Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kisah Para Rasul 12

Kisah Para Rasul 12 adalah bagian Kitab Kisah Para Rasul dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen. Buku yang memuat bab ini tidak disebutkan namanya, tetapi tradisi Kristen awal menegaskan bahwa Lukas juga menulis buku ini dan Injil Lukas. Kitab ini mencatat kematian rasul pertama, Yakobus putra Zebedeus, diikuti oleh pelarian ajaib Petrus dari penjara, kematian Herodes Agripa I, dan pelayanan awal Barnabas dan Paulus dari Tarsus.

Wikipedia article
Diperbarui 18 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kisah Para Rasul 12
Kisah Para Rasul 12
Sebuah lembaran dari Papirus 127 (abad ke-5). Naskah ini memuat bagian-bagian Kisah Para Rasul 10-12 dan 15-17.
KitabKisah Para Rasul
KategoriSejarah gereja
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Baru
Urutan dalam
Kitab Kristen
5
← pasal 11
pasal 13 →

Kisah Para Rasul 12 (disingkat "Kis 12") adalah bagian Kitab Kisah Para Rasul dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen. Buku yang memuat bab ini tidak disebutkan namanya, tetapi tradisi Kristen awal menegaskan bahwa Lukas juga menulis buku ini dan Injil Lukas.[1][2][3] Kitab ini mencatat kematian rasul pertama, Yakobus putra Zebedeus, diikuti oleh pelarian ajaib Petrus dari penjara, kematian Herodes Agripa I, dan pelayanan awal Barnabas dan Paulus dari Tarsus.

Teks

  • Naskah aslinya ditulis dalam bahasa Yunani.
  • Sejumlah naskah tertua yang memuat salinan pasal ini antara lain adalah
    • Codex Vaticanus (~325-350 M)
    • Codex Sinaiticus (~330-360 M)
    • Codex Bezae (~400 M)
    • Codex Alexandrinus (~400-440 M)
    • Papirus 127 (abad ke-5; terlestarikan: ayat 1-3, 5, 7-9)
    • Codex Laudianus (~ 550 M)
  • Pasal ini dibagi atas 25 ayat.
  • Berisi riwayat matinya rasul Yakobus, salah satu dari kedua belas rasul, lolosnya Petrus secara ajaib dari penjara, dan mulainya Barnabas dan Saulus diutus kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi.

Tempat

Tanah Israel di Suriah Libanon
Provinsi Kilikia
Provinsi Kilikia
Tarsus
Tarsus
Damsyik
Damsyik
Provinsi Syria
Provinsi Syria
Antiokhia
Antiokhia
Siprus
Siprus
Fenisia
Fenisia
Kaisarea
Kaisarea
Tirus
Tirus
Sidon
Sidon
Provinsi Yudea
Provinsi Yudea
Yerusalem
Yerusalem
LautTengah
Laut
Tengah
Tempat terjadinya peristiwa-peristiwa yang dicatat dalam pasal ini. Garis-garis merah merupakan batasan negara-negara zaman modern.

Peristiwa-peristiwa yang dicatat dalam pasal ini terjadi di beberapa tempat mengikuti perjalanan tokoh-tokoh utamanya.

  • Rasul Yakobus dihukum mati dan rasul Petrus dilepaskan dari penjara di Yerusalem
  • Herodes Agripa I berangkat dari Yerusalem (Yudea) ke Kaisarea dan mati di sana, setelah berdamai dengan orang Tirus dan Sidon.
  • Barnabas dan Saulus (Paulus) berangkat dari Yerusalem kembali ke Antiokhia, dengan membawa serta Yohanes Markus.

