Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Mattoanging | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Kantor Desa Mattoanging di Jl. Poros Bonti-Bonti, Dusun Bonti-Bonti | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Sulawesi Selatan | ||||
| Kabupaten | Maros | ||||
| Kecamatan | Bantimurung | ||||
| Kode pos | 90561[1] | ||||
| Kode Kemendagri | 73.09.03.2006 | ||||
| Luas | 8,72 km² tahun 2017 | ||||
| Jumlah penduduk | 3.326 jiwa tahun 2017 | ||||
| Kepadatan | 381,42 jiwa/km² tahun 2017 | ||||
| Jumlah RT | 19 | ||||
| Jumlah RW | 5 | ||||
| |||||
Mattoanging (Lontara Bugis & Lontara Makassar: ᨆᨈᨚᨕᨂᨗ, transliterasi: Mattoanging) adalah nama sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kata Mattoanging berasal dari bahasa Suku Bugis yang berarti "udara yang segar" Desa Mattoanging berstatus sebagai desa definitif dan tergolong pula sebagai desa swadaya. Desa Mattoanging memiliki luas wilayah 8,72 km² dan jumlah penduduk sebanyak 3.326 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk sebanyak 381,42 jiwa/km² pada tahun 2017. Pusat pemerintahan desa ini berada di Dusun Bonti-Bonti.
Awalnya Desa Mattoanging adalah wilayah perkampungan yang berada dalam Distrik Simbang (sebelum menjadi kecamatan). Kemudian pada tahun 1963, Distrik Simbang berubah nama menjadi Kecamatan Bantimurung atas perkembangan dan kebutuhan maka Kecamatan Bantimurung dimekarkan menjadi dua wilayah, yaitu Kecamatan Simbang dan Kecamatan Bantimurung itu sendiri. Hasil pemekaran kecamatan tersebut memposisikan Desa Mattoanging berada dalam wilayah Kecamatan Bantimurung sampai dengan saat ini. Keberadaan Desa Mattoanging adalah hasil pemekaran dari Desa Alatengae, Desa Mattoangin yang terdiri dari lima dusun. Adapun kelima dusun tersebut adalah Dusun Bonti-bonti, Dusun Malewang, Dusun Parengki, Dusun Moncongbori, dan Dusun Katubung. Penamaan Desa Mattoanging tidak terlepas dari sejarah penamaan kelima dusun yang ada di desa tersebut. Kata Mattoanging berasal dari bahasa Suku Bugis yang berarti "udara yang segar", dimana sejak dahulu pusat pemerintahan desanya berada di Dusun Bonti-Bonti hingga saat ini. Berdasarkan sejarah ini, kelima dusun tersebut semua menggambarkan niat dan tujuan yang baik sehingga leluhur mereka terdahulu sepakat untuk memberi nama desa ini dengan sebutan Mattoanging. Namun dalam pelaksanaannya tiap-tiap dusun menggambarkan ciri dan karakter masing-masing. Harapannya walaupun karakter yang dimiliki dari kelima dusun ini berbeda, tetapi tujuannya tetap satu, yaitu menjadikan Desa Mattoanging sebagai desa yang aman, maju dan makmur. Selain itu terdapat pula tujuan dan cita-cita yang sangat mulia untuk selalu berbuat dan berniat kearah yang lebih baik. Titipan sejarah ini tentu saja tidaklah mudah tetapi menjadi tantangan dan kewajiban warga khususnya warga Desa Mattoanging untuk sama-sama mewujudkannya. Dari nama Desa Mattoanging diharapkan lahir pemimpin-pemimpin yang mempunyai karakter dari apa yang digambarkan dari lima dusun tersebut, yaitu rajin dan tidak mengenal lelah demi membangun desa sesuai komitmen awal dibentuknya Desa Mattoanging ini. Berdasarkan dari sejarah singkat desa Mattoangin ini, benarlah slogan yang berbunyi bahwa desa yang besar adalah desa yang menghargai dan memelihara sejarah dan adat istiadat masyarakatnya, sehingga kelak Desa Mattoanging akan menjadi desa yang maju dan makmur.
Desa Mattoanging terletak pada wilayah dataran rendah dengan ketinggian 0-500 mdpl.
