jawa Barat VI
  • Sudjatmiko (PKB)
  • Nuroji (Gerindra)
  • Sukur H. Nababan (PDI-P)
  • Ranny Fahd Arafiq (Golkar)
  • Mahfudz Abdurrahman (PKS)
  • Muhammad Kholid (PKS)
Jawa Barat VII
  • Syaiful Huda (PKB)
  • Wardatul Asriah (Gerindra)
  • Putih Sari (Gerindra)
  • Obon Tabroni (Gerindra)
  • Rieke Diah Pitaloka (PDI-P)
  • Puteri Komarudin (Golkar)
  • Saan Mustopa (NasDem)
  • Jalal Abdul Nasir (PKS)
  • Verrell Bramasta (PAN)
  • Cellica Nurrachadiana (Demokrat)
Jawa Barat VIII
  • Dedi Wahidi (PKB)
  • Kardaya Warnika (Gerindra)
  • Rokhmin Dahuri (PDI-P)
  • Selly Andriany Gantina (PDI-P)
  • Daniel Mutaqien Syafiuddin (Golkar)
  • Dave Akbarshah Fikarno (Golkar)
  • Satori (NasDem)
  • Netty Prasetiyani (PKS)
  • Herman Khaeron (Demokrat)
Jawa Barat IX
  • Maman Imanul Haq (PKB)
  • Jefry Romdonny (Gerindra)
  • Hasanuddin (PDI-P)
  • Elita Budiati (Golkar)
  • Galih Dimuntur Kartasasmita (Golkar)
  • Ujang Bey (NasDem)
  • Ateng Sutisna (PKS)
  • Farah Puteri Nahlia (PAN)
Jawa Barat X
  • Rina Sa'adah (PKB)
  • Rokhmat Ardiyan (Gerindra)
  • Ida Nurlaela Wiradinata (PDI-P)
  • Agun Gunandjar Sudarsa (Golkar)
  • Shohibul Imam (NasDem)
  • Surahman Hidayat (PKS)
  • Herry Dermawan (PAN)
Jawa Barat XI
  • Imas Aan Ubudiah (PKB)
  • Oleh Soleh (PKB)
  • Muhammad Husein Fadlulloh (Gerindra)
  • Mulan Jameela (Gerindra)
  • Dony Maryadi Oekon (PDI-P)
  • Ade Ginanjar (Golkar)
  • Ferdiansyah (Golkar)
  • Lola Nelria Oktavia (NasDem)
  • Mohamad Sohibul Iman (PKS)
  • Muhammad Hoerudin Amin (PAN)
Lihat pula: Daftar anggota DPR RI 2024–2029
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Belanda
  • Israel
Seniman
  • MusicBrainz
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan awal dan pribadi
  2. Karier
  3. Kesuksesan menulis lagu
  4. Diskografi
  5. Album Solo
  6. Album Lagu Tema (sebagai penata musik)
  7. Album Kompilasi
  8. Album Konser
  9. Bersama Potret
  10. Penampilan lain (sebagai komposer, penulis lirik atau produser)
  11. Singel
  12. Cerpen dan Novel
  13. Filmografi
  14. Film
  15. Serial web
  16. Televisi

Artikel Terkait

Putri Anne (pemeran)

pemeran perempuan asal Indonesia

Sheila Dara Aisha

pemeran perempuan asal Indonesia

Sore: Istri dari Masa Depan (film)

film Indonesia tahun 2025 oleh Yandy Laurens

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026