Struktur

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

  • Kisah Para Rasul 12:1–19 = Yakobus mati -- Petrus dilepaskan dari penjara
  • Kisah Para Rasul 12:20–23 = Herodes mati
  • Kisah Para Rasul 12:24–25 = Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem (ke Antiokhia)

Ayat 2

Koin yang dicetak oleh Herodes Agripa I.
Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.[4]
  • "Ia" merujuk kepada Herodes Agripa I.
  • Yakobus, putra Zebedeus, adalah yang pertama yang mati syahid dan satu-satunya di antara kedua belas rasul yang dicatat kematiannya demi Injil Yesus Kristus dalam Perjanjian Baru di Alkitab.[5] Allah mengizinkan Yakobus, saudara Yohanes (bandingkan Mat 4:21), untuk mati, tetapi mengutus malaikat untuk menyelamatkan Petrus (Kis 12:3–17). Bahwa Yakobus harus mati sedangkan Petrus hidup untuk pelayanan selanjutnya merupakan cara rahasia Allah dengan umat-Nya. Yakobus memperoleh kehormatan sebagai yang pertama dari rasul-rasul untuk mati syahid. Dia mati seperti Tuhannya—demi pekerjaan Allah (bandingkan Markus 10:36–39).[6] Menurut catatan sejarawan Yahudi-Romawi dari abad ke-1 M, Flavius Yosefus (37-100), Agrippa memerintah di Yudea dan Samaria hanya selama 3 tahun, yaitu tahun 41-44, sampai kematiannya.[7] Jadi, Yakobus mati sekitar tahun-tahun itu.

Ayat 12

Dan setelah berpikir sebentar, pergilah ia ke rumah Maria, ibu Yohanes yang disebut juga Markus. Di situ banyak orang berkumpul dan berdoa.[8]

Ayat 17

Tetapi Petrus memberi isyarat dengan tangannya, supaya mereka diam, lalu ia menceriterakan bagaimana Tuhan menuntunnya ke luar dari penjara. Katanya: "Beritahukanlah hal ini kepada Yakobus dan saudara-saudara kita." Lalu ia keluar dan pergi ke tempat lain.[9]

"Yakobus" ini adalah Yakobus saudara laki-laki Yesus Kristus, yang dipercayai menjadi pemimpin jemaat di Yerusalem, sementara para rasul menyebar ke tempat-tempat lain untuk mengabarkan Injil. Petrus sengaja tidak mau tinggal di Yerusalem, karena tahu bahwa Herodes Agripa I akan dengan geram mencarinya.[10]

Ayat 23

Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing.[11]

Menurut catatan sejarawan Yahudi-Romawi dari abad ke-1 M, Flavius Yosefus (37-100), Agripa mati lima hari setelah tiba-tiba merasakan sakit luar biasa di perutnya, ketika sedang menghadiri pertandingan olahraga besar di Kaisarea, dalam rangka menghormati Kaisar Romawi, Claudius, pada tahun 44.[7] Penyakit yang digambarkan "dimakan cacing-cacing", kemungkinan adalah Fournier's gangrene, yaitu penyakit yang kemungkinan juga menyebabkan kematian kakeknya, raja Herodes Agung. Eusebius dari Kaisarea dalam tulisannya Historia Ecclesiatica (Kitab II Bab 10) menyatakan kekaguman dan keheranan bahwa tulisan Yosefus bersesuaian sekali dengan Kitab Suci meskipun ada perbedaan-perbedaan kecil.[12] Wieseler memastikan kematian Agripa pada tanggal 6 Agustus 44 M.[13]

Ayat 25

Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem, setelah mereka menyelesaikan tugas pelayanan mereka. Mereka membawa Yohanes, yang disebut juga Markus.[14]

