Musim 2023–2024 adalah musim ke-32 Manchester United di Liga Utama Inggris dan musim ke-49 beruntun di liga teratas sepak bola Inggris. Ini adalah musim kedua klub di bawah manajer Erik ten Hag. Selain di Liga Utama, mereka bermain di Piala FA, Piala EFL, dan Liga Champions UEFA.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Musim 2023–2024 | ||||
| Pemilik | Manchester United plc (72,3%) Ineos (27,7% sejak 24 Desember 2023) | |||
|---|---|---|---|---|
| Ketua | Joel dan Avram Glazer | |||
| Manajer | Erik ten Hag[1] | |||
| Stadion | Old Trafford | |||
| Liga Utama | Peringkat ke-8 | |||
| Piala FA | Juara | |||
| Piala EFL | Babak keempat | |||
| Liga Champions UEFA | Babak grup | |||
| Pencetak gol terbanyak | Liga: Bruno Fernandes Rasmus Højlund (masing-masing 10) Seluruh kompetisi: Rasmus Højlund (16) | |||
| Jumlah penonton kandang tertinggi | 73.612 (v. West Ham United, 4 Februari 2024) | |||
| Jumlah penonton kandang terendah | 72.291 (v. Liverpool, 17 Maret 2024) | |||
| Rata-rata jumlah penonton kandang di liga | 73.534 | |||
| ||||
Musim 2023–2024 adalah musim ke-32 Manchester United di Liga Utama Inggris dan musim ke-49 beruntun di liga teratas sepak bola Inggris. Ini adalah musim kedua klub di bawah manajer Erik ten Hag. Selain di Liga Utama, mereka bermain di Piala FA, Piala EFL, dan Liga Champions UEFA.
Musim ini adalah musim perdana sejak musim 2010–2011 tanpa Phil Jones dan David de Gea yang habis kontrak dan tidak diperpanjang lagi.
Seluruh tanggal yang tercantum berdasarkan waktu lokasi pertandingan.
United melakukan tur ke Amerika Serikat pada Juli 2023, dengan pertandingan persahabatan melawan Wrexham – yang dimiliki bersama oleh aktor Ryan Reynolds dan Rob McElhenney dan yang juga memiliki mantan kiper United Ben Foster di skuad mereka – di San Diego,[2] dan Borussia Dortmund di Las Vegas.[3] Pada 12 Mei, klub mengumumkan pertandingan uji coba pramusim ketiga dan kelima mereka di AS melawan rival mereka Arsenal di Kota New York,[4] dan melawan juara dunia Real Madrid di Houston.[5] Dalam pertandingan uji coba pertama mereka di Britania Raya, mereka melawan Lyon di Edinburgh, Skotlandia.[6] Pada 25 Mei, klub mengumumkan pertandingan persahabatan melawan rival Mawar Leeds United di Oslo.[7] Pertandingan uji coba terakhir mereka adalah melawan Athletic Bilbao di Dublin, yang diumumkan pada 13 Juni.[8] Pada 29 Juni, klub mengumumkan pertandingan uji coba melawan peringkat kedua Liga Prancis 2022–2023 Lens, menjadi satu-satunya uji coba yang dimainkan di Old Trafford.[9]
| Tanggal | Lawan | K/T/N | Hasil M–K |
Pencetak gol | Jumlah penonton |
|---|---|---|---|---|---|
| 12 Juli 2023[10] | Leeds United | N | 2–0 | Emeran 67', Hugill 81' | 27.000[11] |
| 19 Juli 2023 | Lyon | N | 1–0 | Van de Beek 49' | 48.484[12] |
| 22 Juli 2023 | Arsenal | N | 2–0 | Fernandes 30', Sancho 37' | 82.262[13] |
| 25 Juli 2023 | Wrexham | N | 1–3 | Jurado 45+6' | 34.428[14] |
| 26 Juli 2023 | Real Madrid | N | 0–2 | 67.801[15] | |
| 30 Juli 2023 | Borussia Dortmund | N | 2–3 | Dalot 24', Antony 52' | 50.857[16] |
| 5 Agustus 2023[17] | Lens | K | 3–1 | Rashford 48', Antony 53', Casemiro 59' | 57.802 |
| 6 Agustus 2023[18] | Athletic Bilbao | N | 1–1 | Pellistri 90+3' | 50.238 |
Jadwal Liga Utama Inggris 2023–2024 diumumkan pada 15 Juni 2023.[19]
United melakoni laga perdana menghadapi Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, dengan André Onana dan Mason Mount menjalani debut kompetitif bersama klub. Gol tunggal Raphaël Varane memanfaatkan umpan lambung Aaron Wan-Bissaka.[20] Di laga kedua, United takluk di Stadion Tottenham Hotspur untuk pertama kalinya, setelah Tottenham Hotspur mencetak dua gol lewat Pape Matar Sarr dan gol bunuh diri Lisandro Martínez tanpa satu balasan. Ini adalah kemenangan perdana di laga resmi pelatih baru mereka, Ange Postecoglou.[21] Pada pertandingan pekan berikutnya menghadapi Nottingham Forest, United tertinggal dua gol dalam empat menit pertama lewat Taiwo Awoniyi dan Willy Boly. Gol-gol Christian Eriksen, Casemiro, dan penalti Bruno Fernandes membalikkan keadaan dan memenangkan United.[22]
