Keluaran 10 adalah bagian dari Kitab Keluaran dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Termasuk dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Keluaran 10 | |
|---|---|
"Tulah belalang, lukisan James Tissot (dilukis antara tahun 1896-1902). | |
| Kitab | Kitab Keluaran |
| Kategori | Taurat |
| Bagian Alkitab Kristen | Perjanjian Lama |
| Urutan dalam Kitab Kristen | 2 |
Keluaran 10 (disingkat Kel 10) adalah bagian dari Kitab Keluaran dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Termasuk dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
Gelap ini bukan karena gerhana, melainkan karena sesuatu yang pekat menyelimuti tanah Mesir, tetapi tidak menyelimuti tempat tinggal orang Israel.
Pada abad ke-19 ditemukan sebuah naskah papirus kuno memuat sebuah sajak Mesir yang dinamakan "Nasihat-nasihat Ipuwer" (The Admonitions of Ipuwer), singkatnya "Papirus Ipuwer",[6] atau "Dialog antara Ipuwer dengan Tuhan Semesta" (The Dialogue of Ipuwer and the Lord of All).[7] Secara resmi, naskah kuno ini diberi kode Papyrus Leiden I 344 recto.[8] Naskah ini memuat keluhan Ipuwer kepada para dewa mengenai bencana yang menimpa Mesir pada zamannya dan apa yang digambarkannya itu sangat mirip dengan tulah-tulah yang menimpa Mesir sebagaimana dicatat dalam Kitab Keluaran.[9]
Berikut ini sejumlah kutipan dari Papirus Ipuwer yang berkaitan dengan pasal ini:[9][10]
| Papirus Ipuwer - Leiden 344 | Taurat - Kitab Keluaran |
|---|---|
| 9:11 Tanah itu tanpa terang. | 10:22 ... datanglah gelap gulita di seluruh tanah Mesir selama tiga hari. |