Referensi

  1. ↑ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: Pendekatan kritis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN 9789794159219.
  2. ↑ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN 979-415-905-0.
  3. ↑ Alexander 2007, hlm. 1028.
  4. ↑ Kisah Para Rasul 12:2
  5. ↑ The Nelson Study Bible. Thomas Nelson, Inc. 1997
  6. ↑ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  7. 1 2 Flavius Yosefus, Antiquitates Iudaicae Volume XIX. 345–350 (Bab 8 paragraf 2). Kutipan: "Dan ketika Agripa sudah memerintah tiga tahun di seluruh Yudea, ia datang ke kota Kaisarea, yang dulunya disebut "Strato's Tower" ("Menara Strato"); dan di sana ia mempertontonkan pertunjukan untuk menghormati Kaisar, karena diberitahukan kepadanya bahwa ada suatu festival yang dirayakan untuk membuat sumpah bagi keselamatannya. ... Pada hari kedua pertunjukan itu ia mengenakan pakaian yang dibuat seluruhnya dari perak, dan modelnya begitu menawan, dan datang ke teater dini hari pagi itu; pada waktu tersebut perak pada pakaiannya diterangi oleh pantulan cahaya segar matahari padanya, bersinar secara mengejutkan, dan begitu berkilauan sehingga menimbulkan kegentaran bagi mereka yang memandanginya; dan saat itu para pemujanya berteriak, dari satu tempat dan tempat lainnya (meskipun bukan untuk kebaikannya,) bahwa ia adalah seorang dewa; dan mereka menambahkan, "Kiranya engkau bermurah hati pada kami; karena meskipun kami sampai sekarang menghormatimu hanya sebagai seorang manusia, tetapi mulai sekarang kami akan menghargai engkau sebagai lebih tinggi dari sifat fana". Mendengar ini raja tidak menegur, maupun menolak sanjungan yang tidak saleh dari mereka itu. Namun, ketika ia saat itu melihat ke atas, ia melihat seekor burung hantu hinggap pada suatu tali di atas kepalanya, dan segera memahami bahwa burung ini adalah utusan kabar buruk, karena pernah menjadi utusan kabar baik baginya; dan jatuh ke dalam keluhan berat. Rasa sakit tajam muncul dari dalam perutnya, dan mulai dengan cara yang sangat ganas... Karenanya ia diusung ke dalam istana, dan gosip menjalar ke luar ke segala tempat, bahwa ia pasti akan mati sebentar lagi...Dan ketika ia telah sangat dilemahkan oleh sakit dalam perutnya, ia meninggal, dalam usia lima puluh empat tahun, dan tahun ketujuh pemerintahannya, karena ia memerintah empat tahun di bawah Caius Caesar, tiga tahun darinya atas tetrarki Filipus saja, dan tahun keempat ia memiliki tambahan wilayah bekas milik Herodes; dan ia memerintah, selain itu, tiga tahun dalam masa pemerintahan Claudius Caesar; di mana waktu itu ia memerintah negeri-negeri yang telah disebutkan, dan juga ditambahi Yudea, serta Samaria dan Kaisarea..."
  8. ↑ Kisah Para Rasul 12:12
  9. ↑ Kisah Para Rasul 12:17
  10. ↑ Dalam kemarahannya, "Herodes menyuruh memeriksa pengawal-pengawal itu dan membunuh mereka." (Kis 12:19)
  11. ↑ Kisah Para Rasul 12:23
  12. ↑ Eusebius. Historia Ecclesiatica (Kitab II Bab 10). Kutipan "2. Kami harus mengagumi bahwa catatan Yosefus bersesuaian dengan Kitab Suci mengenai peristiwa menakjubkan ini; karena ia jelas menjadi saksi kebenaran dalam buku kesembilan belas "Antiquitates"-nya, di mana ia menceritakan keajaiban itu dengan kata-kata berikut:"..."6. Raja tidak memarahi mereka, maupun tidak menolak sanjungan tidak saleh mereka itu. Namun, setelah sesaat, memandang ke atas, ia melihat satu malaikat (=utusan) duduk di atas kepalanya. Dan ia segera memahami sebagai penyebab kemalangan, karena pernah sebelumnya menjadi penyebab keberuntungan, dan ia terpukul sakit yang menembus ulu hatinya."... "10. Aku heran sekali bahwa Yosefus, dalam hal ini sebagaimana hal-hal lain, sangat setuju dengan Kitab Suci. Namun, jika tampak bagi siapapun ada ketidaksesuaian mengenai nama raja, sedikitnya waktu dan peristiwa-peristiwa itu menunjukkan bahwa dimaksudkan orang yang sama, apakah perubahan nama disebabkan oleh kesalahan penyalin, atau karena faktanya, ia, seperti banyak orang, menggunakan dua nama."
  13. ↑ Wieseler. Chronologie des ap. Zeitalters, p. 131 sqq.
  14. ↑ Kisah Para Rasul 12:25

Lihat pula

  • Antiokhia
  • Barnabas
  • Herodes Agripa I
  • Kaisarea
  • Paulus dari Tarsus
  • Petrus
  • Yakobus
  • Yerusalem