Pada laga pertama di bulan September, United menghadapi rival lama Arsenal di kandang lawan. Sempat unggul lebih dulu lewat gol perdana Marcus Rashford sepanjang musim ini, hanya butuh satu menit bagi Arsenal untuk menyamakan kedudukan lewat Martin Ødegaard. United, yang memberikan Rasmus Højlund debut bersama klub dan Jonny Evans debut kompetitif United yang kedua sebagai pemain pengganti, lagi-lagi gagal mendapat poin di Stadion Emirates setelah kebobolan dua gol di waktu tambahan lewat Declan Rice—gol perdananya untuk Arsenal—dan Gabriel Jesus. Poin termutakhir United di sana didapat pada 30 Januari 2021 (seri 0–0), kemenangan termutakhir pada 25 Januari 2019 (menang 3–1 di Piala FA), dan kemenangan liga termutakhir pada 2 Desember 2017 (menang 3–1).[23] Setelah jeda internasional, United menghadapi Brighton & Hove Albion di kandang. Pemain pinjaman Sergio Reguilón menjalani debut bersama United sebagai pemain inti. United tertinggal 0–3 lebih dulu lewat mantan penyerang mereka Danny Welbeck (menit ke-20), Pascal Groß (menit ke-53), dan João Pedro (menit ke-71). Hannibal Mejbri kemudian mencetak gol perdananya untuk tim senior United, tetapi tak dapat menghindarkan United dari kekalahan keempat beruntun melawan Brighton yang memutus catatan tak terkalahkan mereka di laga kandang liga yang berhenti di angka 20. Kekalahan terakhir sebelum rentetan itu adalah saat menghadapi Brighton di musim sebelumnya. Ini juga adalah catatan terburuk awal musim United sejak musim musim 2014–2015.[24] Pada laga berikutnya, United bertandang ke markas Burnley yang belum menang dalam empat laga pertama. Gol tunggal Fernandes memanfaatkan umpan lambung Jonny Evans menjadi penentu kemenangan.[25] Pada laga berikutnya, United bertanding di kandang Crystal Palace. Gol tunggal Joachim Andersen menjadi penentu kemenangan.[26] Ini membuat United untuk pertama kalinya sejak musim musim 1989–1990 kalah empat kali dalam tujuh laga pertama liga.[27]
Di laga berikutnya United menghadapi Brentford di kandang. Mathias Jensen menggolkan dulu untuk Brentford pada menit ke-26. Dwigol telat Scott McTominay menyelamatkan United dari tiga kekalahan kandang beruntun di liga sejak 1979.[28] United kemudian menghadapi Sheffield United di Bramall Lane. McTominay mencetak gol lebih dulu, tetapi kemudian disamakan oleh penalti Oli McBurnie enam menit kemudian. Gol dari Diogo Dalot memastikan United meraih kemenangan tandang perdana sepanjang musim dan memberikan penghormatan yang baik kepada mantan kapten mereka Bobby Charlton yang meninggal pada hari itu.[29] Pada laga berikutnya, United menghadapi rival sekota Manchester City. Dwigol Erling Haaland pada menit ke-26 dan 49 serta Phil Foden pada menit ke-80 memberikan kemenangan kepada City.[30]
Laga pertama United di liga pada bulan November adalah bertandang melawan Fulham. Fernandes mencetak gol tunggal pada laga ini.[31] Pekan berikutnya, United menghadapi Luton Town untuk pertama kalinya di liga sejak 18 April 1992. Mereka berhasil menang lewat gol tunggal dari Victor Lindelöf.[32] Setelah jeda internasional, United bertandang menghadapi Everton. Gol spektakuler Alejandro Garnacho membuka kemenangan United sebelum gol penalti Rashford dan gol pertama Anthony Martial di liga musim ini menjadikan ini kemenangan tandang terbesar United sejak awal musim.[33]
Bulan Desember dibuka dengan laga tandang kontra Newcastle United. Gol tunggal dari Anthony Gordon memenangkan tuan rumah.[34] Pada pertandingan berikutnya, United melawan Chelsea di kandang sendiri. McTominay membuka keunggulan pada menit ke-19 sebelum disamakan oleh Cole Palmer 26 menit kemudian. McTominay kemudian mencetak gol kemenangan, memastikan United tak terkalahkan kontra Chelsea di liga selama enam tahun beruntun (2018–2023) dan khususnya di kandang sendiri sejak musim 2013–2014.[35][36] United kembali berlaga di kandang dalam laga menghadapi Bournemouth. Tiga gol masing-masing dari Dominic Solanke (menit ke-5), Philip Billing (menit ke-68), dan Marcos Senesi (menit ke-73) memberikan kekalahan kandang perdana United dari Bournemouth sepanjang sejarah.