Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Habiburrahman El Shirazy

Habiburrahman El Shirazy,, adalah novelis Indonesia. Selain novelis, sarjana Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini juga dikenal sebagai sutradara, dai, penyair, sastrawan, pimpinan pesantren, dan penceramah.

pemeran laki-laki asal Indonesia
Diperbarui 12 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Habiburrahman El Shirazy
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Artikel biografi ini membutuhkan tambahan referensi agar isinya dapat dipastikan, karena hanya bertumpu dengan Internet Movie Database (IMDb). Ingat, IMDb dapat menjadi sumber tidak tepercaya untuk informasi biografi. Silakan tambahkan sumber lain yang layak dan dapat dipercaya. Materi yang bersumber dari sumber tidak tepercaya harus segera dihilangkan atau dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini berkualitas rendah karena menggunakan kata-kata yang berlebihan dan hiperbolis tanpa memberikan informasi yang jelas. Silakan buang istilah-istilah yang hiperbolis tersebut. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Habiburrahman El Shirazy
Lahir30 September 1976 (umur 49)
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Nama penaKang Abik
PekerjaanSutradara, Dai, Sastrawan, Pimpinan pesantren, dan Penceramah
KebangsaanIndonesia
PeriodeAngkatan Reformasi
GenreNovel, puisi
SubjekSastra Moralis
PasanganMuyasaratun Sa'idah
Anak2

Habiburrahman El Shirazy, (lahir 30 September 1976), adalah novelis Indonesia. Selain novelis, sarjana Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini juga dikenal sebagai sutradara, dai, penyair, sastrawan, pimpinan pesantren, dan penceramah.

Karya-karya Habiburrahman sudah dikenal di Indonesia dan mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Hongkong, Taiwan, Australia, serta Amerika Serikat. Di antara karya-karyanya yang telah beredar di pasaran adalah Ayat-Ayat Cinta (telah dibuat versi filmnya, 2008), Di Atas Sajadah Cinta (telah disinetronkan Trans TV, 2004), Ketika Cinta Berbuah Surga (2005), Pudarnya Pesona Cleopatra (2005), Ketika Cinta Bertasbih (2007), Ketika Cinta Bertasbih 2 (Desember, 2007) Dalam Mihrab Cinta (2007), Gadis Kota Jerash (2009), Bumi Cinta, (2010) dan The Romance.

Ia juga telah merampungkan novel-novelnya yang lain berjudul Langit Makkah Berwarna Merah, Bidadari Bermata Bening, Bulan Madu di Yerussalem, Bumi Cinta, Api Tauhid, dan Ayat-Ayat Cinta 2 yang pernah dimuat bersambung di Harian Republika.

Pendidikan

Habiburrahman memulai pendidikan menengah di MTs Futuhiyyah 1 Mranggen sambil belajar kitab kuning di Pondok Pesantren Al Anwar, Mranggen, Demak di bawah asuhan K.H. Abdul Bashir Hamzah. Pada tahun 1992, Ia merantau ke kota budaya Surakarta untuk belajar di Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) Surakarta, lulus pada tahun 1995.[1] Setelah itu melanjutkan pengembaraan intelektualnya ke Fakultas Ushuluddin, Jurusan Hadist Universitas Al-Azhar, Kairo dan selesai pada tahun 1999. Pada tahun 2001 lulus Postgraduate Diploma (Pg.D) S2 di The Institute for Islamic Studies di Kairo yang didirikan oleh Imam Al-Baiquri.

Aktivitas

Selama di Kairo

Ketika menempuh studi di Kairo, Mesir, Habiburrahman pernah memimpin kelompok kajian MISYKATI (Majelis Intensif Yurisprudensi dan Kajian Pengetahuan Islam) di Kairo (1996-1997). Ia pernah terpilih menjadi duta Indonesia untuk mengikuti "Perkemahan Pemuda Islam Internasional Kedua" yang diadakan oleh WAMY (The World Assembly of Moslem Youth) selama sepuluh hari di kota Ismailia, Mesir (Juli 1996). Dalam perkemahan itu, ia berkesempatan memberikan orasi berjudul Tahqiqul Amni Was Salam Fil ‘Alam Bil Islam (Realisasi Keamanan dan Perdamaian di Dunia dengan Islam). Orasi tersebut terpilih sebagai orasi terbaik kedua dari semua orasi yang disampaikan peserta perkemahan tersebut. Ia pernah aktif di Majelis Sinergi Kalam (Masika) ICMI Orsat Kairo (1998-2000). Ia juga pernah menjadi koordinator Islam ICMI Orsat Kairo selama dua periode (1998-2000 dan 2000-2002). Ia pernah dipercaya untuk duduk dalam Dewan Asaatidz Pesantren Virtual Nahdhatul Ulama yang berpusat di Kairo dan sempat memprakarsai berdirinya Forum Lingkar Pena (FLP) serta Komunitas Sastra Indonesia (KSI) di Kairo.