Pranala luar

  • (Indonesia) Teks Kisah Para Rasul 12 dari Alkitab SABDA
  • (Indonesia) Audio Kisah Para Rasul 12
  • (Indonesia) Referensi silang Kisah Para Rasul 12
  • (Indonesia) Komentari bahasa Indonesia untuk Kisah Para Rasul 12
  • (Inggris) Komentari bahasa Inggris untuk Kisah Para Rasul 12
  • l
  • b
  • s
Kisah Para Rasul • Πράξεις των Αποστόλων (Práxeis tōn Apostólōn)
Alkitab
  • Kisah Para Rasul 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • iconPortal Kristen
Peristiwa
  • Kenaikan Yesus
  • Konversi Rasul Paulus
  • Penglihatan Petrus
  • Pembakaran buku di Efesus
Tokoh
Pemimpin
  • Paulus
  • Petrus dan Keduabelas Rasul
  • Yakobus (saudara Yesus)
  • Yesus Kristus

Pribadi: Agabus • Ananias dan Safira • Ananias dari Damsyik • Apolos • Akwila dan Priskila • Aristarkhus • Bernike • Baryesus (Elimas) • Barnabas • Damaris • Demetrius • Dionisius • Dorkas • Drusila • Eutikhus • Gamaliel • Gayus • Kornelius • Krispus • Lidia • Lukas • Lukius dari Kirene • Maria ibu Markus • (Yohanes) Markus • Publius • Skewa • Silas/Silwanus • Simeon yang disebut Niger • Simon sang Penyihir • Sopater • Sostenes • Teudas • Tikhikus • Timotius • Titius Yustus • Titus • Trofimus • Yason • Yohanes Pembaptis • Yudas dari Galilea • Yusuf Barsabas
Tujuh Diaken: Stefanus • Filipus • Prokhorus • Nikanor • Timon • Parmenas • Nikolaus
Pejabat Romawi: Agripa I • Agripa II • Feliks • Aretas IV • Klaudius (kaisar) • Klaudius Lisias • Galio • Perkius Festus • Sergius Paulus

Tempat
  • Akhaya
  • Aleksandria
  • Amfipolis
  • Antiokhia (di Pisidia)
  • Antiokhia (di Siria)
  • Apolonia
  • Asia
  • Asos
  • Atalia
  • Atena
  • Berea
  • Bitinia
  • Derbe
  • Efesus
  • Filipi
  • Forum Apius
  • Frigia
  • Galatia
  • Ikonium
  • Italia
  • Kaisarea
  • Kengkrea
  • Khios
  • Kilikia
  • Korintus
  • Kos
  • Kreta
  • Likaonia
  • Listra
  • Makedonia
  • Malta
  • Metilene
  • Miletus
  • Misia
  • Neapolis
  • Pafos
  • Pamfilia
  • Patara
  • Pentakosta
  • Perga
  • Pisidia
  • Pontus
  • Ptolemais
  • Putioli
  • Regium
  • Rodos
  • Roma
  • Salamis
  • Samos
  • Samotrake
  • Seleukia
  • Siprus
  • Sirakusa
  • Siria
  • Tesalonika
  • Tiatira
  • Tirus
  • Tres Taberne
  • Troas
  • Yerusalem
Sumber
Teks Yunani • Latin Vulgata • Versi Terjemahan Baru • Versi Wycliffe • Versi King James • Versi American Standard • Versi World English
Injil Yohanes (pasal 21) ← • → Surat Roma (pasal 1)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Teks
  2. Tempat
  3. Struktur
  4. Ayat 2
  5. Ayat 12
  6. Ayat 17
  7. Ayat 23
  8. Ayat 25
  9. Referensi
  10. Lihat pula
  11. Pranala luar

Artikel Terkait

Kisah Para Rasul

Kisah Para Rasul (Yunani Koine: Πράξεις Ἀποστόλων}}, Práxeis Apostólōn dan {{Latin: Actūs Apostolōrum}}) adalah kitab kelima dalam Perjanjian Baru pada

Para rasul

murid-murid Yesus yang diberi amanat menyebarluaskan injil

Paulus dari Tarsus

rasul dan misionaris Kristen Awal (c. 5 M – c. 64/65)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026