[37][38] Pada laga berikutnya, United bertandang ke kandang musuh bebuyutan mereka, Liverpool. United tanpa disangka-sangka dapat menahan gempuran tuan rumah dan menjadi tim pertama sejak awal musim ini yang menggagalkan Liverpool mencetak gol. Namun begitu, United tak mampu pula mencetak gol sehingga mereka masih tak bisa menang di sana sejak 17 Januari 2016.[39] Di akhir pekan selanjutnya, United bertandang ke markas West Ham United. Setelah skor imbang 0–0 selama 72 menit, tim tuan rumah berhasil unggul lewat gol Jarrod Bowen. Enam menit berselang, Mohammed Kudus menggandakan keunggulan West Ham dan ini menjadi gol terakhir di laga ini. Ini adalah kekalahan beruntun perdana Manchester United dari West Ham sejak tiga beruntun antara tahun 2006 hingga 2007.[40][41] Tiga hari berselang, United menyambut kedatangan Aston Villa di kandang sendiri dalam laga Hari Boxing. Aston Villa unggul 2–0 di babak pertama lewat John McGinn (menit ke-21) dan Leander Dendoncker (menit ke-26). Garnacho kemudian mencetak dwigol untuk menyamakan kedudukan, sebelum Rasmus Højlund mencetak gol perdananya di Liga Utama untuk memenangkan sang tuan rumah.[42] Pada laga terakhir di tahun 2023, United bertandang ke kandang Nottingham Forest dalam laga balasan liga pertama musim ini. Berambisi untuk ke-12 kali secara beruntun mengalahkan Forest, United malah kebobolan duluan lewat Nicolás Domínguez pada menit ke-64. Rashford lalu menyamakan kedudukan pada menit ke-78. Namun hanya empat menit berselang, Morgan Gibbs-White mencetak gol kemenangan untuk memberikan kemenangan perdana Forest atas United sejak 27 Januari 1993 (Forest menang 2–1), yang juga adalah kekalahan perdana United di City Ground sejak 18 Maret 1992 (Forest menang 1–0).[43][44]
Pada bulan pertama tahun 2024, United hanya melakoni satu laga di liga, yakni menghadapi Tottenham Hotspur di kandang. Højlund membawa United unggul dalam tiga menit, tetapi disamakan oleh Richarlison 16 menit berselang. Rashford kemudian mencetak gol kedua United, tetapi Rodrigo Bentancur membuat United gagal mengalahkan Tottenham dalam satu musim liga untuk pertama kali sejak musim 2013–2014.[45][46]
Bulan Februari United buka dengan laga tandang di liga kontra Wolverhampton Wanderers. Unggul 2–0 di babak pertama lewat Rashford dan Højlund, Pablo Sarabia berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol penalti pada menit ke-71. McTominay membawa United unggul 3–1 empat menit berselang, tetapi sepuluh menit kemudian Max Kilman mencetak gol kedua tuan rumah. Pedro Neto kemudian menyamakan kedudukan di menit kelima tambahan waktu, sebelum Kobbie Mainoo mencetak gol perdananya bersama tim utama United untuk meraih kemenangan keempat di liga secara beruntun atas Wolverhampton Wanderers, pertama kali sejak lima beruntun antara tahun 1964 dan 1968.[47][48] Laga berikutnya mempertemukan United dan West Ham United. Højlund membuka keunggulan pada menit ke-23 sebelum Garnacho mencetak dwigol untuk mencatatkan kemenangan terbesar United di liga sejak awal musim ini.[49] Pada pekan berikutnya United bertandang ke kandang Aston Villa. Højlund lagi-lagi membuka keunggulan tetapi kali ini berhasil disamakan oleh Douglas Luiz pada menit ke-67. McTominay membawa United menang dengan gol pada menit ke-86.[50] United kembali bertandang pada akhir pekan selanjutnya, kali ini ke kandang Luton Town. Højlund mencetak dwigol dalam tujuh menit pertama laga, termasuk gol pada detik ke-37 sebelum Carlton Morris memperkecil ketertinggalan dengan gol pertama Luton ke gawang United sejak 18 April 1992 (imbang 1–1). Hasil ini bertahan hingga akhir laga, pertama kalinya United memenangi dua laga liga dalam semusim atas Luton sejak musim 1990–1991.[51][52] Pada laga terakhir bulan ini, United bermain di kandang melawan Fulham. Calvin Bassey mencetak gol untuk Fulham pada menit ke-65 sebelum disamakan oleh Harry Maguire pada menit ke-89. Alex Iwobi lalu mencetak gol kemenangan untuk tim tamu, menjadikan ini kemenangan pertama Fulham di Old Trafford sejak 25 Oktober 2003 (menang 3–1) dan kemenangan kedua di sana sejak 1 April 1963 (menang 2–0).[53][54]