Beberapa lokasi pada jarak orbitrasi atau pusat pemerintahan dari Desa Mattoanging adalah sebagai berikut:
Desa Mattoanging memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:
| Sebelah | Berbatasan |
|---|---|
| utara | Desa Baruga dan Desa Tukamasea |
| selatan | Desa Minasa Baji dan Desa Alatengae |
| barat | Kelurahan Mattiro Deceng (Kecamatan Lau), Kelurahan Boribellaya (Kecamatan Turikale), dan Desa Alatengae |
| timur | Desa Mangeloreng |
Desa Mattoanging memiliki luas 8,72 km² dan penduduk berjumlah 3.594 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk sebesar 412,16 jiwa/km² pada tahun 2021. Adapun rasio jenis kelamin penduduk Desa Mattoanging pada tahun tersebut adalah 97,58. Artinya, tiap 100 penduduk perempuan ada sebanyak 97 penduduk laki-laki. Berikut ini adalah data jumlah penduduk Desa Mattoangin dari tahun ke tahun:
| Tahun | Laki-laki | Perempuan | Rasio Jenis Kelamin | Jumlah Rumah Tangga | Total Penduduk (jiwa) | Pertumbuhan Penduduk (jiwa) | Kepadatan Penduduk (jiwa/km²) | Referensi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 2009 | 1.698 | 1.667 | 101,86 | 3.365 | 385,89 | [2] | ||
| 2010 | 1.477 | 1.633 | 90,45 | 699 | 3.110 | 356,65 | [2] | |
| 2011 | 1.482 | 1.639 | 90,42 | 699 | 3.121 | 357,91 | [3] | |
| 2012 | 1.488 | 1.644 | 90,51 | 713 | 3.132 | 359,17 | [4] | |
| 2013 | 1.505 | 1.668 | 90,23 | 726 | 3.173 | 363,88 | [5] | |
| 2014 | 1.553 | 1.690 | 91,89 | 736 | 3.243 | 371,90 | [6] | |
| 2015 | 1.571 | 1.701 | 92,36 | 743 | 3.272 | 375,23 | [7] | |
| 2016 | 1.589 | 1.718 | 92,49 | 751 | 3.307 | 379,24 | [8] | |
| 2017 | 1.605 | 1.721 | 93,26 | 751 | 3.326 | 381,42 | [9] | |
| 2018 | 1.622 | 1.730 | 93,76 | 786 | 3.352 | 384,40 | [10] | |
| 2019 | 1.638 | 1.738 | 94,25 | 793 | 3.376 | 387,16 | [11] | |
| 2020 | 1.801 | 1.868 | 96,41 | 1.060 | 3.669 | 420,76 | [12] | |
| 2021 | 1.775 | 1.819 | 97,58 | 1.091 | 3.594 | 412,16 | [13] | |
| 2022 | ||||||||
| 2023 | ||||||||
Penduduk Desa Mattoanging mayoritas adalah etnis Suku Bugis dengan penciri penutur Bahasa Bugis Dialek Maros yang masih digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Desa Mattoangin memiliki lima wilayah pembagian administrasi daerah tingkat V (lima) berupa dusun sebagai berikut:
Desa Mattoangin memiliki 5 wilayah pembagian administrasi berupa rukun warga (RW) sebagai berikut:
Desa Mattoangin memiliki 19 wilayah pembagian administrasi berupa rukun tetangga (RT) sebagai berikut:
Berikut ini adalah daftar kepala desa di Desa Mattoanging dari masa ke masa sejak pembentukannya pada tahun 1989:
| No. | Foto | Nama | Awal Menjabat | Akhir Menjabat | Keterangan | Referensi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1. | - | Abdul Rasyid | 1989 | 1994 | kepala desa persiapan; desa terbentuk dari pemekaran dari Desa Alatengae | |
| 2. | - | Holleng HB | 1994 | 2002 | kepala desa definitif | |
| (2.) | - | Holleng HB | 2002 | 2007 | kepala desa definitif | |
| 3. | - | Syarifuddin, S.P. | 2007 | 2012 | kepala desa definitif | |
| 4. | - | - | 2012 | 30 Oktober 2012 | plt. kepala desa | |
| (3.) | - | Syarifuddin, S.P. | 30 Oktober 2012 | 30 Oktober 2018 | kepala desa definitif; pemenang Pilkades Mattoanging 2012 | |
| 5. | - | - | 30 Oktober 2018 | 15 Mei 2019 | plt. kepala desa | |
| 6. | Amiruddin Hading, S.E. | 15 Mei 2019 | sedang menjabat | kepala desa definitif; pemenang Pilkades Mattoanging 2018 | [14] |