Selama di Indonesia

Habiburrahman kembali ke Indonesia pada pertengahan Oktober 2002 dan kemudian ikut menyunting Kamus Populer Bahasa Arab-Indonesia yang disusun oleh KMNU Mesir dan diterbitkan oleh Diva Pustaka Jakarta, (Juni 2003). Ia juga menjadi kontributor penyusunan Ensiklopedia Intelektualisme Pesantren: Potret Tokoh dan Pemikirannya, (terdiri atas tiga jilid ditebitkan oleh Diva Pustaka Jakarta, 2003).

Antara tahun 2003-2004, ia mengajar di Madrasah Aliyah Negeri I Jogjakarta. Selanjutnya sejak tahun 2004 hingga 2006, ia menjadi dosen Lembaga Pengajaran Bahasa Arab dan Islam Abu Bakar Ash Shiddiq UMS Surakarta.

Saat ini, Habiburrahman tinggal di kota Salatiga.

Filmografi

Film

Sebagai aktor
Tahun Judul Peran Catatan
2009 Ketika Cinta Bertasbih Ustadz Mujab
Sebagai sutradara
Tahun Judul Catatan
2010 Dalam Mihrab Cinta Debut dalam penyutradaraan
Sebagai penulis cerita
Tahun Judul Catatan
2008 Ayat-Ayat Cinta Adaptasi dari novel karya Habiburrahman El Shirazy
2009 Ketika Cinta Bertasbih
Ketika Cinta Bertasbih 2
2010 Dalam Mihrab Cinta
2012 Cinta Suci Zahrana
2017 Ayat-Ayat Cinta 2
2025 Setetes Embun Cinta Niyala

Seri web

Sebagai penulis cerita
Tahun Judul Catatan
2023 Bidadari Bermata Bening Adaptasi dari novel karya Habiburrahman El Shirazy

Prestasi

Semasa di SLTA, Habiburrahman menulis teatrikal puisi berjudul Dzikir Dajjal sekaligus menyutradarai pementasannya bersama Teater Mbambung di Gedung Seni Wayang Orang Sriwedari Surakarta (1994). Ia meraih Juara II lomba menulis artikel se-MAN I Surakarta (1994). Pernah menjadi pemenang I dalam lomba baca puisi religius tingkat SLTA se-Jateng (diadakan oleh panitia Book Fair’94 dan ICMI Orwil Jateng di Semarang, 1994). Pemenang I lomba pidato tingkat remaja se-eks Keresidenan Surakarta (diadakan oleh Jamaah Masjid Nurul Huda, UNS Surakarta, 1994). Ia juga pemenang pertama lomba pidato bahasa Arab se-Jateng dan DIY yang diadakan oleh UMS Surakarta (1994). Meraih Juara I lomba baca puisi Arab tingkat Nasional yang diadakan oleh IMABA UGM Jogjakarta (1994). Pernah mengudara di radio JPI Surakarta selama satu tahun (1994-1995) mengisi acara Syharil Quran Setiap Jumat pagi. Pernah menjadi pemenang terbaik ke-5 dalam lomba KIR tingkat SLTA se-Jateng yang diadakan oleh Kanwil P dan K Jateng (1995) dengan judul tulisan, Analisis Dampak Film Laga Terhadap Kepribadian Remaja. Beberapa penghargaan bergengsi lain berhasil diraihnya antara lain, Pena Award 2005, The Most Favorite Book and Writer 2005 dan IBF Award 2006.

Dari novelnya yang berjudul "Ayat-ayat Cinta" dia sudah memperoleh royalti lebih dari 1,5 Miliar, sedangkan dari buku-bukunya yang lain tidak kurang ratusan juta sudah dia kantongi.