Laga pertama United di bulan Maret adalah melawan Manchester City dalam derbi. Setelah unggul lebih dulu lewat Rashford, United kebobolan dwigol Foden (menit ke-56 dan 80) dan satu gol dari Haaland (menit ke-90+1) untuk membuat United untuk pertama kalinya sejak rentetan lima laga antara tahun 1952 dan 1955—empat di liga dan satu di Piala FA—kalah tiga kali beruntun di kandang City.[55][56] Setelah kalah dalam dua partai liga secara berturut-turut, United mengincar kemenangan di laga kandang kontra Everton pada akhir pekan selanjutnya. United membuka keunggulan lewat penalti Fernandes pada menit ke-12 setelah Garnacho dilanggar oleh James Tarkowski di kotak terlarang. Rashford menggandakan keunggulan United 24 menit berselang hasil pelanggaran Ben Godfrey yang juga melanggar Garnacho di kotak 12 pas.[57] Kemenangan ini membuat United meraih lima kemenangan beruntun di semua ajang melawan Everton, rentetan terpanjang sejak sembilan kemenangan di liga antara tahun 1999 dan 2004.[58] Di penghujung bulan, United bertandang ke markas Brentford. Unggul lebih dulu lewat gol perdana Mason Mount sejak kepindahannya ke United, Kristoffer Ajer berhasil menyamakan kedudukan dan menyelamatkan satu poin bagi tim tuan rumah tiga menit berselang.[59]
United mengawali bulan April dengan bertandang melawan Chelsea. Tertinggal 0–2 lebih dulu lewat gol dari Conor Gallagher (menit ke-4) dan penalti Cole Palmer 15 menit kemudian, United berbalik unggul 3–2 lewat dwigol Garnacho dan satu dari Fernandes. Saat pertandingan nyaris berakhir, Diogo Dalot melakukan pelanggaran terhadap Noni Madueke yang berbuah penalti penyama kedudukan yang dilesakkan Palmer pada menit ke-10 waktu tambahan. Semenit kemudian, serangan kilat Chelsea berbuah gol ketiga dari Palmer yang memantul ke badan McTominay sebelum masuk ke gawang. Chelsea pun berhasil untuk pertama kalinya mengalahkan United di liga sejak 5 November 2017.[60][36]
| Tanggal | Lawan | K/T/N | Hasil M–K |
Pencetak gol | Jumlah penonton |
Peringkat liga |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 14 Agustus 2023 | Wolverhampton Wanderers | K | 1–0 | Varane 76' | 73.358 | ke-7 |
| 19 Agustus 2023 | Tottenham Hotspur | T | 0–2 | 61.910 | ke-10 | |
| 26 Agustus 2023 | Nottingham Forest | K | 3–2 | Eriksen 17', Casemiro 52', Fernandes 76' (pen.) | 73.595 | ke-6 |
| 3 September 2023 | Arsenal | T | 1–3 | Rashford 27' | 60.192 | ke-11 |
| 16 September 2023 | Brighton & Hove Albion | K | 1–3 | Mejbri 73' | 73.592 | ke-13 |
| 23 September 2023 | Burnley | T | 1–0 | Fernandes 45' | 21.593 | ke-8 |
| 30 September 2023 | Crystal Palace | K | 0–1 | 73.428 | ke-10 | |
| 7 Oktober 2023 | Brentford | K | 2–1 | McTominay (2) 90+3', 90+7' | 73.453 | ke-10 |
| 21 Oktober 2023 | Sheffield United | T | 2–1 | McTominay 28', Dalot 77' | 31.543 | ke-8 |
| 29 Oktober 2023 | Manchester City | K | 0–3 | 73.502 | ke-8 | |
| 4 November 2023 | Fulham | T | 1–0 | Fernandes 90+1' | 24.415 | ke-8 |
| 11 November 2023 | Luton Town | K | 1–0 | Lindelöf 59' | 73.599 | ke-6 |
| 26 November 2023 | Everton | T | 3–0 | Garnacho 3', Rashford 56' (pen.), Martial 75' | 39.257 | ke-6 |
| 2 Desember 2023 | Newcastle United | T | 0–1 | 52.214 | ke-7 | |
| 6 Desember 2023 | Chelsea | K | 2–1 | McTominay (2) 19', 69' | 73.607 | ke-6 |
| 9 Desember 2023 | Bournemouth | K | 0–3 | 73.427 | ke-6 | |
| 17 Desember 2023 | Liverpool | T | 0–0 | 57.158 | ke-7 | |
| 23 Desember 2023 | West Ham United | T | 0–2 | 64.472 | ke-8 | |
| 26 Desember 2023 | Aston Villa | K | 3–2 | Garnacho (2) 59', 71', Højlund 82' | 73.574 | ke-6 |
| 30 Desember 2023 | Nottingham Forest | T | 1–2 | Rashford 78' | 29.529 | ke-7 |
| 14 Januari 2024 | Tottenham Hotspur | K | 2–2 | Højlund 3', Rashford 40' | 73.489 | ke-7 |
| 1 Februari 2024 | Wolverhampton Wanderers | T | 4–3 | Rashford 5', Højlund 22', McTominay 75', Mainoo 90+7' | 31.641 | ke-7 |
| 4 Februari 2024 | West Ham United | K | 3–0 | Højlund 23', Garnacho (2) 49', 84' | 73.612 | ke-6 |
| 11 Februari 2024 | Aston Villa | T | 2–1 | Højlund 17', McTominay 86' | 42.185 | ke-6 |
| 18 Februari 2024 | Luton Town | T | 2–1 | Højlund (2) 1', 7' | 11.483 | ke-6 |
| 24 Februari 2024 | Fulham | K | 1–2 | Maguire 89' | 73.487 | ke-6 |
| 3 Maret 2024 | Manchester City | T | 1–3 | Rashford 8' | 55.097 | ke-6 |