Data informasi mengenai Indeks Desa Membangun (IDM) berperan membantu upaya pemerintah dalam memahami kondisi desa. Data yang diekspos sangat penting dalam perencanaan agar setiap tahun ada peningkatan status desa. Setiap tahun status desa diperbarui sesuai dengan capaian yang ada dalam indeks desa membangun. Tim ahli IDM yang menilai terdiri dari tenaga ahli bidang infrastruktur, pengembangan masyarakat desa, perencanaan partisipatif, dan pelayanan sosial dasar. IDM ini mengukur aspek indeks pembangunan desa, yakni ketahanan sosial, ketahanan lingkungan, dan ketahanan ekonomi. Indeks Desa Membangun meliputi kategori sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju, dan mandiri. Kategori desa mandiri adalah kategori ideal yang ingin dicapai.
Pada tahun 2021, prestasi Indeks Desa Membangun (IDM) dari Desa Mattoanging mendapatkan raihan nilai 0,7505 dan diklasifikasikan dengan status desa maju di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.
| Tahun | Nilai IDM Desa | Status IDM Desa | Peringkat | Referensi | |||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Dalam Kecamatan | Dalam Kabupaten | Dalam Provinsi | Nasional | ||||
| 1996 | Non Indeks Desa Tertinggal (IDT) | [15] | |||||
| 2010 | |||||||
| 2011 | |||||||
| 2012 | |||||||
| 2013 | |||||||
| 2014 | |||||||
| 2015 | |||||||
| 2016 | 0,5508 | tertinggal | 5 | 64 | 1.657 | 44.089 | [16] |
| 2017 | |||||||
| 2018 | 0,5803 | tertinggal | 4 | 59 | 1.389 | 40.918 | [17] |
| 2019 | |||||||
| 2020 | 0,6837 | berkembang | 3 | 22 | 602 | 22.036 | [18] |
| 2021 | 0,7505 | maju | 3 | 12 | 317 | 10.575 | [19] |
| 2022 | 0,7410 | maju | 18.319 | ||||
| IDM Desa Mattoanging Sumber: Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kemendes PDTT RI |
|||||||
Wilayah Desa Mattoanging memiliki lahan persawahan yang cukup luas. Jenis padi irigasi dimanfaatkan di desa ini dengan pemanfaatan kanal irigasi Bantimurung yang mengalir sepanjang tahun di sebelah selatan, begitu pula sebelah utara yang merupakan kawasan karst yang menyimpan cadangan air yang melimpah untuk mengaliri persawahan. Panen hasil pertanian di desa ini dilakukan 3 kali dalam setahun, yakni pada bulan April, Agustus, dan Desember.
4°58′47″S 119°36′26″E / 4.9796123°S 119.6072879°E / -4.9796123; 119.6072879[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Mattoanging,_Bantimurung,_Maros¶ms=4.9796123_S_119.6072879_E_ <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">4°58′47″S</span> <span class=\"longitude\">119°36′26″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">4.9796123°S 119.6072879°E</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">-4.9796123; 119.6072879</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwBJQ\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt102\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwBJU\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwBJY\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Mattoanging,_Bantimurung,_Maros&params=4.9796123_S_119.6072879_E_\" class=\"external text\" id=\"mwBJc\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwBJg\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwBJk\"><span class=\"latitude\" id=\"mwBJo\">4°58′47″S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwBJs\">119°36′26″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwBJw\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwBJ0\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwBJ4\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwBJ8\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwBKA\">4.9796123°S 119.6072879°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwBKE\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwBKI\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwBKM\">-4.9796123; 119.6072879</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwBKQ\"/></span>"}' id="mwBKU"/>