Karya-karyanya

Selama di Kairo

Selama di Kairo, ia telah menghasilkan beberapa naskah drama dan menyutradarainya, di antaranya: Wa Islama (1999), Sang Kyai dan Sang Durjana (gubahan atas karya Dr. Yusuf Qardhawi yang berjudul 'Alim Wa Thaghiyyah, 2000), Darah Syuhada (2000). Tulisannya berjudul Membaca Insanniyah al Islam dimuat dalam buku Wacana Islam Universal (diterbitkan oleh Kelompok Kajian MISYKATI Kairo, 1998). Berkesempatan menjadi Ketua TIM Kodifikasi dan Editor Antologi Puisi Negeri Seribu Menara Nafas Peradaban (diterbitkan oleh ICMI Orsat Kairo)

Beberapa karya terjemahan yang telah ia hasilkan seperti Ar-Rasul (GIP, 2001), Biografi Umar bin Abdul Aziz (GIP, 2002), Menyucikan Jiwa (GIP, 2005), Rihlah Ilallah (Era Intermedia, 2004), dll. Cerpen-cerpennya dimuat dalam antologi Ketika Duka Tersenyum (FBA, 2001), Merah di Jenin (FBA, 2002), dan Ketika Cinta Menemukanmu (GIP, 2004).

Karya puisi

Sebelum pulang ke Indonesia, pada tahun 2002, ia diundang Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia selama lima hari (1-5 Oktober) untuk membacakan puisinya dalam momen Kuala Lumpur World Poetry Reading ke-9, bersama penyair-penyair negara lain. Puisinya dimuat dalam Antologi Puisi Dunia PPDKL (2002) dan Majalah Dewan Sastera (2002) yang diterbitkan oleh Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia dalam dua bahasa, Inggris dan Melayu. Bersama penyair negara lain, puisi Habiburrahman juga dimuat kembali dalam Imbauan PPDKL (1986-2002) yang diterbitkan oleh Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia (2004).

Karya sastra populer

Beberapa karya populer yang telah terbit antara lain, Ketika Cinta Berbuah Surga (MQS Publishing, 2005), Pudarnya Pesona Cleopatra (Republika, 2005), Ayat-Ayat Cinta (Republika-Basmala, 2004), Di atas Sajadah Cinta (telah disinetronkan Trans TV, 2004), Ketika Cinta Bertasbih (Republika-Basmala, 2007), Ketika Cinta Bertasbih 2 (Republika-Basmala, 2007) dan Dalam Mihrab Cinta (Republika-Basmala, 2007). Kini sedang merampungkan Langit Makkah Berwarna Merah, Bidadari Bermata Bening, Bulan Madu di Yerussalem, dan Dari Sujud ke Sujud (kelanjutan dari Ketika Cinta Bertasbih).

Karya film

Habiburrahman mengawali debutnya sebagai sutradara dengan film Dalam Mihrab Cinta yang diangkat dari novelnya dengan judul yang sama.[2]

Lihat pula

  • Di Atas Sajadah Cinta
  • Ayat-Ayat Cinta
  • Ketika Cinta Bertasbih
  • Dalam Mihrab Cinta
  • Cinta Suci Zahrana
  • Forum Lingkar Pena
  • Ayat-Ayat Cinta 2
  • Merindu Baginda Nabi
  • Bidadari Bermata Bening

Referensi

  1. ↑ mapksolo.id https://mapksolo.id/alumni. Diakses tanggal 2024-06-27.
  2. ↑ "Habiburrahman El Shirazy". IMDb. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-16. Diakses tanggal 2022-04-23.

Pranala luar

Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Australia
  • Belanda
Akademik
  • CiNii
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pendidikan
  2. Aktivitas
  3. Selama di Kairo
  4. Selama di Indonesia
  5. Filmografi
  6. Film
  7. Seri web
  8. Prestasi
  9. Karya-karyanya
  10. Selama di Kairo
  11. Karya puisi
  12. Karya sastra populer
  13. Karya film
  14. Lihat pula
  15. Referensi
  16. Pranala luar

Artikel Terkait

Laki-laki

sebutan jenis kelamin untuk manusia

Cinta Laki-Laki Biasa

film Indonesia tahun 2016

Lika-Liku Laki-Laki

seri televisi Indonesia tahun 1993

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026