| 9 Maret 2024 | Everton | K | 2–0 | Fernandes 12' (pen.), Rashford 36' (pen.) | 73.601 | ke-6 |
| 30 Maret 2024 | Brentford | T | 1–1 | Mount 90+6' | 17.138 | ke-6 |
| 4 April 2024 | Chelsea | T | 3–4 | Garnacho (2) 34', 67', Fernandes 39' | 39.694 | ke-6 |
| 7 April 2024 | Liverpool | K | 2–2 | Fernandes 50', Mainoo 67' | 73.522 | ke-6 |
| 13 April 2024 | Bournemouth | T | 2–2 | Fernandes (2) 31', 65' (pen.) | 11.229 | ke-7 |
| 24 April 2024 | Sheffield United | K | 4–2 | Maguire 42', Fernandes (2) 61' (pen.), 81', Højlund 85' | 73.549 | ke-6 |
| 27 April 2024 | Burnley | K | 1–1 | Antony 79' | 73.571 | ke-6 |
| 6 Mei 2024 | Crystal Palace | T | 0–4 | 25.190 | ke-8 | |
| 12 Mei 2024 | Arsenal | K | 0–1 | 73.600 | ke-8 | |
| 15 Mei 2024 | Newcastle United | K | 3–2 | Mainoo 31', Diallo 57', Højlund 84' | 73.582 | ke-8 |
| 19 Mei 2024 | Brighton & Hove Albion | T | 2–0 | Dalot 73', Højlund 88' | 31.662 | ke-8 |
| Pos | Tim | Main | M | S | K | MG | KG | SG | Poin | Kualifikasi atau degradasi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 6 | Chelsea | 38 | 18 | 9 | 11 | 77 | 63 | +14 | 63 | Lolos ke babak play-off Liga Konferensi UEFA[a] |
| 7 | Newcastle United | 38 | 18 | 6 | 14 | 85 | 62 | +23 | 60 | |
| 8 | Manchester United | 38 | 18 | 6 | 14 | 57 | 58 | −1 | 60 | Lolos ke babak liga Liga Eropa UEFA[b] |
| 9 | West Ham United | 38 | 14 | 10 | 14 | 60 | 74 | −14 | 52 | |
| 10 | Crystal Palace | 38 | 13 | 10 | 15 | 57 | 58 | −1 | 49 |
Sebagai tim Liga Utama, United mulai bermain di Piala FA 2023–2024 pada babak ketiga yang dihelat awal Januari 2024. Dalam babak ketiga, United menghadapi klub League One Wigan Athletic. Dua pemain Portugal Diogo Dalot dan Bruno Fernandes mencetak masing-masing satu gol untuk membawa United ke babak keempat.[62] Di babak keempat, United menghadapi klub League Two Newport County. Fernandes dan Kobbie Mainoo membuat United unggul 2–0 dalam 13 menit pertama, tetapi kebobolan gol dari Bryn Morris pada menit ke-36. Babak kedua baru berjalan dua menit, Will Evans berhasil menyamakan kedudukan. United kembali unggul 21 menit kemudian lewat gol pertama Antony sepanjang musim ini sebelum Rasmus Højlund mencetak gol keempat United pada tambahan waktu babak kedua.[63]
Di babak kelima, United menghadapi Nottingham Forest. Gol tunggal Casemiro mengirim United ke babak perempat final.[64]
Di babak perempat final, United menghadapi musuh bebuyutan mereka, Liverpool. Scott McTominay membuka keunggulan pada menit ke-10, tetapi Liverpool dapat berbalik unggul di penghujung babak pertama lewat Alexis Mac Allister (44') dan pencetak gol terbanyak dalam pertemuan kedua klub, Mohamed Salah (45+2'). Saat Liverpool nampak akan melenggang ke semifinal, Antony berhasil menyamakan kedudukan dan memaksakan perpanjangan waktu. Di menit ke-105, Harvey Elliott membuat Liverpool unggul lagi. Di babak kedua perpanjangan waktu, Marcus Rashford berhasil menyamakan angka melalui umpan McTominay yang memanfaatkan kesalahan umpan dari Darwin Núñez. Amad Diallo kemudian mencetak gol kemenangan setelah menerima umpan dari Alejandro Garnacho; gol ini adalah gol kedua dalam kariernya sebagai pemain United.[65]
Di babak semifinal, United menghadapi klub non-Liga Utama terakhir yang tersisa, Coventry City, yang dilatih oleh mantan pemain United yang bernama Mark Robins.[66] United unggul 3–0 lebih dahulu lewat McTominay, Harry Maguire, dan Fernandes, tetapi kemudian disamakan oleh Coventry lewat gol-gol dari Ellis Simms (menit ke-71), Callum O'Hare (menit ke-79), dan penalti dari Haji Wright (menit ke-90+5). Nyaris kalah lewat aksi Victor Torp di penghujung babak perpanjangan waktu, United akhirnya menang lewat adu penalti.[67]
Pada laga final, United menghadapi rival sekota sekaligus juara bertahan Manchester City. Unggul 2–0 di babak pertama lewat Garnacho dan Mainoo, Jérémy Doku berhasil mencetak gol untuk City di menit ke-87 tetapi United bertahan dan menang 2–1, merauh gelar ke-13 di Piala FA sekaligus pertama sejak 2016.[68]
| Tanggal | Babak | Lawan | K/T/N | Hasil M–K | Pencetak gol | Jumlah penonton |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 8 Januari 2024 | Babak ketiga | Wigan Athletic | T | 2–0 | Dalot 22', Fernandes 74' (pen.) | 22.870 |
| 28 Januari 2024 | Babak keempat | Newport County | T | 4–2 | Fernandes 7', Mainoo 13', Antony 68', Højlund 90+4' | 9.086 |
| 28 Februari 2024 | Babak kelima | Nottingham Forest | T | 1–0 | Casemiro 89' | 28.665 |
| 17 Maret 2024 | Perempat final | Liverpool | K | 4–3 (p.w.) | McTominay 10', Antony 87', Rashford 112', Diallo 120+1' | 72.291 |
| 21 April 2024 | Semifinal | Coventry City | N | 3–3 (p.w.) (4–2 a.p.) |
McTominay 23', Maguire 45+1', Fernandes 58' | 83.672 |
| 25 Mei 2024 | Final | Manchester City | N | 2–1 | Garnacho 30', Mainoo 39' | 84.814 |
Karena United berlaga di kompetisi UEFA pada musim 2023–2024, mereka akan mulai berlaga di Piala EFL 2023–2024 pada babak ketiga yang dihelat September 2023. Mereka akan bermain sebagai juara bertahan. Pada 30 Agustus 2023, mereka terundi untuk bermain di kandang melawan Crystal Palace.[69] Di laga ini, United tampil menghadapi dua penjaga gawang lulusan akademinya, Dean Henderson dan Sam Johnstone. Johnstone masuk menggantikan Henderson yang cedera pada menit ke-19, dua menit sebelum Alejandro Garnacho membuka keunggulan bagi United. Johnstone kebobolan dua gol lagi, memastikan sang tuan rumah menang 3–0 dan lolos ke babak keempat. Dalam laga ini, Dan Gore mencatat debut bagi tim senior United.[70]
Di babak keempat, United menghadapi Newcastle United di kandang; mereka mengalahkan Newcastle di final musim sebelumnya.[71] Di luar dugaan, tim United yang keluar sebagai pemenang adalah yang bertandang, setelah gol-gol dari Miguel Almirón (menit ke-29), Lewis Hall (menit ke-36), dan Joe Willock (menit ke-61) mengamankan tiket perempat final untuk Newcastle. Ini membuat United untuk pertama kalinya sejak musim musim 1962–1963 kalah delapan kali dalam lima belas laga pertama di suatu musim.[72] Ini juga adalah kekalahan terbesar United di kandang dari Newcastle sejak kalah 4–7 pada musim 1930–1931[73] dan juga menjadikan kekalahan 0–3 ini kekalahan terburuk United dari Newcastle di kandang sendiri.[74]
| Tanggal | Babak | Lawan | K/T/N | Hasil M–K |
Pencetak gol | Jumlah penonton |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 26 September 2023 | Babak ketiga | Crystal Palace | K | 3–0 | Garnacho 21', Casemiro 27', Martial 55' | 72.842 |
| 1 November 2023 | Babak keempat | Newcastle United | K | 0–3 | 72.484 |
Finis ketiga di Liga Utama Inggris 2022–2023, United lolos ke babak grup Liga Champions UEFA 2023–2024. Dalam undian babak grup yang dihelat pada 31 Agustus 2023, mereka terundi ke grup A bersama Bayern München, Kopenhagen, dan Galatasaray.[75]
Di laga perdana, United bertandang ke kandang Bayern dengan catatan buruk di mana United belum pernah menang di kandang juara Jerman itu, baik saat Bayern masih bermarkas di Stadion Olimpiade maupun setelah berpindah ke Arena Allianz.[76] Di laga ini, United mengawali laga dengan cukup baik, tetapi kegagalan André Onana menepis bola sepakan mantan pemain Manchester City Leroy Sané hasil umpan bekas pemain Tottenham Hotspur Harry Kane berbuah gol di menit ke-28. Empat menit kemudian, mantan pemain Arsenal Serge Gnabry melebarkan keunggulan Bayern menjadi 2–0 memanfaatkan umpan matang pemain Timnas Jerman kelahiran Inggris Jamal Musiala. Rasmus Højlund memperkecil ketertinggalan dengan gol perdananya bersama United, tetapi handball Christian Eriksen menghasilkan tendangan penalti yang berhasil digolkan Kane. Casemiro berhasil mengembalikan defisit menjadi satu gol saja, sebelum Mathys Tel mengembalikan selisih menjadi dua gol di menit kedua waktu tambahan. Casemiro lagi-lagi mengembalikan defisit menjadi satu gol saja tiga menit kemudian, tetapi waktu yang tersisa tak cukup mencegah United tidak kalah untuk pertama kalinya dalam tiga laga di Arena Allianz.[77]
Di laga berikutnya, United menghadapi juara Turki Galatasaray di kandang. Højlund mencetak gol perdana di Old Trafford tetapi Galatasaray dapat menyamakan kedudukan enam menit kemudian lewat Wilfried Zaha, yang adalah mantan pemain United. Højlund membawa United kembali unggul, tetapi gol dari Kerem Aktürkoğlu di menit ke-71, kartu merah Casemiro pada menit ke-77, dan Mauro Icardi empat menit kemudian membuat United pertama kalinya takluk dalam dua laga pertama babak grup Liga Champions.[78] Pada laga ketiga United menghadapi Kopenhagen. Harry Maguire mencetak gol tunggal dalam laga ini, sebelum Onana menepis penalti Jordan Larsson di penghujung laga.[79]
Di laga tandang melawan Kopenhagen, United unggul 2–0 dalam 28 menit lewat Højlund, yang mengawali karier profesionalnya bersama tim juara Denmark itu. Kartu merah yang diterima Marcus Rashford pada menit ke-42 segera diikuti dua gol penyama kedudukan dari Mohamed Elyounoussi tiga menit kemudian dan Diogo Gonçalves lewat titik penalti pada menit kesembilan waktu tambahan babak pertama. Penalti Bruno Fernandes akibat handball Lukas Lerager membawa United unggul lagi, tetapi Lerager menebus kesalahannya lewat gol di menit ke-83, sebelum Roony Bardghji mencetak gol kemenangan empat menit berselang.[80] Pada laga tandang kontra Galatasaray, United unggul 2–0 lebih dulu lewat Alejandro Garnacho dan Fernandes. Hakim Ziyech kemudian menipiskan ketertinggalan di menit ke-29 lewat tendangan bebas. Scott McTominay membawa United unggul dua gol lagi tetapi Ziyech kembali mencetak gol di menit ke-62. Sembilan menit berselang, Kerem Aktürkoğlu menyamakan kedudukan, mencegah United menang untuk pertama kalinya di kandang Galatasaray.[81][82]
Di laga terakhir, United diharuskan menang untuk menjaga asa melaju ke babak 16 besar. Menghadapi Bayern yang sudah memastikan diri lolos sebagai juara grup, United tak dapat mencetak gol untuk pertama kalinya di Liga Champions musim ini. Tak hanya itu, mereka malah kebobolan gol dari Kingsley Coman pada menit ke-70. Dengan hasil ini, United untuk pertama kalinya sejak musim 2005–2006 di mana mereka finis sebagai juru kunci grup di Liga Champions.[83] Mereka juga mencatatkan rekor buruk sebagai klub Liga Inggris yang tersering kebobolan di babak grup suatu musim (15) dan klub pertama yang tersingkir dua kali sebagai juru kunci grup di Liga Champions.[84] Dengan hanya meraih empat poin, ini adalah catatan terburuk sepanjang keikutsertaan mereka di ajang ini.[85]
| Tanggal | Lawan | K/T/N | Hasil M–K | Pencetak gol | Jumlah penonton | Posisi di grup |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 20 September 2023 | Bayern München | T | 3–4 | Højlund 49', Casemiro (2) 88', 90+5' | 75.000 | ke-4 |
| 3 Oktober 2023 | Galatasaray | K | 2–3 | Højlund (2) 17', 67' | 73.204 | ke-4 |
| 24 Oktober 2023 | Kopenhagen | K | 1–0 | Maguire 72' | 73.249 | ke-3 |
| 8 November 2023 | Kopenhagen | T | 3–4 | Højlund (2) 3', 28', Fernandes 69' (pen.) | 36.099 | ke-4 |
| 29 November 2023 | Galatasaray | T | 3–3 | Garnacho 11', Fernandes 18', McTominay 55' | 51.733 | ke-4 |
| 12 Desember 2023 | Bayern München | K | 0–1 | 73.073 | ke-4 |
| Pos | Tim | Main | M | S | K | MG | KG | SG | Poin | Kualifikasi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 6 | 5 | 1 | 0 | 12 | 6 | +6 | 16 | Lolos ke babak gugur | |
| 2 | 6 | 2 | 2 | 2 | 8 | 8 | 0 | 8 | ||
| 3 | 6 | 1 | 2 | 3 | 10 | 13 | −3 | 5 | Masuk ke Liga Eropa | |
| 4 | 6 | 1 | 1 | 4 | 12 | 15 | −3 | 4 |
| Nomor | Posisi | Nama | Liga | Piala FA | Piala EFL | Eropa | Total | Kartu | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | |||||
| 1 | GK | 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | |
| 2 | DF | 14(5) | 1 | 2(1) | 0 | 1(1) | 0 | 3(1) | 0 | 20(8) | 1 | 3 | 0 | |
| 4 | MF | 10(11) | 0 | 2 | 0 | 1(1) | 0 | 4(1) | 0 | 17(13) | 0 | 9 | 0 | |
| 5 | DF | 18(4) | 2 | 1(2) | 1 | 2 | 0 | 4 | 1 | 25(4) | 4 | 4 | 0 | |
| 6 | DF | 8(3) | 0 | 2 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 11(3) | 0 | 4 | 0 | |
| 7 | MF | 5(9) | 1 | 0(2) | 0 | 2 | 0 | 1(1) | 0 | 8(12) | 1 | 2 | 0 | |
| 8 | MF | 35 | 10 | 6 | 3 | 0(1) | 0 | 6 | 2 | 47(1) | 15 | 12 | 0 | |
| 9 | FW | 5(8) | 1 | 0 | 0 | 2 | 1 | 0(4) | 0 | 7(12) | 2 | 0 | 0 | |
| 10 | FW | 26(7) | 7 | 5 | 1 | 0(1) | 0 | 4 | 0 | 35(8) | 8 | 2 | 1 | |
| 11 | FW | 25(5) | 10 | 4(1) | 1 | 0(2) | 0 | 6 | 5 | 36(7) | 16 | 2 | 0 | |
| 12 | DF | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 14 | MF | 12(10) | 1 | 0(2) | 0 | 0 | 0 | 2(2) | 0 | 14(14) | 1 | 1 | 0 | |
| 16 | FW | 3(6) | 1 | 0(3) | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 3(9) | 2 | 2 | 1 | |
| 17[a] | FW | 30(6) | 7 | 6 | 1 | 2 | 1 | 3(3) | 1 | 41(9) | 10 | 4 | 0 | |
| 18 | MF | 24(1) | 1 | 3 | 1 | 2 | 1 | 2 | 2 | 31(1) | 5 | 11 | 1 | |
| 19 | DF | 16(6) | 1 | 5 | 0 | 1 | 0 | 3(1) | 0 | 25(7) | 1 | 2 | 0 | |
| 20 | DF | 35(1) | 2 | 6 | 1 | 2 | 0 | 5(1) | 0 | 48(2) | 3 | 6 | 1 | |
| 21 | FW | 15(14) | 2 | 2(2) | 2 | 1 | 0 | 3(1) | 0 | 21(17) | 4 | 6 | 0 | |
| 22 | GK | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 23 | DF | 12 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 2 | 0 | 15 | 0 | 7 | 0 | |
| 24 | GK | 38 | 0 | 5 | 0 | 2 | 0 | 6 | 0 | 51 | 0 | 6 | 0 | |
| 29 | DF | 20(2) | 0 | 4 | 0 | 0(1) | 0 | 2(1) | 0 | 26(4) | 0 | 5 | 0 | |
| 33 | DF | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 35 | DF | 15(8) | 0 | 1(3) | 0 | 0(1) | 0 | 1(1) | 0 | 18(13) | 0 | 2 | 0 | |
| 37 | MF | 24 | 3 | 5(1) | 2 | 0 | 0 | 0(2) | 0 | 29(3) | 5 | 4 | 0 | |
| 39 | MF | 18(14) | 7 | 5(1) | 2 | 0 | 0 | 4(1) | 1 | 27(16) | 10 | 4 | 0 | |
| 47 | FW | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 53 | DF | 3(5) | 0 | 0(2) | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 3(7) | 0 | 1 | 0 | |
| 62 | MF | 1(3) | 0 | 0(3) | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1(6) | 0 | 0 | 0 | |
| 65 | MF | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 70 | DF | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 75 | DF | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 78 | DF | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 84 | FW | 0(3) | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0(3) | 0 | 0 | 0 | |
| Gol bunuh diri | — | 0 | — | 0 | — | 0 | — | 0 | — | 0 | N/A | |||
| Pemain yang dijual, dipinjamkan, atau dikembalikan setelah musim dimulai | ||||||||||||||
| 3 | DF | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 11 | FW | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 15 | DF | 4(5) | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 2 | 0 | 7(5) | 0 | 4 | 0 | |
| 25 | FW | 0(3) | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0(3) | 0 | 0 | 0 | |
| 26 | GK | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 28 | MF | 1(8) | 0 | 0(1) | 0 | 1 | 0 | 1(2) | 0 | 3(11) | 0 | 0 | 0 | |
| 34 | MF | 0(1) | 0 | 0 | 0 | 0(1) | 0 | 0 | 0 | 0(2) | 0 | 0 | 0 | |
| 40 | GK | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 42 | DF | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 43 | DF | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 44 | MF | 0(1) | 0 | 0 | 0 | 0(1) | 0 | 0 | 0 | 0(2) | 0 | 0 | 0 | |
| 45 | GK | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 46 | MF | 1(4) | 1 | 0(1) | 0 | 2 | 0 | 1(1) | 0 | 4(6) | 1 | 3 | 0 | |
| 52 | FW | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| 66 | DF | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | |
| Tanggal | Posisi | Nama | Dari | Biaya | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 5 Juli 2023 | MF | Dirahasiakan[b] | [89] | ||
| 18 Juli 2023 | DF | Bebas transfer[c] | Gratis | [90][91] | |
| 20 Juli 2023 | GK | Dirahasiakan[d] | [93] | ||
| 5 Agustus 2023 | FW | Dirahasiakan[e] | [95] | ||
| 1 September 2023 | GK | Dirahasiakan[f] | [97] |
| Tanggal | Tanggal berakhir | Posisi | Nama | Menuju | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 September 2023 | 4 Januari 2024[q] | DF | [133][134] | ||
| Akhir musim | MF | [135] |
| Tanggal | Tanggal berakhir | Posisi | Nama | Menuju | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 27 Juli 2023 | Akhir musim | DF | [136] | ||
| 24 Agustus 2023 | DF | [137] | |||
| 1 September 2023 | FW | [138] | |||
| 3 Januari 2024[r] | FW | [140] | |||
| 14 Januari 2024[s] | DF | [142] | |||
| 1 Januari 2024 | Akhir musim | MF | [143] | ||
| 11 Januari 2024 | FW | [144] | |||
| 12 Januari 2024 | FW | [145] | |||
| 15 Januari 2024 | MF | [146] | |||
| 16 Januari 2024 | DF | [147] | |||
| 17 Januari 2024 | MF | [148] | |||
| 19 Januari 2024 | DF | [149] | |||
| 23 Januari 2024 | MF | [150] | |||
| 25 Januari 2024 | GK | [151] | |||
| 31 Januari 2024 | FW | [152] | |||
| 1 Februari 2024 | DF | [153] | |||
| FW | |||||
| DF | |||||
| GK |